<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Selektivitas_pengikatan</id>
	<title>Selektivitas pengikatan - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Selektivitas_pengikatan"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Selektivitas_pengikatan&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-16T04:47:16Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Selektivitas_pengikatan&amp;diff=24964&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Selektivitas_pengikatan&amp;diff=24964&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-08-29T04:02:31Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi&lt;/p&gt;
&lt;a href=&quot;https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Selektivitas_pengikatan&amp;amp;diff=24964&amp;amp;oldid=24565&quot;&gt;Lihat perubahan&lt;/a&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Selektivitas_pengikatan&amp;diff=24565&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29221525; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Selektivitas_pengikatan&amp;diff=24565&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-08-29T03:22:16Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29221525; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;Dalam [[kimia]], &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;selektivitas pengikatan&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; didefinisikan berkaitan dengan pengikatan [[ligan (biokimia)|ligan]] ke [[substrat]] yang membentuk [[kompleks koordinasi|kompleks]]. Selektivitas pengikatan menggambarkan bagaimana ligan dapat mengikat lebih disukai ke satu [[reseptor (biokimia)|reseptor]] daripada yang lain. Koefisien selektivitas adalah [[konstanta kesetimbangan]] untuk reaksi penggantian oleh satu ligan terhadap ligan lain dalam kompleks dengan substrat. Selektivitas pengikatan sangat penting dalam [[biokimia]] dan dalam [[proses pemisahan]] kimia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Koefisien selektivitas==&lt;br /&gt;
Konsep selektivitas digunakan untuk mengukur sejauh mana satu zat kimia, A, mengikat masing-masing dari dua zat kimia lainnya, B dan C. Kasus paling sederhana adalah ketika kompleks yang terbentuk memiliki [[stoikiometri]] 1:1. Kemudian, kedua interaksi tersebut dapat dikarakterisasi oleh [[konstanta kesetimbangan]]  dan .&lt;br /&gt;
&amp;lt;math chem display=block&amp;gt; \begin{align}&lt;br /&gt;
  \ce{A + B &amp;lt;=&amp;gt; AB};&amp;amp; \quad K_{\rm AB} = \frac{[\ce{AB}]}{\ce{[A][B]}} \\&lt;br /&gt;
  \ce{A + C &amp;lt;=&amp;gt; AC};&amp;amp; \quad K_{\rm AC} = \frac{\ce{[AC]}}{\ce{[A][C]}}&lt;br /&gt;
\end{align}&amp;lt;/math&amp;gt; di mana [X] mewakili [[konsentrasi]] zat X (A, B, C, …).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Koefisien selektivitas&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; didefinisikan sebagai rasio dari dua konstanta kesetimbangan. &amp;lt;math display=block&amp;gt;K_{\rm B,C} = \frac{K_{\rm AC}}{K_{\rm AB}}&amp;lt;/math&amp;gt;. Koefisien selektivitas ini sebenarnya adalah konstanta kesetimbangan untuk reaksi substitusi:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;math chem display=block&amp;gt;\ce{AB + C &amp;lt;=&amp;gt; AC + B}; \quad K_{\rm B,C} = \frac{\ce{[AC][B]}}{\ce{[AB][C]}} = \frac{K_{\rm AC}\ce{[A][B][C]}}{K_{\rm AB}\ce{[A][B][C]}} = \frac{K_{\rm AC}}{K_{\rm AB}}&lt;br /&gt;
