<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Sintesis_protein</id>
	<title>Sintesis protein - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Sintesis_protein"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Sintesis_protein&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-15T21:50:38Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Sintesis_protein&amp;diff=31785&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29599800; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Sintesis_protein&amp;diff=31785&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-09-05T13:25:01Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29599800; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;Dalam [[biologi molekuler]], &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;sintesis protein&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; (disebut juga &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;biosintesis protein&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;) adalah proses pembentukan partikel [[protein]] yang di dalamnya melibatkan sintesis [[RNA]] yang dipengaruhi oleh [[DNA]]. Dalam proses sintesis protein, [[molekul]] DNA adalah sumber pengodean [[asam nukleat]] untuk menjadi [[asam amino]] yang menyusun protein, tetapi tidak terlibat secara langsung dalam prosesnya. Molekul DNA pada suatu sel [[Transkripsi (genetik)|ditranskripsi]] menjadi molekul RNA. Molekul RNA inilah yang [[Translasi (genetik)|ditranslasi]] menjadi asam amino sebagai penyusun protein. Dengan demikian, molekul RNA yang terlibat secara langsung dalam proses sintesis protein.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hubungan antara molekul DNA, RNA, dan asam amino dalam proses pembentukan protein dikenal dengan istilah &amp;quot;[[dogma sentral biologi molekuler]]&amp;quot; yang dijabarkan dengan rangkaian proses DNA membuat RNA lalu RNA membuat protein dan dinyatakan dalam persamaan DNA &amp;gt;&amp;gt; RNA &amp;gt;&amp;gt; Protein. Seperti kebanyakan [[dogma]], terdapat pengecualian pada proses pembentukan protein berdasarkan bukti-bukti yang ditemukan setelahnya, sehingga dogma ini akhirnya disebut sebagai aturan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Penemuan awal ==&lt;br /&gt;
Jauh sebelum DNA dinyatakan menjadi materi [[Genetika|genetik]] sebagai [[unit pewarisan sifat]], protein telah diyakini sebagai molekul pengatur [[metabolisme]] suatu [[sel]]. Pada masa itu, protein dikenal sebagai molekul organik yang berperan penting dalam proses perubahan suatu molekul kecil menjadi molekul kompleks. Pada tahun [[1878]], terminologi enzim digunakan untuk menyebut katalis biologi yang berperan dalam mempercepat proses biokimia dalam sel. Enzim kemudian disebut sebagai protein atau bagian dari protein oleh [[Emil Fischer]], seorang ahli biokimia dari [[Jerman]] pada tahun [[1900]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penelitian tentang molekul-molekul materi genetik menjadi mudah dengan ditemukannya struktur komponen asam nukleat sebagai materi genetik oleh Watson dan Crick. [[Weisman]] dan [[DeVries]] menunjukkan konsep awal yang menunjukkan bahwa pengatur aktivitas di dalam sel terletak pada sitoplasma. Pada awal 1900-an, Driesch, Verwon, dan Wilson menunjukkan bahwa inti sel merupakan tempat berkumpulnya enzim dan menjadi pusat aktivitas protein. Mazia pada tahun [[1952]] menunjukkan bahwa inti sel lebih berfungsi sebagai tempat pergantian daripada sebagai tempat penghasil aktivitas seluler.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Proses sintesis ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tiga aspek penting dalam mekanisme sintesis protein adalah (1) lokasi berlangsungnya sintesis protein pada sel; (2) mekanisme berpindahnya informasi atau hasil transformasi dari DNA ke tempat terjadinya sintesis protein; dan (3) mekanisme asam amino penyusun protein pada suatu sel berpisah membentuk protein-protein yang spesifik. Sintesis protein berlangsung di dalam [[ribosom]] (juga [[Inti sel|nukleus]]) dengan menghasilkan protein yang nonspesifik atau sesuai mRNA yang ditranslasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sintesis protein dimulai dngan pencetakan ARNd oleh ADN dalam proses transkripsi yang berlangsung di dalam inti sel. ARNd yang dihasilkan kemudian bergabung dengan ribosom di [[sitoplasma]] dengan membawa asam amino yang sesuai dengan [[kodon]]. Penggabungan ARNd dan ribosom membentuk [[Ikatan kimia|ikatan]] antar asam amino sehingga protein terbentuk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Referensi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Sintesis+protein&amp;amp;oldid=29599800 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29599800 (2026-08-19T10:28:03Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>