<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Renium</id>
	<title>Renium - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Renium"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Renium&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-15T14:20:21Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Renium&amp;diff=16186&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Renium&amp;diff=16186&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-08-26T22:59:46Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi&lt;/p&gt;
&lt;a href=&quot;https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Renium&amp;amp;diff=16186&amp;amp;oldid=15786&quot;&gt;Lihat perubahan&lt;/a&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Renium&amp;diff=15786&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29461461; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Renium&amp;diff=15786&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-08-26T22:21:11Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29461461; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Renium&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; adalah sebuah [[unsur kimia]] dengan [[Lambang unsur|lambang]] &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Re&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; dan [[nomor atom]] 75. Ia adalah [[logam transisi]] baris ketiga berwarna abu-abu keperakan, berat, dalam [[unsur golongan 7|golongan&amp;amp;nbsp;7]] [[tabel periodik]]. Dengan perkiraan konsentrasi rata-rata sebesar 1 [[Notasi bagian per#Bagian per miliar|bagian per miliar]] (ppb), renium adalah salah satu unsur paling langka di [[kerak Bumi]]. Renium memiliki [[titik lebur]] [[Daftar unsur menurut nomor atom|tertinggi ketiga]] dan [[titik didih]] tertinggi kedua dari semua unsur pada 5869&amp;amp;nbsp;K. Renium menyerupai [[mangan]] dan [[teknesium]] secara kimiawi dan diperoleh terutama sebagai [[produk sampingan]] dari ekstraksi dan pemurnian bijih [[molibdenum]] dan [[tembaga]]. Dalam senyawanya, renium menunjukkan berbagai [[bilangan oksidasi|keadaan oksidasi]] mulai dari −1 hingga +7.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ditemukan oleh [[Walter Noddack]], [[Ida Noddack|Ida Tacke]] dan [[Otto Berg (ilmuwan)|Otto Berg]] pada tahun 1925, renium adalah [[Daftar unsur berdasarkan kestabilan isotop|unsur stabil]] terakhir yang ditemukan. Ia dinamai dari [[Rhein|sungai Rhein]] di Eropa, dari mana sampel renium paling awal diperoleh dan dikerjakan secara komersial.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Logam paduan super|Paduan super]] renium berbasis [[nikel]] digunakan di ruang bakar, bilah turbin, dan nosel buang [[mesin jet]]. Paduan ini mengandung hingga 6% renium, menjadikan konstruksi mesin jet sebagai penggunaan tunggal terbesar untuk unsur ini. Penggunaan terpentingnya yang kedua adalah sebagai [[katalis]]: renium adalah katalis yang sangat baik untuk [[hidrogenasi]] dan isomerisasi, dan digunakan misalnya dalam [[reformasi katalitis]] dalam bensin (proses reniformasi). Karena ketersediaan relatif rendah terhadap permintaan, renium menjadi mahal, dengan harga mencapai harga tertinggi sepanjang masa pada tahun 2008/2009 sebesar [[Dolar Amerika Serikat|AS$]]10.600 per [[kilogram]] (AS$4.800 per pon). Karena peningkatan daur ulang renium dan penurunan permintaan renium dalam katalis, harga renium turun menjadi AS$2.844 per kilogram (AS$1.290 per pon) per Juli 2018.&lt;br /&gt;
