<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Penyuling_%28kimia%29</id>
	<title>Penyuling (kimia) - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Penyuling_%28kimia%29"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Penyuling_(kimia)&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-16T03:15:29Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Penyuling_(kimia)&amp;diff=23398&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Penyuling_(kimia)&amp;diff=23398&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-08-28T18:00:05Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi&lt;/p&gt;
&lt;table style=&quot;background-color: #fff; color: #202122;&quot; data-mw-interface=&quot;&quot;&gt;
				&lt;col class=&quot;diff-marker&quot; /&gt;
				&lt;col class=&quot;diff-content&quot; /&gt;
				&lt;col class=&quot;diff-marker&quot; /&gt;
				&lt;col class=&quot;diff-content&quot; /&gt;
				&lt;tr class=&quot;diff-title&quot; lang=&quot;id&quot;&gt;
				&lt;td colspan=&quot;2&quot; style=&quot;background-color: #fff; color: #202122; text-align: center;&quot;&gt;← Revisi sebelumnya&lt;/td&gt;
				&lt;td colspan=&quot;2&quot; style=&quot;background-color: #fff; color: #202122; text-align: center;&quot;&gt;Revisi per 28 Agustus 2026 18.00&lt;/td&gt;
				&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td colspan=&quot;2&quot; class=&quot;diff-lineno&quot; id=&quot;mw-diff-left-l1&quot;&gt;Baris 1:&lt;/td&gt;
&lt;td colspan=&quot;2&quot; class=&quot;diff-lineno&quot;&gt;Baris 1:&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;diff-marker&quot; data-marker=&quot;−&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;color: #202122; font-size: 88%; border-style: solid; border-width: 1px 1px 1px 4px; border-radius: 0.33em; border-color: #ffe49c; vertical-align: top; white-space: pre-wrap;&quot;&gt;&lt;div&gt;&#039;&#039;&#039;Penyuling&#039;&#039;&#039; () adalah suatu perangkat yang digunakan untuk [[penyulingan|menyuling]] campuran [[cairan]] dengan cara memanaskannya hingga komponen tertentu [[mendidih|mendidih]] secara selektif, kemudian mendinginkan [[uap]] yang terbentuk sehingga [[kondensasi|mengembun]] kembali menjadi cairan. Penyuling bekerja berdasarkan prinsip yang sama dengan [[Penyulingan#Prosedur laboratorium|perangkat penyulingan]] dasar, tetapi dalam skala yang jauh lebih besar. Perangkat ini telah digunakan untuk memproduksi [[parfum]], [[kedokteran|obat-obatan]], [[air untuk injeksi]] (WFI) dalam bidang farmasi, memisahkan dan memurnikan berbagai senyawa kimia, serta menghasilkan [[minuman keras|minuman sulingan]] yang mengandung [[etanol]].&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;diff-marker&quot; data-marker=&quot;+&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;color: #202122; font-size: 88%; border-style: solid; border-width: 1px 1px 1px 4px; border-radius: 0.33em; border-color: #a3d3ff; vertical-align: top; white-space: pre-wrap;&quot;&gt;&lt;div&gt;&lt;ins style=&quot;font-weight: bold; text-decoration: none;&quot;&gt;[[File:Glenfiddich_Distillery_stills.jpg|thumb|right|280px|Glenfiddich Distillery stills]]&lt;/ins&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td colspan=&quot;2&quot; class=&quot;diff-side-deleted&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;diff-marker&quot; data-marker=&quot;+&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;color: #202122; font-size: 88%; border-style: solid; border-width: 1px 1px 1px 4px; border-radius: 0.33em; border-color: #a3d3ff; vertical-align: top; white-space: pre-wrap;&quot;&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td colspan=&quot;2&quot; class=&quot;diff-side-deleted&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;diff-marker&quot; data-marker=&quot;+&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;color: #202122; font-size: 88%; border-style: solid; border-width: 1px 1px 1px 4px; border-radius: 0.33em; border-color: #a3d3ff; vertical-align: top; white-space: pre-wrap;&quot;&gt;&lt;div&gt;&#039;&#039;&#039;Penyuling&#039;&#039;&#039; () adalah suatu perangkat yang digunakan untuk [[penyulingan|menyuling]] campuran [[cairan]] dengan cara memanaskannya hingga komponen tertentu [[mendidih|mendidih]] secara selektif, kemudian mendinginkan [[uap]] yang terbentuk sehingga [[kondensasi|mengembun]] kembali menjadi cairan.&lt;ins style=&quot;font-weight: bold; text-decoration: none;&quot;&gt;&amp;lt;ref&amp;gt;[http://jupiter.plymouth.edu/~wwf/distillation.htm DISTILLATION APPARATUS]. Plymouth State University.&amp;lt;/ref&amp;gt; &lt;/ins&gt;Penyuling bekerja berdasarkan prinsip yang sama dengan [[Penyulingan#Prosedur laboratorium|perangkat penyulingan]] dasar, tetapi dalam skala yang jauh lebih besar. Perangkat ini telah digunakan untuk memproduksi [[parfum]], [[kedokteran|obat-obatan]], [[air untuk injeksi]] (WFI) dalam bidang farmasi, memisahkan dan memurnikan berbagai senyawa kimia, serta menghasilkan [[minuman keras|minuman sulingan]] yang mengandung [[etanol]].