<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Ras_manusia</id>
	<title>Ras manusia - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Ras_manusia"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Ras_manusia&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-16T02:32:05Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Ras_manusia&amp;diff=2077&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Ras_manusia&amp;diff=2077&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-08-23T10:35:49Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi&lt;/p&gt;
&lt;a href=&quot;https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Ras_manusia&amp;amp;diff=2077&amp;amp;oldid=1677&quot;&gt;Lihat perubahan&lt;/a&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Ras_manusia&amp;diff=1677&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29466659; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Ras_manusia&amp;diff=1677&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-08-23T10:19:56Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29466659; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;[[Kebangsaan|Ras]]&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; (dari [[bahasa Prancis]] &amp;#039;&amp;#039;[[:fr:race|race]]&amp;#039;&amp;#039;, yang sendirinya dari [[bahasa Latin]] &amp;#039;&amp;#039;radix&amp;#039;&amp;#039;, &amp;quot;akar&amp;quot;) adalah suatu sistem [[klasifikasi]] yang digunakan untuk mengkategorikan [[manusia]] dalam [[Populasi (biologi)|populasi]] atau [[kelompok sosial|kelompok]] besar dan berbeda melalui ciri [[fenotipe]], asal-usul geografis, tampang jasmani dan [[suku|kesukuan]] yang terwarisi. Di awal abad ke-20 istilah ini sering digunakan dalam arti [[biologis]] untuk menunjuk populasi manusia yang beraneka ragam dari segi [[genetik]] dengan anggota yang memiliki [[fenotipe]] (tampang luar) yang sama. Arti &amp;quot;ras&amp;quot; ini masih digunakan dalam [[antropologi]] [[forensik]] (dalam menganalisis sisa tulang), penelitian [[biomedis]] dan [[kedokteran]] berdasarkan asal-usul.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di samping itu, di [[Amerika Serikat]] misalnya, penegak [[hukum]] menggunakan istilah &amp;quot;[[Rasionalisme|ras]]&amp;quot; untuk menentukan profil tersangka dan penggambaran kembali tampang para pelaku kriminal berdasarkan informasi visual dari korban. Pada sistem di masyarakat, pengelompokan berdasarkan &amp;quot;ras&amp;quot; mengikuti pola pelapisan [[sosial]], bagi ilmuwan sosial yang meneliti kesenjangan sosial, &amp;quot;ras&amp;quot; dapat menjadi [[variabel]] yang berarti. Sebagai faktor [[sosiologi]]s, kategori &amp;quot;ras&amp;quot; dapat secara terbatas mencerminkan penjelasan yang subjektif, mengenai jati diri dan lembaga sosial.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Oleh karena itu, [[paradigma]] &amp;quot;ras&amp;quot; yang digunakan dalam berbagai [[disiplin]] menekan dengan cara yang beraneka pada sifat [[biologi]]s atau pada segi konstruk sosial.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walau para biologis kadang-kadang menggunakan paham &amp;quot;ras&amp;quot; untuk membuat pembedaan antara kumpulan ciri-ciri yang rancu, [[ilmuwan]] lain mengajukan wawasan bahwa paham &amp;quot;ras&amp;quot; sering digunakan secara naif atau terlalu sederhana. &amp;quot;Ras&amp;quot; tidak memiliki arti [[taksonomi]]s untuk manusia: semua manusia adalah anggota dari [[subspesies]] [[hominid]] yang sama yaitu &amp;#039;&amp;#039;[[Homo sapiens sapiens]]&amp;#039;&amp;#039;. Paham sosial dan pengelompokan ras berubah dengan waktu, termasuk [[taksonomi]] awam&lt;br /&gt;
