<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Polip</id>
	<title>Polip - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Polip"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Polip&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-15T20:30:10Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Polip&amp;diff=36678&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 26496953; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Polip&amp;diff=36678&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-09-07T22:34:20Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 26496953; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Polip&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; adalah [[membran mukosa]] yang mengalami [[hipertrofi]] atau [[radang]] sehingga ukuran [[sel]]nya membesar. Polip terbagi atas dua jenis, yaitu polip bertangkai dan polip sessile. Polip dapat muncul pada beberapa bagian dalam tubuh seperti [[hidung]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Polip pada usus besar biasanya tanpa gejala dan dapat menjadi [[kanker usus besar]], oleh karenanya perlu pemeriksaan berkala mulai usia 50 tahun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Jenis ==&lt;br /&gt;
Berdasarkan bentuknya, polip dibedakan menjadi polip bertangkai dan polip sessile. Polip bertangkai menempel pada dinding [[organ]] dengan tangkai yang pendek dan tebal atau panjang dan titpis, sedangkan polip sessile tumbuh langsung dari dinding organ. Polip yang baru tumbuh biasanya berupa polip sessile dan akan berkembang menjadi polip bertangkai bila polip sudah matang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Lokasi ==&lt;br /&gt;
Polip dapat tumbuh pada hidung, [[rahim]], dan [[usus besar]].&lt;br /&gt;
=== Polip hidung ===&lt;br /&gt;
Polip hidung biasanya tumbuh pada bagian tengah rongga hidung. Polip juga dapat tumbuh pada saluran penghubung antara rongga hidung dan [[tenggorokan]] dan biasanya akan mengganggu pernapasan saat polip sudah matang.&lt;br /&gt;
=== Polip rahim ===&lt;br /&gt;
Polip rahim dapat tumbuh di dinding dalam rahim atau dinding luar rahim. Wanita yang sedang dalam masa pra-menopause lebih sering mengalami polip di dinding dalam rahim, sedangkan wanita yang telah mengalami [[menopause]] lebih sering mengalami polip di dinding luar rahim.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Polip usus besar ===&lt;br /&gt;
Biasanya polip pada usus besar tidak bergejala. Kadang-kadang terjadi pendarahan, dan jarang terjadi nyeri, [[diare]] atau [[sembelit]]. Polip usus besar menjadi perhatian, karena berpotensi menjadi [[kanker usus besar]], yang tadinya jinak menjadi ganas. Karena kebanyakan dari polip tidak bergejala, maka biasanya ditemukan pada saat penapisan tumor. Cara penapisan tumor adalah tes darah samar, [[kolonoskopi]], [[sigmoidoscopy]], [[lower gastrointestinal series]] (barium enema), [[digital rectal examination]] (DRE) menggunakan CT-Scan atau MRI yang disebut [[kolonoskopi virtual]]. Yang terbaru adalah [[Penapis tumor M2-PK]], dimana di negara-negara maju digalakkan untuk menggantikan tes darah samar dengan tingkat sensitivitas setidaknya 80% untuk kanker usus besar, tidak memiliki negatip palsu, tidak terpengaruh adanya darah atau tidak dan dapat mendeteksi polip dengan ukuran minimal 1 sentimeter saja dengan tingkat keakuratan 44%. Penapis tumor M2-PK ini juga bermanfaat untuk pemantauan setelah pengambilan polip-polip, apakah sudah bersih atau belum. Polip-polip secara rutin dihilangkan pada saat kolonoskopi menggunakan polypectomy [[Snare device|snare]] (first description by P. Deyhle, Germany, 1970) atau dengan [[biopsi]] menggunakan tang ([[forceps]]). Jika polip-polip adenoma ditemukan melalui penggunaan [[sigmoidoscopy]] atau penapis tumor lainnya, pasien harus melakukan kolonoskopi untuk menghilangkan polip-polip tersebut. Meskipun kanker usus besar biasanya tidak ditemukan dengan polip berukuran lebih kecil dari 2.5&amp;amp;nbsp;cm, semua polip yang ditemukan harus dibuang untuk mengurangi kemungkinan terjadinya kanker usus besar di kemudian hari. Jika polip-polip tersebut telah dibuang, maka kolonoskopi ulang biasanya dilakukan tiap 3 hingga 5 tahun sekali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kebanyakan dari polip-polip usus besar tersebar di usus besar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Secara statistik program penapisan efektif mengurangi kematian akibat kanker usus besar karena adanya polip-polip adenoma. Risiko komplikasi yang timbul dari penggunaan kolonoskopi adalah setengah dari risiko pertumbuhan kanker usus besar. Jika terjadi tanda-tanda kecil kejadian berulang, pemantauan setelah penghilangan polip-polip dianjurkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Referensi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Polip&amp;amp;oldid=26496953 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 26496953 (2024-11-06T01:46:53Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>