&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;diff-marker&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background-color: #f8f9fa; color: #202122; font-size: 88%; border-style: solid; border-width: 1px 1px 1px 4px; border-radius: 0.33em; border-color: #eaecf0; vertical-align: top; white-space: pre-wrap;&quot;&gt;&lt;div&gt;==Penerapan==&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;diff-marker&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background-color: #f8f9fa; color: #202122; font-size: 88%; border-style: solid; border-width: 1px 1px 1px 4px; border-radius: 0.33em; border-color: #eaecf0; vertical-align: top; white-space: pre-wrap;&quot;&gt;&lt;div&gt;==Penerapan==&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;diff-marker&quot; data-marker=&quot;−&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;color: #202122; font-size: 88%; border-style: solid; border-width: 1px 1px 1px 4px; border-radius: 0.33em; border-color: #ffe49c; vertical-align: top; white-space: pre-wrap;&quot;&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;diff-marker&quot; data-marker=&quot;+&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;color: #202122; font-size: 88%; border-style: solid; border-width: 1px 1px 1px 4px; border-radius: 0.33em; border-color: #a3d3ff; vertical-align: top; white-space: pre-wrap;&quot;&gt;&lt;div&gt;Karena etanol [[titik didih|mendidih]] pada [[suhu]] yang jauh lebih rendah dibandingkan [[air]], [[Penyulingan#Penyulingan sederhana|penyulingan sederhana]] dapat memisahkan etanol dari air dengan memberikan panas pada campuran tersebut. Secara historis, wadah [[tembaga]] digunakan untuk tujuan ini karena tembaga dapat menghilangkan senyawa berbasis [[belerang]] yang tidak diinginkan dari alkohol. Namun, banyak penyuling modern dibuat dari pipa baja tahan karat dengan lapisan tembaga untuk mencegah pengikisan seluruh wadah dan mengurangi kadar tembaga dalam produk limbah (yang pada penyulingan besar diproses menjadi pakan ternak).&lt;ins style=&quot;font-weight: bold; text-decoration: none;&quot;&gt;&amp;lt;ref&amp;gt;[https://academic.oup.com/nutritionreviews/article-abstract/2/12/356/1850381?redirectedFrom=PDF Distillation by-Products as Animal Feeds]. &#039;&#039;Nutrition Reviews&#039;&#039;. Oxford University Press. 1944. Vol. 2 (12). hlm. 356–358. doi:10.1111/j.1753-4887.1944.tb08165.x.&amp;lt;/ref&amp;gt; &lt;/ins&gt;Tembaga merupakan bahan yang lebih disukai untuk penyuling karena menghasilkan minuman beralkohol dengan cita rasa yang lebih baik secara keseluruhan. Peningkatan cita rasa terjadi melalui reaksi kimia antara tembaga dalam penyuling dan senyawa belerang yang dihasilkan oleh ragi selama fermentasi. Senyawa belerang yang tidak diinginkan dan dapat mengubah cita rasa tersebut dihilangkan secara kimia dari produk akhir, sehingga menghasilkan minuman yang lebih halus dan memiliki rasa yang lebih baik. Semua penyuling berbahan tembaga memerlukan perbaikan sekitar setiap delapan tahun akibat pengendapan [[Tembaga(II) sulfat|senyawa tembaga-belerang]]. Industri minuman merupakan bidang pertama yang menerapkan perangkat penyulingan modern dan menjadi pelopor dalam pengembangan standar peralatan yang kini diterima secara luas dalam industri kimia.&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;diff-marker&quot; data-marker=&quot;−&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;color: #202122; font-size: 88%; border-style: solid; border-width: 1px 1px 1px 4px; border-radius: 0.33em; border-color: #ffe49c; vertical-align: top; white-space: pre-wrap;&quot;&gt;&lt;div&gt;Karena etanol [[titik didih|mendidih]] pada [[suhu]] yang jauh lebih rendah dibandingkan [[air]], [[Penyulingan#Penyulingan sederhana|penyulingan sederhana]] dapat memisahkan etanol dari air dengan memberikan panas pada campuran tersebut. Secara historis, wadah [[tembaga]] digunakan untuk tujuan ini karena tembaga dapat menghilangkan senyawa berbasis [[belerang]] yang tidak diinginkan dari alkohol. Namun, banyak penyuling modern dibuat dari pipa baja tahan karat dengan lapisan tembaga untuk mencegah pengikisan seluruh wadah dan mengurangi kadar tembaga dalam produk limbah (yang pada penyulingan besar diproses menjadi pakan ternak). Tembaga merupakan bahan yang lebih disukai untuk penyuling karena menghasilkan minuman beralkohol dengan cita rasa yang lebih baik secara keseluruhan. Peningkatan cita rasa terjadi melalui reaksi kimia antara tembaga dalam penyuling dan senyawa belerang yang dihasilkan oleh ragi selama fermentasi. Senyawa belerang yang tidak diinginkan dan dapat mengubah cita rasa tersebut dihilangkan secara kimia dari produk akhir, sehingga menghasilkan minuman yang lebih halus dan memiliki rasa yang lebih baik. Semua penyuling berbahan tembaga memerlukan perbaikan sekitar setiap delapan tahun akibat pengendapan [[Tembaga(II) sulfat|senyawa tembaga-belerang]]. Industri minuman merupakan bidang pertama yang menerapkan perangkat penyulingan modern dan menjadi pelopor dalam pengembangan standar peralatan yang kini diterima secara luas dalam industri kimia.