<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Nobelium</id>
	<title>Nobelium - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Nobelium"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Nobelium&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-16T03:11:58Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Nobelium&amp;diff=16196&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Nobelium&amp;diff=16196&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-08-26T23:00:22Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi&lt;/p&gt;
&lt;a href=&quot;https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Nobelium&amp;amp;diff=16196&amp;amp;oldid=15796&quot;&gt;Lihat perubahan&lt;/a&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Nobelium&amp;diff=15796&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29299551; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Nobelium&amp;diff=15796&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-08-26T22:22:11Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29299551; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Nobelium&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; adalah sebuah [[unsur kimia]] [[Unsur kimia sintetis|sintetis]] dengan [[Lambang unsur|lambang]] &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;No&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; dan [[nomor atom]] 102. Unsur ini dinamai untuk menghormati [[Alfred Nobel]], penemu [[dinamit]] dan dermawan ilmu pengetahuan. Ia adalah sebuah [[logam]] yang [[Peluruhan radioaktif|radioaktif]], dan merupakan [[unsur transuranium]] kesepuluh serta anggota terakhir dari [[aktinida|deret aktinida]]. Seperti semua unsur dengan nomor atom lebih dari 100, nobelium hanya dapat diproduksi dalam [[pemercepat partikel|akselerator partikel]] dengan membombardir unsur yang lebih ringan dengan partikel bermuatan. Sebanyak dua belas [[isotop nobelium]] telah diketahui; yang paling stabil adalah &amp;lt;sup&amp;gt;259&amp;lt;/sup&amp;gt;No dengan [[waktu paruh]] 58&amp;amp;nbsp;menit, tetapi &amp;lt;sup&amp;gt;255&amp;lt;/sup&amp;gt;No (waktu paruh 3,1&amp;amp;nbsp;menit) paling sering digunakan dalam kimia karena dapat diproduksi dalam skala yang lebih besar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Eksperimen kimia telah memastikan bahwa nobelium berperilaku sebagai [[Homologi (kimia)|homolog]] yang lebih berat terhadap [[iterbium]] dalam tabel periodik. Sifat kimia nobelium tidak sepenuhnya diketahui: kebanyakan hanya diketahui dalam [[larutan berair]]. Sebelum penemuan nobelium, ia diperkirakan akan menunjukkan [[bilangan oksidasi|keadaan oksidasi]] +2 yang stabil serta karakteristik keadaan +3 dari aktinida lainnya; prediksi ini kemudian dikonfirmasi, karena keadaan +2 jauh lebih stabil daripada keadaan +3 dalam larutan berair dan sulit untuk mempertahankan nobelium dalam keadaan +3.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada 1950-an dan 1960-an, banyak klaim penemuan nobelium dibuat dari laboratorium di [[Swedia]], [[Uni Soviet]], dan [[Amerika Serikat]]. Meskipun ilmuwan Swedia segera mencabut klaim mereka, prioritas penemuan dan [[Kontroversi penamaan unsur kimia|penamaan unsur tersebut diperdebatkan]] antara ilmuwan Soviet dan Amerika, dan baru pada tahun 1997 [[Persatuan Kimia Murni dan Terapan Internasional]] (IUPAC) mengkreditkan tim Soviet dengan penemuan tersebut, tetapi mempertahankan nobelium, usulan Swedia, sebagai nama unsur tersebut karena penggunaannya yang sudah lama ada dalam literatur.&lt;br /&gt;
==Pengantar==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Penemuan==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penemuan unsur 102 merupakan proses yang rumit dan diklaim oleh kelompok dari [[Swedia]], [[Amerika Serikat]], dan [[Uni Soviet]]. Laporan pertama yang lengkap dan tak terbantahkan tentang [[Penemuan unsur kimia|pendeteksiannya]] baru datang pada tahun 1966 dari [[Joint Institute for Nuclear Research|Institut Bersama untuk Riset Nuklir]] di [[Dubna]] (saat itu di Uni Soviet).