<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Percobaan</id>
	<title>Percobaan - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Percobaan"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Percobaan&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-15T23:31:05Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Percobaan&amp;diff=11570&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Percobaan&amp;diff=11570&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-08-25T18:06:43Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi&lt;/p&gt;
&lt;a href=&quot;https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Percobaan&amp;amp;diff=11570&amp;amp;oldid=11170&quot;&gt;Lihat perubahan&lt;/a&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Percobaan&amp;diff=11170&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29239707; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Percobaan&amp;diff=11170&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-08-25T17:41:09Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29239707; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Percobaan&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;, &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;uji kaji&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;, atau &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;eksperimen&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; (; dari [[Bahasa Latin]]: &amp;#039;&amp;#039;ex-periri&amp;#039;&amp;#039; yang berarti menguji coba) adalah suatu set tindakan dan pengamatan, yang dilakukan untuk mengecek atau menyalahkan [[hipotesis]] atau mengenali [[hubungan]] sebab akibat antara gejala. Dalam penelitian ini, sebab dari suatu gejala akan diuji untuk mengetahui apakah sebab (variabel bebas) tersebut memengaruhi akibat (variabel terikat). Penelitian ini banyak digunakan untuk memperoleh [[pengetahuan]] dalam bidang [[ilmu alam]] dan [[psikologi]] [[sosial]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sejarah ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penelitian eksperimen semula diambil dari Ilmu Alam dan dimulai dalam [[studi]] ilmu psikologi. [[Wilhelm M. Wundt]], seorang psikolog dari [[Jerman]], memperkenalkan [[Metode ilmiah|metode]] eksperimen ke dalam studi psikologi. Wundt mendirikan sebuah [[laboratorium]] eksperimen dan dijadikan sebagai [[contoh]] oleh para [[ilmuwan]] sosial. Akhir abad 18, Jerman sebagai pusat pengetahuan berhasil mengundang para ilmuwan sosial dari seluruh dunia untuk mempelajari metode tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menjelang tahun 1900, peneliti dari [[Amerika Serikat|Amerika]] dan berbagai [[universitas]] di [[dunia]] mendirikan laboratorium psikologi untuk melakukan penelitian eksperimen. Kelahiran penelitian eksperimen dalam ilmu sosial telah mengubah pendekatan ilmu sosial yang [[filosofis]], [[introspektif]], dan [[integratif]] menjadi [[interpretif]].&lt;br /&gt;
Pada masa [[Perang Dunia II]], penelitian eksperimen mulai banyak digunakan dalam bidang sosial untuk menjelaskan studi mengenai [[mental]] manusia dan kehidupan sosial secara [[objektif]] dan tidak [[bias]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perluasan penggunaan metode eksperimen pada era ini ditandai dengan:&lt;br /&gt;
* [[Behaviorisme]], yang menekankan pada studi mengenai pengukuran [[tingkah laku]] sebagai ekspresi mental seseorang.&lt;br /&gt;
* [[Kuantifikasi]], yang menekankan penghitungan [[fenomena]] sosial dengan [[angka]]-angka. Dalam ilmu sosial, penghitungan berbasis angka banyak diterapkan dalam [[statistika]] sosial.&lt;br /&gt;
* [[Perubahan]] dalam subjek penelitian. Penelitian eksperimen pada awalnya menekankan peneliti professional sebagai [[subjek]] dari penelitian tersebut. Namun dalam perkembangannya, subjek penelitian eksperimen berupa orang-orang awam yang belum dikenalnya, sehingga [[Objektivitas (ilmu)|obyektifitas]] dari hasil penelitian tersebut lebih terjamin.&lt;br /&gt;
* [[Aplikasi]] [[praktis]]. Penelitian eksperimen diterapkan secara praktis dalam berbagai hal untuk menguji hubungan sebab akibat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tahun 1950 dan 1960, metode penelitian eksperimental ini sudah banyak digunakan dalam peneliti sebagai [[cara]] untuk menguji [[hipotesis]] dengan [[standar]] [[error]] yang kecil. Memasuki tahun 1970, penelitian eksperimen semakin banyak digunakan untuk mengevaluasi [[penelitian]]. Dan sampai saat ini, penelitian eksperimen merupakan penelitian yang banyak digunakan karena sifatnya yang [[logis]], [[sederhana]], [[konsisten]], memerlukan sedikit [[biaya]], dan secara [[jelas]] menggambarkan hubungan sebab akibat antar [[gejala]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Karakteristik ==&lt;br /&gt;