&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td colspan=&quot;2&quot; class=&quot;diff-side-added&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;diff-marker&quot; data-marker=&quot;−&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;color: #202122; font-size: 88%; border-style: solid; border-width: 1px 1px 1px 4px; border-radius: 0.33em; border-color: #ffe49c; vertical-align: top; white-space: pre-wrap;&quot;&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td colspan=&quot;2&quot; class=&quot;diff-side-added&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;diff-marker&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background-color: #f8f9fa; color: #202122; font-size: 88%; border-style: solid; border-width: 1px 1px 1px 4px; border-radius: 0.33em; border-color: #eaecf0; vertical-align: top; white-space: pre-wrap;&quot;&gt;&lt;br&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;diff-marker&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background-color: #f8f9fa; color: #202122; font-size: 88%; border-style: solid; border-width: 1px 1px 1px 4px; border-radius: 0.33em; border-color: #eaecf0; vertical-align: top; white-space: pre-wrap;&quot;&gt;&lt;br&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;diff-marker&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background-color: #f8f9fa; color: #202122; font-size: 88%; border-style: solid; border-width: 1px 1px 1px 4px; border-radius: 0.33em; border-color: #eaecf0; vertical-align: top; white-space: pre-wrap;&quot;&gt;&lt;div&gt;Terdapat pula peningkatan penggunaan penyulingan [[gin]] menggunakan kaca dan [[Politetrafluoroetilena|PTFE]], bahkan pada tekanan yang dikurangi, untuk menghasilkan produk yang lebih segar. Hal ini tidak berkaitan dengan kualitas alkohol karena prosesnya dimulai dengan alkohol biji-bijian yang telah disuling tiga kali, sedangkan penyulingan hanya digunakan untuk mengambil cita rasa dari bahan botani seperti [[limonena]] dan senyawa lain yang termasuk golongan [[terpena]]. Etanolnya sendiri relatif tidak mengalami perubahan.&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;diff-marker&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background-color: #f8f9fa; color: #202122; font-size: 88%; border-style: solid; border-width: 1px 1px 1px 4px; border-radius: 0.33em; border-color: #eaecf0; vertical-align: top; white-space: pre-wrap;&quot;&gt;&lt;div&gt;Terdapat pula peningkatan penggunaan penyulingan [[gin]] menggunakan kaca dan [[Politetrafluoroetilena|PTFE]], bahkan pada tekanan yang dikurangi, untuk menghasilkan produk yang lebih segar. Hal ini tidak berkaitan dengan kualitas alkohol karena prosesnya dimulai dengan alkohol biji-bijian yang telah disuling tiga kali, sedangkan penyulingan hanya digunakan untuk mengambil cita rasa dari bahan botani seperti [[limonena]] dan senyawa lain yang termasuk golongan [[terpena]]. Etanolnya sendiri relatif tidak mengalami perubahan.&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td colspan=&quot;2&quot; class=&quot;diff-lineno&quot; id=&quot;mw-diff-left-l9&quot;&gt;Baris 9:&lt;/td&gt;
&lt;td colspan=&quot;2&quot; class=&quot;diff-lineno&quot;&gt;Baris 9:&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;diff-marker&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background-color: #f8f9fa; color: #202122; font-size: 88%; border-style: solid; border-width: 1px 1px 1px 4px; border-radius: 0.33em; border-color: #eaecf0; vertical-align: top; white-space: pre-wrap;&quot;&gt;&lt;div&gt;Perangkat [[penyulingan]] standar yang paling sederhana umumnya dikenal sebagai penyuling ketel (&amp;#039;&amp;#039;pot still&amp;#039;&amp;#039;), yang terdiri atas satu ruang pemanasan dan satu wadah untuk mengumpulkan alkohol yang telah dimurnikan. Penyuling ketel hanya melibatkan satu tahap kondensasi, sedangkan jenis peralatan penyulingan lainnya memiliki beberapa tahap yang menghasilkan pemurnian lebih tinggi terhadap komponen yang lebih mudah menguap (alkohol). Penyulingan menggunakan penyuling ketel menghasilkan [[proses pemisahan|pemisahan]] yang tidak sempurna, tetapi hal ini dapat diinginkan untuk mempertahankan cita rasa pada beberapa jenis minuman sulingan.&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;diff-marker&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background-color: #f8f9fa; color: #202122; font-size: 88%; border-style: solid; border-width: 1px 1px 1px 4px; border-radius: 0.33em; border-color: #eaecf0; vertical-align: top; white-space: pre-wrap;&quot;&gt;&lt;div&gt;Perangkat [[penyulingan]] standar yang paling sederhana umumnya dikenal sebagai penyuling ketel (&amp;#039;&amp;#039;pot still&amp;#039;&amp;#039;), yang terdiri atas satu ruang pemanasan dan satu wadah untuk mengumpulkan alkohol yang telah dimurnikan. Penyuling ketel hanya melibatkan satu tahap kondensasi, sedangkan jenis peralatan penyulingan lainnya memiliki beberapa tahap yang menghasilkan pemurnian lebih tinggi terhadap komponen yang lebih mudah menguap (alkohol). Penyulingan menggunakan penyuling ketel menghasilkan [[proses pemisahan|pemisahan]] yang tidak sempurna, tetapi hal ini dapat diinginkan untuk mempertahankan cita rasa pada beberapa jenis minuman sulingan.