==Sejarah==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Renium (, berarti: &amp;quot;[[Rhein]]&amp;quot;) adalah yang terakhir ditemukan dari unsur-unsur yang memiliki isotop stabil (unsur baru lainnya yang ditemukan di alam sejak saat itu, seperti [[fransium]], bersifat radioaktif). Keberadaan unsur yang belum ditemukan pada posisi ini dalam [[tabel periodik]] pertama kali diprediksi oleh [[Dmitri Mendeleev]]. Informasi perhitungan lainnya diperoleh dari [[Henry Moseley]] pada tahun 1914. Pada tahun 1908, kimiawan Jepang [[Masataka Ogawa]] mengumumkan bahwa dia telah menemukan unsur ke-43 dan menamainya &amp;#039;&amp;#039;nipponium&amp;#039;&amp;#039; (Np) dari [[Jepang]] (&amp;#039;&amp;#039;Nippon&amp;#039;&amp;#039; dalam [[bahasa Jepang]]). Namun, analisis terbaru menunjukkan adanya renium (unsur&amp;amp;nbsp;75), bukan [[teknesium|unsur&amp;amp;nbsp;43]], meskipun reinterpretasi ini telah dipertanyakan oleh [[Eric Scerri]]. Lambang Np kemudian digunakan untuk unsur [[neptunium]], dan nama &amp;quot;nihonium&amp;quot;, juga [[Nama-nama Jepang#Nihon dan Nippon|dinamai dari Jepang]], bersama dengan lambang Nh, kemudian digunakan untuk [[nihonium|unsur&amp;amp;nbsp;113]]. Unsur&amp;amp;nbsp;113 juga ditemukan oleh tim ilmuwan Jepang dan diberi nama dalam penghormatan untuk karya Ogawa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Renium umumnya dianggap telah ditemukan oleh [[Walter Noddack]], [[Ida Noddack|Ida Tacke]], dan [[Otto Berg (ilmuwan)|Otto Berg]] di [[Jerman]]. Pada tahun 1925, mereka melaporkan bahwa mereka telah mendeteksi unsur tersebut dalam bijih [[platina]] dan dalam mineral [[kolumbit]]. Mereka juga menemukan renium dalam [[gadolinit]] dan [[molibdenit]]. Pada tahun 1928, mereka mampu mengekstraksi 1&amp;amp;nbsp;gram renium dengan memproses 660&amp;amp;nbsp;kilogram molibdenit. Diperkirakan pada tahun 1968 bahwa 75% logam renium di [[Amerika Serikat]] digunakan untuk penelitian dan pengembangan paduan [[logam refraktori]]. Butuh beberapa tahun sejak saat itu sebelum [[logam paduan super|paduan super]] itu digunakan secara luas.&lt;br /&gt;
==Karakteristik==&lt;br /&gt;
Renium adalah logam putih keperakan yang menjadi salah satu unsur dengan [[titik lebur]] tertinggi, hanya dilampaui oleh [[wolfram]] dan [[karbon]]. Ia juga merupakan salah satu unsur dengan [[titik didih]] tertinggi, dan yang tertinggi dari semua unsur stabil. Ia juga merupakan salah satu unsur terpadat, hanya dilampaui oleh [[platina]], [[iridium]], dan [[osmium]]. Renium memiliki struktur kristal padat heksagon, dengan parameter kisi &amp;#039;&amp;#039;a&amp;#039;&amp;#039;&amp;amp;nbsp;=&amp;amp;nbsp;276,1&amp;amp;nbsp;pm dan &amp;#039;&amp;#039;c&amp;#039;&amp;#039;&amp;amp;nbsp;=&amp;amp;nbsp;445,6&amp;amp;nbsp;pm.