<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Pandemi_Covid-19_di_Kota_Padang</id>
	<title>Pandemi Covid-19 di Kota Padang - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Pandemi_Covid-19_di_Kota_Padang"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Pandemi_Covid-19_di_Kota_Padang&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-16T11:20:19Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Pandemi_Covid-19_di_Kota_Padang&amp;diff=35599&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 27382513; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Pandemi_Covid-19_di_Kota_Padang&amp;diff=35599&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-09-07T08:53:19Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 27382513; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Pandemi COVID-19 di Kota Padang&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; pertama kali dikonfirmasi pada 26 Maret 2020 ketika dua orang yang berasal dari [[Padang Timur, Padang|Kecamatan Padang Timur]] dan [[Lubuk Begalung, Padang|Lubuk Begalung]] dinyatakan positif menderita COVID-19. Sampai 17 Desember 2020, terdapat 11.807 kasus terkonfirmasi [[penyakit koronavirus 2019]] (COVID-19). 11.115 orang (94%) di antaranya sembuh, sementara 240 orang (2%) lainnya meninggal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam memutus mata rantai penularan COVID-19, pemerintah setempat melakukan pelacakan secara masif serta melakukan uji sampel secara dini dan cepat bekerja sama dengan Laboratorium Biomedik Fakultas Kedokteran [[Universitas Andalas]]. Saat banyak daerah masih berkutat pada pemeriksaan pasien dalam pengawasan (PDP), Padang telah meningkatkan deteksi terhadap orang tanpa gejala (OTG). Identifikasi dini terhadap OTG dilakukan melalui pemeriksaan &amp;#039;&amp;#039;[[polymerase chain reaction]]&amp;#039;&amp;#039; (PCR).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Kronologi ==&lt;br /&gt;
Pada 11-13 Maret 2020, berlangsung sebuah pelatihan di salah satu hotel di Padang dengan instruktur dari [[Kementerian Kesehatan Republik Indonesia|Kementerian Kesehatan]]. Usai pelatihan, salah seorang peserta asal [[Pesisir Selatan]] mengalami demam, sesak napas, dan batuk. Peserta tersebut memeriksakan diri ke rumah sakit setempat setelah berkonsultasi dengan dokter sekaligus kakaknya di Padang, [[Andani Eka Putra]]. Pada 23 Maret, hasil rontgen menemukan adanya bercak putih di paru-paru pasien, sehingga pasien dirujuk ke [[Rumah Sakit Umum Pusat Dr. M. Djamil|RSUP M. Djamil Padang]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada 26 Maret, lima positif COVID-19 pertama di Sumatera Barat diumumkan, yakni seorang warga Pesisir Selatan (yang dirawat di RSUP M. Djamil Padang), dua warga Padang, seorang warga Tanah Datar, dan seorang warga Bukittinggi. Pada 27 Maret, seorang lagi warga Padang dinyatakan positif COVID-19, tetapi meninggal pada keesokan harinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak diketahui pasti sumber penularan COVID-19 awal di Padang. Namun, dua dari tiga warga Padang yang positif COVID-19 merupakan tenaga medis, termasuk pasien yang meninggal dunia pada 27 Maret.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kawasan [[Pasar Raya Padang]] menjadi [[Daftar kluster pandemi koronavirus di Indonesia|kluster]] penyebaran COVID terbesar di Sumatera Barat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Penanganan ==&lt;br /&gt;
Pada 28 Maret, Wali Kota [[Mahyeldi Ansharullah]] menetapkan status Kejadian Luar Biasa untuk Kota Padang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam upaya memutus mata rantai penyebaran COVID-19, Padang menggiatkan identifikasi dini terhadap orang yang berpotensi menularkan virus melalui pemeriksaan &amp;#039;&amp;#039;[[polymerase chain reaction]]&amp;#039;&amp;#039; (PCR). Di Pasar Raya Padang, para pedagang diwajibkan untuk tes swab. Para pedagang akan diizinkan kembali berdagang seperti biasa jika hasil tes negatif.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Kronologi ==&lt;br /&gt;
&amp;lt;br /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Persebaran kasus ==&lt;br /&gt;
Per 11 Juni 2020&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Referensi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Pranala luar ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*[https://bebas.kompas.id/baca/polhuk/2020/05/12/tes-massif-dan-kedisiplinan-kunci-pengendalian/ Tes Masif dan Kedisiplinan Kunci Pengendalian].&lt;br /&gt;
*[https://bnpb.go.id/berita/patriot-militan-di-tengah-pandemi Patriot Militan di Tengah Pandemi].&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pandemi+Covid-19+di+Kota+Padang&amp;amp;oldid=27382513 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 27382513 (2025-06-09T07:32:12Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>