<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Pelacak_radioaktif</id>
	<title>Pelacak radioaktif - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Pelacak_radioaktif"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Pelacak_radioaktif&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-15T15:38:50Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Pelacak_radioaktif&amp;diff=17747&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Pelacak_radioaktif&amp;diff=17747&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-08-27T08:56:51Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi&lt;/p&gt;
&lt;a href=&quot;https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Pelacak_radioaktif&amp;amp;diff=17747&amp;amp;oldid=17347&quot;&gt;Lihat perubahan&lt;/a&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Pelacak_radioaktif&amp;diff=17347&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28217492; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Pelacak_radioaktif&amp;diff=17347&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-08-27T08:17:20Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28217492; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Pelacak radioaktif&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; atau &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;label radioaktif&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; adalah turunan [[unsur kimia sintetis|sintetis]] dari [[produk alami|senyawa alami]] yang satu atau lebih atomnya telah digantikan oleh [[radionuklida]] (atom radioaktif). Berdasarkan [[peluruhan radioaktif]]nya, ia dapat digunakan untuk mengeksplorasi mekanisme reaksi kimia dengan menelusuri jalur yang dilalui radioisotop dari reaktan hingga produk. Oleh karena itu, &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;pelabelan radioaktif&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; atau &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;pelacakan radioaktif&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; merupakan bentuk radioaktif dari [[pelabelan isotop]]. Dalam konteks biologis, eksperimen yang menggunakan pelacak radioisotop terkadang disebut eksperimen &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;pengumpanan radioisotop&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; (&amp;#039;&amp;#039;radioisotope feeding&amp;#039;&amp;#039;).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Radioisotop [[hidrogen]], [[karbon]], [[fosforus]], [[belerang]], dan [[iodin]] telah digunakan secara luas untuk menelusuri jalur [[biokimia|reaksi biokimia]]. Pelacak radioaktif juga dapat digunakan untuk melacak distribusi suatu zat dalam sistem alami seperti [[sel (biologi)|sel]] atau [[jaringan]], atau sebagai [[pelacak aliran]] untuk melacak [[dinamika fluida|aliran fluida]]. Pelacak radioaktif juga digunakan untuk menentukan lokasi rekahan yang disebabkan oleh [[rekahan hidraulis]] dalam produksi gas alam. Pelacak radioaktif berperan menjadi dasar dari berbagai sistem pencitraan, seperti [[Tomografi emisi positron|pemindaian PET]], [[Tomografi terkomputasi emisi foton tunggal|pemindaian SPECT]], dan [[Teknesium-99m|pemindaian teknesium]]. [[Penanggalan radiokarbon]] menggunakan isotop [[karbon-14]] yang terbentuk secara alami sebagai [[pelabelan isotop|label isotop]].&lt;br /&gt;
==Metodologi==&lt;br /&gt;