&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;diff-marker&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background-color: #f8f9fa; color: #202122; font-size: 88%; border-style: solid; border-width: 1px 1px 1px 4px; border-radius: 0.33em; border-color: #eaecf0; vertical-align: top; white-space: pre-wrap;&quot;&gt;&lt;br&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;diff-marker&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background-color: #f8f9fa; color: #202122; font-size: 88%; border-style: solid; border-width: 1px 1px 1px 4px; border-radius: 0.33em; border-color: #eaecf0; vertical-align: top; white-space: pre-wrap;&quot;&gt;&lt;br&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;diff-marker&quot; data-marker=&quot;−&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;color: #202122; font-size: 88%; border-style: solid; border-width: 1px 1px 1px 4px; border-radius: 0.33em; border-color: #ffe49c; vertical-align: top; white-space: pre-wrap;&quot;&gt;&lt;div&gt;Jika diperlukan hasil penyulingan yang lebih murni, [[refluks|penyuling refluks]] (&#039;&#039;reflux still&#039;&#039;) merupakan solusi yang paling umum digunakan. Penyuling refluks menggunakan [[kolom fraksionasi]], yang biasanya dibuat dengan mengisi wadah tembaga menggunakan manik-manik kaca untuk memaksimalkan [[luas permukaan]] yang tersedia. Ketika alkohol mendidih, mengembun, dan kembali mendidih melalui kolom tersebut, jumlah tahap penyulingan efektif meningkat secara signifikan. [[Vodka]], gin, dan minuman beralkohol netral berbahan biji-bijian lainnya disuling dengan metode ini, kemudian diencerkan hingga mencapai konsentrasi yang sesuai untuk konsumsi manusia.&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;diff-marker&quot; data-marker=&quot;+&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;color: #202122; font-size: 88%; border-style: solid; border-width: 1px 1px 1px 4px; border-radius: 0.33em; border-color: #a3d3ff; vertical-align: top; white-space: pre-wrap;&quot;&gt;&lt;div&gt;Jika diperlukan hasil penyulingan yang lebih murni, [[refluks|penyuling refluks]] (&#039;&#039;reflux still&#039;&#039;) merupakan solusi yang paling umum digunakan. Penyuling refluks menggunakan [[kolom fraksionasi]], yang biasanya dibuat dengan mengisi wadah tembaga menggunakan manik-manik kaca untuk memaksimalkan [[luas permukaan]] yang tersedia.&lt;ins style=&quot;font-weight: bold; text-decoration: none;&quot;&gt;&amp;lt;ref&amp;gt;Kister, Henry Z. &#039;&#039;Distillation Design&#039;&#039;. McGraw-Hill. 1992. ISBN 0-07-034909-6.&amp;lt;/ref&amp;gt; &lt;/ins&gt;Ketika alkohol mendidih, mengembun, dan kembali mendidih melalui kolom tersebut, jumlah tahap penyulingan efektif meningkat secara signifikan. [[Vodka]], gin, dan minuman beralkohol netral berbahan biji-bijian lainnya disuling dengan metode ini, kemudian diencerkan hingga mencapai konsentrasi yang sesuai untuk konsumsi manusia.&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;diff-marker&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background-color: #f8f9fa; color: #202122; font-size: 88%; border-style: solid; border-width: 1px 1px 1px 4px; border-radius: 0.33em; border-color: #eaecf0; vertical-align: top; white-space: pre-wrap;&quot;&gt;&lt;br&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;diff-marker&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background-color: #f8f9fa; color: #202122; font-size: 88%; border-style: solid; border-width: 1px 1px 1px 4px; border-radius: 0.33em; border-color: #eaecf0; vertical-align: top; white-space: pre-wrap;&quot;&gt;&lt;br&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;diff-marker&quot; data-marker=&quot;−&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;color: #202122; font-size: 88%; border-style: solid; border-width: 1px 1px 1px 4px; border-radius: 0.33em; border-color: #ffe49c; vertical-align: top; white-space: pre-wrap;&quot;&gt;&lt;div&gt;Produk beralkohol dari penyuling rumahan banyak ditemukan di seluruh dunia, tetapi terkadang melanggar peraturan setempat. Produk dari penyuling ilegal di [[Amerika Serikat]] umumnya disebut &#039;&#039;[[moonshine]]&#039;&#039;, sedangkan di [[Irlandia]] disebut [[poitín]]. Namun, poitín, meskipun pernah dinyatakan ilegal pada tahun 1661, telah diperbolehkan untuk diekspor dari Irlandia sejak tahun 1997. Perlu diperhatikan bahwa istilah &#039;&#039;moonshine&#039;&#039; sering digunakan secara keliru karena banyak orang menganggapnya sebagai jenis alkohol berkadar tinggi tertentu yang disuling dari jagung, padahal istilah tersebut dapat merujuk pada berbagai jenis alkohol yang disuling secara ilegal.&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;diff-marker&quot; data-marker=&quot;+&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;color: #202122; font-size: 88%; border-style: solid; border-width: 1px 1px 1px 4px; border-radius: 0.33em; border-color: #a3d3ff; vertical-align: top; white-space: pre-wrap;&quot;&gt;&lt;div&gt;Produk beralkohol dari penyuling rumahan banyak ditemukan di seluruh dunia, tetapi terkadang melanggar peraturan setempat. Produk dari penyuling ilegal di [[Amerika Serikat]] umumnya disebut &#039;&#039;[[moonshine]]&#039;&#039;, sedangkan di [[Irlandia]] disebut [[poitín]]. Namun, poitín, meskipun pernah dinyatakan ilegal pada tahun 1661, telah diperbolehkan untuk diekspor dari Irlandia sejak tahun 1997. Perlu diperhatikan bahwa istilah &#039;&#039;moonshine&#039;&#039; sering digunakan secara keliru karena banyak orang menganggapnya sebagai jenis alkohol berkadar tinggi tertentu yang disuling dari jagung, padahal istilah tersebut dapat merujuk pada berbagai jenis alkohol yang disuling secara ilegal.