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pengumuman pertama penemuan unsur 102 diumumkan oleh fisikawan di [[Lembaga Nobel Norwegia|Institut Nobel]] di Swedia pada tahun 1957. Tim tersebut melaporkan bahwa mereka telah membombardir target [[kurium]] dengan ion [[karbon-13]] selama dua puluh lima jam dalam interval setengah jam. Di antara pemborbardiran, kimia [[pertukaran ion]] dilakukan pada target. Dua belas dari lima puluh pemborbardiran mengandung sampel yang memancarkan [[partikel alfa]] (8,5&amp;amp;nbsp;±&amp;amp;nbsp;0,1)&amp;amp;nbsp;[[Elektronvolt|MeV]], yang merupakan tetesan yang terelusi lebih awal dari [[fermium]] (nomor atom &amp;#039;&amp;#039;Z&amp;#039;&amp;#039;&amp;amp;nbsp;=&amp;amp;nbsp;100) dan [[kalifornium]] (&amp;#039;&amp;#039;Z&amp;#039;&amp;#039;&amp;amp;nbsp;=&amp;amp;nbsp;98). [[Waktu paruh]] yang dilaporkan adalah 10&amp;amp;nbsp;menit dan ditetapkan untuk &amp;lt;sup&amp;gt;251&amp;lt;/sup&amp;gt;102 atau &amp;lt;sup&amp;gt;253&amp;lt;/sup&amp;gt;102, meskipun kemungkinan bahwa partikel alfa yang diamati berasal dari isotop [[mendelevium]] (&amp;#039;&amp;#039;Z&amp;#039;&amp;#039;&amp;amp;nbsp;=&amp;amp;nbsp;101) berumur pendek yang dibuat dari penangkapan elektron unsur 102 tidak dikecualikan. Tim tersebut mengusulkan nama &amp;#039;&amp;#039;nobelium&amp;#039;&amp;#039; (No) untuk unsur baru itu, yang segera disetujui oleh IUPAC, sebuah keputusan yang dicirikan oleh grup Dubna pada tahun 1968 sebagai tergesa-gesa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada tahun 1958, para ilmuwan di [[Laboratorium Nasional Lawrence Berkeley]] mengulangi percobaan tersebut. Tim Berkeley, yang terdiri dari [[Albert Ghiorso]], [[Glenn Seaborg|Glenn T. Seaborg]], [[John R. Walton]], dan [[Torbjørn Sikkeland]], menggunakan [[Pemercepat partikel linear|akselerator linear]] [[ion]] berat (&amp;#039;&amp;#039;heavy-ion linear accelerator&amp;#039;&amp;#039;, HILAC) baru untuk membombardir target kurium (95% &amp;lt;sup&amp;gt;244&amp;lt;/sup&amp;gt;Cm dan 5% &amp;lt;sup&amp;gt;246&amp;lt;/sup&amp;gt;Cm) dengan ion &amp;lt;sup&amp;gt;13&amp;lt;/sup&amp;gt;C dan &amp;lt;sup&amp;gt;12&amp;lt;/sup&amp;gt;C. Mereka tidak dapat mengkonfirmasi aktivitas 8,5&amp;amp;nbsp;MeV yang diklaim oleh tim Swedia tetapi sebaliknya mampu mendeteksi peluruhan dari fermium-250, diduga anak dari &amp;lt;sup&amp;gt;254&amp;lt;/sup&amp;gt;102 (diproduksi dari kurium-246), yang memiliki [[waktu paruh]] ~3&amp;amp;nbsp;detik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada tahun 1959, tim Swedia berusaha menjelaskan ketidakmampuan tim Berkeley untuk mendeteksi unsur 102 pada tahun 1958, mempertahankan bahwa mereka menemukannya. Namun, pekerjaan selanjutnya menunjukkan bahwa tidak ada isotop nobelium yang lebih ringan dari &amp;lt;sup&amp;gt;259&amp;lt;/sup&amp;gt;No (tidak ada isotop yang lebih berat yang dapat dihasilkan dalam eksperimen Swedia) dengan waktu paruh lebih dari 3&amp;amp;nbsp;menit, dan bahwa hasil tim Swedia kemungkinan besar berasal dari [[torium]]-225, yang memiliki waktu paruh 8&amp;amp;nbsp;menit dan dengan cepat mengalami peluruhan alfa tripel menjadi [[polonium]]-213, yang memiliki energi peluruhan 8,53612&amp;amp;nbsp;MeV. Hipotesis ini didukung oleh fakta bahwa torium-225 dapat dengan mudah diproduksi dalam reaksi yang digunakan dan tidak akan dipisahkan oleh metode kimia yang digunakan. Pekerjaan selanjutnya pada nobelium juga menunjukkan bahwa keadaan divalen lebih stabil daripada yang trivalen dan karenanya sampel yang memancarkan partikel alfa tidak mungkin mengandung nobelium, karena nobelium divalen tidak akan terelusi dengan aktinida trivalen lainnya. Dengan demikian, tim Swedia kemudian mencabut klaim mereka dan mengaitkan aktivitas tersebut dengan efek latar belakang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pekerjaan Dubna tahun 1963 menegaskan bahwa &amp;lt;sup&amp;gt;254&amp;lt;/sup&amp;gt;102 dapat diproduksi dalam reaksi ini, tetapi waktu paruhnya sebenarnya adalah . Pada tahun 1967, tim Berkeley berusaha untuk mempertahankan pekerjaan mereka, menyatakan bahwa isotop yang ditemukan memang &amp;lt;sup&amp;gt;250&amp;lt;/sup&amp;gt;Fm tetapi isotop yang benar-benar terkait dengan pengukuran waktu paruh adalah kalifornium-244, [[produk peluruhan|cucu]] dari &amp;lt;sup&amp;gt;252&amp;lt;/sup&amp;gt;102, dihasilkan dari kurium-244 yang lebih melimpah. Perbedaan energi kemudian dikaitkan dengan &amp;quot;masalah resolusi dan drift&amp;quot;, meskipun ini belum pernah dilaporkan sebelumnya dan seharusnya juga memengaruhi hasil lainnya. Eksperimen tahun 1977 menunjukkan bahwa &amp;lt;sup&amp;gt;252&amp;lt;/sup&amp;gt;102 memang memiliki waktu paruh 2,3&amp;amp;nbsp;detik. Namun, penelitian tahun 1973 juga menunjukkan bahwa rekoil &amp;lt;sup&amp;gt;250&amp;lt;/sup&amp;gt;Fm juga dapat dengan mudah dihasilkan dari [[Isomer nuklir#Proses peluruhan|transisi isomeris]] &amp;lt;sup&amp;gt;250m&amp;lt;/sup&amp;gt;Fm (waktu paruh 1,8&amp;amp;nbsp;detik) yang juga dapat terbentuk dalam reaksi pada energi yang digunakan. Mengingat hal ini, kemungkinan tidak ada nobelium yang benar-benar diproduksi dalam percobaan ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada tahun 1959, tim melanjutkan studi mereka dan mengklaim bahwa mereka mampu menghasilkan isotop yang meluruh terutama melalui emisi partikel alfa 8,3&amp;amp;nbsp;MeV, dengan waktu paruh 3&amp;amp;nbsp;detik dengan 30% cabang [[Pembelahan spontan|fisi spontan]] terkait. Aktivitas tersebut awalnya diberikan ke &amp;lt;sup&amp;gt;254&amp;lt;/sup&amp;gt;102 tetapi kemudian diubah menjadi &amp;lt;sup&amp;gt;252&amp;lt;/sup&amp;gt;102. Namun, mereka juga mencatat bahwa nobelium belum pasti diproduksi karena kondisi yang sulit. Tim Berkeley memutuskan untuk mengadopsi nama yang diusulkan dari tim Swedia, &amp;quot;nobelium&amp;quot;, untuk unsur tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
: +  →  →  + 4&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sedangkan di Dubna, percobaan dilakukan pada tahun 1958 dan 1960 bertujuan untuk menyintesis unsur 102 juga. Eksperimen pertama tahun 1958 membombardir [[plutonium-239]] dan [[plutonium-241|-241]] dengan ion [[oksigen-16]]. Beberapa peluruhan alfa dengan energi lebih dari 8,5&amp;amp;nbsp;MeV diamati, dan mereka ditetapkan ke &amp;lt;sup&amp;gt;251,252,253&amp;lt;/sup&amp;gt;102, meskipun tim menulis bahwa pembentukan isotop dari pengotor [[timbal]] atau [[bismut]] (yang tidak akan menghasilkan nobelium) tidak dapat dikesampingkan. Walaupun percobaan tahun 1958 mencatat bahwa isotop baru dapat dihasilkan dari pengotor [[raksa]], [[talium]], timbal, atau bismut, para ilmuwan tetap berpegang pada kesimpulan mereka bahwa unsur 102 dapat dihasilkan dari reaksi ini, dengan menyebutkan waktu paruh di bawah 30&amp;amp;nbsp;detik dan energi peluruhan (8,8&amp;amp;nbsp;±&amp;amp;nbsp;0,5)&amp;amp;nbsp;MeV. Eksperimen tahun 1960 membuktikan bahwa ini adalah efek latar belakang. Eksperimen 1967 juga menurunkan energi peluruhan menjadi (8,6&amp;amp;nbsp;±&amp;amp;nbsp;0,4)&amp;amp;nbsp;MeV, tetapi kedua nilai tersebut terlalu tinggi untuk menyamai &amp;lt;sup&amp;gt;253&amp;lt;/sup&amp;gt;No atau &amp;lt;sup&amp;gt;254&amp;lt;/sup&amp;gt;No. Tim Dubna kemudian menyatakan pada tahun 1970 dan sekali lagi pada tahun 1987 bahwa hasil tersebut tidak meyakinkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada tahun 1961, ilmuwan Berkeley mengklaim penemuan [[lawrensium|unsur 103]] dalam reaksi kalifornium dengan ion [[boron]] dan karbon. Mereka mengklaim produksi isotop &amp;lt;sup&amp;gt;257&amp;lt;/sup&amp;gt;103, dan juga mengklaim telah menyintesis isotop yang meluruh melalui peluruhan alfa dari unsur 102 yang memiliki waktu paruh 15&amp;amp;nbsp;detik dan energi peluruhan alfa 8,2&amp;amp;nbsp;MeV. Mereka menetapkan ini pada &amp;lt;sup&amp;gt;255&amp;lt;/sup&amp;gt;102 tanpa memberikan alasan untuk penetapan tersebut. Nilainya tidak sesuai dengan yang sekarang dikenal dengan &amp;lt;sup&amp;gt;255&amp;lt;/sup&amp;gt;No, meskipun mereka setuju dengan yang sekarang dikenal dengan &amp;lt;sup&amp;gt;257&amp;lt;/sup&amp;gt;No, dan walaupun isotop ini mungkin berperan dalam percobaan ini, penemuannya tidaklah meyakinkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pekerjaan pada unsur 102 juga dilanjutkan di Dubna, dan pada tahun 1964, eksperimen dilakukan di sana untuk mendeteksi produk peluruhan alfa dari isotop elemen 102 dengan menyintesis unsur 102 dari reaksi target [[uranium-238]] dengan ion [[neon]]. Produk tersebut dibawa sepanjang foil penangkap [[perak]] dan dimurnikan secara kimia, dan isotop &amp;lt;sup&amp;gt;250&amp;lt;/sup&amp;gt;Fm dan &amp;lt;sup&amp;gt;252&amp;lt;/sup&amp;gt;Fm terdeteksi. Hasil &amp;lt;sup&amp;gt;252&amp;lt;/sup&amp;gt;Fm ditafsirkan sebagai bukti bahwa induknya &amp;lt;sup&amp;gt;256&amp;lt;/sup&amp;gt;102 juga disintesis: seperti yang dicatat bahwa &amp;lt;sup&amp;gt;252&amp;lt;/sup&amp;gt;Fm juga dapat diproduksi langsung dalam reaksi ini dengan emisi simultan partikel alfa dengan surplus neutron, langkah-langkah diambil untuk memastikan bahwa &amp;lt;sup&amp;gt;252&amp;lt;/sup&amp;gt;Fm tidak bisa langsung ke penangkap