[[Isotop]] suatu [[unsur kimia]] hanya berbeda pada nomor massanya. Misalnya, isotop [[hidrogen]] dapat ditulis sebagai [[hidrogen|&amp;lt;sup&amp;gt;1&amp;lt;/sup&amp;gt;H]], [[deuterium|&amp;lt;sup&amp;gt;2&amp;lt;/sup&amp;gt;H]] dan [[tritium|&amp;lt;sup&amp;gt;3&amp;lt;/sup&amp;gt;H]], dengan nomor massa di[[superskrip]] ke kiri. Jika [[inti atom]] suatu isotop tidak stabil, senyawa yang mengandung isotop tersebut bersifat [[peluruhan radioaktif|radioaktif]]. [[Tritium]] adalah salah satu contoh dari isotop radioaktif.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Prinsip di balik penggunaan pelacak radioaktif adalah bahwa [[atom]] dalam suatu [[senyawa kimia]] digantikan oleh atom lain, dari unsur kimia yang sama. Namun atom penggantinya adalah isotop radioaktif. Proses ini sering disebut pelabelan radioaktif. Kekuatan teknik ini disebabkan oleh fakta bahwa peluruhan radioaktif jauh lebih energetik dibandingkan reaksi kimia. Oleh karena itu, isotop radioaktif dapat hadir dalam konsentrasi rendah dan keberadaannya terdeteksi oleh [[Pendeteksi partikel|detektor radiasi]] sensitif seperti [[pencacah Geiger]] dan [[pencacah sintilasi]]. [[George de Hevesy]] memenangkan [[Penghargaan Nobel Kimia]] tahun 1943 &amp;quot;atas karyanya tentang penggunaan isotop sebagai pelacak dalam studi proses kimia&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terdapat dua cara utama penggunaan pelacak radioaktif&lt;br /&gt;
# Ketika senyawa kimia berlabel mengalami reaksi kimia, satu atau lebih produk akan mengandung label radioaktif. Analisis tentang apa yang terjadi pada isotop radioaktif memberikan informasi rinci tentang mekanisme reaksi kimia.&lt;br /&gt;
# Suatu senyawa radioaktif dimasukkan ke dalam organisme hidup dan radio-isotop tersebut menyediakan sarana untuk membuat gambar yang menunjukkan cara senyawa tersebut dan produk reaksinya didistribusikan ke seluruh organisme.&lt;br /&gt;
==Produksi==&lt;br /&gt;
Radioisotop yang umum digunakan mempunyai [[waktu paruh]] yang pendek sehingga tidak terdapat di alam dalam jumlah besar. Mereka dihasilkan melalui [[reaksi nuklir]]. Salah satu proses terpenting adalah penyerapan neutron oleh inti atom, di mana nomor massa unsur yang bersangkutan bertambah 1 untuk setiap neutron yang diserap. Misalnya,&lt;br /&gt;
:[[Karbon|&amp;lt;sup&amp;gt;13&amp;lt;/sup&amp;gt;C]] + [[neutron|n]] → [[karbon|&amp;lt;sup&amp;gt;14&amp;lt;/sup&amp;gt;C]]&lt;br /&gt;
Dalam hal ini massa atom bertambah, tetapi unsurnya tidak berubah. Dalam kasus lain, inti produk tidak stabil dan meluruh, biasanya mengeluarkan proton, elektron ([[partikel beta]]), atau [[partikel alfa]]. Ketika sebuah inti kehilangan sebuah proton, [[nomor atom]]nya berkurang sebesar 1. Misalnya,&lt;br /&gt;
:[[Belerang|&amp;lt;sup&amp;gt;32&amp;lt;/sup&amp;gt;S]] + [[neutron|n]] → [[Fosforus|&amp;lt;sup&amp;gt;32&amp;lt;/sup&amp;gt;P]] + [[proton|p]]&lt;br /&gt;
Iradiasi neutron dilakukan di dalam [[reaktor nuklir]]. Metode utama lain yang digunakan untuk menyintesis radioisotop adalah pembombardiran proton. Proton dipercepat hingga berenergi tinggi baik dalam [[siklotron]] atau [[pemercepat partikel linear|akselerator linear]].&lt;br /&gt;
==Isotop pelacak==&lt;br /&gt;
===Hidrogen===&lt;br /&gt;
[[Tritium]] (hidrogen-3) dihasilkan melalui iradiasi neutron terhadap [[litium|&amp;lt;sup&amp;gt;6&amp;lt;/sup&amp;gt;Li]]:&lt;br /&gt;
