<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Nukleotida</id>
	<title>Nukleotida - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Nukleotida"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Nukleotida&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-15T13:06:48Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Nukleotida&amp;diff=29728&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29618253; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Nukleotida&amp;diff=29728&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-09-04T13:20:36Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29618253; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Nukleotida&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; adalah [[senyawa organik]] yang terdiri dari sebuah [[nukleosida]] dan sebuah gugus [[fosfat]]. Nukleotida berperan sebagai [[monomer]] yang menyusun [[polimer]] berupa [[asam nukleat]], yaitu asam deoksiribonukleat ([[DNA]]) dan asam ribonukleat ([[RNA]]); keduanya adalah [[biomolekul]] penting yang menyusun makhluk hidup di Bumi. Nukleotida diperoleh dari makanan dan juga disintesis di hati dari [[nutrien]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nukleotida tersusun dari tiga subunit, yaitu sebuah gugus basa nitrogen heterosiklik (yang disebut [[basa nukleotida]] atau nukleobasa), sebuah gula [[pentosa]] (berupa [[ribosa]] atau [[deoksiribosa]]), dan setidaknya satu gugus fosfat. Empat jenis nukleobasa pada DNA yaitu [[guanina]] (G), [[adenina]] (A), [[sitosina]] (C), dan [[timina]] (T); pada RNA, nukleobasa yang digunakan adalah [[urasil]] (U) alih-alih timina.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nukleotida berperan penting dalam metabolisme di tingkat dasar dan seluler. Nukleotida mengandung energi kimia dalam bentuk [[nukleotida trifosfat]], yaitu [[adenosina trifosfat]] (ATP), [[guanosina trifosfat]] (GTP), [[sitidina trifosfat]] (CTG), dan [[uridina trifosfat]] (UTP). Paket energi ini tersebar di sel-sel tubuh dan menyediakan energi untuk fungsi metabolisme seperti sintesis asam amino, protein, [[membran sel]], dan [[organel]]; pergerakan sel dan organel (intraselular dan ekstraselular); hingga pembelahan sel melalui [[mitosis]] dan [[meiosis]]. Selain itu, nukleotida juga berpartisipasi dalam [[persinyalan sel]] melalui [[guanosina monofosfat siklik]] (cGMP) dan [[adenosina monofosfat siklik]] (cAMP), serta merupakan salah satu subunit untuk beberapa [[kofaktor]], seperti [[Koenzim A|CoA]], [[Flavin adenina dinukleotida|FAD]], FMN, [[Nikotinamida adenina dinukleotida|NAD]], dan [[Nikotinamida adenina dinukleotida fosfat|NADP]]⁺. Dalam [[sel (biologi)|sel]], kofaktor ini memainkan peran penting dalam fiksasi energi (misalnya [[fotosintesis]]), [[metabolisme]], dan [[transduksi sinyal seluler]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam biokimia eksperimental, nukleotida bisa bereaksi dengan [[radionuklida]] untuk membentuk [[radionukleotida]]. Proses ini dinamakan radiolabel dan sangat penting untuk mengeksplorasi mekanisme reaksi kimia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Struktur ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah nukleo&amp;lt;u&amp;gt;tida&amp;lt;/u&amp;gt; tersusun atas tiga subunit kimiawi yang berbeda: molekul gula dengan lima atom karbon (disebut pentosa), sebuah gugus basa nitrogen [[Senyawa heterosiklik|heterosiklik]] (disebut [[basa nukleotida]] atau nukleobasa), serta paling tidak satu [[gugus fungsional|gugus]] [[fosfat]]. Gabungan gula pentosa dan nukleobasa disebut [[Nukleosida|nukleo&amp;lt;u&amp;gt;sida&amp;lt;/u&amp;gt;]]. Saat ketiga subunit itu bergabung, nukleotida juga disebut sebagai &amp;quot;nukleosida monofosfat&amp;quot;, “nukleosida difosfat”, atau “[[monosakarida]] trifosfat”, bergantung pada jumlah fosfat yang menyusunnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam [[asam nukleat]], nukleotida mengandung basa nitrogen berupa [[purina]] (terdiri dari [[adenina]] atau [[guanina]]) atau [[pirimidina]] (terdiri dari [[timina]], [[sitosina]] atau [[urasil]]), dan disebut sebagai ribonukleotida jika gulanya adalah [[ribosa]] atau deoksiribonukleotida jika gulanya adalah [[deoksiribosa]]. Pada dua monomer nukleotida yang berdekatan, gugus fosfat dari satu nukleotida dihubungkan dengan gula pentosa dari nukleotida lainnya melalui karbon nomor 5 (disebut 5&amp;#039;) oleh ikatan ester kovalen. Ikatan ini dinamakan ikatan fosfodiester. Ikatan antara satu nukleotida dengan lainnya membentuk satu rantai panjang yang dinamakan rantai polinukleotida. Rantai dari gabungan molekul gula dan fosfat ini menciptakan unting sebagai &amp;#039;tulang punggung&amp;#039; berbentuk pilinan tunggal atau [[Pilinan ganda|ganda]]. Dalam satu unting, orientasi kimiawi (arah) dari rantai disebutkan dari ujung-5&amp;#039; ke ujung-3&amp;#039;. Angka ini mengacu pada lima lokasi karbon di molekul gula pada nukleotida-nukleotida yang berdekatan. Dalam pilinan ganda, kedua unting memiliki orientasi yang berlawanan. Satu rantai mempunyai orientasi dari 5&amp;#039; ke 3&amp;#039;, sedangkan rantai lainnya mempunyai orientasi dari 3&amp;#039; ke 5&amp;#039;. Hal ini memungkinkan [[pasangan basa]] saling bersifat komplementer di antara mereka. Semua sifat ini berperan penting dalam [[replikasi DNA]] serta [[Transkripsi (genetik)|transkripsi]] informasi genetik yang disandi di dalam DNA.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Basa purin, yaitu adenina (A) dan guanina (G), serta basa pirimidin, yaitu sitosina (C), ditemukan baik pada DNA maupun RNA. Sementara itu, basa pirimidin yaitu timina (T) hanya ditemukan pasa DNA saja, sedangkan urasil (U) hanya ditemukan pada RNA saja. Adenina terhubung dengan timin membentuk pasangan basa melalui dua [[ikatan hidrogen]], sedangkan guanina berpasangan dengan sitosina dengan tiga ikatan hidrogen.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain menjadi blok pembangun untuk [[asam nukleat]], nukleotida tunggal berperan dalam penyimpanan dan penyediaan energi seluler, [[persinyalan sel]]uler, sebagai sumber gugus fosfat yang digunakan untuk memodulasi aktivitas protein dan molekul persinyalan lainnya, dan sebagai kofaktor enzimatik yang sering melakukan reaksi [[redoks]]. [[Nukleotida siklik]] dalam persinyalan dibentuk dengan mengikat gugus fosfat dua kali ke molekul gula yang sama, dan menjembatani gugus hidroksil 5&amp;#039; dan 3&amp;#039; dari gula. Beberapa nukleotida persinyalan memiliki konfigurasi gugus fosfat yang berbeda karena mereka memiliki beberapa gugus fosfat yang terikat pada lokasi berbeda pada gula. Kofaktor nukleotida mengandung gugus kimia yang lebih luas yang terikat pada gula melalui [[ikatan glikosidik]], termasuk [[nikotinamida]] dan [[flavin]]; dalam kasus flavin, gula ribosa lebih linier dibandingkan bentuk cincin yang terlihat pada nukleotida lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sintesis ==&lt;br /&gt;
