<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Plastik</id>
	<title>Plastik - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Plastik"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Plastik&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-16T19:03:14Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Plastik&amp;diff=20158&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Plastik&amp;diff=20158&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-08-27T22:58:08Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi&lt;/p&gt;
&lt;a href=&quot;https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Plastik&amp;amp;diff=20158&amp;amp;oldid=19760&quot;&gt;Lihat perubahan&lt;/a&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Plastik&amp;diff=19760&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28863309; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Plastik&amp;diff=19760&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-08-27T22:19:21Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28863309; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;Istilah &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;plastik&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; mencakup produk [[polimerisasi]] sintetik atau semi-sintetik. Plastik terbentuk dari [[reaksi kondensasi|kondensasi]] [[kimia organik|organik]] atau penambahan polimer dan bisa juga terdiri dari zat lain untuk meningkatkan kualitas plastik. Ada beberapa polimer alami yang termasuk plastik. Plastik dapat dibentuk menjadi [[film]] atau [[fiber sintetik]]. Plastik didesain dengan variasi yang sangat banyak dalam properti yang dapat menoleransi panas, keras, ketahanan, dan lain-lain. Digabungkan dengan kemampuan adaptasinya, komposisi yang umum dan beratnya yang ringan, dipastikan plastik digunakan hampir di seluruh bidang industri dibelahan dunia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Plastik&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; dapat juga merujuk ke setiap barang yang memiliki karakter yang deformasi atau gagal karena [[shear stress]], lihat [[keplastikan (fisika)]] dan [[ductile]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Plastik dapat dikategorisasikan dengan banyak cara, tetapi paling umum dengan melihat &amp;quot;tulang belakang&amp;quot; polimernya (vinil klorida, polietilena, akrilik, silikon, [[uretana]], dll.). Klasifikasi lainnya juga umum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Plastik merupakan [[polimer]]; rantai panjang atom yang mengikat satu sama lain. Rantai ini membentuk banyak unit molekul berulang, atau &amp;quot;monomer&amp;quot;. Plastik umumnya terdiri dari polimer karbon saja atau dengan [[oksigen]], nitrogen, chlorine atau belerang di tulang belakang. (beberapa minat komersial juga berdasar [[silikon]]). Tulang-belakang adalah bagian dari rantai di jalur utama yang menghubungkan unit monomer menjadi kesatuan. Untuk mengeset properti plastik grup molekuler berlainan &amp;quot;bergantung&amp;quot; dari tulang-belakang (biasanya &amp;quot;digantung&amp;quot; sebagai bagian dari monomer sebelum menyambungkan monomer bersama untuk membentuk rantai polimer). Pengesetan ini oleh grup &amp;quot;pendant&amp;quot; telah membuat plastik menjadi bagian tak terpisahkan di kehidupan [[abad 21]] dengan memperbaiki properti dari polimer tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pengembangan plastik berasal dari penggunaan material alami (seperti: [[permen karet]], &amp;quot;shellac&amp;quot;) sampai ke material alami yang dimodifikasi secara kimia (seperti: karet alami, &amp;quot;nitrocellulose&amp;quot;) dan akhirnya ke molekul buatan-manusia (seperti: epoxy, polyvinyl chloride, polyethylene).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sejarah ==&lt;br /&gt;