 yang menentukan tipe orang yang bersifat [[esensialisme]] berdasarkan ciri-ciri yang terlihat. Para ilmuwan menganggap [[esensialisme]] biologis sudah ketinggalan zaman, dan pada umumnya tidak mendukung penjelasan berdasarkan ras untuk pembedaan kelompok, baik dari segi ciri-ciri jasmani maupun kelakuan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat orang menentukan dan menggunakan satu paham tertentu untuk &amp;quot;ras&amp;quot;, mereka menciptakan suatu kenyataan sosial di mana diterapkan suatu kategorisasi sosial tertentu. Oleh sebab itu &amp;quot;ras&amp;quot; dipandang sebagai konstruk sosial. Konstruksi tersebut berkembang dalam berbagai konteks hukum, ekonomi dan sosio-politik, dan boleh jadi lebih merupakan akibat daripada sebab dari kenyataan sosial. Walau banyak ilmuwan berpandangan bahwa &amp;quot;ras&amp;quot; adalah suatu konstruksi sosial, kebanyakan pakar setuju bahwa &amp;quot;ras&amp;quot; memiliki dampak material yang nyata dalam diskriminasi perhunian, proses hukum, praktik politik, pendidikan, dll. Teori Omi dan Winant mengenai pembentukan ras mengatakan bahwa ras adalah suatu konsep yang mengartikan dan melambangkan pertentangan dan kepentingan sosial melalui pengacuan pada tipe jasmani manusia yang berbeda.” Arti dan maksud dari istilah &amp;quot;ras&amp;quot; dihasilkan dan digunakan oleh [[lembaga]] sosial melalui pandangan bersifat kebudayaan. Sejak Omi dan Winant, para akademisi telah menyusun dan meninjau kembali maksud &amp;quot;ras&amp;quot; sebagai konstruksi sosial dengan meneliti cara gambaran, paham dan asumsi mengenai &amp;quot;ras&amp;quot; dirumuskan dalam kehidupan sehari-hari. Angela Davis, Ruth Gilmore, dan Imani Perry telah menelusuri hubungan antara paham &amp;quot;ras&amp;quot; dari segi sejarah dan sosial production dalam bahasa hukum dan pidana, dan dampaknya atas kebijakan terhadap [[Negro|orang Hitam]] di Amerika, dan jumlah mereka dalam penjara yang sudah tidak proporsional lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Faktor sosio dan ekonomi berakibatkan penderitaan yang sangat besar di dalam kelompok yang telantar. [[Diskriminasi]] rasial sering bertepatan dengan pola pikir yang [[Rasisme|rasis]], di mana para individu dan ideologi satu kelompok melihat anggota dari kelompok lain sebagai suatu &amp;quot;ras&amp;quot; tertentu yang lebih rendah secara moral. Alhasil, kelompok yang tidak banyak berkuasa sering terasing atau tertindas, sedangkan individu dan [[lembaga]] yang dominan dituduh bersikap rasis. Rasisme mengakibatkan banyak contoh tragedi, termasuk [[perbudakan]] dan [[genosida]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara ilmuwan Eropa sebagian besar telah meninggalkan klasifikasi rasial, konsep tersebut menjadi arus utama oleh ilmuwan non-Eropa. Baru-baru ini, beberapa penelitian pada tahun 2019 dan 2020 dari &amp;quot;Central South University&amp;quot; (CSU; 中南 大学), telah menyajikan bukti kuat untuk asal muasal multiregional manusia. Bukti genetik menunjukkan bahwa populasi terkait Asia Timur (orang Asia Timur, orang Siberia, orang Asia Tengah, orang Asia Tenggara, orang Polinesia, dan orang Amerika Pribumi) secara genetik berbeda dari orang Eropa atau Afrika. Mereka selanjutnya menyarankan bahwa bukti ini bertentangan dengan migrasi keluar dari Afrika. Mereka menyimpulkan bahwa populasi terkait Asia Timur (juga dikenal sebagai ras Mongoloid) berasal dari suatu tempat di Asia Timur (Tiongkok selatan).