<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Sel_eukariotik</id>
	<title>Sel eukariotik - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Sel_eukariotik"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Sel_eukariotik&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-15T22:19:37Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Sel_eukariotik&amp;diff=31642&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 27680703; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Sel_eukariotik&amp;diff=31642&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-09-05T08:55:01Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 27680703; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Sel eukariotik&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; merupakan sel yang memiliki membran inti sehingga [[inti sel]] terkumpul pada daerah inti sel dan memiliki dua jenis [[organel]] yaitu organel bermembran dan tidak bermembran. Sel ini memiliki membran nukleus (inti sel) sehingga bahan inti berada di dalam nukleus. Kelompok yang tergolong eukariotik adalah sel hewan, [[sel tumbuhan]], fungi, [[protista]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Struktur Sel Eukariotik ==&lt;br /&gt;
Struktur yang membentuk sel eukariotik ditentukan oleh fungsi spesifik yang dilakukan oleh sel. Dengan demikian, tidak ada sel eukariotik yang khas. Dan sel eukariotik terdiri dari membran plasma, sitoplasma, nukleus, sentriol, retikulum endoplasma, komplek golgi, lisosom, peroksisom, mitokondria, mikrotubulus dan mikrofilamen. Berikut perbedaan gambar sel eukariotik dan prokariotik&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Membran plasma ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Membran plasma tersusun atas lipid dan protein, glikolipid, [[glikoprotein]], polisakarida. Membran plasma terdiri atas lipid bilayer yakni dua lapis lipid yang ditengahnya terdapat protein (teori model membran mozaik cair). [[Lipid]] tersusun atas kepala (head) yang bersifat [[hidrofilik]] (mendekati air) dan ekor (tail) yang bersifat [[Hidrofobik|hidropobik]] (menjauhi air). Protein terdiri atas protein perifer (tepi) dan protein integral. Protein perifer merupakan protein yang terdapat pada bagian tepi luar dan dalam membran. Protein integral menembus masuk ke dalam lapisan lipid. Molekul gula berdasarkan tempatnya terbagi atas dua yaitu gula yang melekat pada lipid dinamakan glikolipid, sementara gula yang melekat pada protein dinamakan glikoprotein. Membran plasma berfungsi mengatur keluar masuknya molekul, melindungi isi sel dan menerima rangsangan dari luar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Sitoplasma ===&lt;br /&gt;
[[Sitoplasma]] sebagian besar tersusun atas air dan berisi bahan bahan kimia baik yang bermolekul besar maupun kecil seperti protein, enzim, ion organik dan anorganik, gula, lemak, nukleotida dll. Semua senyawa yang tersuspensi di dalam [[sitoplasma]] berguna dalam proses metabolisme sel dalam mempertahankan hidupnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Nukleus ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nucleus merupakan organel paling besar di dalam sel yang berperan dalam mengatur aktivitas sel dan pembawa informasi genetik. Nukleus terdapat [[kromatin]], nukleolus, protein, [[asam nukleat]], beberapa unsur seperti Mg, Ca, Na, K, P. Nukleus terbagi atas 3 bagian yakni membran nukleus, nukleoplasma (cairan nukleus) sebagai tempat beradanya [[kromosom]], serta nukleolus sebagai tempat terjadinya transkripsi dalam proses sintesis protein.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Sentriol ===&lt;br /&gt;
Organel yang berperan dalam pembelahan sel. [[Sentriol]] terdiri atas sepasang yang pada saat pembelahan sel akan terbagi menjadi dua, masing masing bagian akan menuju ke kutub sel sehingga terbentuk benang spindel yang menarik [[kromosom]] menuju kutub yang berlawanan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Ribosom ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ribosom sangat berperan dalam sintesa protein. Baik [[Sel Prokariotik dan Eukariotik|sel prokariotik]] dan eukariotik sama sama memiliki organel ini. Terdiri atas ribosom bebas yang tersebar di dalam [[sitoplasma]] dan ribosom terikat yang melekat dalam di [[Retikulum endoplasma|Retikulum Endoplasma]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Retikulum endoplasma ===&lt;br /&gt;
Retikulum endoplasma merupakan organel yang berfungsi dalam proses transportasi protein. Membran RE menyatu dengan membran nukleus sehingga hasil sintesa protein pada nukleus akan langsung dibawa ke sitoplasma melewati RE. RE dibedakan menjadi:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
# RE kasar merupakan RE yang ditempeli ribosom. RE kasar ditemukan pada sel yang memproduksi protein.&lt;br /&gt;
# RE halus/RE merupakan RE yang tidak ditempeli ribosom berfungsi sebagai tempat metabolisme asam lemak misalnya pada sel pangkreas&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Kompleks Golgi ===&lt;br /&gt;
Organel sekretori dan mengatur keluar suatu senyawa dari sel sehingga terdapat antara RE dan [[Membran sel|membran plasma]]. Komplek golgi memiliki membran pipih, berpembuluh, jika di amati di bawah mikroskop bentuknya seperti mangkuk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Lisosom ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Lisosom]] Berperan dalam pencernaan intraseluler yang mengandung enzim hidrolitik bernama lisozom. Enzim ini bertugas zat yang masuk kedalam sel. Sebagai contoh benda asing misalkan bakteri masuk kedalam sel, maka bakteri akan dimasukan kedalam [[vakuola]]. Selanjutnya lisosom akan datang dan mencerna bakteri tersebut. Penyakit rematik terjadi karena kegagalan lisosom mencerna asam urat yang dihasilkan dari makanan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Peroksisom ===&lt;br /&gt;
Peroksisom mengandung [[enzim katalase]] yang berfungsi memecah hidrogen peroksida (H2O2) menjadi H2O dan O2. Hidrogen peroksida merupakan hasil samping dari proses respirasi sel yang bersipat racun. Salah satu cara untuk mencegah hidrogen peroksida membahayakan tubuh adalah dengan melisis senyawa tersebut. Enzim katalase yang dihasilkan peroksisom akan memecah hidrogen peroksida (H2O2) menjadi H2O dan O2 sehingga tidak membahayakan bagi tubuh. Sel yang banyak mengandung peroksisom dapat kita jumpai pada sel hati yang bertugas untuk menetralisir racun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Mitokondria ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Organel sel yang berfungsi sebagai tempat respirasi sel untuk menghasilkan energi dalam bentuk ATP (Adenine Tri Phospat). Mitokondria merupakan organel yang mempunyai DNA. Organel lain yang punya DNA adalah inti sel (nukleus) dan plastida. [[Mitokondria]] tersusun atas membran rangkap yakni membran dalam dan membran luar. Respirasi terjadi pada membran dalam mitokondria tepatnya pada cristae untuk proses tranpor elektron dan pada matrik untuk [[Siklus Krebs terbalik|siklus kreb]] dan dekarboksilasi oksidatif pada proses respirasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Mikrotubulus &amp;amp; Mikrofilamen ===&lt;br /&gt;
[[Mikrotubulus]] berfungsi sebagai penyusun [[sentriol]] yang sangat berperan dalam pembelahan sel, sementara [[mikrofilamen]] berfungsi dalam pembentukan [[flagela]] dan [[silia]] sebagai pergerakan sel.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Rujukan ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Sel+eukariotik&amp;amp;oldid=27680703 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 27680703 (2025-08-15T06:57:07Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>