Sejarah plastik di muka bumi ini diawali oleh Alexander Parkes yang pertama kali memperkenalkan plastik pada sebuah eksibisi internasional di [[London|London, Inggris]] pada tahun [[1862]]. Plastik temuan Parkes disebut &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Parkesine&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; ini dibuat dari [[Senyawa organik|bahan organik]] dari [[selulosa]]. Parkes mengatakan bahwa temuannya ini mempunyai karakteristik mirip karet, tetapi dengan harga yang lebih murah. Ia juga menemukan bahwa Parkesine ini bisa dibuat transparan dan mampu dibuat dalam berbagai bentuk. Sayangnya, temuannya ini tidak bisa dimasyarakatkan karena mahalnya bahan baku yang digunakan. Kemudian pada tahun [[1907]] bahan sintetis pertama buatan manusia ditemukan oleh seorang ahli kimia dari [[Kota New York|New York]], [[Leo Hendrik Baekeland|Leo Baekeland]]. Dirinya mengembangkan [[resin]] cair yang diberi nama &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Bakelite&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;. Material baru ini tidak terbakar, tidak meleleh dan tidak mencair di dalam larutan asam cuka. Dengan demikian, sekali bahan ini terbentuk maka tidak akan bisa berubah. Bakelite ini bisa ditambahkan ke berbagai material lainnya seperti kayu lunak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada tahun [[1933]], Ralph Wiley, pekerja lab di perusahaan kimia Dow, secara tidak sengaja menemukan plastik jenis lain yaitu &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Polyvinylidene Chloride&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; atau populer dengan sebutan &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Saran&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;. Saran pertama kali digunakan untuk peralatan militer, tetapi belakangan diketahui bahwa bahan ini cocok digunakan sebagai pembungkus makanan. Saran dapat melekat di hampir setiap perabotan seperti mangkuk, piring, panci, dan bahkan di lapisan saran sendiri. Tidak heran jika saran digunakan untuk menyimpan makanan agar kesegaran makanan tersebut terjaga. Kemudian pada tahun yang sama, dua orang ahli kimia organik bernama E.W. Fawcett dan R.O. Gibson yang bekerja di Imperial Chemical Industries Research Laboratory, menemukan [[Polyethylene]]. Temuan mereka ini mempunyai dampak yang amat besar bagi dunia. Karena ringan dan tipis, pada masa [[Perang Dunia II]] bahan ini digunakan sebagai pelapis untuk kabel bawah air dan sebagai isolasi untuk [[radar]]. Pada tahun [[1940]] penggunaan polyethylene sebagai bahan isolasi mampu mengurangi berat radar sebesar 600 pounds atau sekitar 270&amp;amp;nbsp;kg. Setelah perang berakhir, plastik inilah yang menjadi semakin populer, dan saat ini digunakan untuk membuat botol minuman, [[Jeriken|jerigen]], tas belanja atau tas kresek, dan kontainer untuk menyimpan makanan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berawal dari pembungkus roti, penggunaan plastik secara massal dimulai pada tahun [[1974]] ketika perusahaan-perusahaan ritel raksasa di [[Amerika Serikat]] seperti [[Sears]], Jordan Marsh, yang mulai menggunakan kantong plastik sebagai alternatif kantong kertas. Pada tahun [[1977]] [[kantong plastik]] mulai dipergunakan di [[Toko kelontong|toko-toko kelontong]] di Amerika Serikat dan [[Kanada]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Plastik merupakan material yang baru secara luas dikembangkan dan digunakan sejak abad ke-20 yang berkembang secara luar biasa penggunaannya dari hanya beberapa ratus ton pada tahun 1930-an, menjadi 150 juta ton/tahun pada tahun 1990-an dan 220 juta ton/tahun pada tahun [[2005]]. Saat ini penggunaan material plastik di negara-negara [[Eropa Barat]] mencapai 60&amp;amp;nbsp;kg/orang/tahun, di Amerika Serikat mencapai 80&amp;amp;nbsp;kg/orang/tahun, sementara di [[India]] hanya 2&amp;amp;nbsp;kg/orang/tahun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Jenis plastik ==&lt;br /&gt;
Plastik dapat digolongkan berdasarkan:&lt;br /&gt;
* &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Sifat fisikanya&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&lt;br /&gt;
** &amp;#039;&amp;#039;Termoplastik&amp;#039;&amp;#039;. Merupakan jenis plastik yang bisa didaur-ulang/dicetak lagi dengan proses pemanasan ulang. Contoh: polietilen (PE), polistiren (PS), ABS, polikarbonat (PC)&lt;br /&gt;
** &amp;#039;&amp;#039;Termoset&amp;#039;&amp;#039;. Merupakan jenis plastik yang tidak bisa didaur-ulang/dicetak lagi. Pemanasan ulang akan menyebabkan kerusakan molekul-molekulnya. Contoh: resin epoksi, bakelit, resin melamin, urea-formaldehida&lt;br /&gt;
* &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Kinerja dan penggunaanya&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&lt;br /&gt;
** &amp;#039;&amp;#039;Plastik komoditas&amp;#039;&amp;#039;&lt;br /&gt;
*** sifat mekanik tidak terlalu bagus&lt;br /&gt;
*** tidak tahan panas&lt;br /&gt;
*** Contohnya: PE, PS, ABS, PMMA, SAN&lt;br /&gt;
*** Aplikasi: barang-barang elektronik, pembungkus makanan, botol minuman&lt;br /&gt;
** &amp;#039;&amp;#039;Plastik teknik&amp;#039;&amp;#039;&lt;br /&gt;
*** Tahan panas, temperatur operasi di atas 100&amp;amp;nbsp;°C&lt;br /&gt;
*** Sifat mekanik bagus&lt;br /&gt;
*** Contohnya: PA, POM, PC, PBT&lt;br /&gt;
*** Aplikasi: komponen otomotif dan elektronik&lt;br /&gt;
** &amp;#039;&amp;#039;Plastik teknik khusus&amp;#039;&amp;#039;&lt;br /&gt;
*** Temperatur operasi di atas 150&amp;amp;nbsp;°C&lt;br /&gt;
*** Sifat mekanik sangat bagus (kekuatan tarik di atas 500 Kgf/cm²)&lt;br /&gt;
*** Contohnya: PSF, PES, PAI, PAR&lt;br /&gt;
*** Aplikasi: komponen pesawat&lt;br /&gt;
* &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Berdasarkan jumlah rantai karbonnya&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&lt;br /&gt;
** 1 ~ 4 Gas (LPG, LNG)&lt;br /&gt;
** 5 ~ 11 Cair (bensin)&lt;br /&gt;
** 9 ~ 16 Cairan dengan [[viskositas]] rendah&lt;br /&gt;
** 16 ~ 25 Cairan dengan viskositas tinggi (oli, gemuk)&lt;br /&gt;
** 25 ~ 30 Padat (parafin, lilin)&lt;br /&gt;
** 1000 ~ 3000 Plastik ([[polistiren]], polietilen, dll)&lt;br /&gt;
* &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Berdasarkan sumbernya&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&lt;br /&gt;
