<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Pizotifen</id>
	<title>Pizotifen - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Pizotifen"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Pizotifen&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-16T04:31:36Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Pizotifen&amp;diff=35661&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29577770; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Pizotifen&amp;diff=35661&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-09-07T09:00:17Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29577770; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Pizotifen&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;, juga dikenal sebagai &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;pizotilina&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;, adalah [[antimigrain]] dari kelompok [[senyawa trisiklik]] yang digunakan terutama sebagai [[kedokteran pencegahan|pencegahan]] untuk mengurangi frekuensi [[sakit kepala]] [[migrain]] yang berulang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Sejarah==&lt;br /&gt;
Pizotifen pertama kali dijelaskan dalam literatur pada tahun 1964.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Kegunaan medis==&lt;br /&gt;
===Sakit Kepala Migrain===&lt;br /&gt;
Penggunaan medis utama pizotifen adalah untuk pencegahan migrain dan [[sakit kepala gugus]]. Pizotifen adalah salah satu dari berbagai obat yang digunakan untuk tujuan ini, pilihan lain termasuk [[propranolol]], [[topiramat]], [[asam valproat]], [[siproheptadin]], dan [[amitriptilin]]. Meskipun pizotifen efektif pada orang dewasa, bukti kemanjurannya pada anak-anak terbatas, dan penggunaannya dibatasi oleh efek samping, terutama [[kantuk]] dan penambahan berat badan, dan biasanya bukan obat pilihan pertama untuk mencegah migrain, melainkan digunakan sebagai alternatif ketika obat lain gagal efektif. Obat ini tidak efektif dalam meredakan serangan migrain setelah terjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Kegunaan Lain===&lt;br /&gt;
Pizotifen juga dilaporkan sangat efektif dalam kasus eritromelalgia yang parah, penyakit neurovaskular langka yang terkadang resisten terhadap obat-obatan lain yang disebutkan di atas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penggunaan lain yang mungkin menggunakan pizotifen termasuk sebagai [[antidepresan]], atau untuk pengobatan kecemasan atau [[gangguan kecemasan sosial|fobia sosial]]. Studi pada hewan juga menunjukkan bahwa pizotilina dapat digunakan dalam pengobatan [[sindrom serotonin]] atau overdosis [[Metilendioksimetamfetamina|MDMA]] dengan cara yang mirip dengan obat [[antihistamin]]/anti-serotonin yang terkait erat, yakni siproheptadin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pizotifen mungkin berguna sebagai penawar halusinogen atau &amp;quot;penghambat perjalanan&amp;quot; dalam memblokir efek psikedelik serotonin seperti [[psilosibin]]. Hal ini mungkin juga berguna dalam pengobatan overdosis MDMA.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Kontraindikasi==&lt;br /&gt;
Perhatian diperlukan pada pasien dengan [[glaukoma]] sudut tertutup dan pada pasien dengan kecenderungan [[retensi urin]] karena obat ini menunjukkan efek [[antikolinergik]] yang relatif kecil. Penyesuaian dosis diperlukan pada penderita [[gagal ginjal kronis]]. Kerusakan hati juga telah dilaporkan. Pengobatan pizotifen harus dihentikan jika ada bukti klinis disfungsi hati selama pengobatan. Perhatian disarankan pada pasien dengan riwayat [[epilepsi]]. Gejala putus obat seperti [[depresi (psikologi)|depresi]], [[tremor]], mual, kecemasan, rasa tidak enak badan, [[pusing]], gangguan tidur, dan penurunan berat badan telah dilaporkan setelah penghentian pizotifen secara tiba-tiba.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pizotifen di[[kontraindikasi]]kan pada pasien yang menderita [[hipersensitivitas]] terhadap salah satu komponennya atau memiliki obstruksi saluran keluar lambung, glaukoma sudut tertutup, dan kesulitan buang air kecil. Selain itu, wanita hamil tidak boleh mengonsumsi pizotifen.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Efek samping==&lt;br /&gt;