Nukleotida dapat disintesis baik secara &amp;#039;&amp;#039;[[in vitro]]&amp;#039;&amp;#039; maupun &amp;#039;&amp;#039;[[in vivo]]&amp;#039;&amp;#039;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Secara &amp;#039;&amp;#039;in vitro&amp;#039;&amp;#039;, [[gugus pelindung]] bisa dipakai dalam produksi nukleotida di laboratorium. Nukleosida yang dimurnikan kemudian dilindungi untuk membentuk fosforamidit, yang selanjutnya digunakan untuk membentuk analog yang tidak ditemukan di bumi atau digunakan untuk oligonukleotida sintesisasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Secara &amp;#039;&amp;#039;in vivo&amp;#039;&amp;#039;, nukleotida bisa disintesis de novo atau didaur ulang melalui jalur reaksi penyelamatan. Komponen yang digunakan dalam sintesis nukleotida de novo berasal dari prekursor biosintetik dari metabolisme karbohidrat dan asam amino, dan dari amonia dan karbon dioksida. Hati adalah organ penting yang melakukan sintesis de novo untuk semua nukleotida. Sintesis de novo untuk basa pirimidina dan purina melalui dua jalur yang berbeda. Pirimidina disintesis pertama dari aspartat dan karbamoil fosfat di dalam sitoplasma, membentuk struktur prekursor cincin umum asam orotik. Gugus ribosil yang difosforilasi kemudian digabungkan dengan struktur asam orotik tersebut, melalui ikatan kovalen. Purina disintesis pertama dari templat gula dimana sintesis ring dilakukan. Sintesis nukleotida pirimidina dan purina dijalankan oleh beberapa enzim di sitoplasma, bukan di dalam organel tertentu. Nukleotida mengalami penguraian dan bagian-bagian berguna bisa digunakan kembali dalam reaksi sintesis untuk membuat nukleotida baru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Sintesis nukleotida pirimidina ===&lt;br /&gt;
Sintesis pirimidina CTP dan UTP dilakukan di sitoplasma dan dimulai dengan pembentukan karbamoil fosfat dari [[glutamina]] dan karbon dioksida, Selanjutnya, enzim aspartat karbamoil fosfat transferase mengkatalisis reaksi kondensasi antara aspartat dan karbamoil fosfat untuk membentuk asam karbamoil aspartik, yang kemudian disiklisasi menjadi 4,5-asam dihidrotik dengan bantuan enzim dihidroorotase. 4,5-asam dihidrotik dikonversi menjadi orotat oleh enzim dihidroorotate oksidase. Reaksi ini adalah:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(&amp;#039;&amp;#039;S&amp;#039;&amp;#039;)-Dihydroorotate + O&amp;lt;sub&amp;gt;2&amp;lt;/sub&amp;gt; → Orotate + H&amp;lt;sub&amp;gt;2&amp;lt;/sub&amp;gt;O&amp;lt;sub&amp;gt;2&amp;lt;/sub&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selanjutnya, orotat digabung dengan gugus ribosil yang telah difosforilasi, melalui ikatan kovalen. Ikatan kovalen antara ribosa dan pirimidina berada di posisi karbon 1 (C&amp;lt;sub&amp;gt;1&amp;lt;/sub&amp;gt;) di gugus ribosa, yang mengandung satu pirofosfat, dan posisi nitrogen 1 (N&amp;lt;sub&amp;gt;1&amp;lt;/sub&amp;gt;), di cincin pirimidina. Orotate fosforibosyl transferase (PRPP transferase) mengkatalisasi reaksi yang menghasilkan orotidina monofosfat (OMP):&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Orotate + 5-Phospho-α-D-ribose 1-diphosphate (PRPP) → Orotidine 5&amp;#039;-phosphate + Pyrophosphate&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Orotidina 5&amp;#039;-monofosfat kemudian dekarboksilasi oleh orotidina-5&amp;#039;-fosfat dekarboksilase untuk membentuk uridina monofosfat (UMP). PRPP transferase mengkatalisasi reaksi ribosilasi dan dekarboksilasi, membentuk UMP dari asam orotik dalam kandungan PRPP. Nukleotida pirimidina lain diturunkan dari UMP. Kemudian, UMP difosforilasi oleh dua enzim kinase untuk membentuk uridina trifosfat (UTP) melalui dua reaksi berurutan dengan ATP. Pertama, difosfat membentuk UDP itu diproduksi, dan kemudian difosforilasi menjadi UTP. Kedua reaksi memakai ATP untuk energi melalui hidrolisis ATP:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
ATP + UMP → ADP + UDP&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
UDP + ATP → UTP + ADP&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selanjutnya, CTP dibentuk oleh reaksi aminasi UTP melalui aktivitas katalisasi dari enzim CTP sintetase. [[Glutamina]] adalah donor NH&amp;lt;sub&amp;gt;3&amp;lt;/sub&amp;gt; dan reaksi tersebut memakai energi melalui hidrolisis ATP.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