&lt;ins style=&quot;font-weight: bold; text-decoration: none;&quot;&gt;&amp;lt;ref&amp;gt;[http://www.brewhaus.com/Moonshine-Still-and-Alcohol-Stills-C150.aspx About Moonshine Stills and Alcohol Stills].&amp;lt;/ref&amp;gt;&lt;/ins&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;diff-marker&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background-color: #f8f9fa; color: #202122; font-size: 88%; border-style: solid; border-width: 1px 1px 1px 4px; border-radius: 0.33em; border-color: #eaecf0; vertical-align: top; white-space: pre-wrap;&quot;&gt;&lt;br&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;diff-marker&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background-color: #f8f9fa; color: #202122; font-size: 88%; border-style: solid; border-width: 1px 1px 1px 4px; border-radius: 0.33em; border-color: #eaecf0; vertical-align: top; white-space: pre-wrap;&quot;&gt;&lt;br&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;diff-marker&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background-color: #f8f9fa; color: #202122; font-size: 88%; border-style: solid; border-width: 1px 1px 1px 4px; border-radius: 0.33em; border-color: #eaecf0; vertical-align: top; white-space: pre-wrap;&quot;&gt;&lt;div&gt;==Lihat pula==&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;diff-marker&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background-color: #f8f9fa; color: #202122; font-size: 88%; border-style: solid; border-width: 1px 1px 1px 4px; border-radius: 0.33em; border-color: #eaecf0; vertical-align: top; white-space: pre-wrap;&quot;&gt;&lt;div&gt;==Lihat pula==&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td colspan=&quot;2&quot; class=&quot;diff-lineno&quot; id=&quot;mw-diff-left-l17&quot;&gt;Baris 17:&lt;/td&gt;
&lt;td colspan=&quot;2&quot; class=&quot;diff-lineno&quot;&gt;Baris 17:&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;diff-marker&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background-color: #f8f9fa; color: #202122; font-size: 88%; border-style: solid; border-width: 1px 1px 1px 4px; border-radius: 0.33em; border-color: #eaecf0; vertical-align: top; white-space: pre-wrap;&quot;&gt;&lt;div&gt;* [[Air suling]]&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;diff-marker&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background-color: #f8f9fa; color: #202122; font-size: 88%; border-style: solid; border-width: 1px 1px 1px 4px; border-radius: 0.33em; border-color: #eaecf0; vertical-align: top; white-space: pre-wrap;&quot;&gt;&lt;div&gt;* [[Air suling]]&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;diff-marker&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background-color: #f8f9fa; color: #202122; font-size: 88%; border-style: solid; border-width: 1px 1px 1px 4px; border-radius: 0.33em; border-color: #eaecf0; vertical-align: top; white-space: pre-wrap;&quot;&gt;&lt;div&gt;* [[Alembik]]&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;diff-marker&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background-color: #f8f9fa; color: #202122; font-size: 88%; border-style: solid; border-width: 1px 1px 1px 4px; border-radius: 0.33em; border-color: #eaecf0; vertical-align: top; white-space: pre-wrap;&quot;&gt;&lt;div&gt;* [[Alembik]]&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;diff-marker&quot; data-marker=&quot;−&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;color: #202122; font-size: 88%; border-style: solid; border-width: 1px 1px 1px 4px; border-radius: 0.33em; border-color: #ffe49c; vertical-align: top; white-space: pre-wrap;&quot;&gt;&lt;div&gt;&lt;del style=&quot;font-weight: bold; text-decoration: none;&quot;&gt;==Referensi==&lt;/del&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td colspan=&quot;2&quot; class=&quot;diff-side-added&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;diff-marker&quot; data-marker=&quot;−&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;color: #202122; font-size: 88%; border-style: solid; border-width: 1px 1px 1px 4px; border-radius: 0.33em; border-color: #ffe49c; vertical-align: top; white-space: pre-wrap;&quot;&gt;&lt;div&gt;&lt;del style=&quot;font-weight: bold; text-decoration: none;&quot;&gt;&lt;/del&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td colspan=&quot;2&quot; class=&quot;diff-side-added&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;diff-marker&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background-color: #f8f9fa; color: #202122; font-size: 88%; border-style: solid; border-width: 1px 1px 1px 4px; border-radius: 0.33em; border-color: #eaecf0; vertical-align: top; white-space: pre-wrap;&quot;&gt;&lt;div&gt;==Pranala luar==&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;diff-marker&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background-color: #f8f9fa; color: #202122; font-size: 88%; border-style: solid; border-width: 1px 1px 1px 4px; border-radius: 0.33em; border-color: #eaecf0; vertical-align: top; white-space: pre-wrap;&quot;&gt;&lt;div&gt;==Pranala luar==&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;diff-marker&quot; data-marker=&quot;−&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;color: #202122; font-size: 88%; border-style: solid; border-width: 1px 1px 1px 4px; border-radius: 0.33em; border-color: #ffe49c; vertical-align: top; white-space: pre-wrap;&quot;&gt;&lt;div&gt;&lt;del style=&quot;font-weight: bold; text-decoration: none;&quot;&gt;&lt;/del&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td colspan=&quot;2&quot; class=&quot;diff-side-added&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;diff-marker&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background-color: #f8f9fa; color: #202122; font-size: 88%; border-style: solid; border-width: 1px 1px 1px 4px; border-radius: 0.33em; border-color: #eaecf0; vertical-align: top; white-space: pre-wrap;&quot;&gt;&lt;div&gt;*[https://www.youtube.com/watch?v=TywPjx3VHeM Penyuling &amp;#039;&amp;#039;moonshine&amp;#039;&amp;#039;] Moonshine Still Ghost from the past - Video&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;diff-marker&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background-color: #f8f9fa; color: #202122; font-size: 88%; border-style: solid; border-width: 1px 1px 1px 4px; border-radius: 0.33em; border-color: #eaecf0; vertical-align: top; white-space: pre-wrap;&quot;&gt;&lt;div&gt;*[https://www.youtube.com/watch?v=TywPjx3VHeM Penyuling &amp;#039;&amp;#039;moonshine&amp;#039;&amp;#039;] Moonshine Still Ghost from the past - Video&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;diff-marker&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background-color: #f8f9fa; color: #202122; font-size: 88%; border-style: solid; border-width: 1px 1px 1px 4px; border-radius: 0.33em; border-color: #eaecf0; vertical-align: top; white-space: pre-wrap;&quot;&gt;&lt;div&gt;*&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;diff-marker&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background-color: #f8f9fa; color: #202122; font-size: 88%; border-style: solid; border-width: 1px 1px 1px 4px; border-radius: 0.33em; border-color: #eaecf0; vertical-align: top; white-space: pre-wrap;&quot;&gt;&lt;div&gt;*&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;diff-marker&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background-color: #f8f9fa; color: #202122; font-size: 88%; border-style: solid; border-width: 1px 1px 1px 4px; border-radius: 0.33em; border-color: #eaecf0; vertical-align: top; white-space: pre-wrap;&quot;&gt;&lt;br&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;diff-marker&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background-color: #f8f9fa; color: #202122; font-size: 88%; border-style: solid; border-width: 1px 1px 1px 4px; border-radius: 0.33em; border-color: #eaecf0; vertical-align: top; white-space: pre-wrap;&quot;&gt;&lt;br&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td colspan=&quot;2&quot; class=&quot;diff-side-deleted&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;diff-marker&quot; data-marker=&quot;+&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;color: #202122; font-size: 88%; border-style: solid; border-width: 1px 1px 1px 4px; border-radius: 0.33em; border-color: #a3d3ff; vertical-align: top; white-space: pre-wrap;&quot;&gt;&lt;div&gt;&lt;ins style=&quot;font-weight: bold; text-decoration: none;&quot;&gt;== Referensi ==&lt;/ins&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td colspan=&quot;2&quot; class=&quot;diff-side-deleted&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;diff-marker&quot; data-marker=&quot;+&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;color: #202122; font-size: 88%; border-style: solid; border-width: 1px 1px 1px 4px; border-radius: 0.33em; border-color: #a3d3ff; vertical-align: top; white-space: pre-wrap;&quot;&gt;&lt;div&gt;&lt;ins style=&quot;font-weight: bold; text-decoration: none;&quot;&gt;&amp;lt;references /&amp;gt;&lt;/ins&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;diff-marker&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background-color: #f8f9fa; color: #202122; font-size: 88%; border-style: solid; border-width: 1px 1px 1px 4px; border-radius: 0.33em; border-color: #eaecf0; vertical-align: top; white-space: pre-wrap;&quot;&gt;&lt;br&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;diff-marker&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background-color: #f8f9fa; color: #202122; font-size: 88%; border-style: solid; border-width: 1px 1px 1px 4px; border-radius: 0.33em; border-color: #eaecf0; vertical-align: top; white-space: pre-wrap;&quot;&gt;&lt;br&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td colspan=&quot;2&quot; class=&quot;diff-side-deleted&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;diff-marker&quot; data-marker=&quot;+&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;color: #202122; font-size: 88%; border-style: solid; border-width: 1px 1px 1px 4px; border-radius: 0.33em; border-color: #a3d3ff; vertical-align: top; white-space: pre-wrap;&quot;&gt;&lt;div&gt;&lt;ins style=&quot;font-weight: bold; text-decoration: none;&quot;&gt;== Sumber dan atribusi ==&lt;/ins&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;diff-marker&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background-color: #f8f9fa; color: #202122; font-size: 88%; border-style: solid; border-width: 1px 1px 1px 4px; border-radius: 0.33em; border-color: #eaecf0; vertical-align: top; white-space: