<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Praktolol</id>
	<title>Praktolol - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Praktolol"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Praktolol&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-16T06:04:50Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Praktolol&amp;diff=29545&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 27883450; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Praktolol&amp;diff=29545&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-09-04T08:53:07Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 27883450; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Praktolol&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;(Eraldin, Dalzic, Praktol, Cardiol, Pralon, Coardialina, Eraldina, Teranol)&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; adalah obat jenis [[penghalang beta]] selektif (&amp;#039;&amp;#039;beta-1 blocker)&amp;#039;&amp;#039; yang digunakan dalam pengobatan darurat [[Aritmia|aritmia jantung]]. Praktolol tidak lagi digunakan karena sidatnya yang sangat beracun meskipun rumus kimianya mirip [[propranolol]]. Pascapemberian praktolol, ditemukan efek samping berupa keratokunjungtivis sicca, kerusakan jaringan konjungtiva, fibrosis, dan metaplasia pada 27 pasien. Ruam, luka pada jaringan mukosa, peritonitis fibrosa, pleuritis, kerusakan koklea, hingga otitis media sekretoria juga ditemukan di beberapa kasus. Tiga pasien dilaporkan mengalami kerusakan penglihatan parah walaupun sebagian besarnya baik-baik saja. Gejala umumnya membaik seiring penghentian pemberian obat, tetapi pengurangan sekresi air mata tetap bertahan pada sebagian besar pasien.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sejarah ==&lt;br /&gt;
Senyawa ini diteliti oleh peneliti di [[Imperial Chemical Industries|Departemen Riset Divisi Farmasi ICI]] di [[Alderley Park]] bersama ahli fisiologi di [[Universitas Leeds]] pada awal tahun 1970 dengan nama molekul ICI 66082. Mereka menggunakan anjing, kucing, dan tikus pada riset awal. Penelitian sebelumnya juga pernah dilakukan pada 1967 terhadap praktolol dan molekul sejenis oleh peneliti di ICI.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Efek Samping ==&lt;br /&gt;
Efek samping yang dialami pasien mirip dengan efek samping penyekat beta lain, seperti bronkokonstriksi, gagal jantung, ekstrimitas dingin, kelelahan dan depresi, serta hipoglikemia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak hanya itu, penggunaan praktolol dalam jangka panjang juga dapat menyebabkan sindrom &amp;#039;&amp;#039;oculomucocutaneous&amp;#039;&amp;#039;. Sindrom ini tidak ditemukan sebagai efek samping di penyekat beta lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Larangan ==&lt;br /&gt;
Obat ini telah ditarik peredarannya di India.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sintesis ==&lt;br /&gt;
Bagian struktur yang berasal dari &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;(1)&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; didasarkan pada [[parasetamol]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tersedia sintesis yang menghubungkan konfigurasi absolut dari isomer optik yang lebih poten terhadap asam laktat(+). Turunan gliserol &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;(2)&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; didapatkan dari D-mannitol. Perpindahan dengan natrium p-asetamidofen oksida (&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;(1),&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; parasetamol terdeprotonasi) menghasilkan &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;(3)&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; yang tidak terlindungi terhadap asam encer. Fungsi utama alkohol direaksikan secara selektif dengan tosil klorida setara satu molar dan piridin, kemudian diberikan NaOH di dimetilsulfoksida untuk menghasilkan &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;(3)&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;. Pembukaan epoksida dengan ispropolamina menghasilkan prolactolol yang aktif secara optik &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;(4)&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Referensi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Praktolol&amp;amp;oldid=27883450 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 27883450 (2025-09-25T09:46:50Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>