&amp;lt;/math&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mudah untuk menunjukkan bahwa definisi yang sama berlaku untuk kompleks dengan stoikiometri yang berbeda, yakni A&amp;lt;sub&amp;gt;&amp;#039;&amp;#039;p&amp;#039;&amp;#039;&amp;lt;/sub&amp;gt;B&amp;lt;sub&amp;gt;&amp;#039;&amp;#039;q&amp;#039;&amp;#039;&amp;lt;/sub&amp;gt; dan A&amp;lt;sub&amp;gt;&amp;#039;&amp;#039;p&amp;#039;&amp;#039;&amp;lt;/sub&amp;gt;C&amp;lt;sub&amp;gt;&amp;#039;&amp;#039;q&amp;#039;&amp;#039;&amp;lt;/sub&amp;gt;.. Semakin besar koefisien selektivitas, semakin banyak ligan C yang akan menggantikan ligan B dari kompleks yang terbentuk dengan substrat A. Interpretasi alternatifnya adalah bahwa semakin besar koefisien selektivitas, semakin rendah konsentrasi C yang dibutuhkan untuk menggantikan B dari AB. Koefisien selektivitas ditentukan secara eksperimental dengan mengukur dua konstanta kesetimbangan, yakni  dan .&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Penggunaan==&lt;br /&gt;
===Biokimia===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam [[biokimia]], [[substrat]] dikenal sebagai &amp;quot;[[reseptor (biokimia)|reseptor]]&amp;quot;. Reseptor adalah molekul [[protein]], yang tertanam di [[membran sel|membran plasma]] atau [[sitoplasma]] sel, tempat satu atau lebih jenis molekul sinyal tertentu dapat berikatan. Ligan dapat berupa [[peptida]] atau molekul kecil lainnya seperti [[neurotransmiter]], [[hormon]], obat farmasi, atau toksin. Spesifisitas reseptor ditentukan oleh geometri spasialnya dan cara ia berikatan dengan ligan melalui [[ikatan non kovalen|interaksi non-kovalen]], seperti [[ikatan hidrogen]] atau [[gaya Van der Waals]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika reseptor dapat diisolasi, obat sintetis dapat dikembangkan baik untuk menstimulasi reseptor ([[agonis (farmakologi)|agonis]]) atau untuk memblokirnya ([[antagonis reseptor|antagonis]]). Obat [[tukak lambung]] [[simetidin]] dikembangkan sebagai [[antagonis reseptor H2|antagonis reseptor H&amp;lt;sub&amp;gt;2&amp;lt;/sub&amp;gt;]] dengan merekayasa molekul secara kimia untuk spesifisitas maksimum terhadap jaringan terisolasi yang mengandung reseptor. Penggunaan lebih lanjut dari [[hubungan kuantitatif struktur-aktivitas]] (QSAR) mengarah pada pengembangan agen lain seperti [[ranitidin]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Selektivitas&amp;quot; ketika merujuk pada obat bersifat relatif. Misalnya, pada dosis yang lebih tinggi, molekul obat tertentu juga dapat berikatan dengan reseptor lain selain yang dikatakan &amp;quot;selektif&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Terapi khelasi===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terapi [[pengelatan|khelasi]] adalah bentuk pengobatan medis di mana ligan pengkhelat digunakan untuk secara selektif menghilangkan logam dari tubuh. Ketika logam tersebut ada sebagai ion divalen seperti [[timbal]] (Pb&amp;lt;sup&amp;gt;2+&amp;lt;/sup&amp;gt;) atau [[raksa]] (Hg&amp;lt;sup&amp;gt;2+&amp;lt;/sup&amp;gt;) selektivitas terhadap [[kalsium]] (Ca&amp;lt;sup&amp;gt;2+&amp;lt;/sup&amp;gt;) dan [[magnesium]] (Mg&amp;lt;sup&amp;gt;2+&amp;lt;/sup&amp;gt;) sangat penting agar pengobatan tidak menghilangkan logam esensial.