foil. Waktu paruh yang terdeteksi untuk &amp;lt;sup&amp;gt;256&amp;lt;/sup&amp;gt;102 adalah 8&amp;amp;nbsp;detik, yang jauh lebih tinggi daripada nilai tahun 1967 yang lebih modern (3,2&amp;amp;nbsp;±&amp;amp;nbsp;0,2)&amp;amp;nbsp;detik. Eksperimen lebih lanjut dilakukan pada tahun 1966 untuk &amp;lt;sup&amp;gt;254&amp;lt;/sup&amp;gt;102, menggunakan reaksi &amp;lt;sup&amp;gt;243&amp;lt;/sup&amp;gt;[[amerisium|Am]](&amp;lt;sup&amp;gt;15&amp;lt;/sup&amp;gt;[[nitrogen|N]],4n)&amp;lt;sup&amp;gt;254&amp;lt;/sup&amp;gt;102 dan &amp;lt;sup&amp;gt;238&amp;lt;/sup&amp;gt;U(&amp;lt;sup&amp;gt;22&amp;lt;/sup&amp;gt;Ne,6n)&amp;lt;sup&amp;gt;254&amp;lt;/sup&amp;gt;102, menemukan waktu paruh (50&amp;amp;nbsp;±&amp;amp;nbsp;10)&amp;amp;nbsp;detik: pada saat itu perbedaan antara nilai ini dan nilai Berkeley sebelumnya tidak dapat dipahami, meskipun pekerjaan selanjutnya membuktikan bahwa pembentukan isomer &amp;lt;sup&amp;gt;250m&amp;lt;/sup&amp;gt;Fm lebih kecil kemungkinannya dalam eksperimen Dubna dibandingkan eksperimen Berkeley. Bila dipikir, hasil Dubna pada &amp;lt;sup&amp;gt;254&amp;lt;/sup&amp;gt;102 mungkin benar dan sekarang dapat dianggap sebagai deteksi konklusif unsur 102.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Satu lagi percobaan yang sangat meyakinkan dari Dubna diterbitkan pada tahun 1966, sekali lagi menggunakan dua reaksi yang sama, yang menyimpulkan bahwa &amp;lt;sup&amp;gt;254&amp;lt;/sup&amp;gt;102 memang memiliki waktu paruh lebih lama dari 3&amp;amp;nbsp;detik yang diklaim oleh Berkeley. Pekerjaan selanjutnya pada tahun 1967 di Berkeley dan tahun 1971 di [[Laboratorium Nasional Oak Ridge]] sepenuhnya mengonfirmasi penemuan unsur 102 dan mengklarifikasi pengamatan sebelumnya. Pada bulan Desember 1966, kelompok Berkeley mengulangi percobaan Dubna dan mengonfirmasi sepenuhnya, dan menggunakan data ini untuk akhirnya menetapkan dengan benar isotop yang telah mereka sintesis sebelumnya tetapi belum dapat diidentifikasi pada saat itu, dan dengan demikian mengklaim telah menemukan nobelium pada tahun 1958 hingga 1961.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
: +  →  →  + 6&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada tahun 1969, tim Dubna melakukan percobaan kimia pada unsur 102 dan menyimpulkan bahwa ia berperilaku sebagai homolog [[iterbium]] yang lebih berat. Para ilmuwan Rusia mengusulkan nama &amp;#039;&amp;#039;joliotium&amp;#039;&amp;#039; (Jo) untuk unsur baru itu dari [[Irène Joliot-Curie]], yang baru saja meninggal, menciptakan [[Perang Transfermium|kontroversi penamaan unsur]] yang tidak akan terselesaikan selama beberapa dekade, dengan masing-masing kelompok menggunakan nama yang diusulkan sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada tahun 1992, [[Persatuan Kimia Murni dan Terapan Internasional|IUPAC]]-[[Persatuan Fisika Murni dan Terapan Internasional|IUPAP]] Transfermium Working Group (TWG) menilai kembali klaim penemuan dan menyimpulkan bahwa hanya pekerjaan Dubna dari tahun 1966 yang secara tepat mendeteksi dan menetapkan peluruhan ke inti atom dengan nomor atom 102 pada saat itu. Oleh karena itu, tim Dubna secara resmi diakui sebagai penemu nobelium meskipun ada kemungkinan bahwa itu terdeteksi di Berkeley pada tahun 1959. Keputusan ini dikritik oleh Berkeley pada tahun berikutnya, menyebut pembukaan kembali kasus unsur 101 hingga 103 sebagai &amp;quot;buang-buang waktu&amp;quot;, sedangkan Dubna setuju dengan keputusan IUPAC.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada tahun 1994, sebagai bagian dari upaya penyelesaian kontroversi penamaan unsur, IUPAC meratifikasi nama untuk unsur 101–109. Untuk unsur 102, mereka meratifikasi nama &amp;#039;&amp;#039;nobelium&amp;#039;&amp;#039; (No) atas dasar bahwa nama itu telah mengakar dalam literatur selama 30 tahun dan bahwa [[Alfred Nobel]] harus diperingati dengan cara ini. Karena protes atas nama tahun 1994, yang sebagian besar tidak menghormati pilihan para penemu, periode komentar pun terjadi, dan pada tahun 1995 IUPAC menamai unsur 102 sebagai &amp;#039;&amp;#039;flerovium&amp;#039;&amp;#039; (Fl) sebagai bagian dari proposal baru, dari [[Georgy Flyorov]] atau [[Joint Institute for Nuclear Research|Laboratorium Reaksi Nuklir Flerov]] eponimnya. Proposal ini juga tidak diterima, dan pada tahun 1997 nama &amp;#039;&amp;#039;nobelium&amp;#039;&amp;#039; dipulihkan. Saat ini nama &amp;#039;&amp;#039;flerovium&amp;#039;&amp;#039;, dengan lambang yang sama, mengacu pada [[flerovium|unsur 114]].&lt;br /&gt;
