<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Ozonolisis</id>
	<title>Ozonolisis - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Ozonolisis"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Ozonolisis&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-15T12:00:39Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Ozonolisis&amp;diff=29479&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 27461336; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Ozonolisis&amp;diff=29479&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-09-04T08:46:19Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 27461336; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Ozonolisis&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; adalah suatu [[reaksi organik]] yang melibatkan pembelahan ikatan tak jenuh pada [[alkena]], [[alkuna]], atau [[senyawa azo]] dengan menggunakan [[ozon]]. Alkena dan alkuna membentuk [[senyawa organik]] dengan gugus [[karbonil]] menggantikan [[ikatan karbon-karbon]] rangkap. sementara [[senyawa azo]] membentuk [[nitrosamina]]. Hasil reaksi ini bergantung pada jenis ikatan rangkap yang dioksidasi serta kondisi saat berlangsungnya reaksi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sejarah ==&lt;br /&gt;
Ozonolisis ditemukan oleh [[Christian Friedrich Schönbein]] pada tahun 1840. Sebelum penemuan teknik [[spektroskopi]] modern, ozonolisis merupakan metode penting untuk penentuan struktur senyawa organik. Seorang kimiawan akan mengozonisasi suatu alkena yang tidak diketahui untuk menghasilkan fragmen yang kecil dan mudah untuk diidentifikasi. Ozonolisis alkena terkadang disebut sebagai &amp;quot;ozonolisis Harries&amp;quot;, karena beberapa mengatributkan reaksi ini pada [[Carl Harries|Carl Dietrich Harries]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Ozonolisis alkena ==&lt;br /&gt;
Alkena dapat dioksidasi dengan [[ozon]] untuk menghasilkan [[alkohol]], [[aldehida]] atau [[keton]], atau [[asam karboksilat]]. Dalam prosedur yang khas, ozon digelembungkan ke dalam larutan alkena dalam [[metanol]] pada suhu −78&amp;amp;nbsp;°C sampai larutan menghasilkan warna biru khas, yang disebabkan oleh ozon yang tak bereaksi. Warna biru tersebut menandakan alkena telah dikonsumsi seluruhnya. Sebagai alternatif, berbagai bahan kimia lain dapat digunakan sebagai indikator titik akhir untuk mendeteksi keberadaan ozon. Jika ozonolisis dilakukan dengan menggelembungkan aliran ozon yang diperkaya dengan oksigen ke seluruh campuran reaksi, gas yang menggelegak keluar dapat diarahkan melalui larutan [[kalium iodida]]. Ketika larutan telah berhenti menyerap ozon, ozon dalam gelembung mengoksidasi iodida menjadi [[iodin]], yang dapat dengan mudah diamati oleh warna ungu yang dihasilkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah penambahan pereaksi selesai dilakukan kemudian penambahan ozon dilakukan kembali untuk mengubah [[zat antara]] ozonida menjadi turunan karbonil. Kondisi [[Reduksi|reduktif]] jauh lebih umum dibandingkan kondisi yang oksidatif. Penggunaan [[trifenilfosfina]], tio[[urea]], serbuk [[seng]], atau [[dimetil sulfida]] menghasilkan aldehida atau keton sementara penggunaan [[natrium borohidrida]] akan menghasilkan alkohol. Penggunaan [[hidrogen peroksida]] menghasilkan asam karboksilat. Pada tahun 2006, telah diketahui bahwa penggunaan N-oksida telah dilaporkan menghasilkan aldehida secara langsung. [[Gugus fungsional]] lain, seperti [[benzil]] [[eter]], dapat pula dioksidasi oleh ozon. Telah diusulkan bahwa sejumlah kecil asam dapat dihasilkan saat reaksi oksidasi pelarut, sehingga [[piridina]] sering kali digunakan untuk [[larutan dapar|menyangga]] reaksi. [[Diklorometana]] terkadang digunakan sebagai pelarut dengan rasio 1:1 untuk memfasilitasi pembelahan ozonida. Asam azelaat dan [[asam pelargonat]] diproduksi dari ozonolisis [[asam oleat]] dalam skala industri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai contoh reaksi ini adalah ozonolisis [[eugenol]] yang mengubah alkena terminal menjadi aldehida:&lt;br /&gt;
:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan secara cermat mengendalikan kondisi reaksi, produk asimetris dapat dihasilkan dari alkena simetris:&lt;br /&gt;
* Menggunakan [[TsOH]]; [[natrium bikarbonat]] (NaHCO&amp;lt;sub&amp;gt;3&amp;lt;/sub&amp;gt;); [[dimetil sulfida]] (DMS) untuk menghasilkan aldehida dan dimetil [[asetal]]&lt;br /&gt;
* Menggunakan [[anhidrida asetat]] (Ac&amp;lt;sub&amp;gt;2&amp;lt;/sub&amp;gt;O), [[trietilamina]] (Et&amp;lt;sub&amp;gt;3&amp;lt;/sub&amp;gt;N) untuk menghasilkan [[ester]] dan suatu aldehida&lt;br /&gt;
* Menggunakan TsOH; Ac&amp;lt;sub&amp;gt;2&amp;lt;/sub&amp;gt;O, Et&amp;lt;sub&amp;gt;3&amp;lt;/sub&amp;gt;N untuk menghasilkan metil ester dan dimetil asetal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Ozonolisis alkuna ==&lt;br /&gt;
Ozonolisis [[alkuna]] secara umum menghasilkan produk [[anhidrida asam]] atau di[[keton]], fragmentasi tidak sempurna seperti halnya [[alkena]]. Suatu agen pereduksi tidak dibutuhkan pada reaksi ini. Mekanisme pasti pada reaksi ini tidak secara pasti diketahui. Jika reaksi dilakukan dengan adanya air, anhidrida terhidrolisis untuk menghasilkan dua [[asam karboksilat]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Lihat pula ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* [[Ozon]]&lt;br /&gt;
* [[Lapisan ozon]]&lt;br /&gt;
* [[Oksidasi Jones]]&lt;br /&gt;
* &amp;#039;&amp;#039;[[Trametes hirsuta]]&amp;#039;&amp;#039;, suatu alternatif [[biotransformasi|bioteknologi]] terhadap ozonolisis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Referensi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Ozonolisis&amp;amp;oldid=27461336 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 27461336 (2025-06-25T20:08:46Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>