<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Seleksi_buatan</id>
	<title>Seleksi buatan - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Seleksi_buatan"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Seleksi_buatan&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-16T10:17:24Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Seleksi_buatan&amp;diff=30140&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28910848; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Seleksi_buatan&amp;diff=30140&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-09-04T17:20:22Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28910848; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Seleksi buatan&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; (juga disebut pembiakan selektif) adalah proses ketika manusia membiakkan hewan dan tumbuhan secara selektif mengembangkan sifat [[Fenotipe|fenotipik]] tertentu (karakteristik) dengan memilih hewan atau tumbuhan mana yang akan bereproduksi secara seksual dan memiliki keturunan bersama. Istilah ini digunakan oleh [[Charles Darwin]] untuk membedakan dengan [[seleksi alam]]. Berbeda dengan seleksi buatan, [[seleksi alam]] bergantung pada lingkungan alamiah untuk menyeleksi variasi-variasi [[makhluk hidup]] yang sesuai dengan [[Tekanan evolusi|tekanan seleksi]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam pembiakan hewan, teknik seperti [[Perkawinan sekerabat|perkawinan sekeraba]]&amp;lt;nowiki/&amp;gt;t digunakan. [[Charles Darwin]] membahas bagaimana pembiakan selektif telah berhasil menghasilkan perubahan dari waktu ke waktu dalam bukunya yang dipublikasikan pada 1859, &amp;#039;&amp;#039;[[Asal Usul Spesies|On the Origin of Species]]&amp;#039;&amp;#039;. Bab pertamanya membahas pembiakan selektif dan domestikasi hewan seperti merpati, kucing, sapi, dan anjing. Darwin menggunakan seleksi buatan sebagai batu loncatan untuk memperkenalkan dan mendukung teori seleksi alam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seleksi buatan dapat pula terjadi secara tidak sengaja. Misalnya, pada beberapa biji-bijian, peningkatan ukuran benih mungkin disebabkan oleh praktik pembajakan tertentu daripada dari pemilihan benih yang lebih besar secara sengaja. Diperkirakan bahwa [[domestikasi]] tanaman pangan pada awal peradaban manusia kebanyakan adalah tidak disengaja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sejarah ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pembiakan selektif tumbuhan dan hewan telah dipraktikkan sejak prasejarah awal. Spesies domba di Timur Tengah sejak zaman [[Neolitikum]] sudah dikawin sekerabatkan untuk menghasilkan sifat yang diinginkan. Gagasan tentang pembiakan selektif kemudian diungkapkan oleh ahli matematika Muslim Persia, [[Abu Rayhan Biruni]], pada abad ke-11.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pembiakan selektif mulai dilakukan dengan dasar yang ilmiah oleh Robert Bakewell selama Revolusi Pertanian Inggris di abad ke-18. Bisa dikatakan bahwa program pembiakan terpentingnya adalah dengan domba. Dengan menggunakan ternak asli, ia dapat dengan cepat menghasilkan domba yang besar, bertulang halus, dengan wol yang panjang dan berkilau. Backwell berhasil mengembangkan ras Lincoln Longwool dan selanjutnya, Lincoln digunakan untuk mengembangkan ras berikutnya, dinamai Leicester Baru (atau Dishley). Domba ini tidak bertanduk dan memiliki tubuh persegi, gemuk dengan bulu-bulu yang lurus di tubuhnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Domba-domba ini diekspor secara luas, termasuk ke [[Australia]] dan [[Amerika Utara]], dan telah berkontribusi pada banyak ras modern, meskipun faktanya mereka dengan cepat tidak disukai karena preferensi pasar pada daging dan tekstil berubah. Garis keturunan dari New Leicesters asli ini bertahan sampai sekarang sebagai Leicester Inggris (atau Leicester Longwool), yang terutama disimpan untuk produksi wol.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Charles Darwin adalah orang yang menciptakan istilah &amp;#039;seleksi buatan&amp;#039;; ia tertarik pada proses tersebut sebagai gambaran dari proses [[seleksi alam]] yang diusulkannya yang lebih luas. Darwin mencatat bahwa banyak hewan dan tumbuhan peliharaan memiliki sifat khusus karena dikembangbiakkan secara sengaja oleh peternaknya dan pada waktu yang bersamaan, menghalangi hewan atau tumbuhan yang tidak memiliki sifat tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Domestikasi ==&lt;br /&gt;
[[Domestikasi]] adalah contoh dari seleksi buatan. Prosesnya mirip dengan [[spesiasi]] alami. Pertama, dibuat penghalang untuk memisahkan suatu spesies menjadi kelompok-kelompok yang tidak dapat saling bereproduksi antara satu sama lain menggunakan batasan geografis. Selama beberapa generasi, kelompok yang terasing secara reproduktif mulai memiliki sifat yang saling berbeda sebagai hasil seleksi, baik buatan maupun alami. Semua adaptasi spesies terhadap seleksi buatan, baik disengaja maupun tidak disengaja, disebut sebagai &amp;quot;sindrom domestikasi&amp;quot;. Spesies yang didomestikasi pada akhirnya kehilangan kemampuan untuk bertahan hidup di alam liar sebagai bagian dari sindrom adaptif mereka. Anjing adalah contoh hewan yang didomestikasi dari serigala.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena kebanyakan domestikasi terjadi pada masa [[Prasejarah|pra-sejarah,]] peneliti tidak banyak mengetahui proses seperti apa yang membuat domestikasi dapat terjadi pada awalnya. Yang jelas, leluhur para hewan yang didomestikasi pasti memiliki sifat yang menguntungkan bagi manusia, seperti daging yang enak atau bulu yang hangat sehingga menarik bagi manusia saat itu untuk dikembangbiakkan secara selektif.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Keuntungan dan kerugian ==&lt;br /&gt;
Pembiakan selektif dapat menghasilkan kualitas hewan yang lebih baik dan tanaman yang menghasilkan lebih banyak buah. Banyak sekali hewan dan tumbuhan merupakan contoh dari domestikasi, yang merupakan salah satu contoh dari seleksi buatan. Namun, hal ini memiliki kekurangan, yaitu berkurangnya [[Variabilitas genetik|variasi genetik]] dan bisa menyebabkan ketidaknyamanan bagi hewan. Misalnya, domba yang terlalu besar mungkin akan kesulitan untuk berjalan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Referensi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Lihat pula ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* [[Pemuliaan tanaman|pembiakan tanaman]]&lt;br /&gt;
* [[Pemuliaan hewan|pembiakan hewan]]&lt;br /&gt;
* [[Penangkaran selektif]]&lt;br /&gt;
* [[Seleksi massa]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Seleksi+buatan&amp;amp;oldid=28910848 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28910848 (2026-01-30T13:46:20Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>