==Karakteristik==&lt;br /&gt;
===Fisik===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam [[tabel periodik]], nobelium terletak di sebelah kanan aktinida [[mendelevium]], di sebelah kiri aktinida [[lawrensium]], dan di bawah lantanida [[iterbium]]. Logam nobelium belum pernah disiapkan dalam jumlah banyak, dan persiapan massal saat ini tidak mungkin dilakukan. Namun demikian, sejumlah prediksi dan beberapa hasil percobaan pendahuluan telah dilakukan mengenai sifat-sifatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lantanida dan aktinida, dalam keadaan logam, dapat ada sebagai logam divalen (seperti [[europium]] dan [[iterbium]]) atau trivalen (kebanyakan lantanida lainnya). Yang pertama memiliki konfigurasi f&amp;lt;sup&amp;gt;&amp;#039;&amp;#039;n&amp;#039;&amp;#039;&amp;lt;/sup&amp;gt;s&amp;lt;sup&amp;gt;2&amp;lt;/sup&amp;gt;, sedangkan yang kedua memiliki konfigurasi f&amp;lt;sup&amp;gt;&amp;#039;&amp;#039;n&amp;#039;&amp;#039;−1&amp;lt;/sup&amp;gt;d&amp;lt;sup&amp;gt;1&amp;lt;/sup&amp;gt;s&amp;lt;sup&amp;gt;2&amp;lt;/sup&amp;gt;. Pada tahun 1975, Johansson dan Rosengren meneliti nilai [[energi kohesif]] ([[entalpi]] kristalisasi) [[lantanida]] dan [[aktinida]] metalik yang diukur dan diprediksi, baik sebagai logam divalen maupun trivalen. Kesimpulannya adalah bahwa peningkatan energi ikatan konfigurasi [Rn]5f&amp;lt;sup&amp;gt;13&amp;lt;/sup&amp;gt;6d&amp;lt;sup&amp;gt;1&amp;lt;/sup&amp;gt;7s&amp;lt;sup&amp;gt;2&amp;lt;/sup&amp;gt; dibandingkan konfigurasi [Rn]5f&amp;lt;sup&amp;gt;14&amp;lt;/sup&amp;gt;7s&amp;lt;sup&amp;gt;2&amp;lt;/sup&amp;gt; untuk nobelium tidak cukup untuk mengompensasi energi yang dibutuhkan untuk mempromosikan satu elektron 5f ke 6d, sama seperti untuk aktinida akhir: dengan demikian [[einsteinium]], [[fermium]], [[mendelevium]], dan nobelium diperkirakan menjadi logam divalen, meskipun untuk nobelium prediksi ini belum terkonfirmasi. Meningkatnya dominasi keadaan divalen jauh sebelum deret aktinida berakhir dikaitkan dengan stabilisasi [[Kimia kuantum relativistik|relativistik]] elektron 5f, yang meningkat dengan meningkatnya nomor atom: efek dari ini adalah bahwa nobelium lebih dominan divalen daripada trivalen, tidak seperti semua lantanida dan aktinida lainnya. Pada tahun 1986, logam nobelium diperkirakan memiliki [[entalpi sublimasi]] antara 126&amp;amp;nbsp;kJ/mol, nilai yang mendekati nilai einsteinium, fermium, dan mendelevium dan mendukung teori bahwa nobelium akan membentuk logam divalen. Seperti aktinida akhir divalen lainnya (sekali lagi kecuali [[lawrensium]] trivalen), logam nobelium seharusnya memiliki struktur kristal [[Sistem kristal kubik|kubus berpusat muka]]. Logam nobelium divalen seharusnya memiliki [[Ikatan logam#Jari-jari logam|jari-jari logam]] sekitar 197&amp;amp;nbsp;[[pikometer|pm]]. Titik lebur nobelium diperkirakan mencapai 827&amp;amp;nbsp;°C, nilai yang sama seperti yang diprediksikan untuk unsur tetangganya, mendelevium. Massa jenisnya diperkirakan sekitar 9,9&amp;amp;nbsp;±&amp;amp;nbsp;0,4&amp;amp;nbsp;g/cm&amp;lt;sup&amp;gt;3&amp;lt;/sup&amp;gt;.&lt;br /&gt;
===Kimia===&lt;br /&gt;
Kimia nobelium tidak sepenuhnya dicirikan dan hanya diketahui dalam larutan berair, di mana ia dapat mengambil [[Bilangan oksidasi|keadaan oksidasi]] +3 atau +2, yang terakhir menjadi yang lebih stabil. Sebagian besar diperkirakan sebelum penemuan nobelium bahwa dalam larutan, ia akan berperilaku seperti aktinida lainnya, dengan keadaan trivalen yang dominan; tetapi, pada tahun 1949, Seaborg meramalkan bahwa keadaan +2 juga akan relatif stabil untuk nobelium, karena ion No&amp;lt;sup&amp;gt;2+&amp;lt;/sup&amp;gt; akan memiliki konfigurasi elektron keadaan dasar [Rn]5f&amp;lt;sup&amp;gt;14&amp;lt;/sup&amp;gt;, termasuk kulit 5f&amp;lt;sup&amp;gt;14&amp;lt;/sup&amp;gt; yang terisi stabil. Butuh sembilan belas tahun sebelum prediksi ini dikonfirmasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada tahun 1967, percobaan dilakukan untuk membandingkan perilaku kimia nobelium dengan [[terbium]], [[kalifornium]], dan [[fermium]]. Keempat unsur tersebut direaksikan dengan [[klorin]] dan klorida yang dihasilkan disimpan di sepanjang tabung, di mana mereka dibawa oleh gas. Ditemukan bahwa nobelium klorida yang dihasilkan ter[[adsorpsi]] kuat pada permukaan padat, membuktikan bahwa ia tidak [[volatilitas (kimia)|volatil]], seperti klorida dari tiga unsur lain yang diteliti. Namun, baik NoCl&amp;lt;sub&amp;gt;2&amp;lt;/sub&amp;gt; maupun NoCl&amp;lt;sub&amp;gt;3&amp;lt;/sub&amp;gt; diperkirakan menunjukkan perilaku nonvolatil dan karenanya percobaan ini tidak dapat disimpulkan karena keadaan oksidasi nobelium yang disukai tidak diketahui. Penentuan kesukaan nobelium pada keadaan +2 harus menunggu hingga tahun depan, ketika eksperimen [[kromatografi pertukaran kation|kromatografi penukar kation]] dan [[kopresipitasi]] dilakukan pada sekitar 50.000 atom &amp;lt;sup&amp;gt;255&amp;lt;/sup&amp;gt;No, menemukan bahwa perilakunya berbeda dari aktinida lain dan lebih mirip [[logam alkali tanah]] divalen. Ini membuktikan bahwa dalam larutan berair, nobelium paling stabil dalam keadaan divalen ketika [[redoks|pengoksidasi]] kuat tidak ada. Eksperimen selanjutnya pada tahun 1974 menunjukkan bahwa nobelium terelusi dengan logam alkali tanah, antara [[kalsium|Ca]]&amp;lt;sup&amp;gt;2+&amp;lt;/sup&amp;gt; dan [[stronsium|Sr]]&amp;lt;sup&amp;gt;2+&amp;lt;/sup&amp;gt;. Nobelium adalah satu-satunya unsur blok-f yang dikenal dengan keadaan +2 yang paling umum dan stabil dalam larutan berair. Ini terjadi karena celah energi yang besar antara orbital 5f dan 6d pada akhir deret aktinida.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Diperkirakan bahwa stabilisasi relativistik subkulit 7s sangat mendestabilisasi nobelium dihidrida, NoH&amp;lt;sub&amp;gt;2&amp;lt;/sub&amp;gt;, dan stabilisasi relativistik spinor 7p&amp;lt;sub&amp;gt;1/2&amp;lt;/sub&amp;gt; di atas spinor 6d&amp;lt;sub&amp;gt;3/2&amp;lt;/sub&amp;gt; mengartikan bahwa keadaan tereksitasi dalam atom nobelium memiliki kontribusi 7s dan 7p alih-alih kontribusi 6d yang diperkirakan. Jarak No–H yang panjang dalam molekul NoH&amp;lt;sub&amp;gt;2&amp;lt;/sub&amp;gt; dan transfer muatan yang signifikan menyebabkan ionisitas ekstrem dengan [[Dipol#Dipol molekuler|momen dipol]] sebesar 5,94&amp;amp;nbsp;[[debye|D]] untuk molekul ini. Dalam molekul ini, nobelium diperkirakan menunjukkan perilaku [[Unsur golongan utama|seperti golongan utama]], khususnya bertindak seperti [[logam alkali tanah]] dengan konfigurasi kulit valensi &amp;#039;&amp;#039;n&amp;#039;&amp;#039;s&amp;lt;sup&amp;gt;2&amp;lt;/sup&amp;gt; dan orbital 5f mirip intinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemampuan [[Kompleks koordinasi|mengomplekskan]] nobelium dengan ion [[klorida]] paling mirip dengan [[barium]], yang kompleksnya agak lemah. Kemampuan kompleksnya dengan [[sitrat]], [[oksalat]], dan [[asetat]] dalam larutan berair 0,5&amp;amp;nbsp;M&amp;amp;nbsp;[[amonium nitrat]] adalah antara kalsium dan stronsium, meskipun agak lebih dekat dengan stronsium.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Potensial reduksi|Potensial reduksi standar]] pasangan &amp;#039;&amp;#039;E&amp;#039;&amp;#039;°(No&amp;lt;sup&amp;gt;3+&amp;lt;/sup&amp;gt;→No&amp;lt;sup&amp;gt;2+&amp;lt;/sup&amp;gt;) diperkirakan pada tahun 1967 antara +1,4&amp;amp;nbsp;dan&amp;amp;nbsp;+1,5&amp;amp;nbsp;[[volt|V]]; kemudian ditemukan pada tahun 2009 hanya sekitar +0,75&amp;amp;nbsp;V. Nilai positif menunjukkan bahwa No&amp;lt;sup&amp;gt;2+&amp;lt;/sup&amp;gt; lebih stabil daripada No&amp;lt;sup&amp;gt;3+&amp;lt;/sup&amp;gt; dan No&amp;lt;sup&amp;gt;3+&amp;lt;/sup&amp;gt; adalah zat pengoksidasi yang baik. Walaupun nilai yang dikutip untuk &amp;#039;&amp;#039;E&amp;#039;&amp;#039;°(No&amp;lt;sup&amp;gt;2+&amp;lt;/sup&amp;gt;→No&amp;lt;sup&amp;gt;0&amp;lt;/sup&amp;gt;) dan &amp;#039;&amp;#039;E&amp;#039;&amp;#039;°(No&amp;lt;sup&amp;gt;3+&amp;lt;/sup&amp;gt;→No&amp;lt;sup&amp;gt;0&amp;lt;/sup&amp;gt;) bervariasi di antara sumber, perkiraan standar yang diterima adalah −2,61&amp;amp;nbsp;dan&amp;amp;nbsp;−1,26&amp;amp;nbsp;V. Telah diperkirakan bahwa nilai untuk pasangan &amp;#039;&amp;#039;E&amp;#039;&amp;#039;°(No&amp;lt;sup&amp;gt;4+&amp;lt;/sup&amp;gt;→No&amp;lt;sup&amp;gt;3+&amp;lt;/sup&amp;gt;) akan menjadi +6,5&amp;amp;nbsp;V. [[Energi bebas Gibbs|Energi pembentukan Gibbs]] untuk No&amp;lt;sup&amp;gt;3+&amp;lt;/sup&amp;gt; dan No&amp;lt;sup&amp;gt;2+&amp;lt;/sup&amp;gt; masing-masing diperkirakan sebesar −342&amp;amp;nbsp;dan&amp;amp;nbsp;−480&amp;amp;nbsp;[[joule per mol|kJ/mol]].&lt;br /&gt;
===Atom===&lt;br /&gt;