** Polimer alami: kayu, kulit binatang, kapas, karet alam, rambut&lt;br /&gt;
** Polimer sintetis:&lt;br /&gt;
*** Tidak terdapat secara alami: nylon, [[poliester]], polipropilen, polistiren&lt;br /&gt;
*** Terdapat di alam tetapi dibuat oleh proses buatan: karet sintetis&lt;br /&gt;
*** Polimer alami yang dimodifikasi: seluloid, cellophane (bahan dasarnya dari selulosa tetapi telah mengalami modifikasi secara radikal sehingga kehilangan sifat-sifat kimia dan fisika asalnya)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Proses manufaktur plastik ==&lt;br /&gt;
* [[Injection molding]]&lt;br /&gt;
Biji plastik (pellet) yang dilelehkan oleh sekrup di dalam tabung yang berpemanas diinjeksikan ke dalam cetakan.&lt;br /&gt;
* [[Ekstrusi]]&lt;br /&gt;
Biji plastik (pellet) yang dilelehkan oleh sekrup di dalam tabung yang berpemanas secara kontinu ditekan melalui sebuah &amp;#039;&amp;#039;orifice&amp;#039;&amp;#039; sehingga menghasilkan penampang yang kontinu.&lt;br /&gt;
* [[Thermoforming]]&lt;br /&gt;
Lembaran plastik yang dipanaskan ditekan ke dalam suatu cetakan.&lt;br /&gt;
* [[Blow molding]]&lt;br /&gt;
Biji plastik (pellet) yang dilelehkan oleh sekrup di dalam tabung yang berpemanas secara kontinu diekstrusi membentuk pipa (parison) kemudian ditiup di dalam cetakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sifat polimer konduktif ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Polimer semikonduktif dan konduktif adalah polimer terkonjugasi yang menunjukkan perubahan ikatan tunggal dan ganda antara atom-atom karbon pada rantai utama polimer. Ikatan ganda diperoleh dari karbon yang memiliki empat elektron valensi, tetapi pada molekul terkonjugasi hanya memiliki tiga (kadang-kadang dua) atom lain. Elektron yang tersisa membentuk ikatan π, elektron yang terdelokalisasi pada seluruh molekul.&lt;br /&gt;
Suatu zat dapat bersifat polimer konduktif jika mempunyai ikatan rangkap yang terkonjugasi. Contoh dari polimer terkonjugasi adalah plastik tradisonal &amp;#039;&amp;#039;(polyethylen)&amp;#039;&amp;#039;, sedangkan&lt;br /&gt;
polimer konduktif antara lain: &amp;#039;&amp;#039;polyacetilen&amp;#039;&amp;#039;, &amp;#039;&amp;#039;polpyrol&amp;#039;&amp;#039;, &amp;#039;&amp;#039;polytiopen&amp;#039;&amp;#039;, &amp;#039;&amp;#039;polyaniline&amp;#039;&amp;#039; dan lain lain.&lt;br /&gt;
Indonesia merupakan salah satu penghasil biji plastik untuk jenis Polypropylene atau PP dan High Density PolyEthylene atau HDPE.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Pembuatan Polyacetilen&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Polimer konduktif dapat dibuat dari polyacetilen. Polyacetilen merupakan polimer terkonjugasi sederhana yang mempunyai dua bentuk: yaitu bentuk &amp;#039;&amp;#039;cis&amp;#039;&amp;#039; dan &amp;#039;&amp;#039;trans&amp;#039;&amp;#039; polyacetilen.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sedangkan pembuatan polyacetilen dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* 1. cara pemanasan&lt;br /&gt;
* 2. cara dopping.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Polyacetilen bentuk trans dibuat dengan kondisi temperatur yang berbeda. Katalis Ti(O-n-C&amp;lt;sub&amp;gt;4&amp;lt;/sub&amp;gt;H&amp;lt;sub&amp;gt;9&amp;lt;/sub&amp;gt;)4-(C&amp;lt;sub&amp;gt;2&amp;lt;/sub&amp;gt;H&amp;lt;sub&amp;gt;5&amp;lt;/sub&amp;gt;)&amp;lt;sub&amp;gt;3&amp;lt;/sub&amp;gt;Al.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Temperatur yang menunjukan proses isomerisasi &amp;#039;&amp;#039;irreversibel&amp;#039;&amp;#039; dengan bentuk cis terjadi pada temperatur yang lebih tinggi pada 145 &amp;lt;sup&amp;gt;o&amp;lt;/sup&amp;gt;C menghasilkan bentuk trans. Bentuk cis secara termodinamika kurang stabil dibandingkan dengan bentuk trans. Pada temperatur tinggi, dan secara spontan isomer cis dapat berubah menjadi trans.