<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=School_tot_Opleiding_van_Inlandsche_Artsen</id>
	<title>School tot Opleiding van Inlandsche Artsen - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=School_tot_Opleiding_van_Inlandsche_Artsen"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=School_tot_Opleiding_van_Inlandsche_Artsen&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-16T06:33:57Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=School_tot_Opleiding_van_Inlandsche_Artsen&amp;diff=36332&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28161475; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=School_tot_Opleiding_van_Inlandsche_Artsen&amp;diff=36332&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-09-07T17:40:04Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28161475; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;School tot Opleiding van Inlandsche Artsen&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; ([[bahasa Indonesia]]: Sekolah Pendidikan Dokter Bumiputra), atau yang juga dikenal dengan singkatannya &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;STOVIA&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;, adalah sekolah kedokteran di [[Batavia]], yang kini menjadi ibu kota [[Indonesia]], [[Daerah Khusus Ibukota Jakarta|Jakarta]]. Sekolah ini secara resmi dibuka pada Maret 1902 di sebuah gedung yang kini menjadi [[Museum Kebangkitan Nasional]] di [[Sawah Besar, Jakarta Pusat|Weltevreden]], sebuah kawasan elit di Batavia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sejarah pendirian ==&lt;br /&gt;
Kekhawatiran akan kurangnya tenaga kesehatan untuk menghadapi berbagai macam penyakit berbahaya di wilayah-wilayah jajahannya, membuat pemerintah kolonial menetapkan perlunya diselenggarakan suatu kursus juru kesehatan di Hindia Belanda. Pada 2 Januari 1849, dikeluarkanlah Surat Keputusan Gubernemen no. 22 mengenai hal tersebut, dengan menetapkan tempat pendidikannya di Rumah Sakit Militer (sekarang [[Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto|RSPAD Gatot Subroto]]) di kawasan Weltevreden, [[Batavia]] (sekarang [[Gambir, Jakarta Pusat|Gambir]] dan sekitarnya).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada tanggal 5 Juni 1853, kegiatan kursus juru kesehatan ditingkatkan kualitasnya melalui Surat Keputusan Gubernemen no. 10 menjadi &amp;#039;&amp;#039;Sekolah Dokter Djawa&amp;#039;&amp;#039;, dengan masa pendidikan tiga tahun. Lulusannya berhak bergelar &amp;quot;Dokter Djawa&amp;quot;, akan tetapi sebagian besar pekerjaannya adalah sebagai mantri cacar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada akhir abad ke-19, Belanda mengalami perubahan kebijakan dengan penerapan [[Politik Etis|politik etis]] yang bertujuan untuk menciptakan kesetaraan kepada warga pribumi atau rakyat Indonesia saat itu. Kebijakan ini mencakup  tiga bidang, yaitu irigasi, edukasi, dan emigrasi.  Salah satu bidangnya, yaitu edukasi inilah yang membuka kesempatan untuk warga pribumi mengenyam pendidikan.  Ditambah lagi, wabah penyakit telah tersebar di [[Jawa|Pulau Jawa]], tetapi biaya untuk mendatangkan dokter dari Eropa membutuhkan biaya yang sangat mahal.  Kondisi inilah yang menimbulkan pemikiran untuk memberikan pendidikan pada kaum pribumi untuk menjadi mantri. Sebagai solusi dari masalah ini,  [[Hermanus Frederik Roll]], yang saat itu menjabar sebagai direktur Sekolah Dokter Jawa pun mengusulkan ke pemerintah Belanda untuk membangun tempat pendidikan kedokteran yang dapat disetarakan dengan pendidikan kedokteran yang ada di Belanda. STOVIA pun didirikan pada tahun 1851, yang berlokasi di sebelah rumah sakit militer (kini menjadi [[Museum Kebangkitan Nasional]]).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
STOVIA  tidak membutuhkan biaya serta memberikan peralatan  kuliah, seragam gratis sekaligus beasiswa 15 [[gulden]] tiap bulannya untuk menarik perhatian kaum pribumi bersekolah disini. Situasi inilah yang menyebabkan STOVIA mendapat julukan sebagai &amp;#039;sekolah orang miskin&amp;#039;. Mahasiswa STOVIA  wajib menjalani ikatan dinas selama sepuluh tahun. Apabila ikatan dinas tidak ditepati, mereka akan didenda sebesar 5.800 gulden.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selanjutnya Sekolah Dokter Djawa terus-menerus mengalami perbaikan dan penyempurnaan kurikulum. Pada tahun 1889 namanya diubah menjadi &amp;#039;&amp;#039;School tot Opleiding van Inlandsche Geneeskundigen&amp;#039;&amp;#039; (atau Sekolah Pendidikan Ahli Ilmu Kedokteran Pribumi), lalu pada tahun 1898 diubah lagi menjadi &amp;#039;&amp;#039;School tot Opleiding van Inlandsche Artsen&amp;#039;&amp;#039; (atau Sekolah Dokter Pribumi). Akhirnya pada tahun 1913, diubahlah kata &amp;#039;&amp;#039;Inlandsche&amp;#039;&amp;#039; (pribumi) menjadi &amp;#039;&amp;#039;Indische&amp;#039;&amp;#039; (Hindia) karena sekolah ini kemudian dibuka untuk siapa saja, termasuk penduduk keturunan &amp;quot;[[Timur Asing]]&amp;quot; dan Eropa, sedangkan sebelumnya hanya untuk penduduk pribumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cikal bakal dari pergerakan nasional di Hindia Belanda berawal dari sekolah ini ketika dr. [[Wahidin Soedirohoesodo]] dan dr. [[Soetomo]] yang keduanya merupakan alumni STOVIA mendirikan organisasi pergerakan nasional pertama bernama [[Budi Utomo]] pada 20 Mei 1908.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Perubahan selanjutnya ==&lt;br /&gt;
Nama STOVIA tetap digunakan hingga tanggal 9 Agustus 1927, yaitu saat pendidikan dokter resmi ditetapkan menjadi pendidikan tinggi, dengan nama &amp;#039;&amp;#039;Geneeskundige Hoogeschool&amp;#039;&amp;#039; (atau Sekolah Tinggi Kedokteran). Sempat terjadi beberapa kali lagi perubahan nama, yaitu 醫科大學 (&amp;#039;&amp;#039;Ika Daigaku&amp;#039;&amp;#039;, Sekolah Kedokteran) pada masa pendudukan Jepang dan &amp;#039;&amp;#039;Perguruan Tinggi Kedokteran Republik Indonesia&amp;#039;&amp;#039; pada masa awal kemerdekaan Indonesia. Sejak 2 Februari 1950, Pemerintah Republik Indonesia mengubahnya menjadi [[Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia]], yang masih tetap berlaku hingga sekarang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Pranala luar ==&lt;br /&gt;
* Raharja, Gede Mugi. &amp;#039;&amp;#039;[http://www.balipost.com/BaliPostcetak/2005/5/22/ars1.html Gedung Stovia, Menelusuri Tonggak Kebangkitan Nasional] &amp;#039;&amp;#039;, artikel pada Bali Post online, Minggu Wage, 22 Mei 2005. Diakses pada 28 Januari 2007.&lt;br /&gt;
== Galeri ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Referensi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=School+tot+Opleiding+van+Inlandsche+Artsen&amp;amp;oldid=28161475 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28161475 (2025-10-26T02:55:25Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>