<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Paratuberkulosis</id>
	<title>Paratuberkulosis - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Paratuberkulosis"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Paratuberkulosis&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-15T23:34:26Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Paratuberkulosis&amp;diff=36647&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28056665; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Paratuberkulosis&amp;diff=36647&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-09-07T22:31:48Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28056665; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Paratuberkulosis&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; atau &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;penyakit Johne&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; ([[bahasa Inggris]]: &amp;#039;&amp;#039;Johne&amp;#039;s disease&amp;#039;&amp;#039;) adalah [[penyakit hewan]] [[Penyakit menular|menular]] yang disebabkan oleh [[bakteri]] [[Mycobacterium avium subspesies paratuberculosis|&amp;#039;&amp;#039;Mycobacterium avium&amp;#039;&amp;#039; subspesies &amp;#039;&amp;#039;paratuberculosis&amp;#039;&amp;#039;]] (MAP). Penyakit ini menyebabkan gangguan [[usus]] dan bersifat [[kronis]]. Paratuberkulosis biasanya diderita oleh [[ruminansia]] (paling sering pada [[sapi perah]]), tetapi hewan lain seperti [[kuda]], [[babi]], [[rusa]], [[alpaka]], [[llama]], [[kelinci]], [[cerpelai]], dan [[rubah]] juga dapat terinfeksi MAP.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Penyebab ==&lt;br /&gt;
Penyakit ini ditemukan pada awal 1900-an oleh Heinrich A. Johne, seorang ahli bakteriologi dan [[dokter hewan]] [[Jerman]]. Bakteri penyebab penyakit dinamakan &amp;#039;&amp;#039;Mycobacterium paratuberculosis&amp;#039;&amp;#039; pada tahun 1923. Perkembangan ilmu pengetahuan akhirnya memberi nama bakteri ini &amp;#039;&amp;#039;Mycobacterium avium&amp;#039;&amp;#039; subspesies &amp;#039;&amp;#039;paratuberculosis&amp;#039;&amp;#039;, yang biasanya disingkat MAP.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bakteri ini berbeda dengan &amp;#039;&amp;#039;[[Mycobacterium tuberculosis]]&amp;#039;&amp;#039;, penyebab utama [[tuberkulosis]] pada manusia, dan &amp;#039;&amp;#039;[[Mycobacterium bovis]]&amp;#039;&amp;#039;, penyebab utama [[Tuberkulosis sapi|tuberkulosis pada sapi]] dan terkadang juga pada manusia. Secara genetis, MAP berkerabat dekat dengan &amp;#039;&amp;#039;[[Mycobacterium avium complex|Mycobacterium avium]]&amp;#039;&amp;#039;, tetapi memiliki perbedaan karakter [[fenotipe]] seperti pertumbuhan yang lebih lambat, perlu tambahan zat kimia pengangkut [[besi]] yaitu mikobaktin ketika ditumbuhkan &amp;#039;&amp;#039;[[in vitro]]&amp;#039;&amp;#039;, membentuk koloni kasar saat ditumbuhkan pada media agar padat, serta menginfeksi mamalia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Manifestasi klinis ==&lt;br /&gt;
Pada sapi, tanda utama paratuberkulosis adalah [[diare]] dan hilangnya [[Otot|jaringan otot]] dan [[lemak]] (&amp;#039;&amp;#039;wasting&amp;#039;&amp;#039;). Sebagian besar kasus terlihat pada hewan berusia 2 hingga 6 tahun. Tanda-tanda awal bisa tak terdeteksi, dan mungkin terbatas pada penurunan berat badan dan produksi [[susu]], atau pengerasan [[rambut]]. Diare biasanya kental, tanpa [[darah]], lendir, atau puing-puing [[epitelium]], dan mungkin terjadi secara berkala (intermiten). Beberapa pekan setelah diare, pembengkakan lunak dapat terjadi di bawah rahang yang dikenal sebagai &amp;quot;rahang botol&amp;quot; atau [[edema]] intermandibular. Tanda ini disebabkan oleh hilangnya [[protein]] dari aliran darah ke saluran pencernaan. Paratuberkulosis bersifat progresif; hewan yang terkena menjadi semakin kurus dan biasanya mati akibat [[dehidrasi]] dan [[kakeksia]] yang berat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanda klinis jarang terlihat sampai dua tahun atau lebih setelah infeksi awal, yang biasanya terjadi tak lama setelah hewan lahir. Tahun pertama kehidupan merupakan periode yang paling rentan terhadap infeksi. Hewan yang baru lahir paling sering terinfeksi dengan menelan sejumlah kecil [[tinja]] yang terinfeksi dari lingkungan persalinan atau ambing induknya. Selain itu, hewan yang baru lahir dapat terinfeksi ketika berada di dalam [[rahim]] (infeksi vertikal) atau dengan menelan bakteri yang masuk dalam susu dan kolostrum. Hewan yang terpapar bakteri pada usia yang lebih tua, atau terpapar bakteri pada usia muda dalam dosis yang sangat kecil, kemungkinan tidak menunjukkan tanda klinis hingga mereka berumur lebih dari dua tahun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanda klinis pada ruminansia pada umumnya serupa. Pada domba dan kambing, [[wol]] atau rambut sering rusak dan mudah rontok, tetapi jarang terjadi diare. Pada rusa, paratuberkulosis dapat berkembang dengan cepat dan tanda klinis sering kali muncul pada hewan berusia di bawah satu tahun. Gangguan usus juga telah dilaporkan pada kelinci dan primata selain manusia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Risiko pada manusia ==&lt;br /&gt;
Pada manusia, MAP dapat menimbulkan gejala yang mirip dengan paratuberkulosis, walaupun diagnosis untuk menguji MAP sulit dilakukan. Kesamaan klinis terlihat antara penyakit Johne pada ruminansia dan [[penyakit radang usus]] pada manusia. Karena hal ini, beberapa peneliti berpendapat bahwa MAP adalah penyebab [[penyakit Crohn]]. Namun, studi [[epidemiologi]] menunjukkan hasil yang bervariasi; dalam studi tertentu, bakteri tersebut (atau respons imun terhadapnya) jauh lebih sering ditemukan pada pasien dengan penyakit Crohn dibandingkan dengan orang tanpa gejala.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Referensi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Bacaan lanjut ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Pranala luar ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Paratuberkulosis&amp;amp;oldid=28056665 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28056665 (2025-10-17T07:54:46Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>