<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Paromomisin</id>
	<title>Paromomisin - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Paromomisin"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Paromomisin&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-16T19:54:47Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Paromomisin&amp;diff=35691&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29039012; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Paromomisin&amp;diff=35691&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-09-07T09:04:01Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29039012; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Paromomisin&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; adalah [[antimikroba]] yang digunakan untuk mengobati sejumlah infeksi parasit termasuk [[amebiasis]], [[giardiasis]], [[leismaniasis]], dan infeksi cacing pita. Obat ini merupakan pengobatan lini pertama untuk amebiasis atau giardiasis selama [[kehamilan]]. Selain itu, obat ini umumnya merupakan pilihan pengobatan lini kedua. Obat ini digunakan dengan cara [[oral (rute pemberian obat)|diminum]], [[topikal|dioleskan ke kulit]], atau [[penyuntikan intraotot|disuntikkan ke otot]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Efek samping yang umum terjadi saat diminum termasuk kehilangan nafsu makan, muntah, sakit perut, dan [[diare]]. Saat dioleskan ke kulit efek sampingnya termasuk gatal, kemerahan, dan lepuh. Saat diberikan melalui suntikan mungkin muncul [[demam]], masalah hati, atau [[kehilangan pendengaran]]. Penggunaan selama [[menyusui]] tampaknya aman. Paromomisin termasuk dalam keluarga obat [[aminoglikosida]] dan menyebabkan kematian mikroba dengan menghentikan pembentukan protein bakteri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Paromomisin ditemukan pada tahun 1950-an dari jenis &amp;#039;&amp;#039;[[streptomyces]]&amp;#039;&amp;#039; dan mulai digunakan dalam dunia medis pada tahun 1960. Obat ini tercantum dalam [[Daftar Obat Esensial Organisasi Kesehatan Dunia]]. Paromomisin tersedia sebagai [[obat generik]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Sejarah==&lt;br /&gt;
Paromomisin ditemukan pada tahun 1950-an di antara metabolit sekunder dari berbagai &amp;#039;&amp;#039;Streptomyces&amp;#039;&amp;#039; yang kemudian dikenal sebagai &amp;#039;&amp;#039;Streptomyces krestomuceticus&amp;#039;&amp;#039; (sekarang dikenal sebagai &amp;#039;&amp;#039;[[Streptomyces rimosus]]&amp;#039;&amp;#039;). Obat ini mulai digunakan dalam dunia medis pada tahun 1960.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Kegunaan medis==&lt;br /&gt;
Obat ini adalah antimikroba yang digunakan untuk mengobati infeksi parasit usus seperti [[kriptosporidiosis]] amebiasis, dan penyakit lain seperti leismaniasis. Paromomisin terbukti efektif melawan leishmaniasis kulit dalam studi klinis di [[Uni Soviet]] pada tahun 1960-an, dan dalam uji coba dengan leismaniasis viseral pada awal tahun 1990-an.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rute pemberiannya adalah injeksi intramuskular dan oral (dalam bentuk [[kapsul (farmasi)|kapsul]]). [[Krim (farmasi)|Krim]] [[topikal]] paromomisin dengan atau tanpa [[gentamisin]] merupakan pengobatan yang efektif untuk leismaniasis kulit ulseratif menurut hasil uji coba fase-3, acak, tersamar ganda, atau terkontrol kelompok paralel.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Kehamilan dan menyusui===&lt;br /&gt;
Obat ini diserap dengan buruk. Efek yang mungkin ditimbulkannya pada bayi masih belum diketahui.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Data mengenai keamanan penggunaan paromomisin saat menyusui masih terbatas, tetapi karena obat ini tidak terserap dengan baik, jumlah obat yang disekresikan ke dalam ASI sangat sedikit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===HIV/AIDS===&lt;br /&gt;
Ada bukti terbatas bahwa paromomisin dapat digunakan pada orang yang terinfeksi HIV dan &amp;#039;&amp;#039;[[Cryptosporidium]]&amp;#039;&amp;#039;. Beberapa uji coba kecil menunjukkan pengurangan pelepasan oosit setelah pengobatan dengan paromomisin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Efek samping==&lt;br /&gt;