:[[litium|&amp;lt;sup&amp;gt;6&amp;lt;/sup&amp;gt;Li]] + [[neutron|n]] → [[Helium|&amp;lt;sup&amp;gt;4&amp;lt;/sup&amp;gt;He]] + [[tritium|&amp;lt;sup&amp;gt;3&amp;lt;/sup&amp;gt;H]]&lt;br /&gt;
Tritium memiliki [[waktu paruh]]  hari (sekitar 12,32&amp;amp;nbsp;tahun) dan meluruh melalui [[peluruhan beta]]. [[Elektron]] yang dihasilkan memiliki energi rata-rata 5,7&amp;amp;nbsp;k[[Elektronvolt|eV]]. Karena elektron yang dipancarkan mempunyai energi yang relatif rendah, efisiensi pendeteksian dengan pencacahan sintilasi agak rendah. Namun, atom hidrogen terdapat di semua senyawa organik, sehingga tritium sering digunakan sebagai pelacak dalam studi [[biokimia]].&lt;br /&gt;
===Karbon===&lt;br /&gt;
[[Isotop karbon#Karbon-11|&amp;lt;sup&amp;gt;11&amp;lt;/sup&amp;gt;C]] meluruh melalui [[emisi positron]] dengan waktu paruh sekitar 20 menit. &amp;lt;sup&amp;gt;11&amp;lt;/sup&amp;gt;C adalah salah satu isotop yang sering digunakan dalam [[tomografi emisi positron]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Karbon-14|&amp;lt;sup&amp;gt;14&amp;lt;/sup&amp;gt;C]] meluruh melalui [[peluruhan beta]], dengan waktu paruh 5730&amp;amp;nbsp;tahun. Ia terus-menerus diproduksi di lapisan atas atmosfer Bumi, sehingga ia terjadi pada tingkat yang sangat kecil di lingkungan. Namun, &amp;lt;sup&amp;gt;14&amp;lt;/sup&amp;gt;C tidak praktis digunakan untuk studi pelacakan. Sebaliknya, ia dibuat melalui iradiasi neutron dari isotop [[karbon-13|&amp;lt;sup&amp;gt;13&amp;lt;/sup&amp;gt;C]] yang terjadi secara alami dalam karbon pada tingkat sekitar 1,1%. &amp;lt;sup&amp;gt;14&amp;lt;/sup&amp;gt;C telah digunakan secara luas untuk melacak kemajuan molekul organik melalui jalur metabolisme.&lt;br /&gt;
===Nitrogen===&lt;br /&gt;
[[nitrogen|&amp;lt;sup&amp;gt;13&amp;lt;/sup&amp;gt;N]] meluruh melalui [[emisi positron]] dengan waktu paruh 9,97 menit. Ia dihasilkan oleh reaksi nuklir&lt;br /&gt;
:[[proton|&amp;lt;sup&amp;gt;1&amp;lt;/sup&amp;gt;H]] + [[oksigen|&amp;lt;sup&amp;gt;16&amp;lt;/sup&amp;gt;O]] → [[nitrogen|&amp;lt;sup&amp;gt;13&amp;lt;/sup&amp;gt;N]] + [[partikel alfa|&amp;lt;sup&amp;gt;4&amp;lt;/sup&amp;gt;He]]&lt;br /&gt;
[[nitrogen|&amp;lt;sup&amp;gt;13&amp;lt;/sup&amp;gt;N]] digunakan dalam [[tomografi emisi positron]] (pemindaian PET).&lt;br /&gt;
===Oksigen===&lt;br /&gt;
[[oksigen|&amp;lt;sup&amp;gt;15&amp;lt;/sup&amp;gt;O]] meluruh melalui emisi positron dengan waktu paruh 122 detik. Ia digunakan dalam tomografi emisi positron.&lt;br /&gt;
===Fluorin===&lt;br /&gt;
[[fluorin|&amp;lt;sup&amp;gt;18&amp;lt;/sup&amp;gt;F]] meluruh terutama melalui emisi β, dengan waktu paruh 109,8 menit. Ia dibuat melalui pemborbardiran proton terhadap [[oksigen|&amp;lt;sup&amp;gt;18&amp;lt;/sup&amp;gt;O]] di dalam siklotron atau [[pemercepat partikel linear|akselerator partikel linear]]. Ia adalah isotop penting dalam industri [[Radiofarmakologi|radiofarmasi]]. Sebagai contoh, ia digunakan untuk membuat [[Fluorodeoksiglukosa (18F)|fluorodeoksiglukosa]] (FDG) berlabel untuk aplikasi dalam pemindaian PET.&lt;br /&gt;
===Fosforus===&lt;br /&gt;
[[Fosforus-32|&amp;lt;sup&amp;gt;32&amp;lt;/sup&amp;gt;P]] dibuat melalui pemborbardiran neutron terhadap [[belerang|&amp;lt;sup&amp;gt;32&amp;lt;/sup&amp;gt;S]]&lt;br /&gt;
:[[Belerang|&amp;lt;sup&amp;gt;32&amp;lt;/sup&amp;gt;S]] + [[neutron|n]] → [[fosforus-32|&amp;lt;sup&amp;gt;32&amp;lt;/sup&amp;gt;P]] + [[proton|p]]&lt;br /&gt;
