<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Sel_T</id>
	<title>Sel T - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Sel_T"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Sel_T&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-16T02:26:59Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Sel_T&amp;diff=31538&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28462505; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Sel_T&amp;diff=31538&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-09-05T08:44:10Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28462505; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Sel T&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; atau &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;limfosit T&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; adalah kelompok [[sel darah putih]] yang memainkan peran utama pada [[kekebalan seluler]]. Sel T mampu membedakan jenis [[patogen]] dengan kemampuan berevolusi sepanjang waktu demi peningkatan kekebalan setiap kali tubuh terpapar patogen. Hal ini dimungkinkan karena sejumlah sel T teraktivasi menjadi sel T memori dengan kemampuan untuk berproliferasi dengan cepat untuk melawan infeksi yang mungkin terulang kembali. Kemampuan sel T untuk mengingat infeksi tertentu dan sistematika perlawanannya, dieksploitasi sepanjang proses [[vaksinasi]], yang dipelajari pada [[sistem kekebalan tiruan|sistem imun adaptif]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Respon yang dilakukan oleh sel T adalah interaksi yang terjadi antara [[reseptor sel T]] dan peptida yang terikat pada [[Kompleks histokompatibilitas utama|MHC]] pada permukaan [[sel penyaji antigen]]. Ikatan polivalen yang terjadi memungkinkan pengiriman sinyal antar kedua sel. Sebuah fragmen [[peptida]] kecil yang melambangkan seluruh isi seluler, dikirimkan oleh sel target ke antarmuka sebagai MHC untuk dipindai oleh reseptor sel T yang mencari sinyal asing dengan [[lintasan pengenalan antigen]]. Aktivasi sel T memberikan respon kekebalan yang berlainan seperti produksi [[antibodi]], aktivasi sel [[fagosit]] atau penghancuran sel target dalam seketika. Dengan demikian respon [[sistem kekebalan tiruan|imun adaptif]] terhadap berbagai macam penyakit dapat diterapkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sel T memiliki prekursor berupa [[sel punca]] [[hematopoietik]] yang bermigrasi dari [[sumsum tulang]] menuju kelenjar [[timus]], tempat sel punca tersebut mengalami rekombinasi VDJ pada rantai-beta reseptornya. &amp;quot;T&amp;quot; pada kata sel T adalah singkatan dari kata [[timus]] yang merupakan organ penting tempat sel T tumbuh dan menjadi matang. Beberapa jenis sel T telah ditemukan dan diketahui mempunyai fungsi yang berbeda-beda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sel T CD4 ==&lt;br /&gt;
Sel T yang telah disintesis dari kelenjar [[timus]] disebut [[sel T naif|sel T CD4 naif]] (), akan terbawa oleh sirkulasi darah hingga masuk ke dalam [[limpa]] dan bermigrasi ke dalam [[jaringan]] [[sistem limfatik|limfatik]], kemudian bermigrasi kembali ke dalam sirkulasi darah, hingga suatu saat terjadi terstimulasi oleh antigen tertentu dengat ikatan pada molekul MHC kelas II.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sel T pembantu merupakan sel yang berperan dalam proses pematangan [[sel B]] menjadi sel plasma dan aktivasi [[makrofag]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sel T pembantu menjadi aktif saat terpapar molekul [[kompleks histokompatibilitas utama|MHC kelas II]] yang mengandung peptida antigen yang terdapat pada permukaan [[sel penyaji antigen (APC)]]. Segera teraktivasi, sel T pembantu segera membelah dengan cepat dan mensekresikan [[sitokin]] yang mengatur atau membantu respon kekebalan aktif.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sel T pembantu dapat membelah menjadi beberapa jenis, antara lain [[Th1|T&amp;lt;sub&amp;gt;H&amp;lt;/sub&amp;gt;1]], [[Th2|T&amp;lt;sub&amp;gt;H&amp;lt;/sub&amp;gt;2]], [[Th3|T&amp;lt;sub&amp;gt;H&amp;lt;/sub&amp;gt;3]], [[Th17|T&amp;lt;sub&amp;gt;H&amp;lt;/sub&amp;gt;17]], atau [[ThF|T&amp;lt;sub&amp;gt;FH&amp;lt;/sub&amp;gt;]], dengan sekresi sitokin yang berbeda untuk membangkitkan respon kekebalan yang berlainan. Proses pembelahan sel T pembantu masih belum dapat dipahami meski pola sinyal APC dianggap mempunyai andil yang besar di dalamnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Sel T&amp;lt;sub&amp;gt;H&amp;lt;/sub&amp;gt;1 ===&lt;br /&gt;