Sebuah atom nobelium memiliki 102 elektron. Mereka diperkirakan tersusun dalam konfigurasi [Rn]5f&amp;lt;sup&amp;gt;14&amp;lt;/sup&amp;gt;7s&amp;lt;sup&amp;gt;2&amp;lt;/sup&amp;gt; ([[lambang istilah]] keadaan dasar &amp;lt;sup&amp;gt;1&amp;lt;/sup&amp;gt;S&amp;lt;sub&amp;gt;0&amp;lt;/sub&amp;gt;), meskipun verifikasi eksperimental konfigurasi elektron ini belum dilakukan hingga tahun 2006. Enam belas elektron dalam subkulit 5f dan 7s adalah [[elektron valensi]]. Dalam membentuk senyawa, tiga elektron valensi dapat hilang, meninggalkan inti [Rn]5f&amp;lt;sup&amp;gt;13&amp;lt;/sup&amp;gt;: ini sesuai dengan tren yang ditetapkan oleh aktinida lain dengan konfigurasi elektron [Rn]5f&amp;lt;sup&amp;gt;&amp;#039;&amp;#039;n&amp;#039;&amp;#039;&amp;lt;/sup&amp;gt; dalam keadaan tripositif. Namun demikian, kemungkinan besar hanya dua elektron valensi yang hilang, meninggalkan inti [Rn]5f&amp;lt;sup&amp;gt;14&amp;lt;/sup&amp;gt; yang stabil dengan kulit 5f&amp;lt;sup&amp;gt;14&amp;lt;/sup&amp;gt; yang terisi. [[Energi ionisasi|Potensial ionisasi]] pertama nobelium diukur paling banyak (6,65&amp;amp;nbsp;±&amp;amp;nbsp;0,07)&amp;amp;nbsp;[[Elektronvolt|eV]] pada tahun 1974, berdasarkan asumsi bahwa elektron 7s akan terionisasi sebelum elektron 5f; nilai ini belum disempurnakan lebih lanjut karena kelangkaan nobelium dan radioaktivitasnya yang tinggi. Jari-jari ionik No&amp;lt;sup&amp;gt;3+&amp;lt;/sup&amp;gt; [[Bilangan koordinasi|heksakoordinat]] dan oktakoordinat telah diperkirakan sebelumnya pada tahun 1978 masing-masing sekitar 90 dan 102&amp;amp;nbsp;pm; jari-jari ionik No&amp;lt;sup&amp;gt;2+&amp;lt;/sup&amp;gt; telah ditemukan secara eksperimental sebesar 100&amp;amp;nbsp;pm hingga dua [[angka signifikan]]. [[Entalpi hidrasi]] No&amp;lt;sup&amp;gt;2+&amp;lt;/sup&amp;gt; telah dihitung sebesar 1486&amp;amp;nbsp;kJ/mol.&lt;br /&gt;
===Isotop===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tiga belas isotop nobelium telah diketahui, dengan [[nomor massa]] mulai dari 249 hingga 260 dan 262; semuanya bersifat radioaktif. Selain itu, [[isomer nuklir]] terdapat pada nomor massa 250, 251, 253, dan 254. Dari jumlah tersebut, isotop yang berumur paling panjang adalah &amp;lt;sup&amp;gt;259&amp;lt;/sup&amp;gt;No dengan waktu paruh 58&amp;amp;nbsp;menit, dan isomer yang berumur paling panjang adalah &amp;lt;sup&amp;gt;251m&amp;lt;/sup&amp;gt;No dengan waktu paruh dari 1,7&amp;amp;nbsp;detik. Namun, isotop &amp;lt;sup&amp;gt;261&amp;lt;/sup&amp;gt;No yang masih belum ditemukan diperkirakan masih memiliki waktu paruh lebih lama, yaitu 170&amp;amp;nbsp;menit. Selain itu, &amp;lt;sup&amp;gt;255&amp;lt;/sup&amp;gt;No yang berumur lebih pendek (waktu paruh 3,1&amp;amp;nbsp;menit) lebih sering digunakan dalam eksperimen kimia karena dapat diproduksi dalam jumlah yang lebih besar dari penyinaran [[Isotop kalifornium#Daftar isotop|kalifornium-249]] dengan ion [[karbon-12]]. Setelah &amp;lt;sup&amp;gt;259&amp;lt;/sup&amp;gt;No dan &amp;lt;sup&amp;gt;255&amp;lt;/sup&amp;gt;No, isotop nobelium yang paling stabil berikutnya adalah &amp;lt;sup&amp;gt;253&amp;lt;/sup&amp;gt;No (waktu paruh 1,62&amp;amp;nbsp;menit), &amp;lt;sup&amp;gt;254&amp;lt;/sup&amp;gt;No (51&amp;amp;nbsp;detik), &amp;lt;sup&amp;gt;257&amp;lt;/sup&amp;gt;No (25&amp;amp;nbsp;detik), &amp;lt;sup&amp;gt;256&amp;lt;/sup&amp;gt;No (2,91&amp;amp;nbsp;detik), dan &amp;lt;sup&amp;gt;252&amp;lt;/sup&amp;gt;No (2,57&amp;amp;nbsp;detik). Semua isotop nobelium yang tersisa memiliki waktu paruh kurang dari satu detik, dan isotop nobelium berumur terpendek yang diketahui (&amp;lt;sup&amp;gt;250&amp;lt;/sup&amp;gt;No) memiliki waktu paruh hanya 0,25&amp;amp;nbsp;[[milidetik]]. Isotop &amp;lt;sup&amp;gt;254&amp;lt;/sup&amp;gt;No sangat menarik secara teoretis karena berada di tengah rangkaian inti [[Sferoid|prolat]] dari &amp;lt;sup&amp;gt;231&amp;lt;/sup&amp;gt;[[protaktinium|Pa]] hingga &amp;lt;sup&amp;gt;279&amp;lt;/sup&amp;gt;[[roentgenium|Rg]], dan pembentukan isomer nuklirnya (dua di antaranya diketahui) dikendalikan oleh [[Model kulit nuklir|orbital proton]] seperti 2f&amp;lt;sub&amp;gt;5/2&amp;lt;/sub&amp;gt; yang datang tepat di atas kulit proton bulat; ia dapat disintesis dalam reaksi &amp;lt;sup&amp;gt;208&amp;lt;/sup&amp;gt;Pb dengan &amp;lt;sup&amp;gt;48&amp;lt;/sup&amp;gt;Ca.