<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Rawa</id>
	<title>Rawa - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Rawa"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Rawa&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-15T14:57:21Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Rawa&amp;diff=19343&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Rawa&amp;diff=19343&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-08-27T17:57:41Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi&lt;/p&gt;
&lt;a href=&quot;https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Rawa&amp;amp;diff=19343&amp;amp;oldid=18943&quot;&gt;Lihat perubahan&lt;/a&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Rawa&amp;diff=18943&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29422587; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Rawa&amp;diff=18943&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-08-27T17:17:22Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29422587; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Rawa&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; atau &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;rawang&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; () adalah lahan yang secara alami tergenang [[air]] akibat [[drainase|penyaliran]] yang terhambat, baik genangan itu terjadi secara berkala atau pun terus menerus selama waktu yang panjang dalam setahun.  Digolongkan pula ke dalam rawa, lahan-lahan yang selalu jenuh air karena muka air tanahnya yang dangkal.  Rawa berbeda dengan [[danau]] dan [[telaga]], karena biasanya airnya lebih dangkal serta pada umumnya ditumbuhi oleh tumbuh-tumbuhan yang mencuat di atas air.  Rawa yang ditumbuhi oleh tetumbuhan lunak (terna) dan [[rumput|rumput-rumputan]] dikenal sebagai [[paya]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rawa dapat digolongkan sebagai wilayah atau mintakat peralihan, karena baik unsur tanah maupun air berperan penting dalam pembentukan ekosistem ini. Rawa ditemukan di seluruh dunia, dan bervariasi ukurannya dari yang kecil hingga sangat luas.  Airnya pun bervariasi mulai dari [[air tawar]], [[air payau]], hingga [[air laut|air asin]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Hidrologi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rawa dicirikan oleh tanahnya yang jenuh air dan aliran airnya yang lambat.  Air rawa berasal dari banyak sumber, semisal [[hujan]], [[air tanah]], atau juga pasang surut [[air laut]] dan [[air tawar]].  Proses-proses [[hidrologi]] yang terkait akan menentukan bagaimana energi dan unsur hara mengalir masuk dan keluar ekosistem rawa.  Ketika air mengalir lambat melalui rawa, zat hara, sedimen, dan [[polutan]] secara alami akan tersaring, tertahan di rawa.  Unsur kimia seperti [[fosfor]] dan [[nitrogen]] yang terbawa air, akan diserap dan dimanfaatkan oleh tetumbuhan air penghuni rawa, dan dengan demikian memurnikan airnya.  Sisa-sisa atau kelebihan bahan kimia yang ada akan terakumulasi di dasar rawa, terendapkan dan terperangkap dalam [[sedimen]].  Lingkungan biogeokimiawi dari suatu rawa ditentukan oleh hidrologinya, yang berpengaruh terhadap aras dan ketersediaan sumber daya seperti [[oksigen]], unsur hara, [[pH]] air serta toksisitasnya, yang pada gilirannya akan memengaruhi keseluruhan ekosistem.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Penggolongan rawa ==&lt;br /&gt;
Rawa-rawa terjadi karena tanah-tanah yang kerendahan, datar atau cekung, tergenangi oleh air hujan, luapan air sungai yang banjir, dan atau oleh pasang air laut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada sisi yang lain, wilayah-wilayah [[daerah aliran sungai]] bagian bawah (&amp;#039;&amp;#039;downstream&amp;#039;&amp;#039;) dapat dibedakan atas tiga zona.  Yakni Zona 1, yang merupakan wilayah pasang surut air asin/payau;  Zona 2, yang merupakan wilayah pasang surut air tawar;  dan Zona 3, yakni wilayah yang tidak lagi terkena pengaruh pasang surut laut, atau disebut juga wilayah rawa lebak.  Terkait dengan hal itu maka dikenal adanya rawa pasang surut, rawa lebak, dan rawa lebak peralihan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Rawa pasang surut ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rawa pasang surut adalah rawa-rawa yang genangannya dipengaruhi oleh pasang surutnya air laut. Rawa-rawa yang berada dekat atau relatif dekat dengan pantai (Zona 1) terkena pengaruh asinnya air laut, yang masuk ke darat pada waktu pasang naik mengikuti alur sungai dan anak sungai, sehingga terbentuk paya asin (&amp;#039;&amp;#039;salt marsh&amp;#039;&amp;#039;), atau paya dan rawa [[air payau|payau]] (&amp;#039;&amp;#039;brackish marsh/swamp&amp;#039;&amp;#039;).  Rawa [[mangrove]], begitu pula [[hutan payau]] dan paya-paya belakang pantai, terbentuk di zona ini.  Rawa-rawa dan paya di Zona 1 ini juga dikenal sebagai rawa pantai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada batas tertentu yang terletak lebih ke pedalaman pulau—terutama di pulau-pulau besar yang dataran rendahnya luas dan relatif datar di dekat laut—asinnya air laut sudah tidak lagi berpengaruh, tetapi dinamika pasang surut laut masih memengaruhi pasang surutnya air tawar di sungai, dan di rawa-rawa kanan kirinya.  Inilah yang dikenal sebagai rawa-rawa pasang surut Zona 2, yang airnya tidak lagi terasa payau.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara itu, ada pula yang membedakan lahan pasang surut ke dalam empat tipe berdasarkan pola genangannya.  Yakni:&lt;br /&gt;
