<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Sindrom_hemolitik_uremik</id>
	<title>Sindrom hemolitik uremik - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Sindrom_hemolitik_uremik"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Sindrom_hemolitik_uremik&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-16T18:00:26Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Sindrom_hemolitik_uremik&amp;diff=30112&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29583150; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Sindrom_hemolitik_uremik&amp;diff=30112&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-09-04T17:17:27Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29583150; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Sindrom Hemolitik Uremik&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; ([[bahasa Inggris]]: &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Hemolytic–uremic syndrome&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; disingkat &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;HUS&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;) adalah gangguan [[sistem imun]] berupa sindrom [[darah|kelainan darah]] yang pada pengidapnya ditandai dengan terjadinya [[anemia]] ([[anemia|sel darah merah rendah]]), [[gagal ginjal akut]], dan juga masalah [[trombosit|trombosit rendah]]. Gejala awal pada penderita biasanya mengalami [[diare|diare berdarah]], [[demam]], [[muntah]], dan juga merasa kelelahan. Pada fase penyakit yang parah, pengidap mengalami sakit diare terus-menerus dan disertai munculnya masalah pada [[ginjal]] dan juga [[trombosit|trombosit rendah]]. Sindrom ini lebih banyak terjadi pada [[anak-anak]], dan pada [[dewasa]], gejala yang ditimbulkan lebih parah dibandingkan yang dialami oleh anak-anak. Masalah komplikasi muncul dan pada risiko lebih tinggi menyebabkan [[neurologi|masalah neurologi]] dan juga [[gagal jantung]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kebanyakan kasus sindrom ini terjadi pada seseorang setelah mengalami [[diare|infeksi diare]] yang disebabkan oleh jenis &amp;#039;&amp;#039;[[E. coli]]&amp;#039;&amp;#039; tertentu yang disebut [[Escherichia coli O157:H7|O157:H7]]. Penyebab lain terjadinya sindrom ini adalah&amp;#039;&amp;#039; [[Streptococcus pneumoniae]]&amp;#039;&amp;#039;, &amp;#039;&amp;#039;[[Shigella]]&amp;#039;&amp;#039;, &amp;#039;&amp;#039;[[Salmonella]]&amp;#039;&amp;#039;, dan juga obat-obatan tertentu. Sindrom lain yang muncul adalah [[Sindrom atipikal hemolitik uremik]] (&amp;#039;&amp;#039;Atypical hemolytic uremic syndrome&amp;#039;&amp;#039;, disingkat &amp;quot;aHUS&amp;quot;) yang sering terjadi karena [[mutasi genetika]] dan muncul dengan cara yang berbeda. Namun, kedua sindrom ini dapat menyebabkan meluasnya [[peradangan]] dan multipel [[darah|pembekuan darah]] di [[pembuluh darah]] kecil, kondisi ini dikenal dengan istilah [[mikroangiopati trombotik]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk perawatan bagi penderita sendiri akan melibatkan [[perawatan suportif]] termasuk diantaranya perawatan [[dialisis]], [[kortikosteroid|steroid]], melakukan [[transfusi darah]], atau juga [[plasmaferesis]]. Sementara itu, tingkat terjadinya sindrom HUS ini rata-rata 1,5 per 100,000 orang setiap tahunnya, dan kurang dari 5% kasus kematian terjadi pada penderita HUS setiap tahunnya. Sisanya, rata-rata 25% penderita tetap mengalami masalah pada [[ginjal]] pasca mengalami sindrom HUS. HUS didefiniskan sebagai [[sindrom]] pertama kalinya pada tahun 1955.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Tanda dan gejala ==&lt;br /&gt;
Gejala infeksi awal bagi penderita akan muncul pada hari pertama hingga hari kesepuluh, namun banyak kasus menunjukkan gejala muncul pada hari ketiga atau keempat. Dan infeksi bersumber dari mengkonsumsi makanan terkontaminasi. Penderita akan mulai mengalami [[diare]] dan sering disertai [[darah]], kemudian akan mengalami [[kram perut]], [[demam|demam ringan]], dan [[muntah]] yang dapat menyebabkan [[dehidrasi]]. Perkembangan HUS terjadi sekitar  5–10 hari setelah terjadinya gejala awal, tetapi HUS akan terlihat dalam kurun waktu sekitar 3 minggu kemudian, ketika kondisi diare lebih baik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gejala untuk tahap selanjutnya, penderita akan mengalami [[oliguria]] (urin yang dikeluarkan mengalami penurunan), kemudian [[hematuria|darah dalam urin]], [[gagal ginjal]], [[trombositopenia|trombosit rendah]], dan terjadinya kerusakan [[sel darah merah]] ([[anemia hemolitik mikroangiopatik]]). Penderita juga bisa mengalami [[hipertensi]] ([[tekanan darah]] tinggi), [[ikterus]] (semburat berwarna kuning pada kulit dan [[sklera]] (bagian putih mata)), [[kejang]], dan adanya pendarahan di kulit. Untuk beberapa kasus, terjadi perubahan [[neurologi]] yang mencolok.