<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Pandemi_Covid-19_di_Siprus</id>
	<title>Pandemi Covid-19 di Siprus - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Pandemi_Covid-19_di_Siprus"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Pandemi_Covid-19_di_Siprus&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-16T05:40:50Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Pandemi_Covid-19_di_Siprus&amp;diff=35962&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28993642; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Pandemi_Covid-19_di_Siprus&amp;diff=35962&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-09-07T13:47:14Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28993642; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;[[Pandemi COVID-19]] di [[Siprus]]&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; merupakan bagian dari pandemi [[penyakit koronavirus 2019]] (COVID-19) yang sedang berlangsung di seluruh dunia. Penyakit ini disebabkan oleh [[koronavirus sindrom pernapasan akut berat 2]] (SARS-CoV-2). Kasus positif COVID-19 di Siprus pertama kali dideteksi pada 9 Maret 2020, ketika dua kasus pertamanya yaitu seorang pria berusia 25 tahun dari [[Limassol]] yang telah kembali dari [[Italia]] dan seorang profesional kesehatan berusia 64 tahun dari [[Nikosia]] yang telah kembali dari [[Britania Raya]] terkonfirmasi positif. Data yang dirilis oleh pemerintah Siprus termasuk kasus di [[Wilayah Seberang Laut Britania Raya]] yaitu [[Pandemi COVID-19 di Akrotiri dan Dhekelia|Akrotiri dan Dhekelia]] tetapi tidak termasuk kasus di [[Republik Turki Siprus Utara|Siprus Utara]], karena [[Sengketa Siprus|persengketaan wilayah di Siprus]] yang sedang berlangsung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Latar Belakang ==&lt;br /&gt;
Pada 12 Januari 2020, [[Organisasi Kesehatan Dunia]] (WHO) mengonfirmasi bahwa [[Novel koronavirus|virus korona baru]] adalah penyebab penyakit pernapasan pada sekelompok orang di [[Wuhan]], Tiongkok, yang dilaporkan ke WHO pada 31 Desember 2019. [[Tingkat fatalitas kasus]] untuk COVID-19 telah jauh lebih rendah dari [[Sindrom pernapasan akut berat|SARS]] tahun 2003, tetapi [[Penularan penyakit|transmisi]] telah secara signifikan lebih besar, dengan total korban tewas yang signifikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Lini masa ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Pada 9 Maret 2020, Siprus mengonfirmasi dua kasus pertamanya: seorang pria berusia 25 tahun dari [[Limassol]] yang telah kembali dari [[Italia]] dan seorang profesional kesehatan berusia 64 tahun dari [[Nikosia]] yang telah kembali dari [[Britania Raya]].&lt;br /&gt;
* Pada 11 Maret, Siprus mengonfirmasi empat kasus lagi: dua warga Siprus yang kembali dari Britania Raya sehari sebelumnya dan satu sopir taksi dari [[Paphos]], yang cucunya juga dirawat di rumah sakit. Ketiga pria itu dibawa ke Rumah Sakit Umum [[Famagusta]]. Kasus keempat adalah isolasi diri di rumah.&lt;br /&gt;
* Pada 12 Maret, empat kasus baru dikonfirmasi: seseorang yang telah melakukan perjalanan ke Britania Raya dan menghubungi pihak berwenang setelah mengalami gejala, seseorang yang telah kembali dari Italia, seseorang dengan gejala setelah kembali dari [[Yunani]], dan seseorang yang kembali dari [[Jerman]] tanpa gejala.&lt;br /&gt;