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selektivitas ditentukan oleh berbagai faktor. Dalam kasus kelebihan zat besi, yang mungkin terjadi pada individu dengan β-[[talasemia]] yang telah menerima [[transfusi darah]], ion logam target berada dalam [[bilangan oksidasi]] +3 dan karenanya membentuk kompleks yang lebih kuat daripada ion divalen. [[Deferoksamin]] juga membentuk kompleks yang lebih kuat dengan ligan pendonor oksigen daripada dengan ligan pendonor nitrogen. [[Siderofor]] alami yang diproduksi oleh bakteri &amp;#039;&amp;#039;Streptomyces pilosus&amp;#039;&amp;#039; awalnya digunakan sebagai agen [[terapi khelasi]]. Siderofor sintetis seperti [[deferipron]] dan [[deferasiroks]] telah dikembangkan, menggunakan struktur deferoksamin yang diketahui sebagai titik awal. Khelasi terjadi dengan dua atom oksigen.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Penyakit Wilson]] disebabkan oleh cacat dalam metabolisme [[tembaga]] yang mengakibatkan akumulasi logam tembaga di berbagai organ tubuh. Ion target dalam kasus ini adalah ion divalen, yakni Cu&amp;lt;sup&amp;gt;2+&amp;lt;/sup&amp;gt;. Ion ini diklasifikasikan sebagai ambang batas dalam skema Ahrland, Chatt, dan Davies. Ini berarti bahwa ia membentuk kompleks yang kira-kira sama kuatnya dengan ligan yang atom donornya adalah N, O atau F seperti halnya dengan ligan yang atom donornya adalah P, S atau Cl. [[Penisilamina]], yang mengandung atom donor nitrogen dan belerang, digunakan karena jenis ligan ini mengikat ion tembaga lebih kuat daripada ion kalsium dan magnesium.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pengobatan keracunan logam berat seperti timbal dan raksasa lebih bermasalah, karena ligan yang digunakan tidak memiliki spesifisitas tinggi relatif terhadap kalsium. Misalnya, [[asam etilenadiaminatetraasetat|EDTA]] dapat diberikan sebagai garam kalsium untuk mengurangi pengeluaran kalsium dari tulang bersama dengan logam berat. Faktor-faktor yang menentukan selektivitas timbal terhadap seng, kadmium, dan kalsium telah ditinjau.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Kromatografi===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam [[kromatografi kolom]], campuran zat dilarutkan dalam fase gerak dan dilewatkan melalui fase diam dalam kolom. Faktor selektivitas didefinisikan sebagai rasio [[koefisien partisi|koefisien distribusi]], yang menggambarkan distribusi kesetimbangan [[analit]] antara fase diam dan fase gerak. Faktor selektivitas sama dengan koefisien selektivitas dengan asumsi tambahan bahwa [[aktivitas termodinamika|aktivitas]] fase diam (substrat dalam hal ini) sama dengan 1, asumsi standar untuk fase murni. Resolusi kolom kromatografi (&amp;#039;&amp;#039;R&amp;#039;&amp;#039;&amp;lt;sub&amp;gt;S&amp;lt;sub/&amp;gt;) berhubungan dengan faktor selektivitas dengan:&lt;br /&gt;
:&amp;lt;math&amp;gt;R_S=\frac{\sqrt N}{4}\left(\frac{\alpha-1}{\alpha}\right)\left(\frac{k_B}{1+k_B}\right)&lt;br /&gt;
&amp;lt;/math&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
di mana α adalah faktor selektivitas, N adalah jumlah [[pelat teoretis]], &amp;#039;&amp;#039;k&amp;#039;&amp;#039;&amp;lt;sub&amp;gt;A&amp;lt;/sub&amp;gt; dan &amp;#039;&amp;#039;k&amp;#039;&amp;#039;&amp;lt;sub&amp;gt;B&amp;lt;/sub&amp;gt; adalah [[faktor retardasi|faktor retensi]] dari kedua analit. Faktor retensi berbanding lurus dengan koefisien distribusi. Dalam praktiknya, zat dengan faktor selektivitas yang sangat mendekati 1 dapat dipisahkan. Hal ini terutama berlaku pada [[kromatografi gas]]-cair di mana panjang kolom hingga 60 m dimungkinkan, memberikan jumlah pelat teoritis yang sangat besar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam kromatografi pertukaran ion, koefisien selektivitas didefinisikan dengan cara yang sedikit berbeda&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Ekstraksi pelarut===&lt;br /&gt;
