<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Pendarahan_gastrointestinal</id>
	<title>Pendarahan gastrointestinal - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Pendarahan_gastrointestinal"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Pendarahan_gastrointestinal&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-15T22:23:58Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Pendarahan_gastrointestinal&amp;diff=30108&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29575203; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Pendarahan_gastrointestinal&amp;diff=30108&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-09-04T17:17:05Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29575203; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Pendarahan Gastrointestinal&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; atau &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Pendarahan Saluran Pencernaan (GI)&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; ([[bahasa Inggris]]: &amp;#039;&amp;#039;Gastrointestinal bleeding&amp;#039;&amp;#039; (&amp;quot;GI bleed&amp;quot;) dan &amp;#039;&amp;#039;gastrointestinal hemorrhage&amp;#039;&amp;#039; (&amp;quot;GIB&amp;quot;), ialah semua bentuk atau jenis [[pendarahan]] pada [[saluran pencernaan|saluran pencernaan manusia]] (saluran gastrointestinal), mulai dari [[mulut]] hingga [[rektum]]. Jika mengalami kehilangan [[darah]] yang cukup banyak dalam waktu singkat, maka akan muncul gejala [[muntah darah]] merah, [[muntah kopi bubuk|muntah darah hitam]], [[hematochezia|feses berdarah]], atau juga [[Melena|feses berwarna hitam]]. Bagi penderita yang mengalami pendarahan dalam jumlah sedikit tetapi berlangsung lama, maka itu akan mengakibatkan terjadinya  [[anemia|anemia kekurangan zat besi]] sehingga menimbulkan rasa [[kelelahan]] dan juga ada rasa  [[angina pektoris|nyeri dada terkait jantung]]. Gejala lainnya yang bisa saja terjadi ialah [[sakit perut]], [[dispnea|sesak napas]], [[kulit|kulit pucat]], atau juga [[pingsan]]. Pada penderita yang mengalami pendarahan sedikit dan bersifat sementara, cenderung gejala-gejala tersebut tidak akan muncul.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perdarahan ini dapat dibedakan menjadi dua tipe utama, yaitu [[perdarahan gastrointestinal atas]] dan [[perdarahan gastrointestinal bawah]]. Untuk pendarahan bagian atas disebabkan oleh penyakit [[tukak lambung]], [[varises esofagus]] karena adanya hati [[sirosis]] dan [[kanker]]. Sementara untuk pendarahan bawah disebabkan oleh [[wasir]], [[kanker]], danjuga [[penyakit radang usus]]. Mendiagnosis penyakit ini perlu dilakukan pengecekan riwayat kesehatan medis pasien, kemudian [[pemeriksaan fisik]], dan melakukan tes darah. Untuk menemukan posisi pendarahan pada saluran pencernaan atas dan bawah, perlu dilakukan [[endoskopi]], dan [[pencitraan medis]] dapat diterpakan untuk kasus yang belum jelas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pengobatan awal bisa fokus pada [[resusitasi]] yaitu [[Terapi intravena|cairan intravena]] dan juga [[transfusi darah]]. Namun, melakukan [[transfusi darah]] kurang dianjurkan kecuali [[hemoglobin]] pasien kurang dari 70 atau 80&amp;amp;nbsp;g/L. Perawatan dengan melakukan [[penghambat pompa proton]], [[oktreotida]], dan pemberian [[antibiotik]] bisa dilakukan untuk kasus tertentu. Apabila berbagai pengobatan yang dilakukan tidak efekti, maka pasien bisa diberikan [[Balon tamponade|balon esofagus]], karena dapat diduga bahwa pasien mengidap [[varises esofagus]] (pembengkakan pada esofagus atau [[kerongkongan]]). Melakukan [[Esofagogastroduodenoskopi|Endoskopi esofagus, lambung, dan duodenum]] atau [[kolonoskopi|endoskopi usus besar]] direkomendasikan dalam 24&amp;amp;nbsp;jam dan memungkinkan adanya pengobatan serta [[Diagnosis|diagnosa]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perdarahan saluran pencernaan atas lebih sering terjadi dibandingkan perdarahan saluran pencernaan bawah. Kasus pendarahaan GI atas dapat terjadi kepada 50 hingga 150 per 100,000 orang dewasa setiap tahunnya. Sementara untuk kasus pendarahan GI bawah rata-rata terjadi kepada 20 hingga 30 per 100,000 orang dewasa setiap tahunnya. Di [[Amerika Serikat]], pendarahan ini mengakibatkan sekitar 300.000 pasien per tahun masuk [[rumah sakit]]. Dan risiko kematian mencapai 5% hingga 30%.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Tanda dan Gejala ==&lt;br /&gt;