UTP + Glutamine + ATP + H&amp;lt;sub&amp;gt;2&amp;lt;/sub&amp;gt;O → CTP + ADP + P&amp;lt;sub&amp;gt;i&amp;lt;/sub&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Sitidina monofosfat]] (CMP) berasal dari sitidina trifosfat (CTP) melalui kehilangan dua gugus fosfat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Sintesis nukleotida purina ===&lt;br /&gt;
Atom yang digunakan untuk membangun nukleotida purina berasal dari berbagai sumber:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sintesis de novo untuk nukleotida purina dijalankan dengan prekursors yang dimasukkan ke dalam cincin purina melalui jalur 10 langkah ke senyawa perantara IMP, nukleotida dari basa hipoksantin. AMP dan GMP selanjutnya disintesis dari senyawa prenantara ini melalui jalur terpisah dua langkah. Karena itu, gugus purin pada awalnya terbentuk sebagai bagian dari ribonukleotida, dan bukan sebagai basa bebas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Enam enzim terlibat dalam reaksi sintesis IMP. Di antara enzim itu, tiga enzim mempunyai peran multifungsi:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* GART (reaksi 2, 3 dan 5)&lt;br /&gt;
* PAICS (reaksi 6 dan 7)&lt;br /&gt;
* ATIC (reaksi 9 dan 10)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jalur reaksi termulai dengan pembentukan PRPP. PRPS1 adalah enzim yang mengaktifkan R5P, yang dibentuk oleh jalur pentosa fosfat, menjadi PRPP yang dibuat reaksi dengan ATP. Reaksi ini tidak biasa karena gugus pirofosforil ditransfer langsung dari ATP ke C&amp;lt;sub&amp;gt;1&amp;lt;/sub&amp;gt; dari R5P, dan senyawa yang terbentuk mempunyai konfigurasi &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;α&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; di C&amp;lt;sub&amp;gt;1&amp;lt;/sub&amp;gt;. Reaksi ini juga berbagi dengan jalur sintesis asam amino [[Triptofan|Trp]], [[Histidina|His]] dan nukleotida pirimidina. Reaksi ini sangat diatur karena reaksi ini berada di dalam metabolisme utama dan memakai banyak energi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam reaksi pertama yang unik hanya untuk sintesis nukleotida purina, PPAT mengkatalisis perpindahan gugus pirofosfat (PP&amp;lt;sub&amp;gt;i&amp;lt;/sub&amp;gt;) dari PRPP melalui gugus nitrogen amida disumbangkan oleh [[glutamina]] (N), [[glisina]] (N dan C), [[asam aspartat]] (N), [[asam folat]] (C&amp;lt;sub&amp;gt;1&amp;lt;/sub&amp;gt;) atau [[karbon dioksida]]. Ini adalah langkah berkomitmen dalam sintesis purina. Reaksi ini terjadi dengan inversi konfigurasi di ribosa C&amp;lt;sub&amp;gt;1&amp;lt;/sub&amp;gt;, yang kemudian membentuk &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;β&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;-5-fosforibosilamine (5-PRA) dan meneguhkan bentuk anomerik nukleotida mendatang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selanjutnya, glisina dimasukkan dengan energi dari hidrolisis ATP dan gugus karboksil membuat ikatan amina dengan NH&amp;lt;sub&amp;gt;2&amp;lt;/sub&amp;gt; dari sebelumnya. Satu-karbon unit dari koenzim asam folat N&amp;lt;sub&amp;gt;10&amp;lt;/sub&amp;gt;-formyl-THF kemudia ditambahkan ke gugus amina dari glisina yang disubtitusi, diikuti dengan penutupan cinicin imidazole. Kemudian, gugus NH&amp;lt;sub&amp;gt;2&amp;lt;/sub&amp;gt; kedua ditransfer dari glutamina ke karbon pertama dari gugus glisina. Karboksilasi satu-karbon unit kedua dari gugus glisina ditambahkan secara bersama. Gugus karbon baru ini kemudian dimodifikasi dengan menambahkan gugus NH&amp;lt;sub&amp;gt;2&amp;lt;/sub&amp;gt; ketiga, kali ini ditransfer dari residu aspartat. Akhirnya, satu-karbon unit kedua dari formil THF ditambahkan ke gugu nitrogen dan cincin itu ditutupkan secara kovalen untuk membentuk gugus prekursor purina umum inosin monofosfat (IMP).