<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Sel_delta</id>
	<title>Sel delta - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Sel_delta"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Sel_delta&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-15T17:23:44Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Sel_delta&amp;diff=36429&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28888479; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Sel_delta&amp;diff=36429&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-09-07T17:50:06Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28888479; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Sel delta&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; (juga ditulis &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;sel δ&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; atau &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;sel D&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;) adalah [[sel]] penghasil [[somatostatin]]. Sel-sel ini dapat ditemukan di lambung, usus, dan [[pulau pankreas|pulau Langerhans]] pankreas. Sel delta terdiri dari sekitar 5% sel di pulau Langerhans tetapi mungkin berinteraksi dengan lebih banyak sel pulau Langerhans daripada yang ditunjukkan oleh jumlahnya yang sedikit. Pada [[hewan pengerat]], sel ini terletak di pinggiran pulau Langerhans, pada manusia arsitektur pulau Langerhans umumnya kurang terorganisir dan sel delta sering diamati di dalam pulau Langerhans juga. Pada manusia dan hewan pengerat, hormon peptida urokortin III (Ucn3) adalah sinyal lokal utama yang dilepaskan dari sel beta (dan sel alfa pada manusia dan primata) untuk menginduksi sekresi lokal somatostatin. Telah juga disarankan bahwa somatostatin mungkin terlibat dalam [[hipoglikemia]] yang diinduksi insulin melalui mekanisme yang melibatkan reseptor SGLT-2.  [[Grelin]] juga dapat merangsang sekresi somatostatin secara kuat, sehingga secara tidak langsung menghambat pelepasan [[insulin]]. Dilihat di bawah [[mikroskop elektron]], sel delta dapat diidentifikasi sebagai sel dengan granula yang lebih kecil dan sedikit lebih padat daripada [[sel beta]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sel-sel δ di lambung mengandung reseptor [[reseptor kolesistokinin B|CCKBR]] (yang merespons gastrin) dan reseptor M3 (yang merespons [[asetilkolina]]). Masing-masing reseptor ini akan meningkatkan produksi somatostatin dan menurunkan produksi somatostatin dari sel-sel δ. VIP (peptida usus vasoaktif), bekerja positif pada sel-sel δ sehingga menghasilkan lebih banyak somatostatin yang dilepaskan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di lambung, somatostatin bekerja langsung pada sel-[[sel parietal]] penghasil asam melalui reseptor yang terhubung dengan protein G (yang menghambat adenilat siklase, sehingga secara efektif menentang efek stimulasi [[histamin]]) untuk mengurangi sekresi asam. Somatostatin juga dapat secara tidak langsung mengurangi produksi asam lambung dengan mencegah pelepasan hormon lain termasuk [[gastrin]], [[sekretin]], dan histamin yang secara efektif memperlambat proses pencernaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Signifikansi klinis==&lt;br /&gt;
Tumor sel delta disebut &amp;quot;somatostatinoma&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika seseorang terinfeksi bakteri &amp;#039;&amp;#039;[[Helicobacter pylori]]&amp;#039;&amp;#039;, sebagian besar [[antrum]] mengalami pe[[radang]]an. Di sinilah sebagian besar sel δ di lambung berada. Bakteri menghasilkan awan [[amonia]] di sekitar mereka menggunakan [[urease]] untuk melindungi mereka dari [[asam lambung]], namun ini bereaksi dengan asam menghasilkan [[amonium]] yang [[toksisitas|toksik]] bagi sel. Hal ini menyebabkan banyak sel δ mati, efek yang semakin diperparah oleh ekspresi PD-L1 yang rendah pada sel δ dibandingkan dengan sel G lambung (mengakibatkan kerentanan sel δ yang lebih tinggi terhadap respons peradangan). Akibatnya, hal ini menyebabkan tingkat [[sekresi]] [[somatostatin]] yang lebih rendah dan akibatnya pelepasan [[gastrin]] dan asam lambung yang lebih tinggi. Hal ini, dikombinasikan dengan kerusakan akibat amonium, menyebabkan terjadinya ulserasi pada dinding lambung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Referensi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Sel+delta&amp;amp;oldid=28888479 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28888479 (2026-01-24T15:01:39Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>