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rata-rata jarak genetik Fst antara populasi manusia adalah sekitar 0,125. Lewontin berargumen bahwa ini mewakili variasi ras yang kecil. Harpending, di sisi lain, berargumen bahwa jarak tersebut mengimplikasikan hubungan kekerabatan antara individu dari populasi yang sama setara dengan hubungan kekerabatan antara saudara tiri dalam populasi yang kawin secara acak, dan bahwa seseorang dari populasi tertentu secara genetik lebih dekat dengan individu yang tidak terkait dari populasi yang sama daripada dengan saudara tiri dari ras campuran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Pemahaman modern pertama tentang &amp;quot;ras&amp;quot; ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Boleh jadi kelompok manusia dari dulu selalu menentukan diri sendiri sebagai berbeda dari kelompok lain. Namun, perbedaan tersebut belum tentu selalu dipandang sebagai sesuatu yang alami, tak terubahkan dan menyeluruh. Pandang seperti ini merupakan ciri-ciri khas paham &amp;quot;ras&amp;quot; yang digunakan pada masa kini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada awalnya, kata &amp;quot;ras&amp;quot; dipakai untuk menunjuk suatu [[bangsa]] atau [[kelompok etnis]]. [[Marco Polo]] misalnya, dalam bukunya yang ditulis pada abad ke-13, menguraikan &amp;quot;ras [[Persia]]&amp;quot;. Paham &amp;quot;ras&amp;quot; masa kini baru muncul pada abad ke-17.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Paham Eropa tentang &amp;quot;ras&amp;quot;, sejalan dengan sejumlah paham yang sekarang dikaitkan dengan istilah tersebut, muncul pada saat [[revolusi ilmiah]], di mana penelitian alam dimulai dan diutamakan, dan masa [[imperialisme]] dan [[kolonialisme]] Eropa yang menciptakan hubungan politik antara orang Eropa dan bangsa yang memiliki tradisi kebudayaan dan politik yang berbeda. Dengan bertemunya orang Eropa dengan bangsa dari berbagai bagian dunia, mereka membahas perbedaan jasmani, sosial, dan kebudayaan di antara berbagai kelompok manusia. Munculnya perniagaan budak di Atlantik, yang secara berangsur menggantikan perniagaan budak yang lebih lama di seluruh dunia, makin mendorong untuk mengkategorikan kelompok manusia demi membenarkan ditundukkannya budak asal Afrika. Dengan mengacu kepada sumber [[Klasik]] mereka dan hubungan antar bangsa Eropa sendiri — misalnya, permusuhan bebuyutan antara [[Inggris]] dan [[Prancis]] sangat berpengaruh atas pemikiran Eropa awal mengenai perbedaan antar bangsa — orang Eropa mulai mengotakkan mereka sendiri dan bangsa lain dalam kelompok berdasarkan tampang jasmani, dan melekatkan pada individu dalam kelompok tersebut, perilaku dan kemampuan yang dianggap mengakar dalam-dalam. Berkembanlah sejumlah [[kepercayaan]] yang mengaitkan perbedaan jasmani antar kelompok yang terwarisi, dengan sifat [[intelektual]], perilaku, dan [[moral]] yang juga dikira terwarisi. Paham serupa ditemukan pada kebudayaan lain, misalnya di [[Tiongkok]], di mana suatu konsep yang diterjemahkan dengan istilah &amp;quot;ras&amp;quot; dikaitkan dengan yang dipercayai adalah keturunan bersama dari [[Kaisar Kuning]], dan digunakan untuk menegaskan kesatuan para [[kelompok etnis]] di