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konduktifitas polyacetilen dapat ditingkatkan dengan proses halogenasi. Struktur polyacetilen dapat mengalami resonansi sehingga konduktifitasnya menjadi lebih besar. Adanya resonansi pada poliasetilen menyebabkan material dapat menghantarkan arus listrik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bila klorin ditambahkan pada film, ternyata tidak menghasilkan spektrum garis, tetapi reaksi adisi klorin menghasilkan spektrum polyacetilen yang jelas. Sekarang dikenal &amp;#039;&amp;#039;doping-induced&amp;#039;&amp;#039; pita IR yang disusun dari 3 pita yaitu pada 1397, 1288 dan 888&amp;amp;nbsp;cm&amp;lt;sup&amp;gt;−1&amp;lt;/sup&amp;gt;, absorbsi kuat jelas dibanding &amp;#039;&amp;#039;undoped polymer&amp;#039;&amp;#039;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Industri ==&lt;br /&gt;
Sekarang ini utamanya ada enam komoditas polimer yang banyak digunakan, mereka adalah [[polietilena]], [[polipropilena]], [[polivinil klorida]], [[polietilena tereftalat]], [[polistirena]], dan [[polikarbonat]]. Mereka membentuk 98% dari seluruh polimer dan plastik yang ditemukan dalam kehidupan sehari-hari.&lt;br /&gt;
Masing-masing dari polimer tersebut memiliki sifat degradasi dan ketahanan panas, cahaya, dan kimia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Aditif ==&lt;br /&gt;
Antiblok (&amp;#039;&amp;#039;anti-blocking&amp;#039;&amp;#039;) adalah suatu [[aditif]] dalam proses produksi plastik yang memiliki fungsi atau kegunaan untuk mengurangi gesekan pada permukaan polimer dengan barang plastik lainnya sehingga memudahkan pada waktu memisahkan, begitu juga dalam proses penanganan berikutnya. Pada penggunaan akhir antiblok diaplikasikan misalnya pada [[kantong plastik]], menjadi tidak sukar dibuka dan bersifat [[licin]] (&amp;#039;&amp;#039;slip&amp;#039;&amp;#039;).&lt;br /&gt;
Antiblok &amp;#039;&amp;#039;anorganik&amp;#039;&amp;#039; tradisional dibuat dari bahan [[silika]] yang ditambahkan kedalam [[Polimer|polimer film]], tetapi jenis ini memiliki dampak terhadap berkurangnya kejernihan (&amp;#039;&amp;#039;transparent&amp;#039;&amp;#039;) dari lembaran polimer itu sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di dalam proses [[blowing film]], antiblock juga mengacu kepada istilah yang menggambarkan suatu tindakan pencegahan terhadap lembaran plastik film agar tidak saling menempel satu sama lainnya.&lt;br /&gt;
Yang mana lembaran film [[poliolefin]] cenderung saling menempel satu sama lainnya dikarenakan adanya interaksi &amp;quot;&amp;#039;&amp;#039;van der waals&amp;#039;&amp;#039;&amp;quot; yang kuat, atau adanya muatan [[elektrostatik]] saat lembaran plastik saling mendekat, begitu juga kontak yang terjadi pada waktu proses [[produksi]] akan memberikan dampak elektrostatik terhadap poliolefin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Kegunaan ===&lt;br /&gt;
Penggunaan antiblok sekaligus memecahkan dua masalah utama yang sering dihadapi dalam [[industri]] perfilman (baik selama pembuatan atau penggunaan):&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