# Tipe A, yakni lahan rawa yang tergenang pada waktu pasang besar dan pasang kecil;&lt;br /&gt;
# Tipe B, lahan rawa yang tergenang hanya pada waktu pasang besar;&lt;br /&gt;
# Tipe C, lahan rawa yang tidak tergenang air pasang, tetapi kedalaman air tanahnya pada waktu pasang kurang dari 50&amp;amp;nbsp;cm;&lt;br /&gt;
# Tipe D, tidak tergenang air pasang, dan pada waktu pasang kedalaman air tanahnya lebih dari 50&amp;amp;nbsp;cm, tetapi pasang surutnya air masih terasa atau terlihat pada saluran tersier.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Rawa lebak ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rawa lebak terbentuk oleh air hujan atau luapan banjir air sungai, sehingga banyak didapati di kanan kiri aliran sungai di pedalaman.  Dengan demikian, rawa ini meluas di [[musim hujan]] dan berangsur-angsur menyusut, bahkan bisa jadi mengering, pada waktu [[kemarau]].  Akan tetapi rawa-rawa ini tidak mengalami pasang surut air harian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Formasi lahan tempat rawa lebak ini terbentuk bervariasi mulai dari dataran banjir (&amp;#039;&amp;#039;floodplains&amp;#039;&amp;#039;) pada sungai-sungai yang relatif muda, hingga ke dataran banjir ber[[meander]] (&amp;#039;&amp;#039;meandering floodplains&amp;#039;&amp;#039;) di kanan-kiri sungai-sungai besar yang lebih tua umur geologisnya;  termasuk ke dalamnya dataran bekas aliran sungai tua, dan wilayah [[danau tapal kuda|danau-danau tapal kuda]] (&amp;#039;&amp;#039;oxbow lake&amp;#039;&amp;#039;).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rawa lebak selanjutnya dibedakan atas:&lt;br /&gt;
# Rawa lebak dangkal atau rawa lebak pematang.  Yakni rawa yang memiliki kedalaman air kurang dari 50&amp;amp;nbsp;cm.  Rawa ini biasanya terletak di sepanjang tanggul sungai, dengan lama genangan air sekitar 3 bulan.&lt;br /&gt;
# Rawa lebak tengahan.  Yaitu rawa dengan kedalaman air antara 50–100&amp;amp;nbsp;cm;  lama genangannya berkisar antara 3-6 bulan.&lt;br /&gt;
# Rawa lebak dalam.  Yaitu rawa lebak yang dalamnya melebihi 100&amp;amp;nbsp;cm.  Rawa ini biasanya terletak agak jauh dari sungai ke sebelah pedalaman, dan genangan airnya bertahan lebih lama dari 6 bulan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Perjanjian Ramsar ==&lt;br /&gt;
[[Perjanjian Ramsar]] adalah perjanjian tentang tempat rawa-rawa yang dianggap penting secara internasional yang memiliki makna sebagai tempat tinggal [[burung]] air. Tujuan perjanjian itu adalah untuk pencegahan kerusakan rawa yang semakin menggerogoti nilai tinggi dalam segi ekonomi, budaya, ilmiah dan sebagai sumber wisata. Perjanjian Ramsar diratifikasi atas masyarakat dunia pada 1971 di Ramsar, Iran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Daftar Ramsar ==&lt;br /&gt;
[[Negara]] yang akan menjadi anggota dalam perjanjian Ramsar itu harus mendaftarkan satu tempat rawa dalam wilayahnya ke dalam &amp;quot;daftar rawa-rawa yang penting secara internasional&amp;quot;, yang biasanya disebut &amp;quot;daftar Ramsar&amp;quot;. Negara anggota memiliki kewajiban bukan hanya terhadap perlindungan tempat rawa yang terdaftar, melainkan juga membangun dan melaksanakan proyek rencana tingkat pemerintah untuk menggunakan rawa secara bijaksana. Salah satu situs Ramsar di Indonesia adalah Taman Nasional Rawa Aopa Watumohai yang terletak di Sulawesi Tenggara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Referensi==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Pranala luar ==&lt;br /&gt;
*  [https://peraturan.bpk.go.id/Home/Details/58167/pp-no-27-tahun-1991. Peraturan Pemerintah Indonesia no. 27 tahun 1991 tentang Rawa]&lt;br /&gt;
*  [https://peraturan.bpk.go.id/Home/Details/5408/pp-no-73-tahun-2013. Peraturan Pemerintah Indonesia no. 73 tahun 2013 tentang Rawa]&lt;br /&gt;
*  [https://sda.pu.go.id/assets/files/Permen%20Nomor%2029%20Tentang%20Rawa.pdf Peraturan Menteri PUPR no. 29 tahun 2015 tentang Rawa]&lt;br /&gt;
*  [https://www.ramsar.org/sites/default/files/documents/library/current_convention_text_e.pdf Konvensi Ramsar], versi 1994&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Lihat pula ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* [[Lahan basah]]&lt;br /&gt;
* [[Paya]]&lt;br /&gt;
* [[Gambut]]&lt;br /&gt;
* [[Hutan bakau]]&lt;br /&gt;
* [[Tumbuhan akuatik]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Rawa&amp;amp;oldid=29422587 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29422587 (2026-07-05T15:21:21Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>