<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Sikatan_cacing</id>
	<title>Sikatan cacing - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Sikatan_cacing"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Sikatan_cacing&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-16T04:43:53Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Sikatan_cacing&amp;diff=34212&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29290454; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Sikatan_cacing&amp;diff=34212&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-09-06T17:30:18Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29290454; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Sikatan cacing&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; (&amp;#039;&amp;#039;Cyornis banyumas&amp;#039;&amp;#039;) adalah spesies burung yang tersebar di beberapa negara di [[Asia Tenggara]] dan [[Asia Selatan]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Deskripsi ==&lt;br /&gt;
Sikatan cacing berukuran 15&amp;amp;nbsp;cm. Bagian atas burung berwarna biru terang/biru tua. Kening, bahu, dan juga sayap berwarna biru pucat yang terang. Kekang, daerah sekitar [[mata]] berwarna hitam. Dagu, [[tenggorokan]], dan dada berwarna kuning jingga. Warna putih melintang di perut. Bulu penutup ekor hingga bagian tengah erut berwarna putih. Panggul berwarna jingga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sikatan cacing yang dikenal secara umum oleh orang-orang terutama pecinta burung adalah sikatan cacing bakau dan sikata cacing gunung. Di Indonesia sikatan cacing lebih di kenal dengan nama tledekan. Burung ini sempat menjadi primadona burung kicau pada era 90-an bersama burung decu, tetapi pamornya makin redup seiring berjalannya waktu dan makin langkanya pasokan burung tersebut dari alam liar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada umumnya tledekan gunung mempunyai badan yang lebih besar daripada tledekan bakau. Perbedaan antara jantan dan betina ketika dewasa mudah untuk dibedakan. Burung jantan berwarna kepala sampai ekor biru seperti metalik dan mempunyai warna orange terang dari leher sampai setengah dada dan ada yang warna orangenya sampai mendekati dubur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Secara umum burung ini tersebar di beberapa negara Asia Tenggara seperti Malaysia dan Indonesia, tetapi memiliki ciri khas masing-masing di setiap daerah, seperti sikatan cacing di daerah Banyumas berbeda dengan sikatan carcing di daerah lain. Di habitatnya burung ini sudah makin langka dan terancam punah akibat diperjualbelikan oleh manusia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Referensi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Pranala luar ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Sikatan+cacing&amp;amp;oldid=29290454 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29290454 (2026-05-30T00:29:34Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>