<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Organisme_multiseluler</id>
	<title>Organisme multiseluler - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Organisme_multiseluler"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Organisme_multiseluler&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-15T15:51:30Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Organisme_multiseluler&amp;diff=30201&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29154669; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Organisme_multiseluler&amp;diff=30201&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-09-04T17:26:59Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29154669; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Multiselular&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; atau &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Multiseluler&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; adalah suatu istilah [[biologi]] untuk [[organisme]] yang mempunyai banyak [[sel]] yang isinya cukup kontras dengan &amp;#039;&amp;#039;organisme [[uniselular]]&amp;#039;&amp;#039; yang pada umumnya hanya mempunyai satu sel. Organisme jenis ini biasanya dapat dilihat dengan mata telanjang (kecuali untuk beberapa organisme yang lebih spesifik). Contoh dari organisme multiselular adalah [[hewan]] dan [[tumbuhan]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Sejarah evolusi==&lt;br /&gt;
Kita tahu, dari struktur sel mereka, bahwa multiseluleritas telah ber[[evolusi]] secara independen berkali-kali dalam sejarah Bumi, misalnya pada [[tumbuhan]] dan [[hewan]]. Bentuk kehidupan paling awal dalam catatan fosil adalah [[sianobakteri]] dari era [[Arkaikum]] pada 3,5 miliar tahun yang lalu. Mereka tumbuh sebagai sel tunggal tetapi hidup berkoloni sebagai [[stromatolit]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fosil multiseluler pertama telah ditemukan dalam batuan [[Paleoproterozoikum]] berusia 2,1 miliar tahun dari Gabon di Afrika. Ini adalah sel [[eukariota|eukariotik]] yang hidup berkoloni. Fosil-fosil tersebut dapat dilihat dengan mata telanjang, dan karenanya jauh lebih besar daripada [[bakteri]]. Para penulis berpendapat bahwa salah satu keuntungan dari multiseluleritas adalah ukurannya yang lebih besar, dan bahwa tingkat oksigen yang memadai diperlukan untuk mendukung kehidupan semacam ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Konsekuensi dari multiseluleritas==&lt;br /&gt;
Untuk be[[reproduksi]], organisme multiseluler harus memecahkan masalah regenerasi seluruh organisme dari [[sel germinal]] (yaitu [[sel sperma]] dan [[sel telur]]), sebuah masalah yang dipelajari dalam biologi perkembangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Organisme multiseluler, terutama hewan yang berumur panjang, juga menghadapi tantangan kanker, yang terjadi ketika sel gagal mengatur pertumbuhannya dalam program perkembangan normal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Keunggulan==&lt;br /&gt;
Multiseluleritas memungkinkan suatu [[organisme]] untuk melampaui batas ukuran yang biasanya diberlakukan oleh [[difusi]]: [[sel tunggal]] dengan ukuran yang meningkat memiliki rasio permukaan-ke-volume yang menurun dan mengalami kesulitan untuk menyerap nutrisi yang cukup dan mengangkutnya ke seluruh sel. Oleh karena itu, organisme multiseluler memiliki keunggulan kompetitif dari peningkatan ukuran tanpa batasan. Mereka dapat memiliki masa hidup yang lebih lama karena mereka dapat terus hidup ketika sel-sel individu mati. Multiseluleritas juga memungkinkan peningkatan kompleksitas dengan memungkinkan diferensiasi jenis sel dalam satu organisme.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, apakah semua ini dapat dilihat sebagai keuntungan masih bisa diperdebatkan: Sebagian besar organisme hidup bersel tunggal, dan bahkan dalam hal [[biomassa]], organisme bersel tunggal jauh lebih sukses daripada hewan, meskipun tidak dengan tumbuhan. Alih-alih melihat ciri-ciri seperti umur yang lebih panjang dan ukuran yang lebih besar sebagai sebuah keuntungan, banyak ahli biologi yang melihat hal tersebut hanya sebagai contoh keanekaragaman, dengan konsekuensi yang menyertainya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Referensi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Lihat juga ==&lt;br /&gt;
* [[Organisme bersel satu]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Organisme+multiseluler&amp;amp;oldid=29154669 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29154669 (2026-04-22T15:46:43Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>