Sel T&amp;lt;sub&amp;gt;H&amp;lt;/sub&amp;gt;1 berperan dalam mengaktifkan [[makrofag]] untuk meningkatkan kapasitasnya dalam menghancurkan bakteri terfagosit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Sel T&amp;lt;sub&amp;gt;H&amp;lt;/sub&amp;gt;2 ===&lt;br /&gt;
Sel T&amp;lt;sub&amp;gt;H&amp;lt;/sub&amp;gt;2 berperan dalam eliminasi cacing dan terlibat dalam mekanisme [[alergi]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Sel T&amp;lt;sub&amp;gt;H&amp;lt;/sub&amp;gt;17 ===&lt;br /&gt;
Sel T&amp;lt;sub&amp;gt;H&amp;lt;/sub&amp;gt;17 berperan dalam eliminasi jamur dan [[inflamasi neutrofilik]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== [[Sel T CD8]] ==&lt;br /&gt;
Sel ini adalah penghancur sel terinfeksi virus dan sel tumor dan terlibat pada penolakan [[transplantasi organ]]. Sel T sitotoksik disebut juga sel T CD8&amp;lt;sup&amp;gt;+&amp;lt;/sup&amp;gt; karena terdapat [[glikoprotein]] [[CD8]] pada permukaan sel yang mengikat [[kompleks histokompatibilitas utama|MHC kelas I]]. Sel T sitotoksik dapat menjadi pasif pada [[status anergik]], seperti pada [[penyakit autoimun]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== [[Sel T memori]] ==&lt;br /&gt;
Sel T memori adalah Sel T yang mengandung informasi mengenai [[antigen]] tertentu dan tetap berada di dalam plasma bahkan setelah sebuah infeksi telah lama dipadamkan. Sel T&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== [[Sel T γδ]] ==&lt;br /&gt;
Sel T γδ adalah sekelompok sel T yang mempunyai TCR yang berbeda pada permukaannya. Pada umumnya sel T mempunyai TCR berupa dua rantai [[glikoprotein]] yang disebut rantai TCR α dan β. Sel T ini mempunyai rasio sekitar 5% dari total sel T dan ditemukan terbanyak pada &amp;#039;&amp;#039;gut mucosa&amp;#039;&amp;#039;, di dalam populasi [[limfosit]] yang dikenal sebagai &amp;#039;&amp;#039;intraepithelial lymphocytes&amp;#039;&amp;#039; (IEL). Keberadaan sel T γδ di antara IEL masih merupakan misteri, mengingat hormon [[tiroksin]] secara khusus menjadikan IEL TCRß dan CD8ß sebagai target dan dapat mengurangi jumlah sel IEL yang belum matang dengan drastis hingga menurunkan sistem kekebalan intestinal. Sel T Vγ9/Vδ2 dengan populasi terbanyak pada &amp;#039;&amp;#039;peripheral blood&amp;#039;&amp;#039; juga merupakan sel yang unik karena dapat memberikan respon yang sangat khusus dan cepat terhadap [[metabolit]] mikrobial non peptida, HMB-PP dan prekursor [[isopentenil pirofosfat]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konservasi sel T γδ pada makhluk [[vertebrata]] sepanjang [[evolusi]] selama hampir 500 juta tahun menunjukkan betapa pentingnya peran yang dimiliki sel ini. Hasil analisis filogenetik pada [[domain konstan]] dari [[reseptor antigen]] bahkan membuktikan bahwa TCRγδ lebih dulu ada sebelum [[sel B]] dan TCRαβ terbentuk. Hal ini menimbulkan dugaan bahwa sel T γδ adalah sel yang memungkinkan sistem kekebalan untuk mengingat. Tampaknya sel T γδ memang tidak bergantung pada MHC dan dapat mengenali seluruh protein sebelum teraktivasi. Hingga saat ini belum diketahui molekul antigen yang dapat mengaktivasi sel T γδ.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Bernhard Moser]] dan [[Matthias Eberl]] menemukan bahwa sel T γδ mempunyai derajat plastisitas yang sangat tinggi dan lebih efektif daripada sel T αβ.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Referensi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Pranala luar ==&lt;br /&gt;
* [http://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/bv.fcgi?call=bv.View..ShowTOC&amp;amp;rid=imm.TOC&amp;amp;depth=2], Immunobiology, 5th edition, Janeway, Charles A.; Travers, Paul; Walport, Mark; Shlomchik, Mark. New York and London: Garland Publishing; c2001.&lt;br /&gt;
*  [http://content.nejm.org/cgi/content/full/358/25/2698 (Successful!) Treatment of Metastatic Melanoma with Autologous CD4+ T Cells against NY-ESO-1]&lt;br /&gt;
*  [http://www.merck.com/media/mmpe/pdf/Table_163-1.pdf Cytokines secreted by various of T cells]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Sel+T&amp;amp;oldid=28462505 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28462505 (2025-11-13T13:02:08Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>