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Inosin monofosfat dikonversi ke adenosin monofosfat melalui dua langkah. Pertama, hidrolisis GTP menyediakan energi untuk menambahkan aspartat ke IMP oleh enzim adenilosuccinate sintase, menggantikan oksigen karbonil dengan nitrogen dan membentuk senyawa perantara adenilosuccinate. Kemudia, fumarat dibelah untuk membentuk adenosin monofosfat. Langkah ini dikatalisis oleh enzim adenilosuccinate liase.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Inosin monofosfate dikonversi ke guanosin monofosfate melalui reaksi oksidasi IMP membentuk xantilat, diikuti dengan penyisipan gugus amina di C&amp;lt;sub&amp;gt;2&amp;lt;/sub&amp;gt;. NAD&amp;lt;sup&amp;gt;+&amp;lt;/sup&amp;gt; adalah akseptor elektron di reaksi oksidasi ini. Transfer gugus amida didorong oleh energi dari hidrolisis ATP.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Degradasi purina dan pirimidina ===&lt;br /&gt;
Dalam tubuh manusia, cincin pirimidina (C,T, U) dapat didegradasi sepenuhnya menjadi karbon dioksida, CO&amp;lt;sub&amp;gt;2&amp;lt;/sub&amp;gt; dan NH&amp;lt;sub&amp;gt;3&amp;lt;/sub&amp;gt; (ekskresi urea). Cincin purina (G, A) tidak bisa didegradasi melalui jalur yang sama. Cincin purina didegradasi menjadi asam urat yang selanjutnya dikeluarkan dari tubuh. Asam urat terbentuk ketika GMP dibelah menjadi basa guanina dan ribosa. Guanina dideaminasi menjadi xantin, yang selanjutnya dioksidasi menjadi asam urat. Reaksi terakhir ini permanen. Demikian pula, asam urat bisa dibentuk ketika AMP dideaminasi untuk membentuk IMP, yang menjadi sumber gugus ribosa yang dikeluarkan untuk membentuk hipoksantin. Hipoksantin dioksidasi menjadi xantin dan selanjutnya menjadi asam urat. Guanina dan IMP bisa digunakan untuk daur ulang untuk reaksi sintesis asam nukleat di dalam kandungan PRPP dan aspartat (sebagai donor NH&amp;lt;sub&amp;gt;3&amp;lt;/sub&amp;gt;).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Kode singkatan ==&lt;br /&gt;
Nama-nama nukleotida disingkat menjadi kode empat-huruf standar. Huruf pertama berupa huruf kecil dan menandakan bawa nukleotida yang dipertanyakan adalah sebuah [[ribonukleotida]] (r) atau deoxiribonukleotida (d). Huruf ke-2 menandakan [[nukleosida]] yang berhubungan dengan [[nukleobasa]]:&lt;br /&gt;
: G: [[Guanina]]&lt;br /&gt;
: A: [[Adenina]]&lt;br /&gt;
: T: [[Timina]]&lt;br /&gt;
: C: [[Sitosina]]&lt;br /&gt;
: U: [[Urasil]] &amp;#039;&amp;#039;biasanya tidak ada dalam DNA, tetapi menggantikan [[timina]] pada RNA&amp;#039;&amp;#039;&lt;br /&gt;
Huruf ke-3 dan ke-4 menandakan panjang dari rantai fosfat yang terikat (Mono-, Di-, Tri-) dan keberadaan sebuah fosfat (P). Sebagai contoh, deoksi-sitidin-trifosfat disingkat sebagai dCTP.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Lihat pula ==&lt;br /&gt;
* [[Gen]]&lt;br /&gt;
* [[Genetika]]&lt;br /&gt;
* [[Kromosom]]&lt;br /&gt;
* [[Asam ribonukleat]]&lt;br /&gt;
* [[Asam deoksiribonukleat]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Catatan ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Rujukan ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Pranala luar ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*  [http://www.chem.qmul.ac.uk/iupac/misc/naabb.html Abbreviations and Symbols for Nucleic Acids, Polynucleotides and their Constituents] ([[IUPAC]])&lt;br /&gt;
*  [http://www.iupac.org/reports/provisional/abstract04/BB-prs310305/Chapter10.pdf Provisional Recommendations 2004] (IUPAC)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Nukleotida&amp;amp;oldid=29618253 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29618253 (2026-08-23T00:57:00Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>