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Waktu paruh isotop nobelium meningkat dengan lancar dari &amp;lt;sup&amp;gt;250&amp;lt;/sup&amp;gt;No hingga &amp;lt;sup&amp;gt;253&amp;lt;/sup&amp;gt;No. Namun, penurunan muncul pada &amp;lt;sup&amp;gt;254&amp;lt;/sup&amp;gt;No, dan setelah itu waktu paruh isotop nobelium [[Inti atom genap dan ganjil|genap−genap]] turun tajam karena [[Pembelahan spontan|fisi spontan]] menjadi mode peluruhan yang dominan. Misalnya, waktu paruh &amp;lt;sup&amp;gt;256&amp;lt;/sup&amp;gt;No hampir tiga detik, tetapi waktu paruh &amp;lt;sup&amp;gt;258&amp;lt;/sup&amp;gt;No hanya 1,2&amp;amp;nbsp;milidetik. Ini menunjukkan bahwa pada nobelium, tolakan timbal balik proton menimbulkan batas [[Pulau kestabilan nuklir|wilayah inti berumur panjang]] dalam [[aktinida|deret aktinida]]. Isotop nobelium genap−ganjil sebagian besar terus memiliki waktu paruh yang lebih lama karena jumlah massanya meningkat, dengan penurunan tren pada &amp;lt;sup&amp;gt;257&amp;lt;/sup&amp;gt;No.&lt;br /&gt;
==Persiapan dan pemurnian==&lt;br /&gt;
Isotop nobelium sebagian besar diproduksi dengan membombardir target aktinida ([[uranium]], [[plutonium]], [[kurium]], [[kalifornium]], atau [[einsteinium]]), dengan pengecualian nobelium-262, yang diproduksi sebagai [[produk peluruhan|turunan]] dari lawrensium-262. Isotop yang paling umum digunakan, &amp;lt;sup&amp;gt;255&amp;lt;/sup&amp;gt;No, dapat dihasilkan dari pembombardiran [[kurium]]-248 atau kalifornium-249 dengan karbon-12: metode terakhir lebih umum. Menyinari target kalifornium-249 350&amp;amp;nbsp;[[mikrogram|μg]]&amp;amp;nbsp;cm&amp;lt;sup&amp;gt;−2&amp;lt;/sup&amp;gt; dengan tiga&amp;amp;nbsp;triliun (3&amp;amp;nbsp;×&amp;amp;nbsp;10&amp;lt;sup&amp;gt;12&amp;lt;/sup&amp;gt;) ion karbon-12 73&amp;amp;nbsp;[[elektronvolt|MeV]] per detik selama sepuluh menit dapat menghasilkan sekitar 1200 atom nobelium-255.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah nobelium-255 diproduksi, ia dapat dipisahkan dengan cara yang sama seperti yang digunakan untuk memurnikan aktinida tetangga, mendelevium. [[Momentum]] putaran dari atom nobelium-255 yang dihasilkan digunakan untuk membawa mereka jauh secara fisik dari target dari mana mereka diproduksi, membawa mereka ke sebuah foil logam tipis (biasanya [[berilium]], [[aluminium]], [[platina]], atau [[emas]]) tepat di belakang sasaran dalam ruang hampa: ini biasanya digabungkan dengan menjebak atom nobelium dalam atmosfer gas (biasanya [[helium]]), dan membawanya bersama dengan semburan gas dari lubang kecil di ruang reaksi. Menggunakan [[Kapilaritas|tabung kapilar]] panjang, dan termasuk aerosol [[kalium klorida]] dalam gas helium, atom nobelium dapat diangkut lebih dari puluhan meter. Lapisan tipis nobelium yang dikumpulkan pada foil kemudian dapat dihilangkan dengan asam encer tanpa melarutkan foil sepenuhnya. Nobelium kemudian dapat diisolasi dengan memanfaatkan kecenderungannya untuk membentuk keadaan divalen, tidak seperti aktinida trivalen lainnya: di bawah kondisi [[elusi]] yang biasanya digunakan ([[asam fosfat bis-(2-etilheksil)]] (HDEHP) sebagai fase organik diam dan [[asam klorida]] 0,05&amp;amp;nbsp;M&amp;amp;nbsp;sebagai fase berair bergerak, atau menggunakan asam klorida 3&amp;amp;nbsp;M&amp;amp;nbsp;sebagai eluen dari kolom resin [[pertukaran ion|penukar kation]]), nobelium akan melewati kolom dan terelusi sementara aktinida trivalen lainnya tetap berada di kolom. Namun, jika foil emas &amp;quot;penangkap&amp;quot; langsung digunakan, prosesnya diperumit oleh kebutuhan untuk memisahkan emas menggunakan [[kromatografi]] [[pertukaran ion|penukar anion]] sebelum mengisolasi nobelium dengan elusi dari kolom ekstraksi kromatografi menggunakan HDEHP.&lt;br /&gt;
==Catatan==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Referensi==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Bibliografi==&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
==Pranala luar==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*  [http://www.nndc.bnl.gov/chart/ Bagan Nuklida]  nndc.bnl.gov&lt;br /&gt;
*  [http://periodic.lanl.gov/102.shtml Laboratorium Nasional Los Alamos – Nobelium]&lt;br /&gt;
*  [http://www.webelements.com/webelements/elements/text/No/index.html WebElements.com - Nobelium]&lt;br /&gt;
*  [http://www.periodicvideos.com/videos/102.htm Nobelium] di &amp;#039;&amp;#039;[[The Periodic Table of Videos]]&amp;#039;&amp;#039; (Universitas Nottingham)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Nobelium&amp;amp;oldid=29299551 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29299551 (2026-05-31T22:38:58Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>