Tiongkok China. Pertikaian penuh kekerasan antar kelompok etnis sempat terjadi di sepanjang sejarah dan di seluruh dunia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Klasifikasi pasca-[[klasik]] yang pertama manusia dalam &amp;quot;ras&amp;quot; diketahui adalah &amp;#039;&amp;#039;Nouvelle division de la terre par les différents espèces ou races qui l&amp;#039;habitent&amp;#039;&amp;#039; (&amp;quot;Pembagian baru Bumi oleh spesies atau ras yang menghuninya&amp;quot;) oleh [[François Bernier]] dari Prancis, yang diterbitkan tahun 1684. Pada abad ke-18, perbedaan antara kelompok manusia menjadi bahan penyelidikan ilmiah. Namun klasifikasi ilmiah mengenai variasi [[fenotipe]] sering disertai gagasan [[rasisme|rasis]] mengenai kemampuan yang dianggap melekat pada berbagai kelompok, yang selalu memberi ciri-ciri yang paling bagus kepada orang Eropa atau [[orang Kulit putih]], dan memperingkatkan &amp;quot;ras&amp;quot; lain dalam suatu kontinuum ciri-ciri yang secara berangsur menjadi kurang bagus. Klasifikasi [[Carolus Linnaeus]], pencipta [[taksonomi]] zoologis, tahun 1755 membagi ras manusia [[Homo Sapiens]] dalam varietas &amp;quot;&amp;#039;&amp;#039;Europaeus&amp;#039;&amp;#039;&amp;quot;, &amp;quot;&amp;#039;&amp;#039;Asiaticus&amp;#039;&amp;#039;&amp;quot;, &amp;quot;&amp;#039;&amp;#039;Americanus&amp;#039;&amp;#039;&amp;quot; dan &amp;quot;&amp;#039;&amp;#039;Afer&amp;#039;&amp;#039;&amp;quot;, yang masing-masing dikaitkan dengan watak yang berbeda: &amp;quot;&amp;#039;&amp;#039;sanguine&amp;#039;&amp;#039;&amp;quot;, &amp;quot;melancolis&amp;quot;, &amp;quot;&amp;#039;&amp;#039;choleric&amp;#039;&amp;#039;&amp;quot; dan &amp;quot;&amp;#039;&amp;#039;bilious&amp;#039;&amp;#039;&amp;quot;. &amp;#039;&amp;#039;Homo Sapiens Europeaus&amp;#039;&amp;#039; dikatakan aktif, cerdas dan petualang, sedangkan &amp;#039;&amp;#039;Homo Sapiens Afer&amp;#039;&amp;#039; dikatakan licik, pemalas dan sembrono.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam bukunya berjudul &amp;#039;&amp;#039;The Natural Varieties of Mankind&amp;#039;&amp;#039;, [[Johann Friedrich Blumenbach]] yang diterbitkan tahun 1775 mengajukan lima kelompok besar: &amp;quot;[[ras Kaukasoid]]&amp;quot;, &amp;quot;[[ras Mongoloid]]&amp;quot;, &amp;quot;ras Etiopia&amp;quot; (yang kemudian dinamakan &amp;quot;[[ras Negroid]]&amp;quot;), &amp;quot;[[suku Indian|ras Indian]]&amp;quot; dan &amp;quot;[[ras Melayu]]&amp;quot;, namun dia tidak mengusulkan peringkatan apa pun antara para ras.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari abad ke-17 sampai 19, pelemburan kepercayaan orang awam mengenai perbedaan antar kelompok, dengan penjelasan ilmiah mengenai perbedaan ini, menghasilkan apa yang oleh salah satu pakar disebut &amp;quot;[[ideologi]] tentang ras&amp;quot;. Menurut ideologi ini, ras adalah mendasar, alami, lestari dan terpisah. Di [[Amerika Serikat]], teori ras [[Thomas Jefferson]] berpengaruh. Dia melihat orang Afrika lebih rendah daripada orang Kulit putih, khususnya dari segi kecerdasan, dan memiliki nafsu seks yang kelebihan, tetapi menganggap [[Suku Indian|orang Indian]] setara dengan orang Kulit putih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di dua dasawarsa terakhir abad ke-18[[poligenisme]], yaitu kepercayaan bahwa &amp;quot;ras&amp;quot; yang berbeda telah berkembang secara terpisah di setiap benua dan tidak memiliki moyang yang sama, diajukan di Inggris oleh