* Pada 13 Maret, 11 kasus baru dikonfirmasi. [[Daftar Presiden Siprus|Presiden]] [[Nicos Anastasiades]], dalam penampilan khusus, mengumumkan penutupan semua perbatasan kecuali untuk warga negara selama 15 hari dari tanggal 15 Maret.&lt;br /&gt;
* Pada 21 Maret, kematian pertama dikonfirmasi.&lt;br /&gt;
* Pada 25 Maret, 8 kasus baru dikonfirmasi.&lt;br /&gt;
* Pada 26 Maret, 14 kasus baru dikonfirmasi.&lt;br /&gt;
* Pada 27 Maret, 16 kasus baru dan dua kematian dikonfirmasi.&lt;br /&gt;
* Pada 3 April, 40 kasus baru dan satu kematian dikonfirmasi.&lt;br /&gt;
* Pada 4 April, 30 kasus baru dikonfirmasi.&lt;br /&gt;
* Pada 5 April, 20 kasus baru dikonfirmasi.&lt;br /&gt;
* Pada 6 April, 19 kasus baru dikonfirmasi.&lt;br /&gt;
* Pada 7 April, 29 kasus baru dikonfirmasi.&lt;br /&gt;
* Pada 8 April, 32 kasus baru dikonfirmasi.&lt;br /&gt;
* Pada 9 April, 38 kasus baru dan satu kematian dikonfirmasi.&lt;br /&gt;
* Pada 10 April, 31 kasus baru dikonfirmasi.&lt;br /&gt;
* Pada 15 April, 20 kasus baru dikonfirmasi.&lt;br /&gt;
* Pada 16 April, 20 kasus baru dikonfirmasi.&lt;br /&gt;
* Pada 17 April, 15 kasus baru dikonfirmasi.&lt;br /&gt;
* Pada 18 April, 11 kasus baru dikonfirmasi.&lt;br /&gt;
* Pada 19 April, 6 kasus baru dikonfirmasi.&lt;br /&gt;
* Pada 20 April, 5 kasus baru dikonfirmasi, dua pasien sembuh.&lt;br /&gt;
* Pada 21 April, 12 kasus baru dikonfirmasi.&lt;br /&gt;
* Pada 22 April, 6 kasus baru dipastikan, satu meninggal dan satu pasien sembuh.&lt;br /&gt;
* Pada 23 April, 5 kasus baru terkonfirmasi dan 1 pasien sembuh.  Sebanyak 148 orang telah pulih, menurut Kementerian Kesehatan.&lt;br /&gt;
* Pada 27 April, 5 kasus baru terkonfirmasi dan 1 orang meninggal dunia.&lt;br /&gt;
* Pada 30 April, 7 kasus baru dikonfirmasi. Menurut statistik terbaru yang dirilis oleh Kementerian Kesehatan, total 296 orang telah pulih.&lt;br /&gt;
* Pada awal Mei, penerbangan repatriasi untuk warga Siprus dan warga Siprus di Britania Raya dimulai; pada saat kedatangan, semua orang yang kembali ke negara itu diharuskan untuk menghabiskan setidaknya dua minggu di karantina di hotel tertentu yang telah ditunjuk dan didanai oleh pemerintah.&lt;br /&gt;
* Pada 16 Mei, beberapa hari setelah beberapa siswa kembali ke sekolah sebagai bagian dari pelonggaran pembatasan, 4 kasus baru dikonfirmasi pada siswa dan anggota staf.&lt;br /&gt;
* Pada 21 Mei, karantina wilayah berakhir dan penerbangan repatriasi dilanjutkan, meskipun mereka yang kembali ke negara itu tidak lagi harus dikarantina selama dua minggu. Pemerintah juga mengumumkan bahwa bandara akan dibuka kembali sepenuhnya pada 9 Juni, meskipun penerbangan dari negara-negara yang sangat terpengaruh oleh virus (seperti [[Rusia]] dan Britania Raya, dua pasar pariwisata terbesar Siprus) tidak akan diizinkan sampai pemberitahuan lebih lanjut.&lt;br /&gt;
* Pada 8 Juni, 6 kasus baru dikonfirmasi.&lt;br /&gt;
* Pada 31 Juli, 25 kasus baru dikonfirmasi.&lt;br /&gt;
* Pada 1 Agustus, 10 kasus baru dikonfirmasi di Limassol.&lt;br /&gt;
* Pada 2 Agustus, 26 kasus baru dikonfirmasi di Limassol dan [[Larnaca]].&lt;br /&gt;
* Pada 24 Agustus, 39 kasus baru dikonfirmasi.&lt;br /&gt;
* Pada 25 Agustus, 14 kasus baru dikonfirmasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Referensi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pandemi+Covid-19+di+Siprus&amp;amp;oldid=28993642 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28993642 (2026-02-26T09:43:49Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>