<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Pengurutan_Shotgun</id>
	<title>Pengurutan Shotgun - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Pengurutan_Shotgun"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Pengurutan_Shotgun&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-16T17:02:06Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Pengurutan_Shotgun&amp;diff=31890&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 27027316; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Pengurutan_Shotgun&amp;diff=31890&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-09-05T13:35:21Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 27027316; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;Dalam [[Genetika|ilmu genetika]], pengurutan &amp;#039;&amp;#039;shotgun&amp;#039;&amp;#039; adalah sebuah metode untuk mengurutkan untai DNA yang acak. Nama metode ini berasal dari [[analogi]] hasil tembakan &amp;#039;&amp;#039;shotgun&amp;#039;&amp;#039; yang menyebar secara &amp;#039;&amp;#039;quasi-random&amp;#039;&amp;#039;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Metode [[pengurutan DNA]] berbasis terminasi-rantai (&amp;quot;Pengurutan Sanger&amp;quot;) hanya bisa digunakan untuk untai DNA berukuran pendek sekitar 100 hingga 100 pasangan basa. Dikarenakan limitasi ukuran tadi, sekuens yang lebih panjang akan dibagi menjadi bagian-bagian yang lebih kecil agar bisa diurutkan secara terpisah, lalu hasil pengurutan bagian-bagian kecil tadi akan disatukan untuk mendapatkan sekuens keseluruhan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam metode &amp;#039;&amp;#039;shotgun, &amp;#039;&amp;#039; DNA dipecah menjadi banyak segmen kecil secara acak, kemudian diurutkan menggunakan metode terminasi rantai untuk mendapatkan hasil pembacaan. Pembacaan yang tumpang tindih dari DNA target didapatkan dari perlakuan fragmentasi dan pengurutan secara berulang kali. Kemudian, program komputer akan menggunakan berbagai hasil pembacaan yang tumpah untuk menyatukan hasilnya menjadi urutan yang kontinu.&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Metode pengurutan &amp;#039;&amp;#039;shotgun&amp;#039;&amp;#039; adalah salah satu teknologi pendahulu yang berperan besar dalam menghadirkan [[Pengurutan keseluruhan genom|pengurutan seluruh genom]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Contoh ==&lt;br /&gt;
Misalnya, perhatikan dua ronde dari metode &amp;#039;&amp;#039;shotgun&amp;#039;&amp;#039; berikut:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam contoh yang sangat disederhanakan ini, tak satupun dari kedua pembacaan mengandung keseluruhan sekuens yang asli, tapi keempat pembacaan dapat disatukan menjadi urutan sebenarnya dengan memanfaatkan pembacaan yang tumpang tindih pada ujung-ujung untai. Pada kasus sebenarnya, proses ini menggunakan jumlah informasi yang teramat banyak dengan hasil pembacaan yang penuh [[ambiguitas]] serta kesalahan pengurutan. Penyatuan sekuens dari genom yang kompleks juga dipersulit oleh banyaknya urutan yang repetitif, artinya banyak hasil pembacaan pendek bisa berasal dari bagian urutan yang berbeda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pembacaan tumpang tinding dalam jumlah banyak harus dilakukan pada tiap segmen dari DNA asli untuk mengatasi keterbatasan tadi. Sebagai contoh, dalam pengerjaan [[Proyek Genom Manusia]], sebagian besar genom manusia diurutkan sebanyak 12X atau lebih; artinya setiap basa di hasil pengurutan akhir rata-rata muncul sebanyak 12X di hasil pembacaan. Namun, metode terkini pun masih gagal mengisolasi atau menyatukan sekitar 1% urutan dari ([[eukromatin]]) genom manusia hingga tahun 2004.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Metode pengurutan yang lebih modern ==&lt;br /&gt;
Metode pengurutan &amp;#039;&amp;#039;shotgun&amp;#039;&amp;#039; klasik didasarkan pada metode Sanger: teknik paling canggih untuk mengurutkan genom dari tahun 1995-2005. Strategi &amp;#039;&amp;#039;shotgun&amp;#039;&amp;#039; masih digunakan hingga kini, tapi dengan menggunakan teknologi pengurutan lain, seperti pengurutan dengan pembacaan pendek dan pengurutan dengan pembacaan panjang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Lihat juga ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* [[Urutan metagenomik klinis|Pengurutan metagenomik klinis]]&lt;br /&gt;
* [[Teori pengurutan DNA]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Referensi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pengurutan+Shotgun&amp;amp;oldid=27027316 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 27027316 (2025-03-13T07:46:05Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>