Ia meluruh melalui peluruhan beta dengan waktu paruh 14,29 hari. Ia biasanya digunakan untuk mempelajari fosforilasi protein oleh [[kinase]] dalam biokimia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Isotop fosforus#Fosforus-33|&amp;lt;sup&amp;gt;33&amp;lt;/sup&amp;gt;P]] dibuat dalam hasil yang relatif rendah melalui pemborbardiran neutron terhadap [[fosforus|&amp;lt;sup&amp;gt;31&amp;lt;/sup&amp;gt;P]]. Ia juga merupakan pemancar beta, dengan waktu paruh 25,4 hari. Meskipun lebih mahal daripada [[fosforus-32|&amp;lt;sup&amp;gt;32&amp;lt;/sup&amp;gt;P]], elektron yang dipancarkan kurang energetik, sehingga memungkinkan resolusi yang lebih baik, misalnya dalam pengurutan DNA.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kedua isotop tersebut berguna untuk memberi label pada [[nukleotida]] dan spesies lain yang mengandung gugus [[Ortofosfat|fosfat]].&lt;br /&gt;
===Belerang===&lt;br /&gt;
[[Isotop belerang#Daftar isotop|&amp;lt;sup&amp;gt;35&amp;lt;/sup&amp;gt;S]] dibuat melalui pemborbardiran neutron terhadap [[klorin|&amp;lt;sup&amp;gt;35&amp;lt;/sup&amp;gt;Cl]]&lt;br /&gt;
:[[Isotop klorin#Daftar isotop|&amp;lt;sup&amp;gt;35&amp;lt;/sup&amp;gt;Cl]] + [[neutron|n]] → [[Isotop belerang#Daftar isotop|&amp;lt;sup&amp;gt;35&amp;lt;/sup&amp;gt;S]] + [[proton|p]]&lt;br /&gt;
Ia meluruh melalui peluruhan beta dengan waktu paruh 87,51 hari. Ia digunakan untuk memberi label pada [[asam amino]] yang mengandung belerang, [[metionina]] dan [[sisteina]]. Ketika atom belerang menggantikan atom oksigen dalam gugus [[Ortofosfat|fosfat]] dengan [[nukleotida]], maka dihasilkan [[tiofosfat]], sehingga &amp;lt;sup&amp;gt;35&amp;lt;/sup&amp;gt;S juga dapat digunakan untuk melacak gugus fosfat.&lt;br /&gt;
===Teknesium===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Teknesium-99m|&amp;lt;sup&amp;gt;99m&amp;lt;/sup&amp;gt;Tc]] adalah radioisotop yang sangat serbaguna, dan merupakan pelacak radioisotop yang paling umum digunakan dalam pengobatan. Ia sangat mudah untuk diproduksi dalam [[generator teknesium-99m]], melalui peluruhan [[molibdenum|&amp;lt;sup&amp;gt;99&amp;lt;/sup&amp;gt;Mo]].&lt;br /&gt;
:&amp;lt;sup&amp;gt;99&amp;lt;/sup&amp;gt;Mo → &amp;lt;sup&amp;gt;99m&amp;lt;/sup&amp;gt;Tc +  +&lt;br /&gt;
Isotop molibdenum tersebut mempunyai waktu paruh sekitar 66 jam (2,75 hari), sehingga generator mempunyai masa manfaat sekitar dua minggu. Kebanyakan generator &amp;lt;sup&amp;gt;99m&amp;lt;/sup&amp;gt;Tc komersial menggunakan [[kromatografi kolom]], di mana &amp;lt;sup&amp;gt;99&amp;lt;/sup&amp;gt;Mo dalam bentuk molibdat, MoO&amp;lt;sub&amp;gt;4&amp;lt;/sub&amp;gt;&amp;lt;sup&amp;gt;2−&amp;lt;/sup&amp;gt; diadsorpsi ke dalam asam alumina (Al&amp;lt;sub&amp;gt;2&amp;lt;/sub&amp;gt;O&amp;lt;sub&amp;gt;3&amp;lt;/sub&amp;gt;). Ketika &amp;lt;sup&amp;gt;99&amp;lt;/sup&amp;gt;Mo meluruh, ia membentuk [[perteknetat]] TcO&amp;lt;sub&amp;gt;4&amp;lt;/sub&amp;gt;&amp;lt;sup&amp;gt;−&amp;lt;/sup&amp;gt;, yang karena muatan tunggalnya, ikatannya kurang erat dengan alumina. Menarik larutan garam normal melalui kolom &amp;lt;sup&amp;gt;99&amp;lt;/sup&amp;gt;Mo yang diimobilisasi akan mengelusi &amp;lt;sup&amp;gt;99m&amp;lt;/sup&amp;gt;Tc yang dapat larut, menghasilkan larutan garam yang mengandung &amp;lt;sup&amp;gt;99m&amp;lt;/sup&amp;gt;Tc sebagai garam natrium terlarut dari perteknetat. Perteknetat diolah dengan [[reduktor|zat pereduksi]] seperti [[timah|Sn&amp;lt;sup&amp;gt;2+&amp;lt;/sup&amp;gt;]] dan [[ligan]]. Ligan yang berbeda membentuk [[kompleks koordinasi]] yang memberikan peningkatan afinitas teknesium pada lokasi tertentu di tubuh manusia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;sup&amp;gt;99m&amp;lt;/sup&amp;gt;Tc meluruh melalui emisi gama, dengan waktu paruh 6,01 jam. Waktu paruh yang pendek akan memastikan konsentrasi radioisotop ini di tubuh akan turun secara efektif ke nol dalam beberapa hari.&lt;br /&gt;