Penelitian percobaan setidaknya memiliki 3 [[ciri]] utama, yakni:&lt;br /&gt;
# Secara [[khas]] menggunakan [[kelompok kontrol]] sebagai garis dasar untuk dibandingkan dengan kelompok yang dikenai perlakuan eksperimental.&lt;br /&gt;
# Menggunakan sedikitnya dua [[kelompok percobaan]].&lt;br /&gt;
# Berfokus pada [[keabsahan]] ke dalam (&amp;#039;&amp;#039;Internal Validity&amp;#039;&amp;#039;).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Contoh ==&lt;br /&gt;
Dalam sebuah penelitian yang menguji mengenai pengaruh tayangan [[kriminalitas]] terhadap tingkat [[agresifitas]] [[anak]], terdapat dua kelompok yang masing-masing beranggotakan 15 orang. Kelompok [[pertama]] uewkdimasukkan ke dalam sebuah ruangan selama beberapa [[waktu]] dan sengaja hanya diberikan tayangan kriminalitas, sedangkan kelompok [[kedua]] dibiarkan untuk memilih menonton tayangan apa saja. Setelah beberapa waktu, dapat dibandingkan [[hasil]] percobaan yang telah kita lakukan terhadap kelompok pertama dan kelompok kedua.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Langkah ==&lt;br /&gt;
Secara garis besar, langkah yang ditempuh dalam penelitian percobaan adalah&lt;br /&gt;
# Menetapkan [[topik]] penelitian&lt;br /&gt;
# Menyempitkannya dalam [[pertanyaan]] penelitian&lt;br /&gt;
# Mengembangkan [[hipotesis]]&lt;br /&gt;
# Merancang [[desain]] penelitian eksperimen yang baik&lt;br /&gt;
# Menetapkan berapa [[jumlah]] [[kelompok]]&lt;br /&gt;
# Menentukan [[kapan]] dan [[bagaimana]] memasukkan [[Stimulus (fisiologi)|stimulus]]&lt;br /&gt;
# Menentukan kapan melakukan [[pengukuran]] [[variable|variabel]] [[terikat]].&lt;br /&gt;
# Membuat [[analisis]] dan [[kesimpulan]] akhir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Hal-hal yang perlu disiapkan ==&lt;br /&gt;
[[Langkah]] awal melakukan [[penelitian]] percobaan adalah dengan menentukan kelompok mana yang menjadi kelompok [[eksperimen]] (kelompok yang diberi stimulus), kelompok mana yang menjadi kelompok [[kontrol]] (kelompok yang tidak diberi stimulus), apa stimulus yang diberikan, dan cara pengambilan [[sampel]] tersebut. Cara pengambilan sampel tersebut dibedakan menjadi [[pembagian]] [[acak]] (&amp;#039;&amp;#039;random assignment&amp;#039;&amp;#039;) dan [[pencocokkan]] (&amp;#039;&amp;#039;matching&amp;#039;&amp;#039;). Pembagian acak berarti membagi sampel yang telah dipilih menjadi dua kelompok secara acak, tanpa berdasar pada [[urutan]] tertentu dengan [[tujuan]] pembandingan. Pencocokkan berarti membagi sampel tersebut berdasarkan [[kesamaan]] [[karakteristik]] tertentu. Pengambilan berdasarkan pencocokkan ini jarang dilakukan karena sulitnya peneliti untuk menemukan kesamaan antara [[subjek]]-subjek [[penelitian]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah membagi ke dalam dua kelompok tersebut, peneliti membandingkan hasil percobaan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Sebelum melakukan percobaan, pihak peneliti akan melakukan test awal (&amp;#039;&amp;#039;pretest&amp;#039;&amp;#039;) untuk mengamati [[gejala]] variable terikat sebelum diberikan [[Stimulus (fisiologi)|stimulus]]. Setelah percobaan berakhir, pihak peneliti akan melakukan test akhir (&amp;#039;&amp;#039;posttest&amp;#039;&amp;#039;) untuk membandingkan adanya pengaruh variable sebab terhadap variable akibat. Dari sana, hubungan sebab akibat antar gejala akan teruji.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Jenis ==&lt;br /&gt;
Secara garis [[besar]], penelitian percobaan terbagi menjadi penelitian [[laboratorium]] dan penelitian [[lapangan]]. Masing-masing penelitian tersebut memliki [[kelebihan]] dan [[kelemahan]] tersendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Penelitian laboratium ===&lt;br /&gt;
Penelitian laboratorium merupakan penelitian yang dilakukan dalam ruangan [[tertutup]], di mana kelompok eksperimen dijauhkan dari variable pengganggu sebab dapat memengaruhi hasil dari pengujian hubungan sebab akibat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Kelebihan penelitian ini adalah hasil dari penelitian ini lebih dapat dipertanggungjawabkan [[keabsahan]]nya karena hanya memfokuskan pada pengujian hubungan sebab dan akibat.&lt;br /&gt;
* Kelemahan penelitian laboratorium adalah penelitian ini belum tentu dapat diberlakukan dalam [[kehidupan]] sehari-hari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Penelitian lapangan ===&lt;br /&gt;