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penderita sindrom HUS akan menunjukkan gejala [[mikroangiopati trombotik]] (&amp;#039;&amp;#039;thrombotic microangiopathy&amp;#039;&amp;#039;, disingkat &amp;quot;TMA&amp;quot;), sehingga terjadi [[kram perut]], [[trombosit|trombosit rendah]], terjadi peningkatan LDH ([[lactate dehydrogenase]], merupakan [[bahan kimia]] yang dilepaskan dari [[sel]] yang rusak, dan ini tanda bahwa sel telah rusak) penurunan [[haptoglobin]] (sebagai indikasi terjadinya kerusakan [[sel darah merah]]) [[anemia]], [[skistosit]], peningkatan [[kreatinin]],   [[proteinuria]] (indikasi kerusakan pada [[ginjal]]), kebingungan, rasa lelah, [[edema|pembengkakan]], [[mual]] atau [[muntah]], dan mengalami [[diare]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemudian untuk pasien aHUS akan mengalami gejala sistemik yang tiba-tiba, misalnya [[gagal ginjal akut]], [[hipertensi]] (tekanan darah naik), [[infark miokard]] (serangan jantung), [[stroke]], komplikasi [[paru-paru]], [[pankreatitis]] (terjadi radang pankreas), [[nekrosis]] hati (kematian sel atau jaringan [[hati]]), [[ensefalopati]] (disfungsi [[otak]]), [[kejang|kejang-kejang]], dan bisa pada tahap mengalami [[koma]]. Kegagalan organ neurologis, [[jantung]], [[ginjal]], dan [[gastrointestinal]] (GI), serta kematian, dapat terjadi setiap saat tanpa dapat diprediks terlebih dahulu, baik sejak awal terinfeksi maupun setelah mengalami perkembangan atau [[asimtomatik]] yang berkepanjangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Pencegahan ==&lt;br /&gt;
Penggunaan obat-obatan [[antibiotik]] dalam racun shiga yang mengasilkan bakteri &amp;#039;&amp;#039; E. coli &amp;#039;&amp;#039;, tidaklah jelas. Namun dalam beberapa studi menunjukkan kekhawatiran bahwa penggunaan antibiotik tidak memiliki efek atau manfaat yang baik untuk penderita HUS.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Pengobatan==&lt;br /&gt;
Pengobatan yang dibutuhkan bagi penderita HUS dapat berupa [[perawatan suportif]] dengan melakukan [[dialisis]], [[kortikosteroid|steroid]], [[transfusi darah]], dan juga [[plasmaferesis]]. Meskipun [[eculizumab]] digunakan untuk mengobati sindrom uremik hemolitik atipikal, tidak ada bukti hingga 2018 yang mendukung penggunaannya dalam bentuk utama HUS. Para ilmuwan mencoba memahami betapa berguna untuk mengimunisasi manusia atau ternak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Prognosa==&lt;br /&gt;
Gagal ginjal akut terjadi pada 55-70% orang dengan STEC-HUS, meskipun hingga 70-85% memulihkan fungsi ginjal. Pasien dengan aHUS umumnya memiliki hasil yang buruk, dengan hingga 50% berkembang menjadi ESRD atau kerusakan otak ireversibel; sebanyak 25% meninggal selama fase akut. Namun, dengan pengobatan agresif, lebih dari 90% pasien bertahan dari fase akut HUS, dan hanya sekitar 9% yang dapat mengembangkan ESRD. Sekitar sepertiga orang dengan HUS memiliki fungsi ginjal yang abnormal beberapa tahun kemudian, dan beberapa membutuhkan dialisis jangka panjang. 8% penderita HUS lainnya memiliki komplikasi seumur hidup lainnya, seperti tekanan darah tinggi, kejang, kebutaan, [[kelumpuhan]], dan efek pengangkatan sebagian usus besar. Tingkat kematian keseluruhan dari HUS adalah 5-15%. Anak-anak dan orang tua memiliki prognosis yang lebih buruk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Epidemiologi ==&lt;br /&gt;
Negara teringgi untuk kasus HUS adalah [[Argentina]] Dan itu melakukan peran kunci dalam penelitian kondisi ini. Di Amerika Serikat, insiden keseluruhan HUS diperkirakan 2,1 kasus per 100.000 orang / tahun, dengan insiden puncak antara usia enam bulan dan empat tahun. dan itu melakukan peran kunci dalam penelitian kondisi ini, di [[Amerika Serikat]], insiden keseluruhan HUS diperkirakan 2,1 kasus per 100.000 orang / tahun, dengan insiden puncak antara usia enam bulan dan empat tahun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada Mei 2011 terjadi wabah diare berdarah yang disebabkan oleh &amp;#039;&amp;#039; E. coli &amp;#039;&amp;#039; O104: Biji [[fenugreek]] yang terkontaminasi H4 menyerang Jerman. Menelusuri epidemi mengungkapkan lebih dari 3.800 kasus, dengan HUS berkembang di lebih dari 800 kasus, termasuk 36 kasus fatal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Referensi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Pranala luar ==&lt;br /&gt;
* [https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK1367/  GeneReviews/NCBI/NIH/UW entry on Atypical hemolytic–uremic syndrome]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Sindrom+hemolitik+uremik&amp;amp;oldid=29583150 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29583150 (2026-08-15T13:43:00Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>