sejarawan [[Edward Long]] dan anatomis [[Charles White]], di Jerman oleh etnograf [[Christoph Meiners]] dan [[Georg Forster]], di Prancis oleh Julien Virey dan di Amerika Serikat oleh [[Samuel Morton]], [[Josiah Nott]] dan [[Louis Agassiz]]. Poligenisme popular dan paling menyebar pada abad ke-19, dan memuncak dengan didirikannya [[Anthropological Society of London]] selama [[American civil war]], bertentangan denga [[Ethnological Society of London]] yang anti-perbudakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Perdebatan kini ==&lt;br /&gt;
=== Model [[evolusi manusia]] ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam suatu artikel pada tahun 1995, [[Leonard Lieberman]] dan [[Fatimah Jackson]] menyatakan bahwa dukungan baru mana pun untuk suatu paham biologis tentang &amp;quot;ras&amp;quot; kemungkinan besar akan datang dari penelitian tentang evolusi manusia. Menurut mereka, pertanyaannya adalah mengenai akibat model evolusi manusia yang ada sekarang atas paham &amp;quot;ras&amp;quot; yang berdasarkan biologi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini semua manusia diklasifikasi sebagai anggota dari [[spesies]] &amp;#039;&amp;#039;[[Homo sapiens]]&amp;#039;&amp;#039; dan [[subspesies]] &amp;#039;&amp;#039;[[Homo sapiens sapiens]]&amp;#039;&amp;#039;. Namun manusia bukan spesies &amp;#039;&amp;#039;[[homininae]]&amp;#039;&amp;#039; pertama. Spesies pertama dari [[genus]] &amp;#039;&amp;#039;[[Homo]]&amp;#039;&amp;#039; adalah &amp;#039;&amp;#039;[[Homo habilis]]&amp;#039;&amp;#039;, yang diperkirakan muncul di Afrika Timur paling sedikit 2 juta tahun lalu. Anggota dari spesies ini menghuni berbagai bagian Afrika dalam waktu yang agak singkat. &amp;#039;&amp;#039;[[Homo erectus]]&amp;#039;&amp;#039; diteorikan berkembang lebih dari 1,8 juta tahun silam, dan sekitar 1,5 juta tahun silam bersebar di Eropa dan Asia. Hampir semua antropolog fisik setuju bahwa &amp;#039;&amp;#039;Homo sapiens&amp;#039;&amp;#039; berkembang dari &amp;#039;&amp;#039;Homo erectus&amp;#039;&amp;#039; Afrika ((&amp;#039;&amp;#039;sensu lato&amp;#039;&amp;#039;) atau[[Homo ergaster]]).&lt;br /&gt;
Kebanyakan antropolog berpikir bahwa &amp;#039;&amp;#039;Homo sapiens&amp;#039;&amp;#039; berkembang di Afrika Timur, dan kemudian bermigrasi keluar dari Afrika, menggantikan populasi &amp;#039;&amp;#039;H. erectus&amp;#039;&amp;#039; di Eropa dan Asia (model &amp;quot;[[asal-usul manusia modern dari Afrika]]). Recent [[Human evolutionary genetics]] ( Jobling, Hurles and Tyler-Smith, 2004) support this “[[Out of Africa]]” model, however the recent sequencing of the [[Neanderthal]] and [[Denisovan]] genomes shows some admixture&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Baru-baru ini, beberapa penelitian pada tahun 2019 dan 2020 dari &amp;quot;Central South University&amp;quot; (CSU; 中南 大学), telah menyajikan bukti kuat untuk asal muasal multiregional manusia. Bukti genetik menunjukkan bahwa populasi terkait Asia Timur (orang Asia Timur, orang Siberia, orang Asia Tengah, orang Asia Tenggara, orang Polinesia, dan orang Amerika Pribumi) secara genetik berbeda dari orang Eropa atau Afrika. Mereka selanjutnya menyarankan bahwa bukti ini bertentangan dengan migrasi keluar dari Afrika. Mereka menyimpulkan bahwa populasi terkait Asia Timur (juga dikenal sebagai ras Mongoloid) berasal dari suatu tempat di Asia Timur (Tiongkok selatan).