<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Penyakit_autoimun</id>
	<title>Penyakit autoimun - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Penyakit_autoimun"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Penyakit_autoimun&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-16T03:29:51Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Penyakit_autoimun&amp;diff=31946&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28060366; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Penyakit_autoimun&amp;diff=31946&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-09-05T13:41:10Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28060366; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Penyakit autoimun&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; atau &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;bencirih&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; adalah keadaan patologis yang timbul dari respon imun abnormal terhadap zat dan jaringan yang biasanya muncul dalam tubuh (antigen diri).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pengobatan penyakit autoimun biasanya dengan [[agen imunosupresif]] yang menurunkan respons imun. Pengobatan model baru yaitu penghambat [[sitokin]] (penghambat jalur sinyal sitokin) dan penghilangan efektor sel T dan sel B (misal terapi anti-CD20 pada sel B).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Faktor risiko ==&lt;br /&gt;
Sejauh ini penyebab penyakit autoimun masih belum diketahui. Meski demikian, ada beberapa faktor yang memicu seseorang berisiko menderita penyakit autoimun.&lt;br /&gt;
* Genetik, yaitu [[haplotipe]] HLA tertentu meningkatkan risiko penyakit autoimun&lt;br /&gt;
* Kelamin, yaitu wanita lebih sering daripada pria&lt;br /&gt;
* Infeksi, yaitu [[virus Epstein-Barr]], [[mikoplasma]], [[streptokokus]], [[Klebsiella]], [[malaria]], berhubungan dengan beberapa penyakit autoimun;&lt;br /&gt;
* Sifat [[autoantigen]], yaitu enzim dan protein (&amp;#039;&amp;#039;heat shock protein&amp;#039;&amp;#039;) sering sebagai antigen sasaran dan mungkin bereaksi silang dengan antigen mikrob&lt;br /&gt;
* Obat-obatan, yaitu obat tertentu dapat menginduksi penyakit autoimun&lt;br /&gt;
* Usia, sebagian besar penyakit autoimun terjadi pada usia dewasa&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Pengobatan ==&lt;br /&gt;
Pengobatan diperlukan untuk mengontrol reaksi autoimun dengan menekan sistem kekebalan tubuh. Namun, beberapa obat digunakan reaksi autoimun juga mengganggu kemampuan tubuh dalam melawan penyakit, terutama infeksi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Obat yang menekan sistem kekebalan tubuh (imunosupresan) contohnya [[azatiopirin]], [[klorambusil]], siklofosfamid, [[mikofenolat]], dan [[metoreksat]]. [[Kortikosteroid]] seperti [[prednison]] sering diberikan secara oral, yang mampu mengurangi radang sebaik menekan sistem kekebalan tubuh. Kortikosteroid yang digunakan dalam jangka panjang memiliki banyak efek samping.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Etanercept]], [[infliximab]], dan [[adalimumab]] adalah contoh obat-obat yang menghalangi aksi [[Faktor nekrosis tumor-alfa]] (TNF). Obat ini sangat efektif dalam mengobati [[artritis reumatoid]] (RA), tetapi bisa menyebabkan efek pada tubuh menjadi lebih mudah terkena infeksi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Obat lain bertarget pada [[sel darah putih]] yaitu [[abatacept]] yang menghalangi pengaktifan sel T dan dipakai pada RA. [[Rituximab]], suatu obat antikanker juga efektif dalam pengobatan RA.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Plasmapheresis]] digunakan untuk mengobati beberapa gangguan autoimun. Darah dialirkan dan disaring untuk menyingkirkan antibodi abnormal. Lalu darah yang disaring dikembalikan kepada pasien.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Referensi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Penyakit+autoimun&amp;amp;oldid=28060366 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28060366 (2025-10-17T09:33:38Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>