<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Resistansi_obat_berganda</id>
	<title>Resistansi obat berganda - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Resistansi_obat_berganda"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Resistansi_obat_berganda&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-16T06:07:47Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Resistansi_obat_berganda&amp;diff=31726&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29579985; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Resistansi_obat_berganda&amp;diff=31726&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-09-05T13:19:02Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29579985; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Resistensi obat berganda&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; adalah resistensi terhadap berbagai jenis obat dan hanya sedikit obat yang ampuh untuk mengatasinya. Resistensi obat berganda atau multiple drug resistance adalah kondisi di mana mikroorganisme ([[bakteri]], [[virus]], [[jamur]], atau parasit) tersebut kebal terhadap beberapa antimikroba yang berbeda, biasanya [[antibiotik]], tetapi bisa juga anti jamur, anti virus, anti parasit, atau macam-macam zat kimia, sehingga tidak dapat dimusnahkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Resistensi obat berganda dibedakan menjadi extensively-drug resistant (XDR) dan pandrug-resistant (PDR) yang diperkenalkan melalui 2011 journal bernama &amp;quot;Clinical Microbiology and Infection&amp;quot; dan dapat diakses oleh siapa saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Organisme yang umum terhadap resistensi obat berganda ==&lt;br /&gt;
Biasanya [[bakteri]]:&lt;br /&gt;
* [[Vancomycin-resistant Enterococcus|Vancomycin-Resistant Enterococci]] (VRE)&lt;br /&gt;
* Methicillin-Resistant &amp;#039;&amp;#039;[[Staphylococcus]]&amp;#039;&amp;#039; &amp;#039;&amp;#039;aureus&amp;#039;&amp;#039; ([[Methicillin-resistant Staphylococcus aureus|MRSA]])&lt;br /&gt;
* [[Beta-lactamase#Extended-spectrum beta-lactamase (ESBL)|Extended-spectrum β-lactamase]] (ESBLs) memproduksi bakteri Gram-negative&lt;br /&gt;
* [[Beta-lactamase#KPC (K. pneumoniae carbapenemase) (Class A)|&amp;#039;&amp;#039;Klebsiella&amp;#039;&amp;#039; &amp;#039;&amp;#039;pneumoniae&amp;#039;&amp;#039; carbapenemase]] (KPC) memproduksi bakteri Gram-negative&lt;br /&gt;
* MultiDrug-Resistant gram negative rods (MDR GNR)[[MDRGN bacteria]] seperti &amp;#039;&amp;#039;[[Enterobacter]] species&amp;#039;&amp;#039;, &amp;#039;&amp;#039;[[E.coli]]&amp;#039;&amp;#039;,&amp;#039;&amp;#039;[[Klebsiella pneumoniae]]&amp;#039;&amp;#039;, &amp;#039;&amp;#039;[[Acinetobacter baumannii]]&amp;#039;&amp;#039;, &amp;#039;&amp;#039;[[Pseudomonas aeruginosa]]&amp;#039;&amp;#039;. Kelompok dari bakteri gram positip dan negatip yang saat ini sangat penting dan dinamai kelompok ESKAPE (&amp;#039;&amp;#039;Enterococcus faecium&amp;#039;&amp;#039;,&amp;#039;&amp;#039;Staphylococcus aureus&amp;#039;&amp;#039;, &amp;#039;&amp;#039;Klebsiella pneumoniae&amp;#039;&amp;#039;, &amp;#039;&amp;#039;Acinetobacter baumanii&amp;#039;&amp;#039;, &amp;#039;&amp;#039;Pseudomonas aeruginosa&amp;#039;&amp;#039; dan Enterobacter species)&lt;br /&gt;
* Multi-drug-resistant [[tuberculosis]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Bakteri yang resisten terhadap antibiotik ==&lt;br /&gt;
Bermacam-macam mikroorganisme telah mengembangkan kemapuan adaptasinya selama ribuan tahun terhadap anasir-anasir antimikroba. Adaptasi melalui mutasi spontan atau transfer DNA. Proses ini memungkinkan sejumlah bakteri melawan keampuhan antibiotik tertentu, sehingga antibiotik menjadi tidak efektif. Mikroorganisme ini memiliki sejumlah mekanisme sehingga terjadi resistensi obat berganda:&lt;br /&gt;
* Tidak lagi semata-mata bergantung pada glycoprotein dari dinding sel&lt;br /&gt;
* Membuat enzym yang menonaktifkan antibiotik&lt;br /&gt;
* Mengurangi kemampuan dinding sel untuk menyerap antibiotik&lt;br /&gt;
* Mengganti target dari antibiotik&lt;br /&gt;
* Mekanisme [[Efflux (microbiology)|Efflux]] untuk menghilangkan antibiotik&lt;br /&gt;