Efek sampingnya meliputi [[sedasi]], [[xerostomia|mulut kering]], [[kantuk]], peningkatan nafsu makan dan penambahan berat badan. Kadang-kadang dapat menyebabkan mual, [[sakit kepala]], atau [[pusing]]. Dalam kasus yang jarang terjadi, kecemasan, [[agresi]] dan depresi juga dapat terjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Farmakologi==&lt;br /&gt;
===Farmakodinamika===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pizotifen adalah antagonis serotonin yang bekerja terutama pada reseptor 5-HT&amp;lt;sub&amp;gt;2A&amp;lt;/sub&amp;gt;, 5-HT&amp;lt;sub&amp;gt;2B&amp;lt;/sub&amp;gt;, dan 5-HT&amp;lt;sub&amp;gt;2C&amp;lt;/sub&amp;gt;. Obat ini juga memiliki beberapa aktivitas sebagai [[antihistamin]] serta beberapa aktivitas [[antikolinergik]]. Obat ini berikatan secara non-selektif dengan banyak [[target biologis]] termasuk [[reseptor serotonin]], [[reseptor dopamin|dopamin]], [[reseptor adrenergik|adrenergik]], [[reseptor histamin|histamin]], dan asetilkolina muskarinik. Selain antagonisme reseptor serotonin 5-HT&amp;lt;sub&amp;gt;2&amp;lt;/sub&amp;gt;, pizotifen adalah [[agonis (farmakologi)|agonis]] parsial reseptor serotonin 5-HT&amp;lt;sub&amp;gt;1A&amp;lt;/sub&amp;gt; dengan potensi rendah dan efikasi sedang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pizotifen mampu secara bergantung dosis dan sepenuhnya menghambat efek stimulus diskriminatif dari agen pelepas serotonin-norepinefrin-dopamin dan agonis reseptor serotonin 5-HT&amp;lt;sub&amp;gt;2&amp;lt;/sub&amp;gt; MDMA dalam uji diskriminasi obat pada [[hewan pengerat]]. Sebaliknya, obat obat terkaitnya yakni siproheptadin hanya efektif sebagian dan [[klozapin]] tidak efektif. Ketiga agen ini yakni pizotifen, siproheptadin, dan klozapin bertindak sebagai [[antagonis reseptor]] monoamina non-selektif. Pizotifen juga sepenuhnya memblokir efek psikedelik serotoninergik, termasuk [[asam lisergat dietilamida|LSD]], [[meskalin]], [[5-MeO-DMT]], dan DOM, dalam uji diskriminasi obat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aktivitas antimigrain pizotifen mungkin secara khusus disebabkan oleh blokade [[reseptor serotonin]] Reseptor 5-HT&amp;lt;sub&amp;gt;2B&amp;lt;/sub&amp;gt;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Kimia==&lt;br /&gt;
Pizotifen adalah senyawa trisiklik dan secara spesifik merupakan benzosikloheptena.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Analog dekat pizotifen antara lain [[ketotifen]] dan siproheptadin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Masyarakat dan budaya==&lt;br /&gt;
===Nama-nama===&lt;br /&gt;
&amp;quot;Pizotifen&amp;quot; adalah nama generik obat ini dan merupakan [[Nama Generik Internasional]] (INN) dan Nama yang Disetujui di Britania Raya (BAN), sedangkan pizotilina adalah Nama yang Diadopsi di Amerika Serikat (USAN).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Ketersediaan===&lt;br /&gt;
Pizotifen tersedia secara luas di seluruh dunia, termasuk di Eropa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Referensi==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Pranala luar ==&lt;br /&gt;
* [http://www.medsafe.govt.nz/profs/datasheet/s/Sandomigrantab.pdf Sandomigran drug data sheet]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pizotifen&amp;amp;oldid=29577770 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29577770 (2026-08-14T15:35:59Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>