pre-wrap;&quot;&gt;&lt;br&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;diff-marker&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background-color: #f8f9fa; color: #202122; font-size: 88%; border-style: solid; border-width: 1px 1px 1px 4px; border-radius: 0.33em; border-color: #eaecf0; vertical-align: top; white-space: pre-wrap;&quot;&gt;&lt;br&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;diff-marker&quot; data-marker=&quot;−&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;color: #202122; font-size: 88%; border-style: solid; border-width: 1px 1px 1px 4px; border-radius: 0.33em; border-color: #ffe49c; vertical-align: top; white-space: pre-wrap;&quot;&gt;&lt;div&gt;== &lt;del style=&quot;font-weight: bold; text-decoration: none;&quot;&gt;Sumber &lt;/del&gt;dan &lt;del style=&quot;font-weight: bold; text-decoration: none;&quot;&gt;atribusi ==&lt;/del&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;diff-marker&quot; data-marker=&quot;+&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;color: #202122; font-size: 88%; border-style: solid; border-width: 1px 1px 1px 4px; border-radius: 0.33em; border-color: #a3d3ff; vertical-align: top; white-space: pre-wrap;&quot;&gt;&lt;div&gt;&lt;ins style=&quot;font-weight: bold; text-decoration: none;&quot;&gt;Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title&lt;/ins&gt;=&lt;ins style=&quot;font-weight: bold; text-decoration: none;&quot;&gt;Penyuling+%28kimia%29&amp;amp;oldid&lt;/ins&gt;=&lt;ins style=&quot;font-weight: bold; text-decoration: none;&quot;&gt;29488658 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29488658 (2026-07-23T11:25:43Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons &lt;/ins&gt;dan &lt;ins style=&quot;font-weight: bold; text-decoration: none;&quot;&gt;mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/ins&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;diff-marker&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background-color: #f8f9fa; color: #202122; font-size: 88%; border-style: solid; border-width: 1px 1px 1px 4px; border-radius: 0.33em; border-color: #eaecf0; vertical-align: top; white-space: pre-wrap;&quot;&gt;&lt;br&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;diff-marker&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background-color: #f8f9fa; color: #202122; font-size: 88%; border-style: solid; border-width: 1px 1px 1px 4px; border-radius: 0.33em; border-color: #eaecf0; vertical-align: top; white-space: pre-wrap;&quot;&gt;&lt;br&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;diff-marker&quot; data-marker=&quot;−&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;color: #202122; font-size: 88%; border-style: solid; border-width: 1px 1px 1px 4px; border-radius: 0.33em; border-color: #ffe49c; vertical-align: top; white-space: pre-wrap;&quot;&gt;&lt;div&gt;&lt;del style=&quot;font-weight: bold; text-decoration: none;&quot;&gt;Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Penyuling+%28kimia%29&amp;amp;oldid=29488658 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29488658 (2026&lt;/del&gt;-&lt;del style=&quot;font-weight: bold; text-decoration: none;&quot;&gt;07&lt;/del&gt;-&lt;del style=&quot;font-weight: bold; text-decoration: none;&quot;&gt;23T11:25:43Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi&lt;/del&gt;-&lt;del style=&quot;font-weight: bold; text-decoration: none;&quot;&gt;BerbagiSerupa (CC BY&lt;/del&gt;-&lt;del style=&quot;font-weight: bold; text-decoration: none;&quot;&gt;SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/del&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;diff-marker&quot; data-marker=&quot;+&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;color: #202122; font-size: 88%; border-style: solid; border-width: 1px 1px 1px 4px; border-radius: 0.33em; border-color: #a3d3ff; vertical-align: top; white-space: pre-wrap;&quot;&gt;&lt;div&gt;&lt;ins style=&quot;font-weight: bold; text-decoration: none;&quot;&gt;&amp;lt;!&lt;/ins&gt;-- &lt;ins style=&quot;font-weight: bold; text-decoration: none;&quot;&gt;WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 &lt;/ins&gt;--&lt;ins style=&quot;font-weight: bold; text-decoration: none;&quot;&gt;&amp;gt;&lt;/ins&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/table&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Penyuling_(kimia)&amp;diff=22999&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29488658; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Penyuling_(kimia)&amp;diff=22999&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-08-28T17:24:03Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29488658; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Penyuling&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; () adalah suatu perangkat yang digunakan untuk [[penyulingan|menyuling]] campuran [[cairan]] dengan cara memanaskannya hingga komponen tertentu [[mendidih|mendidih]] secara selektif, kemudian mendinginkan [[uap]] yang terbentuk sehingga [[kondensasi|mengembun]] kembali menjadi cairan. Penyuling bekerja berdasarkan prinsip yang sama dengan [[Penyulingan#Prosedur laboratorium|perangkat penyulingan]] dasar, tetapi dalam skala yang jauh lebih besar. Perangkat ini telah digunakan untuk memproduksi [[parfum]], [[kedokteran|obat-obatan]], [[air untuk injeksi]] (WFI) dalam bidang farmasi, memisahkan dan memurnikan berbagai senyawa kimia, serta menghasilkan [[minuman keras|minuman sulingan]] yang mengandung [[etanol]].&lt;br /&gt;