* Meningkatkan tingkat kecepatan mutasi pada kondisis di bawah tekanan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Banyak bakteri yang berbeda sekarang menunjukkan perilaku resistensi obat berganda, termasuk [[staphylococci]], [[enterococci]], [[gonococci]], [[streptococci]], [[salmonella]], juga banyak bakteri gram negatip lainnya dan &amp;#039;&amp;#039;[[Mycobacterium tuberculosis]]&amp;#039;&amp;#039;. Beberapa bakteri yang resisten dapat mentransfer kopi DNA mekanisme resistensinya kepada bakteri tetangganya. Proses ini dinamai [[horizontal gene transfer]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Resistensi terhadap obat anti jamur ==&lt;br /&gt;
Yeasts seperti &amp;#039;&amp;#039;Candida species&amp;#039;&amp;#039; dapat menjadi resisten di bawah perawatan yang lama dengan azole preparations, membutuhkan perawatan dengan kelas obat yang berbeda.&lt;br /&gt;
Infeksi [[Scedosporium prolificans]] hampir semuanya fatal, karena resistensi terhadap sejumlah obat anti jamur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Resistensi terhadap obat antivirus ==&lt;br /&gt;
[[HIV]] adalah contoh utama dari resistensi obat berganda terhadap obat antivirus, karena bermutasi sangat cepat dengan pemberian obat tunggal. [[Influenza virus]] telah meningkat menjadi resisten terhadap bebrbagai macam obat; pertama-tama terhadap amantadenes, kemudian kepada [[neuraminidase inhibitors]] seperti [[oseltamivir]], (2008-2009: 98.5% Influenza A adalah resisten obat berganda), juga lebih umum terjadi [[Cytomegalovirus]] dapat menjadi resisten terhadap [[ganciclovir]] dan [[foscarnet]] pada saat perawatan, terutama pada pasien dengan kekebalan yang tertekan. {[Herpes simplex]] virus jarang menjadi resisten terhadap [[acyclovir]], kebnayakan terjadi resistensi silang terhadap [[famciclovir]] dan [[valacyclovir]], biasanya pada pada pasien dengan kekebalan tertekan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Resistensi terhadap obat anti parasit ==&lt;br /&gt;
Contoh utama dari resistensi obat berganda adalah [[malaria]]. &amp;#039;&amp;#039;[[Plasmodium vivax]]&amp;#039;&amp;#039; telah menjadikan [[klorokuin]] dan [[sulfadoksin/pirimetamin]] resisten beberapa dasawarsa yang lalu, dan pada tahun 2012 resistensi [[artemisinin]] terhadap [[Plasmodium falciparum]] telah membumbung di Kamboja Barat dan TThailand Barat.&lt;br /&gt;
&amp;#039;&amp;#039;[[Toxoplasma gondii]]&amp;#039;&amp;#039; dapat juga menjadi resisten terhadap [[artemisinin]], sama dengan [[atovaquone]] dan [[sulfadiazine]], tetapi tidak selalu resistensi obat berganda&lt;br /&gt;
Resistensi [[Obat cacing]] terutama dilaporkan pada tulisan tentang hewan dan akhir-akhir ini telah menjadi perhatian dari peraturan FDA.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Mencegah membumbungnya resistensi antimikroba ==&lt;br /&gt;
Untuk membatasi perkembangan dari resistensi antimikroba, dianjurkan untuk:&lt;br /&gt;
* Gunakan antimikroba secukupnya untuk infeksi tertentu; misalnya jangan gunakan antibiotik untuk infeksi virus&lt;br /&gt;
* Identifikasi organisme penyebabnya, jika memungkinkan (pada kasus yang kronis, dapat dilakukan kultur terlebih dahulu)&lt;br /&gt;
* Pilih antimikroba sesuai dengan targetnya, daripada menggunakan antimikroba berspektrum luas (broad-spectrum)&lt;br /&gt;
* Habiskan satu dosis penggunaan antimikroba (tidak terlalu singkat dan tidak terlalu lama)&lt;br /&gt;
* Gunakan dosis yang tepat untuk memusnahkan; penggunaan dosis yang lebih rendah dapat menyebabkan resistensi, seperti yang terjadi pada peternakan. Penggunaan antibiotik pada hewan yang dikonsumsi manusia telah dilarang atau diatur dengan sukses di Denmark.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mencegah infeksi adalah yang terbaik. Pada kasus infeksi sistemik, meningkatkan sistem kekebalan dengan immunoglobulin mungkin dapat dilakukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Referensi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Resistansi+obat+berganda&amp;amp;oldid=29579985 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29579985 (2026-08-15T02:55:07Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>