<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Persilangan_timbal_balik</id>
	<title>Persilangan timbal balik - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Persilangan_timbal_balik"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Persilangan_timbal_balik&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-16T07:04:29Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Persilangan_timbal_balik&amp;diff=30186&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29301087; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Persilangan_timbal_balik&amp;diff=30186&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-09-04T17:25:13Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29301087; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Persilangan timbal balik&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; atau &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;persilangan kebalikan&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; ([[bahasa inggris]]: &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;reciprocal cross&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;) adalah suatu [[persilangan]] antara satu individu sebagai [[tetua]] [[jantan]] dan satu sebagai tetua [[betina]] dan peran sebaliknya yaitu tetua yang pada persilangan pertama menjadi tetua jantan berperan sebagai tetua betina sementara yang sebelumnya berperan sebagai betina menjadi berperan sebagai tetua jantan. Sebagai contoh adalah persilangan antara individu [[genotipe|bergenotipe]] A (betina) dengan individu bergenotipe B (jantan) dan persilangan antara individu bergenotipe B (betina) dengan individu bergenotipe A (jantan). Tujuan dari silang kebalikan adalah untuk mengetahui peran [[jenis kelamin]] tetua terhadap pola [[pewarisan genetik|pewarisan]] suatu sifat.) Lebih lanjut dalam [[pemuliaan tanaman]], silang balik menjadi salah satu teknik dasar bersamaan dengan [[seleksi]] yang menjadi metode dalam pembentukan suatu [[kultivar]] tanaman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sejarah ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam ilmu [[genetika]], persilangan timbal balik dikenal sebagai suatu percobaan persilangan yang dilakukan oleh [[Gregor Mendel]] pada tahun [[1963]]. Pada saat itu mendel melakukan percobaan persilangan di antara koleksi tanaman kacang [[kapri]]nya yang berbeda sifat atau karakternya dan apabila ditanam akan menghasilkan keturunan dengan sifat yang sama persis dengan tetua (&amp;#039;&amp;#039;true-breeding&amp;#039;&amp;#039;). Mendel melakukan percobaan yaitu dengan menyilangkan [[serbuk sari]] dari kacang kapri yang bijinya berkerut ke [[putik]] tanaman kapri yang berbiji halus. Saat itu Mendel juga melakukan persilangan antara tanaman kapri berbiji halus sebagai sumber serbuk sari (tetua jantan) dengan tanaman kapri yang bijinya berkerut sebagai tetua betina. Ketika biji hasil persilangan ditanam dan dibiarkan menyerbuk sendiri, Mendel mendapati jumlah tanaman yang dihasilkan mempunyai perbandingan 1: 3 di antara tanaman yang bijinya berkerut dan halus. Hasil yang sama juga didapatkan untuk keturunan persilangan kebalikannya. Saat itu disimpulkan bahwa sifat berkerut atau halus pada biji kapri tidak terkati atau dipengaruhi oleh jenis kelamin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Silang kebalikan untuk mengetahui pengaruh tetua betina ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di dalam sel terdapat DNA maupun materi genetik yang letaknya di dalam inti sel maupun di luar inti sel. Materi genetik di luar inti terdapat pada sitoplasma dan beberapa gen pebawa sifat penting dalam pemuliaan kadang terdapat di sitoplasma. sebagai contoh adalah sifat kemandulan jantan sitoplasmik atau CMS (dari [[bahasa inggris]]: &amp;#039;&amp;#039;cytoplasmic male sterility&amp;#039;&amp;#039;) yang biasa digunakan pada pemuliaan jagung dan spesies lain. Gen CMS umumnya berada pada sitoplasma sementara serbuk sari (gen tetua jantan) tidak berada di sitoplasma maka penting dilakukan dalam program pemuliaan dengan menggunakan kedua macam tetua sebagai betina. Gen yang dibawa oleh sitoplasma tetua betina dan membawa fenotipa hasil persilangan disebut dengan pengaruh tetua betina ([[bahasa inggris]]: &amp;#039;&amp;#039;maternal effect&amp;#039;&amp;#039;).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Referensi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Persilangan+timbal+balik&amp;amp;oldid=29301087 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29301087 (2026-06-01T04:14:03Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>