==Penerapan==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena etanol [[titik didih|mendidih]] pada [[suhu]] yang jauh lebih rendah dibandingkan [[air]], [[Penyulingan#Penyulingan sederhana|penyulingan sederhana]] dapat memisahkan etanol dari air dengan memberikan panas pada campuran tersebut. Secara historis, wadah [[tembaga]] digunakan untuk tujuan ini karena tembaga dapat menghilangkan senyawa berbasis [[belerang]] yang tidak diinginkan dari alkohol. Namun, banyak penyuling modern dibuat dari pipa baja tahan karat dengan lapisan tembaga untuk mencegah pengikisan seluruh wadah dan mengurangi kadar tembaga dalam produk limbah (yang pada penyulingan besar diproses menjadi pakan ternak). Tembaga merupakan bahan yang lebih disukai untuk penyuling karena menghasilkan minuman beralkohol dengan cita rasa yang lebih baik secara keseluruhan. Peningkatan cita rasa terjadi melalui reaksi kimia antara tembaga dalam penyuling dan senyawa belerang yang dihasilkan oleh ragi selama fermentasi. Senyawa belerang yang tidak diinginkan dan dapat mengubah cita rasa tersebut dihilangkan secara kimia dari produk akhir, sehingga menghasilkan minuman yang lebih halus dan memiliki rasa yang lebih baik. Semua penyuling berbahan tembaga memerlukan perbaikan sekitar setiap delapan tahun akibat pengendapan [[Tembaga(II) sulfat|senyawa tembaga-belerang]]. Industri minuman merupakan bidang pertama yang menerapkan perangkat penyulingan modern dan menjadi pelopor dalam pengembangan standar peralatan yang kini diterima secara luas dalam industri kimia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terdapat pula peningkatan penggunaan penyulingan [[gin]] menggunakan kaca dan [[Politetrafluoroetilena|PTFE]], bahkan pada tekanan yang dikurangi, untuk menghasilkan produk yang lebih segar. Hal ini tidak berkaitan dengan kualitas alkohol karena prosesnya dimulai dengan alkohol biji-bijian yang telah disuling tiga kali, sedangkan penyulingan hanya digunakan untuk mengambil cita rasa dari bahan botani seperti [[limonena]] dan senyawa lain yang termasuk golongan [[terpena]]. Etanolnya sendiri relatif tidak mengalami perubahan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perangkat [[penyulingan]] standar yang paling sederhana umumnya dikenal sebagai penyuling ketel (&amp;#039;&amp;#039;pot still&amp;#039;&amp;#039;), yang terdiri atas satu ruang pemanasan dan satu wadah untuk mengumpulkan alkohol yang telah dimurnikan. Penyuling ketel hanya melibatkan satu tahap kondensasi, sedangkan jenis peralatan penyulingan lainnya memiliki beberapa tahap yang menghasilkan pemurnian lebih tinggi terhadap komponen yang lebih mudah menguap (alkohol). Penyulingan menggunakan penyuling ketel menghasilkan [[proses pemisahan|pemisahan]] yang tidak sempurna, tetapi hal ini dapat diinginkan untuk mempertahankan cita rasa pada beberapa jenis minuman sulingan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika diperlukan hasil penyulingan yang lebih murni, [[refluks|penyuling refluks]] (&amp;#039;&amp;#039;reflux still&amp;#039;&amp;#039;) merupakan solusi yang paling umum digunakan. Penyuling refluks menggunakan [[kolom fraksionasi]], yang biasanya dibuat dengan mengisi wadah tembaga menggunakan manik-manik kaca untuk memaksimalkan [[luas permukaan]] yang tersedia. Ketika alkohol mendidih, mengembun, dan kembali mendidih melalui kolom tersebut, jumlah tahap penyulingan efektif meningkat secara signifikan. [[Vodka]], gin, dan minuman beralkohol netral berbahan biji-bijian lainnya disuling dengan metode ini, kemudian diencerkan hingga mencapai konsentrasi yang sesuai untuk konsumsi manusia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Produk beralkohol dari penyuling rumahan banyak ditemukan di seluruh dunia, tetapi terkadang melanggar peraturan setempat. Produk dari penyuling ilegal di [[Amerika Serikat]] umumnya disebut &amp;#039;&amp;#039;[[moonshine]]&amp;#039;&amp;#039;, sedangkan di [[Irlandia]] disebut [[poitín]]. Namun, poitín, meskipun pernah dinyatakan ilegal pada tahun 1661, telah diperbolehkan untuk diekspor dari Irlandia sejak tahun 1997. Perlu diperhatikan bahwa istilah &amp;#039;&amp;#039;moonshine&amp;#039;&amp;#039; sering digunakan secara keliru karena banyak orang menganggapnya sebagai jenis alkohol berkadar tinggi tertentu yang disuling dari jagung, padahal istilah tersebut dapat merujuk pada berbagai jenis alkohol yang disuling secara ilegal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Lihat pula==&lt;br /&gt;
* [[Penyulingan]]&lt;br /&gt;
* [[Air suling]]&lt;br /&gt;
* [[Alembik]]&lt;br /&gt;
==Referensi==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Pranala luar==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*[https://www.youtube.com/watch?v=TywPjx3VHeM Penyuling &amp;#039;&amp;#039;moonshine&amp;#039;&amp;#039;] Moonshine Still Ghost from the past - Video&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Penyuling+%28kimia%29&amp;amp;oldid=29488658 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29488658 (2026-07-23T11:25:43Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>