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bentuk komersialnya yang biasa adalah bubuk, tetapi unsur ini dapat dikonsolidasikan dengan menekan dan [[penyinteran|menyinterinya]] dalam atmosfer vakum atau [[hidrogen]]. Prosedur ini menghasilkan padatan padat yang memiliki kerapatan di atas 90% kerapatan logam. Saat [[penganilan|dianil]], logam ini sangatlah ulet dan dapat ditekuk, dikoil, atau digulung. [[Logam paduan|Paduan]] renium–molibdenum bersifat [[Superkonduktivitas|superkonduktif]] pada suhu 10&amp;amp;nbsp;[[Kelvin|K]]; paduan wolfram–renium juga bersifat superkonduktif pada suhu 4–8&amp;amp;nbsp;K, tergantung pada paduannya. Logam renium akan menjadi superkonduktor pada suhu .&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam bentuk curah dan pada suhu kamar dan tekanan atmosfer, unsur ini tahan terhadap [[alkali]], [[asam sulfat]], [[asam klorida]], [[asam nitrat]], dan [[air raja]]. Namun, ia akan bereaksi dengan asam nitrat saat dipanaskan.&lt;br /&gt;
===Isotop===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Renium memiliki satu isotop [[nuklida stabil|stabil]], renium-185, yang terjadi dalam kelimpahan minoritas, situasi yang hanya ditemukan pada dua unsur lainnya ([[indium]] dan [[telurium]]). Renium alami hanya terdiri dari 37,4% &amp;lt;sup&amp;gt;185&amp;lt;/sup&amp;gt;Re, dan 62,6% &amp;lt;sup&amp;gt;187&amp;lt;/sup&amp;gt;Re yang [[Radionuklida|tidak stabil]] tetapi memiliki [[waktu paruh]] yang sangat panjang (≈10&amp;lt;sup&amp;gt;10&amp;lt;/sup&amp;gt; tahun). Satu kilogram renium alami memancarkan radiasi 1,07&amp;amp;nbsp;M[[becquerel|Bq]] karena adanya isotop ini. Waktu hidup ini dapat sangat dipengaruhi oleh keadaan muatan atom renium. [[Peluruhan beta]] &amp;lt;sup&amp;gt;187&amp;lt;/sup&amp;gt;Re digunakan untuk [[penanggalan renium–osmium]] pada beberapa bijih. Energi yang tersedia untuk peluruhan beta ini (2,6&amp;amp;nbsp;k[[Elektronvolt|eV]]) adalah salah satu yang paling rendah yang telah diketahui di antara semua [[radionuklida]]. Isotop &amp;lt;sup&amp;gt;186m&amp;lt;/sup&amp;gt;Re terkenal sebagai salah satu [[Isomer nuklir|isotop metastabil]] yang paling lama hidup dengan waktu paruh sekitar 200.000 tahun. Ada 33&amp;amp;nbsp;isotop tidak stabil lainnya yang telah dikenali, mulai dari &amp;lt;sup&amp;gt;160&amp;lt;/sup&amp;gt;Re hingga &amp;lt;sup&amp;gt;194&amp;lt;/sup&amp;gt;Re, yang berumur paling panjang adalah &amp;lt;sup&amp;gt;183&amp;lt;/sup&amp;gt;Re dengan waktu paruh 70&amp;amp;nbsp;hari.&lt;br /&gt;
===Senyawa===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Senyawa renium dikenal memiliki semua [[Bilangan oksidasi|keadaan oksidasi]] antara −3 dan +7 kecuali −2. Keadaan oksidasi +7, +6, +4, dan +2 adalah yang paling umum. Renium paling banyak tersedia secara komersial sebagai garam [[perrenat]], meliputi [[natrium perrenat|natrium]] dan [[amonium perrenat]]. Mereka adalah senyawa putih yang larut dalam air. Anion tetratioperrenat [ReS&amp;lt;sub&amp;gt;4&amp;lt;/sub&amp;gt;]&amp;lt;sup&amp;gt;−&amp;lt;/sup&amp;gt;  dimungkinkan.&lt;br /&gt;
====Halida dan oksihalida====&lt;br /&gt;
