<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Penyakit_Peyronie</id>
	<title>Penyakit Peyronie - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Penyakit_Peyronie"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Penyakit_Peyronie&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-16T04:45:01Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Penyakit_Peyronie&amp;diff=36432&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29454021; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Penyakit_Peyronie&amp;diff=36432&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-09-07T17:50:15Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29454021; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Penyakit Peyronie&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; (&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;PD&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;) adalah suatu [[penyakit jaringan ikat]] penis akuisita yang bersifat jinak, ditandai dengan terbentuknya plak fibrotik pada [[Tunica albuginea (penis)|tunika albuginea]] — yakni lapisan elastis padat yang menyelubungi [[Corpora cavernosa of penis|korpora kavernosa]]. Plak tersebut memicu kelengkungan abnormal, [[nyeri]], deformitas penis (misalnya penyempitan atau indentasi), dan umumnya disertai [[disfungsi ereksi]], terutama saat kondisi [[ereksi]]. Kondisi ini biasanya menimbulkan dampak seksual dan psikologis yang signifikan, termasuk kesulitan dalam penetrasi serta penurunan harga diri atau perilaku menghindar. Penyakit Peyronie paling sering dijumpai pada pria paruh baya dan lanjut usia dengan usia awitan median antara 55 hingga 60 tahun, namun kondisi ini juga lazim ditemukan pada individu muda dan remaja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun [[etiologi]] penyakit Peyronie masih belum dipastikan, hipotesis utama menyatakan bahwa kondisi ini timbul akibat disregulasi [[penyembuhan luka]] sebagai respons terhadap [[Kondisi kronis|mikrotrauma kronis]] pada penis yang sedang ereksi. Hal ini memicu [[Kaskade biokimia|kaskade]] [[jalur molekuler]] profibrotik — terutama [[ekspresi berlebih]] dari [[Transforming growth factor beta 1|transforming growth factor-beta 1]] (TGF-β1) — yang berujung pada [[Penyembuhan luka#Fase proliferatif|proliferasi]] fibroblast, [[Penyembuhan luka#Maturasi dan remodeling|diferensiasi]] miofibroblast, dan produksi berlebih [[kolagen tipe I]]. [[Predisposisi genetik]] didukung oleh adanya [[Agregasi keluarga|agregasi dalam keluarga]] serta [[Tautan genetik|pertautan]] dengan gangguan fibrosis sistemik seperti [[kontraktur Dupuytren]]. Faktor risiko meliputi usia, [[cedera penis]], [[Diabetes|diabetes melitus]], dan [[merokok|kebiasaan merokok]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Prevalensi]] penyakit Peyronie diproyeksikan berkisar antara 1% hingga 20% di antara populasi pria umum, meningkat seiring bertambahnya usia dan [[komorbiditas]] seperti disfungsi ereksi (ED) atau [[penyakit jaringan ikat]]. Walaupun penyakit Peyronie tidak bersifat [[Infeksi|infeksius]] maupun [[Malignansi|ganas]], kondisi ini dapat memberikan dampak negatif yang serius terhadap [[kesehatan seksual]] dan [[kualitas hidup]]. Diagnosis ditegakkan terutama berdasarkan presentasi klinis yang ditunjang oleh [[ultrasonografi penis]] jika diperlukan. Tata laksana bergantung pada fase dan keparahan penyakit, mulai dari tindakan konservatif (misalnya terapi oral, traksi, injeksi intralesi) pada bentuk yang ringan dan stabil, hingga intervensi bedah untuk kasus yang lanjut atau stabil. Penyakit ini dinamai berdasarkan ahli bedah Prancis [[François Gigot de la Peyronie]], yang mendeskripsikan kondisi tersebut pada tahun 1743.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Diperkirakan kondisi ini memengaruhi 1–20% pria. Prevalensi gangguan ini meningkat seiring dengan bertambahnya usia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Referensi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Pranala luar ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* [https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK560628/ Peyronie Disease - StatPearls]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Penyakit+Peyronie&amp;amp;oldid=29454021 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29454021 (2026-07-13T16:59:38Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>