<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Selulit</id>
	<title>Selulit - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Selulit"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Selulit&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-16T00:45:18Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Selulit&amp;diff=36777&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28126261; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Selulit&amp;diff=36777&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-09-07T22:44:55Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28126261; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Selulit&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; adalah herniasi [[lemak]] subkutan di dalam jaringan ikat fibrosa yang bermanifestasi sebagai [[lesung pipit]] dan nodularitas kulit, sering kali di daerah panggul (khususnya [[bokong]]), tungkai bawah, dan [[perut]]. Selulit dialami pada sebagian besar wanita pascapubertas. Sebuah tinjauan menemukan bahwa 85-98% wanita memiliki selulit. [[Prevalensi]] ini menunjukkan bahwa selulit lebih bersifat fisiologis daripada patologis. Selulit dapat disebabkan oleh kombinasi berbagai faktor yang kompleks mulai dari [[hormon]] hingga faktor genetik. Stretch mark dan selulit sering dianggap sama tetapi tetap saja keduanya berbeda. Selulit ringan dapat dilihat hanya dengan mencubit kulit di area dseseorang memiliki selulit, seperti di paha. Faktor hormonal memainkan peran besar dalam perkembangan selulit, dan genetika menentukan struktur kulit, tekstur kulit, dan tipe tubuh. Faktor-faktor lain, seperti berat dan tonus otot memengaruhi seseorang menderita selulit bahkan orang yang sangat sehat dapat memilikinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selulit terjadi pada 80-98% perempuan post pubertal berhubungan dengan pengaruh hormonal, terutama perempuan di atas usia 30 tahun. Selulit jarang terjadi pada laki-laki. Pada laki-laki berkaitan dengan defisiensi androgen seperti pada sindrom klinefelter, hipogonadisme, poskastrasi atau pada pasien yang mendapat terapi estrogen untuk [[kanker prostat]]. Sekitar 85% perempuan diatas usia 20 tahun memiliki selulit dengan derajat yang bervariasi, dan selulit mengenai lebih dari 90% perempuan non-Asian. Selulit dapat mengenai perempuan semua umur, dapat dianggap sebagai suatu keadaan kulit yang mengalami [[penuaan]] bentuk akibat kelemahan dermis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Referensi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Bacaan lanjutan ==&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Pranala luar ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Selulit&amp;amp;oldid=28126261 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28126261 (2025-10-22T01:08:09Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>