Renium klorida yang paling umum adalah ReCl&amp;lt;sub&amp;gt;6&amp;lt;/sub&amp;gt;, [[Renium(V) klorida|ReCl&amp;lt;sub&amp;gt;5&amp;lt;/sub&amp;gt;]], ReCl&amp;lt;sub&amp;gt;4&amp;lt;/sub&amp;gt;, dan [[Renium(III) klorida|ReCl&amp;lt;sub&amp;gt;3&amp;lt;/sub&amp;gt;]]. Struktur senyawa ini sering menampilkan ikatan Re–Re yang ekstensif, yang merupakan karakteristik logam ini dalam keadaan oksidasi lebih rendah dari VII. Garam [Re&amp;lt;sub&amp;gt;2&amp;lt;/sub&amp;gt;Cl&amp;lt;sub&amp;gt;8&amp;lt;/sub&amp;gt;]&amp;lt;sup&amp;gt;2−&amp;lt;/sup&amp;gt; memiliki ikatan logam–logam [[ikatan rangkap empat|rangkap empat]]. Meskipun renium klorida tertinggi memiliki fitur Re(VI), fluorin menghasilkan turunan Re(VII) d&amp;lt;sup&amp;gt;0&amp;lt;/sup&amp;gt; [[Renium(VII) fluorida|renium heptafluorida]]. Renium bromida dan iodida juga telah dikenal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti wolfram dan molibdenum, yang memiliki kesamaan kimiawi, renium membentuk berbagai [[Oksohalida|oksihalida]]. Oksiklorida adalah yang paling umum, dan meliputi ReOCl&amp;lt;sub&amp;gt;4&amp;lt;/sub&amp;gt;, ReOCl&amp;lt;sub&amp;gt;3&amp;lt;/sub&amp;gt;.&lt;br /&gt;
====Oksida dan sulfida====&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Renium [[oksida]] yang paling umum adalah [[Renium(VII) oksida|Re&amp;lt;sub&amp;gt;2&amp;lt;/sub&amp;gt;O&amp;lt;sub&amp;gt;7&amp;lt;/sub&amp;gt;]] kuning yang volatil. [[Renium(VI) oksida|Renium trioksida]] (ReO&amp;lt;sub&amp;gt;3&amp;lt;/sub&amp;gt;) merah mengadopsi struktur seperti [[perovskit]]. Oksida lainnya meliputi Re&amp;lt;sub&amp;gt;2&amp;lt;/sub&amp;gt;O&amp;lt;sub&amp;gt;5&amp;lt;/sub&amp;gt;, [[Renium(IV) oksida|ReO&amp;lt;sub&amp;gt;2&amp;lt;/sub&amp;gt;]], dan Re&amp;lt;sub&amp;gt;2&amp;lt;/sub&amp;gt;O&amp;lt;sub&amp;gt;3&amp;lt;/sub&amp;gt;. Renium [[sulfida]] meliputi [[Renium(IV) sulfida|ReS&amp;lt;sub&amp;gt;2&amp;lt;/sub&amp;gt;]] dan [[Renium(VII) sulfida|Re&amp;lt;sub&amp;gt;2&amp;lt;/sub&amp;gt;S&amp;lt;sub&amp;gt;7&amp;lt;/sub&amp;gt;]]. Garam perrenat dapat diubah menjadi [[tetratioperrenat]] dengan aksi [[amonium hidrosulfida]].&lt;br /&gt;
====Senyawa lainnya====&lt;br /&gt;
[[Renium diborida]] (ReB&amp;lt;sub&amp;gt;2&amp;lt;/sub&amp;gt;) adalah senyawa keras yang memiliki [[Kekerasan (fisika)|kekerasan]] yang mirip dengan [[wolfram karbida]], [[silikon karbida]], [[titanium diborida]], atau [[zirkonium diborida]].&lt;br /&gt;
====Senyawa organorenium====&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Direnium dekakarbonil]] adalah entri paling umum untuk kimia organorenium. Reduksinya dengan [[Amalgam (kimia)|amalgam]] natrium menghasilkan Na[Re(CO)&amp;lt;sub&amp;gt;5&amp;lt;/sub&amp;gt;] dengan renium dalam keadaan oksidasi formal −1. Direnium dekakarbonil dapat dioksidasi dengan [[bromin]] menjadi [[bromopentakarbonilrenium(I)]]:&lt;br /&gt;
:Re&amp;lt;sub&amp;gt;2&amp;lt;/sub&amp;gt;(CO)&amp;lt;sub&amp;gt;10&amp;lt;/sub&amp;gt; + Br&amp;lt;sub&amp;gt;2&amp;lt;/sub&amp;gt; → 2 Re(CO)&amp;lt;sub&amp;gt;5&amp;lt;/sub&amp;gt;Br&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Reduksi pentakarbonil dengan [[seng]] dan [[asam asetat]] akan menghasilkan [[pentakarbonilhidridorenium]]:&lt;br /&gt;