# Mengurangi risiko udara terjebaknya (&amp;#039;&amp;#039;air trap&amp;#039;&amp;#039;) pada waktu [[balon]] plastik dilipat dimenara mesin (&amp;#039;&amp;#039;collapsing&amp;#039;&amp;#039;) kemudian digulung membentuk roll, gelembung [[udara]] yang terjebak dapat mengakibatkan gulungan tidak [[silindris]] dan film yang dihasilkan menjadi tidak rata saat dibuka.&lt;br /&gt;
# Efek &amp;quot;pemblokiran&amp;quot; (&amp;#039;&amp;#039;blocking&amp;#039;&amp;#039;) di mana adanya lapisan tipis dan halus yang memisahkan [[area]] kontak satu samalain, baik dalam proses &amp;quot;CAST&amp;quot; atau &amp;quot;inflasi&amp;quot; (BLOWN). Fenomena ini terutama terkait dengan film [[polietilen]] dan [[polipropilena]], bahkan setelah proses laminasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Cara kerja ===&lt;br /&gt;
Untuk menghindari risiko lengket saat terjadi kontak, &amp;#039;&amp;#039;partikulat&amp;#039;&amp;#039; dimasukan kedalam film dengan [[konsentrasi]] yang sangat tipis.&lt;br /&gt;
Dengan maksud memberikan lapisan pada permukaan, untuk meminimalkan area kontak pada lapisan film; jarak antara lembaran film dimaksimalkan dan elektrostatik dapat ditekan.&lt;br /&gt;
[[Mineral]] yang digunakan dalam [[aplikasi]] ini, harus tidak berdapak terhadap sifat [[mekanik]] film itu sendiri; tidak memberi dampak berkabut, warna, sehingga mengurangi kejernihan dan kilau (&amp;#039;&amp;#039;glossy&amp;#039;&amp;#039;) dari lembaran filmnya.&lt;br /&gt;
Beberapa mineral yang digunakan untuk tujuan ini seperti: [[talek]], [[kaolin]] dikasinasi, [[kristobalit]], endapan [[silika]], [[tanah]] diatom (&amp;#039;&amp;#039;diatomaceous earth&amp;#039;&amp;#039;), [[mika]], [[kalsium karbonat]], [[kalsium sulfat]] (anhidrit), [[magnesium karbonat]], [[magnesium sulfat]], dan [[feldspars]].&lt;br /&gt;
[[Alternatif]] [[Senyawa organik|organik]] yang digunakan untuk anti-blocking atau anti &amp;#039;&amp;#039;stick&amp;#039;&amp;#039; adalah [[amida]], amida [[asam lemak]], asam lemak, [[garam]] asam lemak, [[Silikon]], atau yang lainnya.&lt;br /&gt;
Mekanisme kerja &amp;#039;&amp;#039;antiblocking&amp;#039;&amp;#039; organik, berbeda dengan antiblocking anorganik.&lt;br /&gt;
aditif anorganik, bermigrasi ke permukaan film saat proses pendinginan berlangsung dan membentuk lapisan pelepas.&lt;br /&gt;
aditive organik memiliki sifat pemblokiran yang kurang bagus dibanding dengan anorganik, tetapi memiliki efek slip yang lebih baik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Jenis material ===&lt;br /&gt;
Pilihan antiblock tergantung kepada [[polimer]] yang digunakan dan persyaratan [[kualitas]] akhir [[produk]], jenis yang banyak beredar di antaranya:&lt;br /&gt;
# [[Silika]] sintetis: bentuk &amp;#039;&amp;#039;amorf&amp;#039;&amp;#039; dari silikon dioksida dengan &amp;#039;&amp;#039;microporsity&amp;#039;&amp;#039; yang tinggi, permukaan &amp;#039;&amp;#039;hidroksilasi&amp;#039;&amp;#039; yang luas. Dapat digunakan pada film berkualitas tingggi dan memiliki indek bias mendekati [[PE]] dan [[PP]], ini akan menghasilkan film dengan tingkat kejernih yang tinggi.&lt;br /&gt;
# [[Limestone]]: kalsium karbonat kadang-kadang bersama dengan magnesium karbonat tergantung pada depositnya. Ini cenderung digunakan sebagai antiblok di bawahnya aplikasi film berkualitas.&lt;br /&gt;
# Silika alam: Silika alami adalah batuan [[sedimen]] yang tersusun dari kerangka diatom bersel tunggal. Kerangka itu terbuat dari silika &amp;#039;&amp;#039;amorf&amp;#039;&amp;#039; dan memiliki berbagai struktur dan bentuk berpori. Kotoran seperti air dan organik bisa dengan mudah dilepas, tetapi penghilangan kuarsa itu sendiri lebih kompleks sehingga penggunaan silika alami cenderung memiliki tingkat kuarsa berbeda tergantung kebutuhan.