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Ringkasan berbagai definisi biologis untuk &amp;quot;ras&amp;quot; ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== &amp;quot;Ras&amp;quot; sebagai konstruksi sosial ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para [[antropolog]] dan ilmuwan [[evolusi]] lain sudah beralih dari istilah &amp;quot;ras&amp;quot; ke istilah &amp;quot;[[populasi]]&amp;quot; untuk membahas perbedaan [[genetika]]. Para [[sejarawan]], antropolog kebudayaan dan ilmuwan sosial memahamkan kembali istilah &amp;quot;ras&amp;quot; sebagai kategori kebudayaan atau [[konstruksi]] sosial, suatu cara tertentu orang bicara tentang mereka sendiri dan tentang orang lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Banyak ilmuwan sosial sudah menggantikan istilah &amp;quot;ras&amp;quot; dengan kata &amp;quot;[[kelompok etnik]]&amp;quot; untuk menunjuk kelompok yang mengidentifikasi diri sendiri berdasarkan kepercayan mereka mengenai kebudayaan, asal-usul dan sejarah bersama. Selain masalah empiris dan konseptual yang dibawa paham &amp;quot;ras,&amp;quot; setelah [[Perang Dunia Kedua]], para ilmuwan di bidang [[evolusi]] dan sosial sangat menyadari betapa kepercayaan mengenai &amp;quot;ras&amp;quot; diperalat untuk membenarkan diskriminasi, [[apartheid]], perbudakan dan [[genosid]]. Pertanyaan ini bertambah ramai pada tahun 1960-an dengan gerakan hak sipil di Amerika Serikat dan munculnya banyak gerakan anti-kolonial di seluruh dunia. Para ilmuwan akhirnya mulai berpikir bahwa &amp;quot;ras&amp;quot; adalah suatu [[konstruksi sosial]], suatu paham yang orang percaya adalah suatu kenyataan obyectif tetapi sebetulnya mendapat kepercayaan karena fungsi sosialnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tahun 2000, Craig Venter dan Francis Collins dari National Institute of Health (lembaga kesehatan nasional) fi Amerika Serikat mengumumkan bersama suatu pemetaan dari [[genom]] manusia. Setelah meneliti data dari pemetaan genom tersebut, Venter melihat bahwa walau besaran variasi genetik dalam [[spesies]] manusia adalah sekitar 1–3% (yaitu lebih dari 1% yang diperkirakan semula), tipe variasi tersebut tidak mendukung paham &amp;quot;ras&amp;quot; dalam arti genetik. Venter mengatakan bahwa &amp;quot;Ras adalah suatu konsep sosial. Buka konsep ilmiah. Tidak ada garis yang jelas (yang akan muncul), seandainya kita membandingkan semua genom bersekuensi dari semua orang di atas planet ini.&amp;quot; &amp;quot;Bila kita coba menerapkan ilmu untuk mencoba menyusun perbedaan sosial tersebut, runtuh semuanya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Stephan Palmié menegaskan bahwa &amp;quot;ras&amp;quot; &amp;quot;bukan suatu benda tetapi suatu hubungan sosial&amp;quot;; atau, dengan kata[[Katya Gibel Mevorach]], &amp;quot;suatu metonim,&amp;quot; &amp;quot;suatu karangan manusia yang kriteria pembedaannya tidak universal dan tidak tetap, tetapi selalu digunakan untuk mengatur perbedaan.&amp;quot; Dengan demikian, penggunaan kata &amp;quot;ras&amp;quot; sendiri perlu dianalisis. Lebih dari itu, Palmié dan Mevorach mengatakan bahwa biologi tidak akan dapat menjelaskan mengapa atau bagaimana orang menggunakan paham &amp;quot;ras&amp;quot;. Yang akan menjelaskannyua adalah sejarah dan tatanan sosial.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Catatan ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Lihat pula ==&lt;br /&gt;
* [[Asal-usul manusia modern dari Afrika]]&lt;br /&gt;