:Re(CO)&amp;lt;sub&amp;gt;5&amp;lt;/sub&amp;gt;Br + Zn + HOAc → Re(CO)&amp;lt;sub&amp;gt;5&amp;lt;/sub&amp;gt;H + ZnBr(OAc)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Metilrenium trioksida]] (&amp;quot;MTO&amp;quot;), CH&amp;lt;sub&amp;gt;3&amp;lt;/sub&amp;gt;ReO&amp;lt;sub&amp;gt;3&amp;lt;/sub&amp;gt; adalah zat padat yang volatil dan nirwarna yang telah digunakan sebagai [[katalis]] dalam beberapa percobaan laboratorium. Ia dapat dibuat melalui banyak rute, dengan metode yang paling sering adalah reaksi Re&amp;lt;sub&amp;gt;2&amp;lt;/sub&amp;gt;O&amp;lt;sub&amp;gt;7&amp;lt;/sub&amp;gt; dan [[tetrametilseng]]:&lt;br /&gt;
:Re&amp;lt;sub&amp;gt;2&amp;lt;/sub&amp;gt;O&amp;lt;sub&amp;gt;7&amp;lt;/sub&amp;gt; + (CH&amp;lt;sub&amp;gt;3&amp;lt;/sub&amp;gt;)&amp;lt;sub&amp;gt;4&amp;lt;/sub&amp;gt;Sn → CH&amp;lt;sub&amp;gt;3&amp;lt;/sub&amp;gt;ReO&amp;lt;sub&amp;gt;3&amp;lt;/sub&amp;gt; + (CH&amp;lt;sub&amp;gt;3&amp;lt;/sub&amp;gt;)&amp;lt;sub&amp;gt;3&amp;lt;/sub&amp;gt;SnOReO&amp;lt;sub&amp;gt;3&amp;lt;/sub&amp;gt;&lt;br /&gt;
Turunan alkil dan aril analog telah diketahui. MTO mengatalisis oksidasi dengan [[hidrogen peroksida]]. [[Alkuna]] terminal menghasilkan asam atau ester yang sesuai, alkuna internal menghasilkan diketon, dan [[alkena]] menghasilkan epoksida. MTO juga mengatalisis konversi [[alkanal|aldehida]] dan [[diazo]]alkana menjadi alkena.&lt;br /&gt;
====Nonahidridorenat====&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Turunan renium yang khas adalah [[Kalium nonahidridorenat|nonahidridorenat]], yang awalnya dianggap sebagai anion &amp;#039;&amp;#039;renida&amp;#039;&amp;#039;, Re&amp;lt;sup&amp;gt;−&amp;lt;/sup&amp;gt;, tetapi sebenarnya mengandung anion  di mana keadaan oksidasi renium adalah +7.&lt;br /&gt;
==Keterjadian==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Renium adalah salah satu unsur paling langka di [[kerak Bumi]] dengan konsentrasi rata-rata 1&amp;amp;nbsp;[[Notasi bagian per#Bagian per miliar|ppb]]; sumber lain mengutip angka 0,5&amp;amp;nbsp;ppb, menjadikannya unsur paling melimpah ke-77 di kerak Bumi. Renium mungkin tidak ditemukan bebas di alam (kemungkinan keterjadian alaminya tidaklah pasti), tetapi terdapat dalam jumlah hingga 0,2% dalam mineral [[molibdenit]] (yang utamanya merupakan [[molibdenum disulfida]]), sumber renium komersial utama, meskipun sampel molibdenit tunggal hingga 1,88% telah ditemukan. [[Chili]] memiliki cadangan renium terbesar di dunia, bagian dari deposit bijih tembaga, dan merupakan produsen utama pada tahun 2005. Baru belakangan ini [[mineral]] renium pertama ditemukan dan dideskripsikan (pada tahun 1994), sebuah [[mineral sulfida]] renium (ReS&amp;lt;sub&amp;gt;2&amp;lt;/sub&amp;gt;) yang mengembun dari [[fumarol]] di gunung berapi [[Medvezhya|Kudriavy]], Pulau [[Pulau Iturup|Iturup]], di [[Kepulauan Kuril]]. Kudriavy melepaskan hingga to 20–60&amp;amp;nbsp;kg renium per tahun, sebagian besar dalam bentuk renium disulfida. Dinamai [[reniit]], mineral langka ini memiliki harga yang tinggi di kalangan kolektor.