Penelitian lapangan merupakan penelitian yang dilakukan dalam ruangan [[terbuka]], di mana kelompok eksperimen masih dapat berhubungan dengan faktor-faktor luar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Kelebihan penelitian lapangan adalah hasil penelitian ini dapat diberlakukan dalam [[kehidupan]] sehari-hari.&lt;br /&gt;
* Kelemahan penelitian lapangan adalah [[tingkat]] kepastian hubungan sebab akibat tidak sebesar pada penelitian laboratorium karena sulitnya untuk mengontrol variabel-variabel pengganggu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Tipe-tipe desain ==&lt;br /&gt;
Ada beberapa tipe [[desain]] yang biasa digunakan oleh para [[peneliti]] dalam penelitian eksperimen, yakni:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
• Tipe desain [[klasik]] (&amp;#039;&amp;#039;classical experimental design&amp;#039;&amp;#039;)&lt;br /&gt;
: Dalam [[tipe]] ini, pembagian dua kelompok [[subjek]] penelitian dilakukan secara pembagian acak (&amp;#039;&amp;#039;random assignment&amp;#039;&amp;#039;). Pada kelompok eksperimen, pertama-tama dilakukan pengamatan awal, lalu diberikan stimulus, dan untuk mengetahui hasilnya dilakukan pengamatan akhir. Pada kelompok [[kontrol]], dilakukan [[pengamatan]] di [[awal]] dan di [[akhir]], tanpa diberikan stimulus tertentu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
• Tipe pengamatan akhir (&amp;#039;&amp;#039;two group posttest only&amp;#039;&amp;#039;)&lt;br /&gt;
: Dalam tipe ini, pembagian dua kelompok subjek penelitian dilakukan secara pembagian acak (&amp;#039;&amp;#039;random assignment&amp;#039;&amp;#039;). Pada kelompok eksperimen langsung diberikan stimulus dan pengamatan akhir, tanpa dilakukan pengamatan awal. Pada [[kelompok kontrol]], pengamatan hanya diberikan satu kali saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
• Tipe empat kelompok (&amp;#039;&amp;#039;solomon four group&amp;#039;&amp;#039;)&lt;br /&gt;
: Tipe ini merupakan penggabungan dari tipe desain [[klasik]] dan tipe pengamatan akhir. Dalam tipe ini, terdapat dua kelompok eksperimen dan dua kelompok kontrol. Pada kelompok eksperimen pertama, dilakukan pengamatan terlebih dahulu, lalu diberikan stimulus, dan dilakukan pengamatan akhir. Untuk kelompok kontrol pertama, dilakukan pengamatan awal dan pengamatan akhir. Pada kelompok eksperimen kedua, langsung diberikan stimulus dan [[pengamatan]] akhir tanpa pengamatan awal. Untuk kelompok kontrol kedua, pengamatan hanya diberikan satu kali saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Etika ==&lt;br /&gt;
Dalam melakukan sebuah penelitian percobaan, terdapat [[etika]] dan [[aturan]]-aturan yang harus diperhatikan oleh sang peneliti karena menyangkut [[kebebasan]] dan [[hak asasi]] subjek penelitian. Berikut ini adalah etika penelitian percobaan:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Kebebasan bagi [[publik]] untuk mengakses hasil penelitian.&lt;br /&gt;
* Menjaga [[kerahasiaan]] subjek penelitian.&lt;br /&gt;
* Mengirimkan hasil penelitian kepada subjek.&lt;br /&gt;
* Memberikan hal [[subjek]] dan meminta [[persetujuan]] terlebih dahulu untuk [[kesediaan]] menjadi subjek penelitian, dengan memberitahukan [[konsekuensi]] yang muncul dalam penelitian.&lt;br /&gt;
* Memberitahukan secara [[jujur]] dan [[jelas]] kepada subjek tentang [[prosedur]] penelitian yang telah dilakukan. Hal ini dilakukan setelah penelitian percobaan selesai dilakukan.&lt;br /&gt;
* Memberikan [[terapi]] atau [[bantuan]] [[pemulihan]] kepada subjek yang mengalami [[akibat]] [[negatif]], baik secara [[fisik]] atau [[psikis]] dari penelitian, sampai kembali sehat seperti semula.&lt;br /&gt;
* Penelitian yang melibatkan [[binatang]] harus memperhatikan akibat negatif yang mungkin dialami binatang, seperti [[indra]] melemah, menyendiri, serta memar atau [[luka]] fisik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Referensi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Pranala luar ==&lt;br /&gt;
* [http://www.socialresearchmethods.net/kb/desexper.htm Trochim, William M., &amp;#039;&amp;#039;Experimental Design&amp;#039;&amp;#039;]. The Research Methods Knowledge Base, 2nd Edition.&lt;br /&gt;
* [http://www.experiment-resources.com/experimental-research.html, &amp;#039;&amp;#039;Experimental Reserach-A Guide&amp;#039;&amp;#039;].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Percobaan&amp;amp;oldid=29239707 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29239707 (2026-05-17T11:10:07Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>