Untuk dapat memastikan seseorang menderita perdarahan saluran pencernaan (rastrointestinal) lebih efisien dengan pemeriksaan di [[laboratotium]], karena hanya melalui deteksi pendaraan masif dapat terlihat. Penyakit ini sendiri dapat menyebabkan sipenderita mengalami [[sinkop]] atau [[pingsan]]. Pendarahan saluran pencernaan bawah, akan menyebabkan pendarahan di organ tubuh bawah, dan warna darah biasanya lebih merah atau darah merah. Salah satu contoh ialah si penderita akan mengalami pendarahan di area anus, sehingga fesesnya menjadi berdarah merah, atau disebut dengan [[hematochezia]]. Sementara untuk pendarahan saluran pencernaan atas, sipenderita sering mengalami pendarahaan berwarna hitam. Sebagai contoh, si penderita akan mengalami [[batuk]] atau muntah darah &amp;quot;bubuk kopi&amp;quot; atau [[melena]]. Tanda-tanda dan gejala lainnya yang dapat dilihat ialah, adanya perasaan lelah, merasa [[pusing]] dan memiliki warna kulit yang pucat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada sejumlah makanan dan juga obat-obatan yang bisa mengubah warna tinja memiliki warna kemerahan atau juga warna hitam, dan itu bukan termasuk ke dalam gejala penyakit pendarahan gastrointestinal. Ada banyak obat-obatan atau berbagai produk yang memakai atau mengandung bahan [[bismut]], dan bismut dapat megubah warna tinja menjadi kehitaman. Sementara itu, darah dari [[vagina]] atau yang keluar dari [[saluran kemih]] dapat disalahartikan sebagai darah dalam tinja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Klarifikasi==&lt;br /&gt;
Ada dua jenis pendarahan gastrointestinal yang telah diklarifikasi secara klinis, yaitu pendarahan gastrointestinal atas dan juga pendarahan gastrointestinal bawah. Dan kebanyakan kasus pendarahan ini terjadi pada saluran pencernaan bagian atas, atau berjumlah 2/3 dari semua kasus perdarahan GI. Penyebab utama terjadinya perdarahan gastrointestinal ialah akibat dari [[infeksi]], kemudian [[kanker]], gangguan [[pembuluh darah]], efek samping mengonsumsi obat-obatan, dan adanya [[Koagulopati|gangguan pembekuan darah]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Gastrointestinal atas===&lt;br /&gt;
Pendarahan gastrointestinal atas (&amp;#039;&amp;#039;Upper gastrointestinal&amp;#039;&amp;#039;) berasal dari sumber antara [[faring]] dan [[Suspensori otot duodenum|ligamentum Treitz]]. Pendarahan bagian atas akan menyebabkan terjadinya  [[hematemesis]] (muntah darah) dan juga [[melena]] (tinja mengandung darah). Penyebab utama terjadinya pendarahan atas biasanya disebabkan [[penyakit tukak lambung]] ([[tukak lambung|lambung]] atau [[tukak duodenum]]). Penyebab utama lainnya disebabkan oleh adanya [[Esofagitis|radang esofagus]] dan juga penyakit [[erosif]]. Sementara untuk penderita [[sirosis hati]], sekitar 50-60% perdarahan disebabkan oleh [[varises esofagus]] . Bagi penderita tukak lambung memiliki, setengah diantaranya akan mengidap &amp;#039;&amp;#039;[[Helicobacter pylori]]&amp;#039;&amp;#039;. Penyebab lain terjadinya pendarahan saluran atas ialah [[kanker]] dan [[angiodisplasia]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melalui penelitian para hali, beberapa jenis obat-obatan dinyatakan merupakan penyebab terjadi masalah pendarahan saluran atas ditemukan menyebabkan perdarahan perncernaa atas. Jenis obat seperti [[Obat antiinflamasi nonsteroid]] (&amp;#039;&amp;#039;Nonsteroidal anti-inflammatory drug&amp;#039;&amp;#039; (NSAIDs)) atau [[COX-2 inhibator]] (Penghambat COX-2) dapat menyebabkan risiko pendarahan saluran pencernaan atas sebanyak empat kali lipat, dan jenis obat lainnya seperti [[kortikosteroid]], dan [[antikoagulan]] juga dapat menimbulkan efek buruk terjadinya pendarahan bagian atas. Kemudian, penggunaan obat [[dabigatran]] memiliki risiko pendarahan lebih banyak 30% dibandingkan dengan pengguna obat [[warfarin]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Gastrointestinal bawah===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk perdarahan gastrointestinan bawah pada umumnya bersumber dari  [[usus besar]], [[rektum]] dan juga [[anus]]. Penyebab umum perdarahan ini dikarenakan penderita mengalami sakit [[wasir]], [[kanker]], angiodisplasia, [[kolitis ulserativa]], [[penyakit Crohn]], dan juga [[fistula aortoenterika]]. Hal ini dapat dilihat cirinya dengan keluarnya [[Hematochezia|darah merah segar secara rektal]], khsusnya jika tidak terjadi [[hematemesis|muntah darah]]. Perdarahan gastrointestinal bawah dapat menyebabkan terjadinya melena, terkhusus jika perdarahan terjadi pada [[usus halus]] ataupun pada [[usus besar|usus besar proksimal]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==pengobatan ==&lt;br /&gt;
===Tukak lambung===&lt;br /&gt;
Merujuk pada penelitian kepada pasien yang memiliki masalah kesehatan terkait [[kristaloid]] dan [[koloid]] diyakini erat hubungannya mengalami perdarahan tukak lambung. Melakukan [[Penghambat pompa proton]] (&amp;#039;&amp;#039;Proton pump inhibitor&amp;#039;&amp;#039; (PPI)) pada pasien dapat mengurangi tingkat kematian ([[mortalitas]]) terutama bagi mereka dalam risiko tinggi yang sudah sakit parah. Melakukan formulasi oral dan intravena juga dapat dilakukan. Namun, cara ini belum memiliki bukti akurat sebagai cara pengobatan bagi pasien. Sementara itu, bagi pasien yang mengalami pendarahan yang tidak parah, [[endoskopi]] adalah cara cepat untuk menolong mereka, diikuti tindakan klinis lainnya sesuai tingkat keparahan pasien. Penggunaan [[asam traneksamat]] memiliki manfaat tentatif sebagai upaya dalam menghambat terjadinya pendarahan. Setelah melakukan pengobatan dengan [[endoskopi]] sekitar sekali sehari, ini dapat bekerja dengan baik bagi pasien berisiko dan juga lebih murah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Perdarahan varises===&lt;br /&gt;
Cairan koloid atau [[albumin]] cocok diberikan kepada pasien yang memiliki gangguan [[sirosis]]. Dan untuk mengurangi pendarahan pada pembuluh darah vena, pengobatan pasien dapat diberikan [[oktreotida]], dan dapat diganti dengan [[vasopresin]] atau [[nitrogliserin]], jika oktreotida tidak tersedia. Penggunaan [[terlipresin]] lebih efektif daripada penggunaan oktreotida, tetapi ketersediaannya sangat terbatas dan tidak semua negara memilikinya. It is the only medication that has been shown to reduce mortality in acute variceal bleeding.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pengobatan tambahan untuk varises jika dibutuhkan, dapat melakukan [[Endoskopi terapeutik|endoscopic banding]] atau [[skleroterapi]].  Pendarahan yang terjadi berulang-ulang, pasien cukup diberikan [[beta blocker]] dan [[nitrat]] sebagai pencegahan pendarahan. Namun jika pasien mengalami perdarahan yang berkelanjutan, pemberian balon tamponade balon dengan [[tabung Sengstaken-Blakemore]] atau [[tabung Minnesota]] adalah cara yang tepat untuk menekan varises, diikuti dengan [[transjugular intrahepatic portosystemic shunt]]. Oktreotida akan mengurangi ketergantungan akan [[transfusi darah]] dan dapat mengurangi jumlah kematian (mortalitas).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Tranfusi darah===&lt;br /&gt;