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Produksi==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekitar 80% renium diekstraksi dari deposit molibdenum [[Porfiri (geologi)|porfiri]]. Beberapa bijih mengandung 0,001% hingga 0,2% renium. Memanggang bijih akan memvolatilisasi renium oksida. [[Renium(VII) oksida]] dan [[asam perrenat]] mudah larut dalam air; mereka tercuci dari debu cerobong asap dan gas dan diekstraksi melalui presipitasi dengan [[kalium klorida|kalium]] atau [[amonium klorida]] sebagai garam [[perrenat]], dan dimurnikan melalui [[Rekristalisasi (kimia)|rekristalisasi]]. Total produksi dunia ialah antara 40 dan 50 ton/tahun; produsen renium utama berada di Chili, Amerika Serikat, Peru, dan Polandia. Daur ulang katalis Pt–Re bekas dan paduan khusus memungkinkan pemulihan 10&amp;amp;nbsp;ton renium lagi per tahun. Harga logam ini dengan cepat pada awal 2008, dari AS$1000–AS$2000 per&amp;amp;nbsp;[[kilogram|kg]] pada tahun 2003–2006 menjadi lebih dari AS$10.000 pada Februari 2008. Bentuk logam dibuat dengan mereduksi [[amonium perrenat]] dengan [[hidrogen]] pada suhu tinggi:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
:2 NH&amp;lt;sub&amp;gt;4&amp;lt;/sub&amp;gt;ReO&amp;lt;sub&amp;gt;4&amp;lt;/sub&amp;gt; + 7 H&amp;lt;sub&amp;gt;2&amp;lt;/sub&amp;gt; → 2 Re + 8 H&amp;lt;sub&amp;gt;2&amp;lt;/sub&amp;gt;O + 2 NH&amp;lt;sub&amp;gt;3&amp;lt;/sub&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terdapat teknologi untuk ekstraksi renium terkait dari solusi produktif pencucian bawah tanah bijih uranium.&lt;br /&gt;
==Aplikasi==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Renium ditambahkan pada paduan super suhu tinggi yang digunakan untuk membuat bagian-bagian [[mesin jet]], menggunakan 70% produksi renium di seluruh dunia. Aplikasi utama lainnya adalah dalam [[katalis]] platina–renium, yang digunakan terutama dalam pembuatan [[bensin]] beroktan tinggi bebas [[timbal]].&lt;br /&gt;
===Paduan===&lt;br /&gt;
[[Logam paduan super|Paduan super]] berbasis nikel telah meningkatkan [[Rangkak (deformasi)|kekuatan rangkak]] dengan penambahan renium. Paduan ini biasanya mengandung 3% atau 6% renium. Paduan generasi kedua mengandung 3%; paduan ini digunakan dalam mesin untuk [[Pratt &amp;amp; Whitney F100|F-15 dan F-16]], sedangkan paduan generasi ketiga kristal tunggal yang lebih baru mengandung 6% renium; mereka digunakan dalam mesin [[Pratt &amp;amp; Whitney F119|F-22]] dan [[Pratt &amp;amp; Whitney F135|F-35]]. Renium juga digunakan dalam paduan super, seperti CMSX-4 (generasi ke-2) dan CMSX-10 (generasi ke-3) yang digunakan dalam mesin [[turbin gas]] industri seperti GE 7FA. Renium dapat menyebabkan paduan super menjadi tidak stabil secara mikrostruktur, membentuk [[fase benda|fase]] yang padat secara topologi (&amp;#039;&amp;#039;topologically close packed&amp;#039;&amp;#039;, TCP). Pada paduan super generasi ke-4 dan ke-5, [[rutenium]] digunakan untuk menghindari efek ini. Paduan super baru antara lain adalah EPM-102 (dengan 3% Ru) dan TMS-162 (dengan 6% Ru), serta TMS-138 and TMS-174.