<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Pelatuk_besi</id>
	<title>Pelatuk besi - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Pelatuk_besi"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Pelatuk_besi&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-16T09:11:41Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Pelatuk_besi&amp;diff=33775&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29290452; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Pelatuk_besi&amp;diff=33775&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-09-06T13:26:59Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29290452; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Pelatuk besi&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; () adalah [[spesies]] burung dari famili [[Picidae]], dari [[genus]] [[Dinopium]].&lt;br /&gt;
Burung ini merupakan jenis burung pemakan semut, kalajengking, kecoa, serangga lain yang memiliki habitat di hutan sekunder, hutan dataran rendah agak terbuka, mangrove, perkebunan, pekarangan, tersebar sampai ketinggian 1.000 m dpl.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Ciri-ciri ==&lt;br /&gt;
Pelatuk besi memiliki tubuh berukuran sedang. Panjang tubuhnya mencapai 30&amp;amp;nbsp;cm. Tubuh pelatuk besi memiliki banyak [[warna]] yang berbeda. Garis berwarna hitam dan putih terdapat pada bagian mukanya. Pejantannya memiliki mahkota dan jambul berwarna [[merah]]. Sementara betinanya hanya memiliki mahkota dengan warna hitam bergaris putih. Warna merah juga terdapa pada bagian punggung dan tunggir. Sementara bagian mantel dan penutup sayap berwarna keemasan. Bagian dada pelatuk besi berbelang putih hingga ke tepinya. Pelatuk besi remaja memiliki dada berwarna coklat kehitaman dengan bintik-bintik putih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perbedaan dengan Pelatuk tunggir emas: Hanya satu setrip malar hitam lebar. Tidak ada bercak putih pada leher belakang. Hanya satu jari kaki belakang. Iris merah, paruh hitam, kaki hitam dengan tiga jari ke depan. Hidup berpasangan, saling memanggil secara teratur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sarang berupa lubang pada pohon tinggi. Telur berwarna putih, jumlah 2-3 butir. Berbiak bulan April, Mei, Juli, November, Desember.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Penyebaran ==&lt;br /&gt;
* India, Asia tenggara, Filipina.&lt;br /&gt;
* Sumatra, Kalimantan, Jawa, Bali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Referensi ==&lt;br /&gt;
* [http://bio.undip.ac.id/sbw/sp_daftar_indo.htm bio.undip.ac.id]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pelatuk+besi&amp;amp;oldid=29290452 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29290452 (2026-05-30T00:29:31Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>