===Iodin===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Isotop iodin|&amp;lt;sup&amp;gt;123&amp;lt;/sup&amp;gt;I]] dihasilkan oleh iradiasi proton terhadap &amp;lt;sup&amp;gt;124&amp;lt;/sup&amp;gt;[[xenon|Xe]]. Isotop [[sesium]] yang dihasilkan bersifat tidak stabil dan meluruh menjadi &amp;lt;sup&amp;gt;123&amp;lt;/sup&amp;gt;I. Isotop ini biasanya disuplai sebagai iodida dan hipoiodat dalam larutan natrium hidroksida encer, dengan kemurnian isotop tinggi. &amp;lt;sup&amp;gt;123&amp;lt;/sup&amp;gt;I juga telah diproduksi di Laboratorium Nasional Oak Ridge melalui pemborbardiran proton terhadap [[telurium|&amp;lt;sup&amp;gt;123&amp;lt;/sup&amp;gt;Te]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;sup&amp;gt;123&amp;lt;/sup&amp;gt;I meluruh melalui [[tangkapan elektron|penangkapan elektron]] dengan waktu paruh 13,22 jam. [[Sinar gama]] 159&amp;amp;nbsp;k[[Elektronvolt|eV]] yang dipancarkan digunakan dalam [[tomografi terkomputasi emisi foton tunggal]] (SPECT). Sinar gama 127&amp;amp;nbsp;keV juga dipancarkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Isotop iodin|&amp;lt;sup&amp;gt;125&amp;lt;/sup&amp;gt;I]] sering digunakan dalam [[radioimunoasai]] karena waktu paruhnya yang relatif lama (59 hari) dan kemampuannya untuk dideteksi dengan sensitivitas tinggi oleh pencacah gama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Isotop iodin|&amp;lt;sup&amp;gt;129&amp;lt;/sup&amp;gt;I]] hadir di lingkungan sebagai akibat dari pengujian [[senjata nuklir]] di atmosfer. Ia juga diproduksi dalam bencana [[Bencana Chernobyl|Chernobyl]] dan [[Bencana nuklir Fukushima Daiichi|Fukushima]]. &amp;lt;sup&amp;gt;129&amp;lt;/sup&amp;gt;I meluruh dengan [[waktu paruh]] 15,7 juta tahun, melalui emisi [[partikel beta|beta]] dan [[gamma ray|gama]] berenergi rendah. Ia tidak digunakan sebagai pelacak, meskipun keberadaannya pada organisme hidup, termasuk manusia, dapat ditandai melalui pengukuran sinar gama.&lt;br /&gt;
===Isotop lainnya===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Banyak isotop lain telah digunakan dalam studi radiofarmakologi khusus. Yang paling banyak digunakan adalah [[galium|&amp;lt;sup&amp;gt;67&amp;lt;/sup&amp;gt;Ga]] untuk [[pemindaian galium]]. &amp;lt;sup&amp;gt;67&amp;lt;/sup&amp;gt;Ga digunakan karena, seperti &amp;lt;sup&amp;gt;99m&amp;lt;/sup&amp;gt;Tc, ia merupakan pemancar sinar gama dan berbagai ligan dapat melekat pada ion Ga&amp;lt;sup&amp;gt;3+&amp;lt;/sup&amp;gt;, membentuk [[kompleks koordinasi]] yang mungkin memiliki afinitas selektif untuk lokasi tertentu dalam tubuh manusia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Daftar ekstensif pelacak radioaktif yang digunakan dalam rekahan hidraulis dapat ditemukan di bawah.&lt;br /&gt;