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa melakukan [[transfusi darah]] bagi penderita pendarahan gastrointestinal memiliki dampak buruk bagi pasien. Bila kantong darah merah digunakan dalam jumlah yang banyak, perlu dilakukan penambahan [[trombosit]] dan [[plasma beku segar]] guna mencegah terjadinya [[koagulopati]]. Penundaan melakukan [[transfusi darah]] juga diperlukan bagi pasien yang memiliki [[hemoglobin]] lebih besar dari 7 sampai 8 g/dL dan juga bagi mereka yang menderita [[penyakit arteri koroner]]. Jika INR lebih besar dari 1,5 hingga 1,8 dengan plasma beku segar atau [[kompleks protrombin]], maka itu dapat menurunkan tingkat kematian ([[mortalitas]]).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Prosedur===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Manfaat versus risiko menempatkan [[selang nasogastrik]] pada mereka yang mengalami perdarahan saluran cerna bagian atas tidak ditentukan. Sangat disarankan untuk melakukan [[endoskopi]] dalam 24&amp;amp;nbsp;jam, selain dari manajemen medis yang sudah diterapkan. Beberapa perawatan endoskopi yang bisa dilakukan ialah memberikan injeksi [[epinefrin]], ligasi pita, skleroterapi, dan lem [[fibrin]], sesuai pada kondisi pendarahan pasien. Prokinetic agents such as [[erythromycin]] before endoscopy can decrease the amount of blood in the stomach and thus improve the operators view.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beberapa kasus direkomendasikan untuk melakukan dua kali endoskopi secara rutin dalam sehari, sesuai kebutuhan pengobatan pasien. Pemberian Penghambat pompa proton, perlu dilakukan bagi pasien risiko tinggi mengalami pendarahan, dan dosisnya sesuai kebutuhan. Pasien risiko tinggi pendarahan sangat dianjurkan untuk dirujuk ke [[rumah sakit]] setidaknya dalam 72&amp;amp;nbsp;jam. Sementara bagi pasien berisiko rendah yang mengalami perdarahan berulang-ulang, diizinkan untuk dalam setelah 24 jam melakukan [[endoskopi]]. Jika berbagai pengobatan tidak efisien atau tidak tersedia, maka dianjurkan unutk melakukan [[balloon tamponade|esophageal balloon tamponade]]. Meskipun cara ini memiliki tingkat keberhasilan hingga 90%, beberapa kasus menyebabkan adanya komplikasi seperti [[aspirasi paru|aspirasi]] dan juga [[perforasi esofagus]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melakukan [[Kolonoskopi]] bermanfaat dalam melakukan diagnosis dan mengobati perdarahan gastrointestinal bawah. Beberapa teknik yang dapat yaitu pemotongan, [[kauterisasi]], dan [[skleroterapi]]. Dibutuhkan waktu minimal enam jam sebagai persiapan sebelum melakukan kolonoskopi. Pembedahan lebih sering digunakan bagi penderita pendarahan saluran bawah dibanding pendarahan  saluran. Beberapa bagian usus pasien akan dipotong, dan bagian usus yang dipotong ialah sumber masalah terjadinya pendarahan. [[Embolisasi|Embolisasi angiografik]] dapat diterapkan bagi penderita perdarahan GI atas maupun bawah. Alternatif pengobatan lainnya yaitu [[Transjugular intrahepatic portosystemic shunt]] (TIPS) dapat dipertimbangkan untuk dilakukan dalam menangani pendarahan gastrointestinal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Prognosa==&lt;br /&gt;
Tingkat kematian penderita perdarahan GI lebih sering terjadi diakibatkan adanya penyakit lain atau telah mengidap penyakit lainnya daripada kasus pendarahan itu sendiri. Penyakit tersebut termasuk [[kanker]] dan juga [[sirosis]]. Sementara pasien pendarahan GI yang dirawat inap di [[rumah sakit]], memiliki tingkat kematian hingga 7%. pasien yang telah mendapat pengobatan, tetapi perdarahan berulang-ulang dapat terjadi antara 7-16% kasus bagi penderita pendarahan GI atas, ada risiko pendarahan lanjutan dalam rentang waktu selama enam minggu. Testing and treating &amp;#039;&amp;#039;H. pylori&amp;#039;&amp;#039; if found can prevent re-bleeding in those with peptic ulcers.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Epidemiologi==&lt;br /&gt;
Perdarahan GI atas dialami oleh sekitar 50 hingga 150 orang per 100.000 orang dewasa setiap tahun. Pendarahan GI atas lebih sering terjadi daripada pendarahan GI bawah, di mana pendarahan GI bawah rata-rata terjadi pada 20 hingga 30 per 100.000 setiap tahun, dan risiko pendarahan ini lebih sering dialami oleh [[laki-laki]], faktor usia juga akan memengaruhinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Referensi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pendarahan+gastrointestinal&amp;amp;oldid=29575203 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29575203 (2026-08-14T05:50:14Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>