<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Rhinotrakeitis_sapi_infeksius</id>
	<title>Rhinotrakeitis sapi infeksius - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Rhinotrakeitis_sapi_infeksius"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Rhinotrakeitis_sapi_infeksius&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-15T19:45:02Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Rhinotrakeitis_sapi_infeksius&amp;diff=36728&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 16592140; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Rhinotrakeitis_sapi_infeksius&amp;diff=36728&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-09-07T22:39:24Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 16592140; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Rhinotrakeitis sapi infeksius&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; ([[bahasa Inggris]]: &amp;#039;&amp;#039;infectious bovine rhinotracheitis&amp;#039;&amp;#039;, disingkat &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;IBR&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;) adalah [[penyakit menular]] pada [[sapi]] dan beberapa hewan lain yang disebabkan oleh [[virus]] &amp;#039;&amp;#039;[[Bovine alphaherpesvirus 1]]&amp;#039;&amp;#039; (BoHV-1). Virus ini dapat menyerang sapi dengan berbagai manifestasi klinis, seperti gangguan [[sistem pernapasan]], [[sistem reproduksi]], [[mata]], dan [[otak]]. Selain sapi dan [[kerbau]], penyakit ini juga ditemukan pada [[kambing]], [[babi]], [[bagal]], dan [[rusa]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Bentuk penyakit ==&lt;br /&gt;
Infeksi BoHV-1 dapat menyebabkan berbagai bentuk penyakit:&lt;br /&gt;
* Pada bentuk pernapasan, tanda klinis yang muncul bervariasi tergantung pada derajat keparahan penyakit, seperti [[rhinitis]], [[trakeitis]] (radang [[trakea]]), [[demam]] tinggi, leleran dari hidung, [[saliva]]si berlebih, batuk, dan dapat terjadi infeksi sekunder oleh [[bakteri]] yang menyebabkan [[pneumonia]].&lt;br /&gt;
* Pada bentuk reproduksi, penyakit ini disebut vulvovaginitis pustular infeksius (&amp;#039;&amp;#039;infectious pustular vulvovaginitis&amp;#039;&amp;#039;, disingkat IPV). Terjadi [[balanopostitis]] (radang kepala [[penis]]) pada hewan jantan, sedangkan hewan betina mengalami pembengkakan [[vulva]] dan keluarnya cairan kental. [[Keguguran]] dapat terjadi pada trisemester terakhir.&lt;br /&gt;
* Pada bentuk konjungtival terjadi [[edema]] pada [[kornea]] dan keluarnya cairan dari [[konjungtiva]].&lt;br /&gt;
* Pada bentuk ensefalitik ditemukan pada anak sapi berumur 2-3 bulan yang ditandai dengan [[meningitis]] dan [[ensefalitis]].&lt;br /&gt;
* Pada bentuk neonatal, infeksi terjadi sejak sapi masih berada dalam [[kandungan]]. Anak sapi yang lahir mengalami diare yang persisten, demam, [[anoreksia]], depresi, [[dispnea]], dan keluarnya cairan dari mata.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Diagnosis ==&lt;br /&gt;
Penegakan diagnosis dilakukan berdasarkan melihat tanda klinis, perubahan patologis, serta pengujian laboratorium. Pemeriksaan [[histopatologi]], isolasi virus, dan [[uji antibodi fluoresen]] (FAT) dilakukan untuk mengidentifikasi BoHV-1. Deteksi [[antibodi]] dilakukan dengan uji [[netralisasi serum]] (SN), uji [[difusi gel agar]] (AGDT), atau [[uji fiksasi komplemen]] (CFT).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Penularan ==&lt;br /&gt;
Penyakit IBR/IPV dapat ditularkan baik secara vertikal (dari induk ke anak sapi dalam kandungan) dan secara horizontal (antarhewan). Penularan horizontal terjadi melalui inhalasi cairan hidung yang mengandung virus dan melalui hubungan reproduksi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Pencegahan dan pengendalian ==&lt;br /&gt;
[[Vaksinasi]], menjaga kebersihan dan sanitasi kandang dilakukan untuk mencegah IBR. Pemberian [[antibiotika]] dan terapi suportif seperti pemberian [[vitamin]] dilakukan untuk mengobati infeksi sekunder akibat bakteri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Catatan kaki ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Daftar pustaka dan bacaan lanjutan ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Rhinotrakeitis+sapi+infeksius&amp;amp;oldid=16592140 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 16592140 (2020-02-25T13:30:52Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>