Ekstraksi pelarut digunakan untuk mengekstrak unsur [[lantanida]] individual dari campuran yang ditemukan di alam dalam bijih seperti [[monasit|monazit][. Dalam satu proses, ion logam dalam larutan berair dibuat membentuk kompleks dengan [[tributil fosfat]] (TBP), yang diekstraksi ke dalam pelarut organik seperti [[minyak tanah]]. Pemisahan lengkap dilakukan dengan menggunakan metode pertukaran arus berlawanan. Sejumlah sel disusun sebagai kaskade. Setelah mencapai kesetimbangan, komponen air dari setiap sel dipindahkan ke sel sebelumnya dan komponen organik dipindahkan ke sel berikutnya, yang awalnya hanya berisi air. Dengan cara ini, ion logam dengan kompleks yang paling stabil melewati [[cegaran|kaskade]] dalam fase organik dan logam dengan kompleks yang paling tidak stabil melewati kaskade dalam fase air.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika kelarutan dalam fase organik bukan masalah, koefisien selektivitas sama dengan rasio konstanta stabilitas kompleks TBP dari dua ion logam. Untuk unsur lantanida yang berdekatan dalam [[tabel periodik]], rasio ini tidak jauh lebih besar dari 1, sehingga dibutuhkan banyak sel dalam kaskade.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Sensor kimia===&lt;br /&gt;
[[File:Sensing.png|thumb|250px|right|Jenis-jenis Sensor Kimia. (1.) Indikator-&amp;#039;&amp;#039;spacer&amp;#039;&amp;#039;-reseptor (ISR) (2.) &amp;#039;&amp;#039;Indicator-Displacement Assay&amp;#039;&amp;#039; (IDA)]]&lt;br /&gt;
Koefisien selektivitas potensiometrik mendefinisikan kemampuan elektroda selektif ion untuk membedakan satu ion tertentu dari ion lainnya. Koefisien selektivitas yakni K&amp;lt;sub&amp;gt;B,C&amp;lt;/sub&amp;gt; dievaluasi melalui respons emf elektroda selektif ion dalam larutan campuran ion utama, B, dan ion pengganggu, C (metode interferensi tetap) atau, yang kurang diinginkan, dalam larutan terpisah B dan C (metode larutan terpisah). Misalnya, elektroda membran selektif ion [[kalium]] menggunakan [[antibiotik]] makrosiklik alami [[valinomisin]]. Dalam hal ini, rongga dalam cincin makrosiklik memiliki ukuran yang tepat untuk membungkus ion kalium, tetapi terlalu besar untuk mengikat ion natrium, yang kemungkinan besar merupakan pengganggu, dengan kuat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sensor kimia sedang dikembangkan untuk molekul dan ion target spesifik di mana target (&amp;quot;tamu&amp;quot;) membentuk kompleks dengan sensor (&amp;quot;tuan rumah&amp;quot;). Sensor dirancang agar sangat cocok dalam hal ukuran dan bentuk target untuk memberikan selektivitas pengikatan maksimum. Indikator dikaitkan dengan sensor yang mengalami perubahan ketika target membentuk kompleks dengan sensor. Perubahan indikator biasanya berupa perubahan warna (abu-abu menjadi kuning dalam ilustrasi) yang terlihat pada [[absorbansi]], atau dengan sensitivitas yang lebih besar, [[luminesensi]]. Indikator dapat dihubungkan ke sensor melalui &amp;#039;&amp;#039;spacer&amp;#039;&amp;#039;, dalam susunan ISR, atau dapat dipindahkan dari sensor, susunan IDA.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Catatan ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Referensi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Kategori:Kimia kesetimbangan]]&lt;br /&gt;
[[Kategori:Farmakodinamika]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Selektivitas+pengikatan&amp;amp;oldid=29221525 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29221525 (2026-05-13T00:55:04Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>