<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Oncom</id>
	<title>Oncom - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Oncom"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Oncom&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-16T15:50:06Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Oncom&amp;diff=36477&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28482295; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Oncom&amp;diff=36477&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-09-07T17:55:07Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28482295; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Oncom&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; atau &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Dage&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; () khas Sunda asal [[Indonesia]]. Makanan ini adalah produk [[fermentasi]] yang dilakukan oleh beberapa jenis [[kapang]], mirip dengan pengolahan terhadap [[tempe]]. Perbedaannya adalah bahwa pada oncom hasil olahan dinyatakan siap diperdagangkan setelah kapang menghasilkan [[spora]], sementara pada tempe hasil olahan diperdagangkan sebelum kapang menghasilkan spora (baru dalam tahap [[hifa]]).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada dua jenis utama oncom: &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;oncom merah&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; dan &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;oncom hitam&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;. Oncom merah didegradasi oleh [[kapang oncom]] &amp;#039;&amp;#039;[[Neurospora sitophila]]&amp;#039;&amp;#039; atau &amp;#039;&amp;#039;[[Neurospora intermedia|N. intermedia]]&amp;#039;&amp;#039; sedangkan oncom hitam didegradasi oleh kapang tempe &amp;#039;&amp;#039;[[Rhizopus oligosporus]]&amp;#039;&amp;#039; dan/atau jenis-jenis &amp;#039;&amp;#039;[[Mucor]]&amp;#039;&amp;#039;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Oncom adalah satu-satunya bahan makanan yang diolah dengan melibatkan jenis &amp;#039;&amp;#039;[[Neurospora]]&amp;#039;&amp;#039;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Pembuatan ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Oncom merah umumnya dibuat dari bungkil [[tahu]], yaitu [[kedelai]] yang telah diambil [[protein]]nya dalam pembuatan tahu, sedangkan oncom hitam umumnya dibuat dari bungkil [[kacang tanah]] yang kadang kala dicampur ampas (&amp;#039;&amp;#039;onggok&amp;#039;&amp;#039;) [[singkong]] atau [[tepung singkong]] (tapioka), agar mempunyai [[tekstur]] yang lebih baik dan lebih lunak. Bungkil kacang tanah adalah ampas yang berasal dari kacang tanah yang telah diambil [[minyak]]nya dengan proses pemerasan mekanis atau proses [[ekstraksi]]. Walaupun kedua bahan substrat tersebut berupa [[limbah]], kandungan [[gizi]]nya sesungguhnya masih cukup tinggi untuk dapat dimanfaatkan manusia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kapang oncom mengeluarkan [[enzim]] [[amilase]], [[lipase]] dan [[protease]] yang aktif selama proses [[fermentasi]] dan memegang peranan penting dalam penguraian [[pati]] menjadi [[gula]], penguraian bahan-bahan dinding [[sel]] kacang, penguraian [[lemak]], serta pembentukan sedikit [[alkohol]] dan berbagai [[ester]] yang memunculkan aroma sedap dan harum. Protein juga terdegradasi tetapi tidak penuh dan berakibat meningkatnya daya cerna.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk pembuatan oncom dari [[Bungkil inti sawit|bungkil]] kacang tanah, pertama-tama direndam dalam air bersih selama 3-4 jam, setelah itu ditiriskan, diayak, dan kemudian dicampur dengan tepung tapioka. Selanjutnya, campuran ini dikukus. Setelah masak, adonan diratakan di atas tatakan dari bambu, dan ditaburi dengan [[ragi]] setelah dingin. Inkubasi dilakukan setelah ditutup dengan daun pisang bersih dalam suhu ruang yang hangat (25-30&amp;amp;nbsp;°C ) dan kelembapan tinggi, selama 2 sampai 3 hari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Nilai dan mutu gizi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Oncom memiliki kandungan gizi yang relatif baik dan dapat menjadi sumber alternatif asupan gizi yang baik karena harganya murah. Kandungan [[karbohidrat]] dan [[protein]] tecerna cukup tinggi pada oncom dari bungkil kacang tanah. Selain itu, populasi kapang diketahui dapat menekan produksi [[aflatoksin]] dari &amp;#039;&amp;#039;[[Aspergillus flavus]]&amp;#039;&amp;#039; yang telah mencemari substrat (bungkil). Degradasi yang dilakukan oleh kapang menyebabkan beberapa oligo[[sakarida]] sederhana seperti [[sukrosa]], [[rafinosa]], dan [[stakhiosa]] menurun pesat kandungannya akibat aktivitas [[enzim]] α-galaktosidase yang dihasilkan kapang (terutama &amp;#039;&amp;#039;[[N. sitophila]]&amp;#039;&amp;#039;). Hal ini baik bagi pencernaan karena rafinosa dan stakhiosa bertanggung jawab atas gejala [[flatulensi]] yang dapat muncul bila orang mengonsumsi biji kedelai atau kacang tanah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal yang perlu disempurnakan agar daya terima masyarakat meningkat terhadap oncom adalah yang menyangkut penampilan, bentuk, serta [[warna]]nya. Untuk lebih meningkatkan daya terima oncom di masyarakat luas, perlu diperhatikan masalah [[sanitasi]] bahan baku, peralatan pengolah, dan [[lingkungan]], serta kebersihan pekerja yang menangani proses pengolahan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam kaitan dengan aflatoksin, penggunaan kapang &amp;#039;&amp;#039;N. sitophila&amp;#039;&amp;#039; dalam proses fermentasi bungkil kacang tanah dapat mengurangi kandungan aflatoksin sebesar 50 persen, sedangkan penggunaan kapang &amp;#039;&amp;#039;Rh. oligosporus&amp;#039;&amp;#039; dapat mengurangi aflatoksin bungkil sebesar 60 persen. Aflatoksin dihasilkan pada kacang-kacangan dan biji-bijian yang sudah jelek mutunya. Untuk mencegah terbentuknya [[aflatoksin]], sangat dianjurkan menggunakan bahan baku yang bermutu baik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Pengolahan oncom ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Oncom jarang sekali dimakan mentah. Pengolahan yang paling populer adalah di[[goreng]] kering seperti [[tempe]]. Oncom dapat pula menjadi campuran [[sambal]] (disebut sambal oncom). Pengolahan populer yang menggunakan sambal oncom sebagai pengisi adalah [[comro]] (&amp;quot;oncom dijero&amp;quot;), penganan khas [[Pasundan]]. Oncom juga menjadi bahan campuran pada [[laksa]] dan makanan berkuah lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Oncom dianggap masih kurang termanfaatkan meskipun berpotensi besar sebagai pemasok [[protein]] bagi kalangan menengah ke bawah karena harganya yang lebih rendah daripada tempe.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Lihat pula ==&lt;br /&gt;
* [[Hidangan Sunda]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Rujukan ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Pustaka yang dirujuk ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Pustaka yang tidak dikutip ===&lt;br /&gt;
* Steinkraus KH. 1996 (ed.). &amp;#039;&amp;#039;Handbook of indigenous fermented foods&amp;#039;&amp;#039;. Marcel Dekker Inc. pp.&amp;amp;nbsp;79–83.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Pranala luar ==&lt;br /&gt;
*  [http://islam-download.net/cara-mudah-cepat/cara-membuat-oncom.html Cara membuat oncom]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Oncom&amp;amp;oldid=28482295 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28482295 (2025-11-14T07:55:23Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>