<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Padi_emas</id>
	<title>Padi emas - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Padi_emas"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Padi_emas&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-15T17:25:23Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Padi_emas&amp;diff=30349&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29342627; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Padi_emas&amp;diff=30349&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-09-04T17:42:52Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29342627; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;Kandungan beta-karotena ini menyebabkan warna berasnya tersebut tampak kuning-jingga sehingga kultivarnya dinamakan &amp;quot;padi emas&amp;quot; dan &amp;quot;beras emas&amp;quot;. Pada tipe liar (normal), endosperma padi tidak menghasilkan beta-karotena dan akan berwarna putih hingga putih kusam. Di dalam tubuh manusia, beta-karotena akan diubah menjadi [[vitamin A]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kultivar padi ini dibuat untuk mengatasi [[defisiensi]] atau kekurangan [[vitamin A]] yang masih tinggi prevalensinya pada anak-anak, terutama di wilayah [[Asia]] dan [[Afrika]]. Nasi menjadi pangan pokok bagi sebagian besar warga di sana, dan kemiskinan sering kali tidak memungkinkan penyediaan [[sayur]]an atau buah-buahan yang biasa menjadi sumber provitamin-A dalam menu makanan sehari-hari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Proses rekayasa genetika ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Padi emas dikembangkan oleh [[Ingo Potrykus]] dari [[ETH Zurich]] dan [[Peter Beyer]] dari [[Universitas Freiburg]].&lt;br /&gt;
Untuk merakit padi ini, digunakan dua gen dari spesies bukan padi, yaitu gen &amp;#039;&amp;#039;crt1&amp;#039;&amp;#039; dari [[bakteri]] &amp;#039;&amp;#039;[[Erwinia uredovora]]&amp;#039;&amp;#039; dan gen &amp;#039;&amp;#039;psy&amp;#039;&amp;#039; dari tanaman [[narsis]] atau &amp;#039;&amp;#039;daffodil&amp;#039;&amp;#039; (&amp;#039;&amp;#039;Narcissus pseudonarcissus&amp;#039;&amp;#039;). Kultivar &amp;#039;Golden Rice 2&amp;#039;, generasi selanjutnya, menggunakan gen &amp;#039;&amp;#039;psy&amp;#039;&amp;#039; dari [[jagung]] (&amp;#039;&amp;#039;Zea mays&amp;#039;&amp;#039;) karena lebih kuat ekspresinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada sekitar tahun 1990 sekelompok ilmuwan [[Jepang]] berhasil mengisolasi gen penyandi biosintesis (pembentukan) [[karotenoid]], &amp;#039;&amp;#039;crt1&amp;#039;&amp;#039;, dari suatu bakteri tanah, &amp;#039;&amp;#039;Erwinia uredovora&amp;#039;&amp;#039;. Dari penelitian tersebut diketahui bahwa [[enzim]] fitoena (&amp;#039;&amp;#039;phytoene&amp;#039;&amp;#039;) desaturase yang dihasilkan bakteri tersebut dapat mengubah fitoena menjadi likopena. Fitoena merupakan senyawa antara pada biosintesis beta-karotena. Beberapa tahun setelah itu diketahui bahwa endosperma pada [[bulir]] padi mengandung geranilgeranil-difosfat (GGDP), bahan dasar (prekursor) untuk biosintesis beta-karotena. GGDP dapat diubah menjadi fitoena dengan bantuan [[enzim]] [[fitoena sintase]] yang disandi oleh gen &amp;#039;&amp;#039;psy&amp;#039;&amp;#039;. Sayangnya, secara alami pada padi ekspresi gen &amp;#039;&amp;#039;psy&amp;#039;&amp;#039; tersebut [[peredaman gen|teredam]] sehingga tidak terbentuk fitoena. Dengan menyisipkan konstruk gen &amp;#039;&amp;#039;Crt1&amp;#039;&amp;#039; dari E. uredovora dan gen &amp;#039;&amp;#039;psy&amp;#039;&amp;#039; dari narsis (sejenis [[tanaman hias]] yang bunganya berwarna kuning atau jingga) ke dalam [[genom]] padi geranilgeranil difosfat diubah menjadi fitoena dan selanjutnya diubah lagi menjadi likopena. Gen penyandi [[likopena siklase]] (&amp;#039;&amp;#039;Lcl&amp;#039;&amp;#039;) yang bertugas mengkatalisis perubahan likopena menjadi beta-karotena telah tersedia pada padi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Kontroversi ==&lt;br /&gt;
Kehadiran padi emas tidak diterima sepenuhnya oleh masyarakat dunia. Sebagian masyarakat tidak menyetujui [[budidaya]] padi emas karena adanya kekhawatiran akan terjadinya perubahan lingkungan atau [[ekosistem]]. Mereka takut padi emas yang ditanam dapat menularkan sifat mutasinya ke tanaman alami lain. Hal ini mungkin terjadi bila padi emas ditanam bersama padi jenis lain dalam satu [[lahan]] yang berdekatan sehingga polen ([[benang sari]]) padi emas dapat membuahi padi lain. Hal lain yang ditakutkan adalah apabila sifat yang diciptakan oleh ilmuwan ternyata bisa berubah dan melenceng jauh dari yang diharapkan. Masyarakat juga takut mengonsumsi padi emas karena takut akan membahayakan [[kesehatan]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Referensi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Pranala luar ==&lt;br /&gt;
* [http://www.sciencemag.org/cgi/content/full/287/5451/303?ijkey=87cae2ebd93475cc1d50a7c4380d9ba1c3cbbb3b Engineering the Provitamin A (β-Carotene) Biosynthetic Pathway into (Carotenoid-Free) Rice Endosperm ]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[pt:Arroz#Arroz dourado]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Padi+emas&amp;amp;oldid=29342627 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29342627 (2026-06-13T19:20:24Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>