<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Pandemi_Covid-19_di_Kepulauan_Falkland</id>
	<title>Pandemi Covid-19 di Kepulauan Falkland - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Pandemi_Covid-19_di_Kepulauan_Falkland"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Pandemi_Covid-19_di_Kepulauan_Falkland&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-16T06:15:13Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Pandemi_Covid-19_di_Kepulauan_Falkland&amp;diff=35713&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 26991920; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Pandemi_Covid-19_di_Kepulauan_Falkland&amp;diff=35713&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-09-07T13:17:26Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 26991920; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;[[Pandemi COVID-19 di Kepulauan Falkland]] merupakan bagian dari [[Pandemi COVID-19|pandemi global]] yang disebabkan oleh [[penyakit koronavirus 2019]] () yang disebabkan oleh virus [[Koronavirus sindrom pernapasan akut berat 2]] (). Virus ini pertama kali dikonfirmasi pada tanggal 3 April 2020 dari seorang [[Militer Kepulauan Falkland|tentara Inggris]]. Selama gelombang pertama, jumlah kasus mencapai 13 orang yang semuanya berasa dari basis militer di [[Bandar Udara RAF Mount Pleasant]]. Pada tanggal 10 November, kasus pertama dari warga sipil ditemukan. , kasus telah mencapai 54 orang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Latar Belakang ==&lt;br /&gt;
Pemerintah Kepulauan Falkland  membuat sebuah Rencana [[Penyakit menular|Penyakit Menular]] sebagai bentuk respons terhadap pandemi yang terjadi. Rencana tersebut mengangdung beberapa perintah:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Pembatasan semua perjalanan yang tidak penting baik internasional dan lokal&lt;br /&gt;
* Kemungkinan perubahan kehadiran bagi sekolah-sekolah dan tempat perawatan anak yang akan diterapkan dalam beberapa minggu ke depan.&lt;br /&gt;
* Revisi peraturan penggunaan  [[Falkland Islands Government Air Service]] (FIGAS) dan [[Teluk Concordia]].&lt;br /&gt;
* Perubahan pengantaran layanan kesehatan. Hal ini termasuk cara  [[Rumah Sakit King Edward VII Memorial]] (KEMH) akan beroperasi. Kunjungan medis ke [[Kemp (Kepulauan Falkland)|kemp]] akan meningkat.&lt;br /&gt;
* Menghubungi orang-orang yang rentan dan menyediakan saran lebih lanjut.&lt;br /&gt;
* Rentang bantuan terhadap ekonomi terhadap ekonomi Kepulauan Falkland,termasuk bisnis dan staf sedang dikembangkan dan akan diumumkan segera.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak ada fasilitas pengujian virus yang berada di Falkland sehingga membutuhkan waktu sepuluh hari untuk mendapatkan hasil uji dari [[Britania Raya|Britania]] yang berjarak 8.000 mil.  Pada tanggal 23 Maret, [[Pemerintah Argentina]] menawarkan [[Daftar Duta Besar Britania Raya untuk Brasil|Duta Britania Raya untuk Brasil]]  persedian medis, termasuk alat uji COVID-19.Akan tetapi, Warga Falkland tidak menindaklanjuti penawaran tersebut.  Akhirnya, Warga Falkland menerima perlengkapan uji tersebut secara lokal  dan lab uji sepenuhnya beroperasi pada tanggal 18 Mei 2020.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Lini masa ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Maret 2020 ===&lt;br /&gt;
Pada tanggal 19 Maret 2020, sekitar 238 orang terbang keluar dari kepulauan dalam sebuah pesawat menuju [[Córdoba, Argentina]]. Pemerintah Kepulauan Falkland mengonfirmasi bahwa orang-orang ini melakukan kontak dengan Britania Raya terkait pandemi dan menyarankan para turis dan orang asing meninggalkan kepulauan. Pemerintah tidak bisa menjamin penerbangan selanjutnya untuk meninggalkan pulau, sedangkan kapal pesiar yang tiba di Falkland hanya diizinkan bersandar, jika para penumpang telah berada di kapal minimal sepuluh hari dan tidak menderita gejala COVID-19. Para penumpang juga dibatasi perjalanan antar pulau dengan menerapkan pembatasan sosial.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada tanggal 23 Maret 2020. Argentina mengatakan telah mengubungi [[duta besar]] Inggris di [[Buenos Aires]] untuk menawarkan bantuan materi kepada pulau ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada tanggal  26 Maret 2020, pemerintah pulau menutup semua sekolah dan tempat perawatan anak hingga 4 Mei 2020.Dua hari kemudian, telah terkonfirmasi seorang anak yang sakit keras yang dicurigai menderita COVID-19 dan sedang dirawat di sebuah rumah sakit di [[Stanley, Kepulauan Falkland|Stanley]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== April 2020 ===&lt;br /&gt;