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk tahun 2006, konsumsi renium diberikan pada 28% untuk [[General Electric]], 28% [[Rolls-Royce plc]], dan 12% [[Pratt &amp;amp; Whitney]], semuanya untuk paduan super, sedangkan penggunaan untuk katalis hanya menyumbang 14% dan aplikasi sisanya menggunakan 18%. Pada tahun 2006, 77% konsumsi renium di Amerika Serikat adalah dalam paduan. Permintaan yang meningkat untuk mesin jet militer dan pasokan yang konstan mengharuskan pengembangan paduan super dengan kandungan renium yang lebih rendah. Misalnya, bilah turbin tekanan tinggi (HPT) [[CFM International CFM56]] yang lebih baru akan menggunakan Rene N515 dengan kandungan renium 1,5%, bukan Rene N5 dengan 3%.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Renium meningkatkan sifat [[wolfram]]. Paduan wolfram–renium lebih ulet pada suhu rendah, membuatnya lebih mudah dikerjakan dengan mesin. Stabilitas suhu tinggi juga ditingkatkan. Efeknya meningkat sejalan dengan konsentrasi renium, dan karenanya paduan tungsten diproduksi hingga 27% Re, yang merupakan batas kelarutan. Kawat wolfram–renium awalnya dibuat dalam upaya mengembangkan kawat yang lebih ulet setelah rekristalisasi. Hal ini memungkinkan kawat memenuhi tujuan kinerja tertentu, termasuk ketahanan getaran yang unggul, keuletan yang lebih baik, dan resistivitas yang lebih tinggi. Salah satu aplikasi untuk paduan wolfram–renium adalah sumber [[sinar-X]]. Titik lebur kedua unsur yang tinggi, bersama dengan massa atomnya yang tinggi, membuatnya stabil terhadap benturan elektron yang berkepanjangan. Paduan wolfram–renium juga digunakan sebagai [[termokopel]] untuk mengukur suhu hingga 2200 °[[Celsius|C]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Stabilitas suhu tinggi, tekanan uap rendah, [[aus|ketahanan aus]] yang baik, dan kemampuan menahan korosi busur renium dinilai berguna untuk membersihkan [[Sakelar#Kontak|kontak listrik]] sendiri. Secara khusus, pelepasan yang terjadi selama peralihan listrik mengoksidasi kontak. Namun, renium oksida Re&amp;lt;sub&amp;gt;2&amp;lt;/sub&amp;gt;O&amp;lt;sub&amp;gt;7&amp;lt;/sub&amp;gt; bersifat volatil (menyumblim pada suhu ~360&amp;amp;nbsp;°C) dan karena itu dihilangkan selama pembuangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Renium memiliki titik lebur yang tinggi dan tekanan uap yang rendah, mirip dengan [[tantalum]] dan wolfram. Oleh karena itu, filamen renium menunjukkan stabilitas yang lebih tinggi jika filamen itu dioperasikan tidak dalam ruang hampa, tetapi dalam atmosfer yang mengandung oksigen. Filamen tersebut banyak digunakan dalam [[spektrometri massa|spektrometer massa]], [[pengukuran tekanan|pengukur ion]], dan [[Blitz|lampu kilat]] dalam [[fotografi]].&lt;br /&gt;
===Katalis===&lt;br /&gt;
Renium dalam bentuk paduan renium–platinum digunakan sebagai katalis untuk [[reformasi katalitis]], yaitu proses kimia untuk mengubah [[nafta minyak bumi|nafta]] kilang minyak bumi dengan [[bilangan oktan|nilai oktan]] rendah menjadi produk cair beroktan tinggi. Di seluruh dunia, 30% katalis yang digunakan untuk proses ini mengandung renium. [[Metatesis olefin]] adalah reaksi lain yang menggunakan renium sebagai katalis. Biasanya, Re&amp;lt;sub&amp;gt;2&amp;lt;/sub&amp;gt;O&amp;lt;sub&amp;gt;7&amp;lt;/sub&amp;gt; pada [[Aluminium oksida|alumina]] is digunakan untuk proses ini. Katalis renium sangat tahan terhadap [[keracunan katalis|peracunan kimia]] dari nitrogen, belerang, dan fosforus, sehingga digunakan dalam beberapa jenis reaksi [[hidrogenasi]].&lt;br /&gt;