==Aplikasi==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam penelitian [[metabolisme]], glukosa berlabel tritium dan [[karbon-14|&amp;lt;sup&amp;gt;14&amp;lt;/sup&amp;gt;C]] biasanya digunakan dalam [[Teknik penjepitan glukosa|penjepit glukosa]] untuk mengukur laju [[penyerapan glukosa]], [[sintesis asam lemak]], dan proses metabolisme lainnya. Meskipun pelacak radioaktif terkadang masih digunakan dalam penelitian pada manusia, pelacak [[nuklida stabil|isotop stabil]] seperti [[karbon-13|&amp;lt;sup&amp;gt;13&amp;lt;/sup&amp;gt;C]] lebih umum digunakan dalam penelitian penjepitan manusia saat ini. Pelacak radioaktif juga digunakan untuk mempelajari metabolisme [[lipoprotein]] pada manusia dan hewan percobaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam [[kedokteran]], pelacak diterapkan dalam sejumlah pengujian, seperti &amp;lt;sup&amp;gt;99m&amp;lt;/sup&amp;gt;Tc dalam [[autoradiograf]]i dan [[kedokteran nuklir]], termasuk [[tomografi terkomputasi emisi foton tunggal]] (SPECT), tomografi emisi positron (PET), dan [[kamera gama|sintigrafi]]. [[Uji nafas urea]] untuk &amp;#039;&amp;#039;[[Helicobacter pylori]]&amp;#039;&amp;#039; biasanya menggunakan dosis urea berlabel &amp;lt;sup&amp;gt;14&amp;lt;/sup&amp;gt;C untuk mendeteksi infeksi &amp;#039;&amp;#039;H. pylori&amp;#039;&amp;#039;. Jika urea berlabel dimetabolisme oleh &amp;#039;&amp;#039;H. pylori&amp;#039;&amp;#039; di perut, maka nafas pasien akan mengandung karbon dioksida berlabel. Dalam beberapa tahun terakhir, penggunaan zat yang diperkaya dengan isotop non-radioaktif [[karbon-13|&amp;lt;sup&amp;gt;13&amp;lt;/sup&amp;gt;C]] telah menjadi metode pilihan, untuk menghindari paparan radioaktivitas pada pasien.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam [[rekahan hidraulis]], isotop pelacak radioaktif disuntikkan dengan cairan rekahan hidraulis untuk menentukan profil injeksi dan lokasi rekahan yang tercipta. Pelacak dengan waktu paruh berbeda digunakan untuk setiap tahap rekahan hidraulis. Di Amerika Serikat, jumlah radionuklida per injeksi tercantum dalam pedoman [[Komisi Regulasi Nuklir]] (NRC) AS. Menurut NRC, beberapa pelacak yang paling umum digunakan meliputi [[Isotop antimon#Daftar isotop|antimon-124]], [[Isotop bromin#Daftar isotop|bromin-82]], [[iodin-125]], [[iodin-131]], [[iridium-192]], dan [[Isotop skandium#Daftar isotop|skandium-46]]. Sebuah publikasi yang dikeluarkan oleh [[Badan Tenaga Atom Internasional]] pada tahun 2003 menegaskan seringnya penggunaan sebagian besar pelacak di atas, dan mengatakan bahwa [[Isotop mangan#Daftar isotop|mangan-56]], [[Isotop natrium#Natrium-24|natrium-24]], [[teknesium-99m]], [[Isotop perak#Daftar isotop|perak-110m]], [[Isotop argon#Daftar isotop|argon-41]], dan [[Isotop xenon#Xenon-133|xenon-133]] juga digunakan secara luas karena mereka mudah diidentifikasi dan diukur.&lt;br /&gt;
==Referensi==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Pranala luar==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*  [https://isotopes.gov/ Pusat Pengembangan Isotop Nasional] Sumber daya Pemerintah AS untuk radioisotop - produksi, distribusi, dan informasi&lt;br /&gt;
*  [https://science.osti.gov/np/Research/IDPRA Pengembangan &amp;amp; Produksi Isotop untuk Penelitian dan Penerapan (IDPRA)] Program Departemen Energi A.S. yang mensponsori produksi isotop serta penelitian dan pengembangan produksi&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pelacak+radioaktif&amp;amp;oldid=28217492 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28217492 (2025-10-29T05:49:49Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>