Pada tanggal 3 April 2020, kasus pertama secara resmi dikonfirmasi. Semua sekolah dan tempat perawatan anak ditutup  sehingga para pekerja yang tidak terlalu penting dalam kondisi ini disuruh berdiam diri di rumah. Pada tanggal 5 April 2020, kasus kedua dikonfirmasi dan meningkat menjadi 5 kasus dan satu orang sembuh pada tanggal 8 April 2020 yang semua tinggal di [[Bandar Udara RAF Mount Pleasant|Komplek Mount Pleasant]]. 137 orang diuji hingga hari itu dan dinyatakan negatif.  Pada tanggal  14 April 2020, ada 11 kasus dengan satu orang sembuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada tanggal 15 April 2020, 255 sampel telah diproses. Peraturan tambahan ditetapkan seperti  perjalanan dari dan ke  Komplek Mount Pleasant harus disetujui terlebih dahulu. Pada tanggal 17 April 2020, sekelompok peraturan diumumkan untuk individu dan bisnis, seperti skema retensi pekerjaan, subsidi pemecatan, hibah bisnis yang tidak perlu dibayar kembal. Pada tanggal 23 April 2020, Kepulauan Falkland diumumkan akan bisa melakukan pengujian COVID-19 minggu depan ketika mesin uji akan tiba segera. 337 sampel telah dikirim ke Britania Raya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada tanggal 27 April 2020, harga wol menurun 50% dari tahun sebelumnya. Meskipun harga wol memang mengalami penurunan, tetapi pandemi memperburuk penurunan harga wol.  Pada tanggal 29 April 2020, diumumkan bahwa harga tarif listrik per unit turun dari £23 menjadi  £18 dari tanggal 1 Mei 2020 untuk semua konsumen.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Mei–Juli 2020 ===&lt;br /&gt;
Pada 1 Mei 2020, sebuah kelonggaran dalam pebatasan diumumkan: sekolah, bisnis dibolehkan dibuka kembali pada tanggal 11 Mei dan pembatasan perjalanan antara Stanley dan  Mount Pleasant masih berlaku. 13 orang yang positif telah sembuh pada tanggal 4 Mei. Pada tanggal 15 Mei 2020, pelonggaran pembatasan lebih lanjut terhadap perjalanan antar pulau diumumkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada tanggal 6 Juli 2020, regulasi karantina terbaru berlaku untuk Kepulauan Falklan. Pengunjung pulau harus memberikan informasi tentang perjalanan dan tempat mereka akan tinggal. Isolasi 14 hari wajib diobservasi setelah kedatangan. Personil militer yang telah menyelesaikan karantina penuh di Britania Raya dibebaskan dari peraturan ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== November–Desember 2020 ===&lt;br /&gt;
Pada 10 November 2020, kasus baru ditemukan yang berasal dari penduduk yang sedang dikarantina. Ada 4 kasus yang telah dikonfirmasi selama gelombang kedua pandemik di pulau hingga 2 Desember 2020.  Keempat kasus dikonfirmasi sembuh pada tangal 9 Desember 2020. Enam kasus baru juga dikonfirmasi nanti pada tanggal 15 Desember  dan 22 Desember 2020.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Januari–Februari 2021 ===&lt;br /&gt;
Pada tanggal 12 Januari 2021, pemerintah Kepulauan  Falkland mengumumkan akan menerima 5.200 dosis vaksin  [[AZD1222]] yang dikembangkan oleh [[Universitas Oxford]] dan AstraZeneca selama Februari 2021. Pada tanggal 24 Januari, pulau ini menerima pengiriman kedua dari Britania raya yang berjumlah 2,200 dosis  vaksin AZD1222.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Statistik ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Grafik menunjukkan perkembangan kasus COVID-19 pada masa pandemi yang dimulai dari tanggal 3 April 2020 berdasarkan laporan pemerintah. Kasus dimulai dari bulan April 2020 yang mengalami puncak jumlah kasus sebanyak 13 orang dan mengalami penurunan drastis pada bulan Mei untuk kasus aktif karena semua pasien telah sembuh. Kasus aktif kembali meningkat kembali pada bulan November. Setelah bulan November, kasus aktif mengalami naik turun  sampai bulan Maret 2021 menjadi 0 kasus aktif karena semua pasien sembuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kasus konfirmasi dimulai dari bulan April 2020 dan berada dalam jumlah yang konstan sebanyak 13 orang sepanjang  bulan Mei hingga November. Setelah bulan November, kasus konfirmasi terus mengalami peningkatan sampai Maret 2021 dengan jumlah kasus konfirmasi sebanyak 54 orang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Referensi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pandemi+Covid-19+di+Kepulauan+Falkland&amp;amp;oldid=26991920 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 26991920 (2025-03-04T05:47:57Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>