===Kegunaan lainnya===&lt;br /&gt;
Isotop &amp;lt;sup&amp;gt;186&amp;lt;/sup&amp;gt;Re dan &amp;lt;sup&amp;gt;188&amp;lt;/sup&amp;gt;Re bersifat [[Peluruhan radioaktif|radioaktif]] dan digunakan untuk pengobatan [[kanker hati]]. Keduanya memiliki [[kedalaman penetrasi]] yang sama dalam jaringan (5&amp;amp;nbsp;mm untuk &amp;lt;sup&amp;gt;186&amp;lt;/sup&amp;gt;Re dan 11&amp;amp;nbsp;mm untuk &amp;lt;sup&amp;gt;188&amp;lt;/sup&amp;gt;Re), tetapi &amp;lt;sup&amp;gt;186&amp;lt;/sup&amp;gt;Re memiliki keunggulan waktu paruh yang lebih lama (90&amp;amp;nbsp;jam vs. 17&amp;amp;nbsp;jam).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;sup&amp;gt;188&amp;lt;/sup&amp;gt;Re juga sedang digunakan secara eksperimental dalam pengobatan baru kanker pankreas yang dikirim melalui bakteri &amp;#039;&amp;#039;Listeria monocytogenes&amp;#039;&amp;#039;. Isotop &amp;lt;sup&amp;gt;188&amp;lt;/sup&amp;gt;Re juga digunakan untuk SCT (terapi [[kanker kulit]]) berbasis renium. Pengobatan ini menggunakan sifat isotop tersebut sebagai [[Peluruhan beta|pemancar beta]] untuk [[brakiterapi]] dalam pengobatan [[karsinoma sel basal]] dan [[Kanker kepala dan leher|karsinoma sel skuamosa]] kulit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terkait dengan [[tren periodik]], renium memiliki sifat kimia yang mirip dengan [[teknesium]]; pekerjaan yang dilakukan untuk memberi label renium ke senyawa target sering kali dapat diterjemahkan menjadi teknesium. Hal ini berguna untuk radiofarmasi, di mana sulit untuk bekerja dengan teknesium – terutama isotop [[teknesium-99m]] yang digunakan dalam pengobatan – karena biayanya yang tinggi dan waktu paruhnya yang pendek.&lt;br /&gt;
==Pencegahan==&lt;br /&gt;
Sangat sedikit yang telah diketahui mengenai toksisitas renium dan senyawanya karena mereka digunakan dalam jumlah yang sangat kecil. Garam larut, seperti renium halida atau perrenat, dapat menjadi berbahaya karena unsur selain renium atau karena renium itu sendiri. Hanya beberapa senyawa renium yang telah diuji toksisitas akutnya; dua contohnya adalah kalium perrenat dan renium triklorida, yang disuntikkan sebagai larutan pada tikus. Perrenat memiliki nilai [[Median dosis letal|LD&amp;lt;sub&amp;gt;50&amp;lt;/sub&amp;gt;]] sebesar 2800&amp;amp;nbsp;mg/kg setelah tujuh hari (ini adalah toksisitas yang sangat rendah, mirip dengan [[garam dapur]]) dan renium triklorida memiliki nilai LD&amp;lt;sub&amp;gt;50&amp;lt;/sub&amp;gt; sebesar 280&amp;amp;nbsp;mg/kg.&lt;br /&gt;
==Catatan kaki==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Referensi==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Pranala luar==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*  [http://www.periodicvideos.com/videos/075.htm Renium] di &amp;#039;&amp;#039;[[The Periodic Table of Videos]]&amp;#039;&amp;#039; (Universitas Nottingham)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Renium&amp;amp;oldid=29461461 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29461461 (2026-07-15T10:47:30Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>