Efek samping yang paling umum terkait dengan paromomisin adalah kram perut, diare, [[nyeri ulu hati]], mual, dan muntah. Penggunaan paromomisin jangka panjang meningkatkan risiko infeksi bakteri atau jamur. Tanda-tanda pertumbuhan jamur berlebih termasuk bercak putih di rongga mulut. Efek samping lain yang kurang umum termasuk [[miastenia gravis]], kerusakan ginjal, enterokolitis, sindrom [[malabsorpsi]], [[eosinofilia]], [[sakit kepala]], gangguan pendengaran, [[tinitus|telinga berdenging]], gatal, [[pusing]] parah, dan [[pankreatitis]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Interaksi==&lt;br /&gt;
Paromomycin termasuk dalam golongan obat aminoglikosida dan karenanya bersifat toksik bagi ginjal dan telinga. Toksisitas ini bersifat aditif dan lebih mungkin terjadi jika digunakan bersama obat lain yang menyebabkan toksisitas pada telinga dan ginjal. Penggunaan [[foskarnet]] secara bersamaan meningkatkan risiko toksisitas ginjal. Penggunaan kolistimetat dan paromomisin secara bersamaan dapat menyebabkan perlambatan pernapasan yang berbahaya yang dikenal sebagai depresi pernapasan, dan harus dilakukan dengan sangat hati-hati jika perlu. Jika digunakan bersama [[antibiotik]] sistemik seperti paromomisin, [[vaksin kolera]] dapat menyebabkan respons imun. Penggunaan bersama [[diuretik]] kuat, yang juga dapat membahayakan pendengaran, harus dihindari. Paromomisin dapat menimbulkan reaksi berbahaya jika digunakan bersama suksinilkolin paralitik dengan meningkatkan efek neuromuskularnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak ada interaksi makanan atau minuman yang diketahui dengan paromomisin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Mekanisme==&lt;br /&gt;
Paromomisin adalah penghambat sintesis protein pada sel yang tidak resistan dengan mengikat [[RNA ribosomal 16S]]. Antibiotik berspektrum luas yang larut dalam air ini sangat mirip aksinya dengan [[neomisin]]. Aktivitas antimikroba paromomisin terhadap &amp;#039;&amp;#039;[[Escherichia coli]]&amp;#039;&amp;#039; dan &amp;#039;&amp;#039;[[Staphylococcus aureus]]&amp;#039;&amp;#039; telah terbukti. Paromomisin bekerja sebagai antibiotik dengan meningkatkan tingkat kesalahan dalam translasi ribosomal. Paromomisin mengikat loop RNA, tempat residu A1492 dan A1493 biasanya ditumpuk, dan mengeluarkan kedua residu ini. Kedua residu ini terlibat dalam pendeteksian pasangan Watson-Crick yang benar antara kodon dan anti kodon. Ketika interaksi yang benar tercapai, pengikatan menyediakan energi untuk mengeluarkan kedua residu. Pengikatan paromomisin menyediakan energi yang cukup untuk pengeluaran residu dan dengan demikian menyebabkan ribosom menggabungkan asam amino yang salah ke dalam rantai peptida yang baru terbentuk. Pengukuran waktu nyata terbaru dari efek aminoglikosida pada sintesis protein dalam sel &amp;#039;&amp;#039;E. coli&amp;#039;&amp;#039; hidup menemukan bahwa gangguan paromomisin pada sintesis protein tidak hanya disebabkan oleh kesalahan pembacaan mRNA, tetapi juga karena pengurangan yang signifikan dalam tingkat pemanjangan protein secara keseluruhan, menunjukkan penghambatan sintesis protein yang lebih komprehensif.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Farmakokinetika==&lt;br /&gt;
===Absorpsi===&lt;br /&gt;
Absorpsi gastrointestinal paromomisin buruk. Setiap obstruksi atau faktor yang mengganggu motilitas gastrointestinal dapat meningkatkan penyerapan obat dari saluran pencernaan. Selain itu, kerusakan struktural seperti lesi atau ulserasi, akan cenderung meningkatkan absorpsi obat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk injeksi intramuskular (IM), penyerapannya cepat. Paromomisin akan mencapai konsentrasi plasma puncak dalam waktu satu jam setelah injeksi IM. Aktivitas &amp;#039;&amp;#039;[[in vitro]]&amp;#039;&amp;#039; dan &amp;#039;&amp;#039;[[in vivo]]&amp;#039;&amp;#039;nya sejajar dengan neomisin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Eliminasi===&lt;br /&gt;
Hampir 100% dari dosis oral dieliminasi tanpa perubahan melalui feses. Setiap obat yang diserap akan diekskresikan dalam urin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Referensi==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Pranala luar ==&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Paromomisin&amp;amp;oldid=29039012 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29039012 (2026-03-15T09:29:30Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>