&lt;br /&gt;
# [[Talek]] (Talc): magnesium hidrosilikat. Ini memiliki kekerasan yang sangat rendah dan indeks bias yang dekat dengan PE dan PP. Banyak terdapat hampir diseluruh negara, meskipun harus melewati proses [[penyulingan]] terlebih dahulu, untuk mendapatkan kualitas yang lebih baik.&lt;br /&gt;
# [[Zeolit]]: Ini adalah alumosilikat yang terhidrogenasi. memiliki sifat sangat seragam, struktur tiga dimensi berpori dan lagi indeks bias dekat dengan PE dan PP. Zeolit terjadi secara alami mineral atau bisa disintesis.&lt;br /&gt;
# [[Aditif]] organik: Bahan organik tertentu seperti lilin keras dan amida asam lemak menunjukkan efek antiblok. Dibandingkan dengan anorganik aditif ini memiliki [[efisiensi]] antiblocking rendah tetapi efek slip sangat baik.&lt;br /&gt;
Sering slip dan antiblock aditif digunakan bersamaan untuk memberikan keseimbangan antara &amp;#039;&amp;#039;slip&amp;#039;&amp;#039;&lt;br /&gt;
dan kinerja antiblok.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sekilas ==&lt;br /&gt;
Meskipun istilah polimer lebih populer menunjuk kepada plastik, tetapi polimer sebenarnya terdiri dari banyak kelas material alami dan sintetik dengan sifat dan kegunaan yang beragam. Bahan polimer alami seperti [[shellac]] dan [[amber]] telah digunakan selama beberapa abad. [[Kertas]] diproduksi dari [[selulosa]], sebuah [[polisakarida]] yang terjadi secara alami yang ditemukan dalam tumbuhan. Biopolimer seperti [[protein]] dan [[asam nukleat]] memainkan peranan penting dalam proses [[biologi]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Film dokumenter ==&lt;br /&gt;
telah menjadi media yang efektif untuk mengkaji secara kritis berbagai aspek penggunaan plastik, tujuan penggunaannya, penyebaran sampah plastik yang semakin meluas, serta masalah-masalah yang terkait dengan penggunaan barang-barang plastik sekali pakai. Beberapa contoh film dokumenter yang mengangkat isu ini meliputi:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* 2008: &amp;#039;&amp;#039;Plastic Addict&amp;#039;&amp;#039; (Kanada)&lt;br /&gt;
* 2009: &amp;#039;&amp;#039;Plastic Planet&amp;#039;&amp;#039; (Jerman/Austria, disutradarai oleh Isa Willinger), sebuah film yang mendokumentasikan penggunaan dan distribusi plastik. Film ini tersedia secara bebas di perpustakaan media Badan Federal untuk Pendidikan Kewarganegaraan (Jerman).&lt;br /&gt;
* 2019: &amp;#039;&amp;#039;The Plastic Problem&amp;#039;&amp;#039; (Amerika Serikat), sebuah dokumenter dari PBS News Hour yang secara khusus membahas polusi laut yang disebabkan oleh plastik.&lt;br /&gt;
* 2023: &amp;#039;&amp;#039;Plastic Fantastic&amp;#039;&amp;#039; (Jerman, disutradarai oleh Isa Willinger), yang menyoroti berbagai masalah termasuk limbah kemasan, mikroplastik, dan perlindungan konsumen yang dianggap tidak memadai.&lt;br /&gt;
* 2008: &amp;#039;&amp;#039;Plastic People&amp;#039;&amp;#039; (Kanada), yang mengangkat isu mengenai keberadaan [[mikroplastik]], dan khususnya [[nanoplastik]], yang telah mencapai tubuh manusia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Referensi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Lihat pula ==&lt;br /&gt;
* [[Material]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Plastik&amp;amp;oldid=28863309 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28863309 (2026-01-17T13:13:36Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>