<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Neomisin%2Fpolimiksin_B%2Fbasitrasin</id>
	<title>Neomisin/polimiksin B/basitrasin - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Neomisin%2Fpolimiksin_B%2Fbasitrasin"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Neomisin/polimiksin_B/basitrasin&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-16T20:54:29Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Neomisin/polimiksin_B/basitrasin&amp;diff=35844&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29572186; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Neomisin/polimiksin_B/basitrasin&amp;diff=35844&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-09-07T13:33:10Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29572186; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Neomisin/polimiksin B/basitrasin&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;, juga dikenal sebagai &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;salep antibiotik rangkap tiga&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;, adalah obat [[antibiotik]] yang digunakan untuk mengurangi risiko infeksi setelah cedera kulit ringan. Obat ini mengandung tiga antibiotik yakni [[neomisin]], [[polimiksin B]], dan [[basitrasin]]. Obat ini dibuat untuk penggunaan topikal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Efek samping yang mungkin terjadi termasuk [[gatal]]-gatal dan [[ruam]] kulit, dan dalam kasus yang jarang terjadi menimbulkan [[kehilangan pendengaran]]. Obat ini memiliki [[antibiotik spektrum luas|spektrum yang relatif luas]], efektif terhadap bakteri [[gram-negatif]] dan [[gram-positif]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kombinasi ini tersedia secara bebas di AS dan Kanada.&lt;br /&gt;
==Sejarah==&lt;br /&gt;
Tidak ada tanggal pasti kapan salep antibakteri ini ditemukan, tetapi salep ini sudah digunakan sejak tahun 1950-an. Salep antibiotik ini dipatenkan di Amerika Serikat pada bulan Agustus 1952.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Merek dagang Neosporin pertama kali digunakan dalam perdagangan pada bulan Agustus 1952, dan menjadi merek dagang pada bulan Oktober 1952.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Penggunaan medis==&lt;br /&gt;
Salep neomisin/polimiksin B/basitrasin dilaporkan sebagai agen topikal yang aman dan efektif untuk mencegah infeksi pada trauma kulit ringan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Salep ini digunakan untuk luka bakar, goresan, luka sayat, dan infeksi kulit ringan. Penggunaan neomisin/polimiksin B/basitrasin menurunkan tingkat infeksi pada [[luka]] kecil yang terkontaminasi (sehingga hanya untuk penggunaan luar).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Efek samping==&lt;br /&gt;
Obat ini telah terbukti menyebabkan [[dermatitis kontak]] dalam beberapa kasus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Bakteri yang resistan terhadap antibiotik==&lt;br /&gt;
Kekhawatiran muncul bahwa penggunaan salep ini berkontribusi terhadap munculnya bakteri yang resistan terhadap antibiotik (AS adalah satu-satunya pasar besar untuk salep ini). Misalnya, salep ini dapat meningkatkan prevalensi bakteri [[Staphylococcus aureus resisten-metisilin|&amp;#039;&amp;#039;Staphylococcus aureus&amp;#039;&amp;#039; yang resistan terhadap metisilin]] (MRSA), khususnya galur ST8:USA300 yang sangat mematikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Komponen==&lt;br /&gt;
Label [[Johnson &amp;amp; Johnson]] Consumer Inc. yang diperbarui tahun 2023 untuk produk mereka mengungkap tiga antibiotik berbeda: basitrasin [[seng]] 400 unit, neomisin sulfate 3,5&amp;amp;nbsp;mg, dan polimiksin B sulfat 5.000 unit, dalam basis [[petrolatum|petroleum jeli]], [[minyak biji kapas]], [[minyak zaitun]], dan [[mentega kakao]] dengan berat molekul yang relatif rendah, serta dengan [[natrium piruvat]] dan [[tokoferil asetat]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nama generik untuk produk-produk ini, apa pun basisnya, adalah &amp;quot;salep antibiotik rangkap tiga&amp;quot;. Di Cina, produk ini (kombinasi dengan [[lidokain]] HCl) diberi nama &amp;quot;FONOW&amp;lt;sup&amp;gt;®&amp;lt;/sup&amp;gt; Ointment (孚诺&amp;lt;sup&amp;gt;®&amp;lt;/sup&amp;gt;软膏, &amp;#039;&amp;#039;Compound Polymyxin B Ointment&amp;#039;&amp;#039;) dan secara eksklusif diproduksi dan dijual oleh Zhejiang Fonow Medicine Co. Ltd. Produk ini juga dipasarkan oleh [[Upjohn]] Company dengan nama &amp;quot;Mycitracin&amp;quot;, hingga tahun 1997 ketika nama tersebut diakuisisi oleh Johnson &amp;amp; Johnson.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Varian Polysporin, yang disebut &amp;#039;&amp;#039;Polysporin Triple Ointment&amp;#039;&amp;#039;, menggantikan neomisin dengan gramisidin, memberikan alternatif bagi mereka yang [[alergi]] terhadap neomisin sambil tetap menawarkan cakupan spektrum luas terhadap bakteri gram-negatif dan gram-positif.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bahan aktif===&lt;br /&gt;
Tiga bahan aktif utama dalam Neosporin adalah neomisin sulfat, polimiksin B sulfat, dan basitrasin seng.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Salah satu komponen utamanya adalah neomisin sulfat, yang merupakan jenis antibiotik yang ditemukan pada tahun 1949 oleh ahli mikrobiologi [[Selman A. Waksman]] di Universitas Rutgers. Neomisin termasuk dalam kelas antibiotik [[aminoglikosida]] serta melawan bakteri gram positif dan gram negatif. Antibiotik ini sering digunakan untuk mencegah risiko infeksi bakteri. Aminoglikosida bekerja dengan mengikat [[asam ribonukleat|RNA]] bakteri dan mengubah kemampuan untuk memproduksi protein, sementara tidak memberikan efek apa pun pada [[asam deoksiribonukleat|DNA]]. Jadi, neomisin membunuh bakteri akibat produksi protein yang tidak teratur dalam sel bakteri. Ketika sel tidak dapat lagi memproduksi protein yang benar, membrannya menjadi rusak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pramoksin digunakan untuk mengurangi rasa sakit sementara akibat luka bakar, gigitan serangga, dan luka kecil. Obat ini bekerja seperti anestesi dengan mengurangi permeabilitas membran neuron. Akibatnya, neuron nyeri di area tersebut mengalami kesulitan mengirimkan sinyal (atau sinyal diblokir seluruhnya), sehingga menyebabkan mati rasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di beberapa negara, basitrasin diganti dengan [[gramisidin]]. Neosporin asli mengandung kombinasi ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Referensi==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Pranala luar==&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Neomisin%2Fpolimiksin+B%2Fbasitrasin&amp;amp;oldid=29572186 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29572186 (2026-08-13T14:02:48Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>