* [[Asal-usul multiregional manusia modern]]&lt;br /&gt;
* [[Sejarah pemikiran evolusi]]&lt;br /&gt;
* [[Luigi Luca Cavalli-Sforza]]&lt;br /&gt;
* [[Jared Diamond]]&lt;br /&gt;
* [[Stephen Oppenheimer]]&lt;br /&gt;
* [[Ras masa depan]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Perpustakaan ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Pranala luar ==&lt;br /&gt;
*  [http://www.ornl.gov/sci/techresources/Human_Genome/elsi/minorities.shtml US Human Genome Project on &amp;quot;Issues of Race&amp;quot;]&lt;br /&gt;
*  [http://raceandgenomics.ssrc.org/ Is Race &amp;quot;Real&amp;quot;?] - forum organized by the [[Social Science Research Council]], includes a March 2005 op-ed article by A.M. Leroi from the &amp;#039;&amp;#039;New York Times&amp;#039;&amp;#039; advocating biological conceptiosn of race and responses from scholars in a variety of fields.&lt;br /&gt;
*  Steven and Hilary Rose, The Guardian, [https://web.archive.org/web/20050430081407/http://www.politics.guardian.co.uk/life/science/story/0,12996,1455716,00.html &amp;quot;Why we should give up on race&amp;quot;], [[9 April]] [[2005]]&lt;br /&gt;
*  Times Online, [http://www.timesonline.co.uk/article/0,,8122-1331319,00.html &amp;quot;Gene tests prove that we are all the same under the skin&amp;quot;], [[27 October]] [[2004]].&lt;br /&gt;
*  Catchpenny mysteries of ancient Egypt, [http://www.catchpenny.org/race.html &amp;quot;What race were the ancient Egyptians?&amp;quot;], Larry Orcutt.&lt;br /&gt;
*  Judy Skatssoon, [http://www.abc.net.au/science/news/stories/s1153697.htm &amp;quot;New twist on out-of-Africa theory&amp;quot;], &amp;#039;&amp;#039;ABC Science Online&amp;#039;&amp;#039;, Wednesday, [[14 July]] [[2004]].&lt;br /&gt;
*  Michael J. Bamshad, Steve E. Olson [http://www.sciam.com/article.cfm?chanID=sa006&amp;amp;colID=1&amp;amp;articleID=00055DC8-3BAA-1FA8-BBAA83414B7F0000 &amp;quot;Does Race Exist?&amp;quot;], &amp;#039;&amp;#039;Scientific American&amp;#039;&amp;#039;, December 2003&lt;br /&gt;
*  OMB Statistical Directive 15, [http://www.doi.gov/diversity/doc/racedata.htm &amp;quot;Standards for Maintaining, Collecting, and Presenting Federal Data on Race and Ethnicity&amp;quot;] , &amp;#039;&amp;#039;Federal Register&amp;#039;&amp;#039;, [[30 October]] [[1997]].&lt;br /&gt;
*  Sandra Soo-Jin Lee, Joanna Mountain, and Barbara A. Koenig, [http://academic.udayton.edu/health/08Research/research01.htm &amp;quot;The Reification of Race in Health Research&amp;quot;]&lt;br /&gt;
*  Michael Root, [http://philsci-archive.pitt.edu/archive/00001094/ &amp;quot;The Use of Race in Medicine as a Proxy for Genetic Differences&amp;quot;]&lt;br /&gt;
*  [[Richard Dawkins]]: [http://www.prospect-magazine.co.uk/article_details.php?id=6467 Race and creation]  (extract from [[The Ancestor&amp;#039;s Tale: A Pilgrimage to the Dawn of Life]]) - On race, its usage and a theory of how it evolved. ([http://www.prospect-magazine.co.uk/ Prospect Magazine]  October 2004) (see also [http://www.amren.com/mtnews/archives/2004/09/race_and_creati.php# longer extract here])&lt;br /&gt;
*  [http://www.bloodbook.com/world-abo.html Racial &amp;amp; Ethnic Distribution of ABO Blood Types] - bloodbook.com&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Ras+manusia&amp;amp;oldid=29466659 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29466659 (2026-07-16T18:17:48Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>