<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Siprofloksasin</id>
	<title>Siprofloksasin - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Siprofloksasin"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Siprofloksasin&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-16T11:04:03Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Siprofloksasin&amp;diff=36309&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29496678; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Siprofloksasin&amp;diff=36309&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-09-07T17:37:26Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29496678; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Siproloksasin&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; (Bahasa Inggris: &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Ciprofloxacin&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; (INN)) adalah [[antibiotik]] untuk pengobatan beberapa infeksi bakteri. Antibiotik ini termasuk fluoro[[kuinolon]] generasi kedua. Spektrum aktivitasnya melingkupi beberapa strain bakteri patogen yang menyerang pernapasan, [[sistem urin]], [[Pencernaan|gastrointestinal]], dan infeksi abdominal, termasuk di dalamnya adalah bakteri patogen Gram negatif &amp;#039;&amp;#039;Escherichia coli&amp;#039;&amp;#039;, &amp;#039;&amp;#039;Haemophilus influenzae&amp;#039;&amp;#039;, &amp;#039;&amp;#039;Klebsiella pneumoniae&amp;#039;&amp;#039;, &amp;#039;&amp;#039;Legionella pneumophila&amp;#039;&amp;#039;, &amp;#039;&amp;#039;Moraxella catarrhalis&amp;#039;&amp;#039;, &amp;#039;&amp;#039;Proteus mirabilis&amp;#039;&amp;#039;, dan &amp;#039;&amp;#039;Pseudomonas aeruginosa&amp;#039;&amp;#039; dan gram positif, yang sensitif tetapi belum menjadi resisten terhadap methicillin, seperti &amp;#039;&amp;#039;Staphylococcus aureus&amp;#039;&amp;#039;, &amp;#039;&amp;#039;Streptococcus pneumoniae&amp;#039;&amp;#039;, &amp;#039;&amp;#039;Staphylococcus epidermidis&amp;#039;&amp;#039;, &amp;#039;&amp;#039;Enterococcus faecalis&amp;#039;&amp;#039;, dan &amp;#039;&amp;#039;Streptococcus pyogenes&amp;#039;&amp;#039;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Siprofloksasin dan jenis-jenis fluorokuinolon lainnya bernilai tinggi karena spektrum aktivitasnya yang lebar, menembus jaringan dengan sempurna, dan tersedia dalam bentuk sediaan untuk diminum maupun suntikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Resistensi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akibat penggunaan yang meluas untuk mengobati infeksi ringan yang sebenarnya bisa diobati dengan antibiotik yang lebih lama dan spektrumnya lebih sempit, kini banyak bakteri yang telah mengembangkan resistensi terhadap obat ini, sehinga ciprofloxacin menjadi lebih tidak efektif dibanding sebelumnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Resistensi antibiotik terhadap siprofloksasin dan jenis fluorokuinolon bisa berkembang lebih cepat, bahkan dalam masa pengobatan. Sejumlah patogen seperti [[enterococci]], &amp;#039;&amp;#039;[[Streptococcus pyogenes]]&amp;#039;&amp;#039;, dan &amp;#039;&amp;#039;[[Klebsiella pneumoniae]]&amp;#039;&amp;#039; kini telah memperlihatkan resistensi terhadap siprofloksasin. Penggunaan fluorokuinolon untuk binatang peliharaan, terutama di Eropa, juga berperan dalam hal ini. Sementara itu, beberapa strain &amp;#039;&amp;#039;[[Burkholderia cepacia]]&amp;#039;&amp;#039;, &amp;#039;&amp;#039;[[Clostridium innocuum]]&amp;#039;&amp;#039;, dan &amp;#039;&amp;#039;[[Enterococcus faecium]]&amp;#039;&amp;#039; mulai mengembangkan resistensi terhadap siprofloksasin dalam derajat yang berbeda-beda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Perhatian ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Merusak perkembangan tulang rawan ===&lt;br /&gt;
Antibiotik pertama kuinolon yaitu [[asam naliksidat]] yang diperkenalkan pada tahun 1964 dan selama dua dekade terakhir telah disetujui untuk pengobatan [[infeksi saluran kemih]] (ISK) pada anak-anak berusia 3 bulan atau lebih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, obat ini jarang digunakan karena muncul generasi berikutnya yang lebih populer siprofloksasin (ciprofloxacin) dan [[levofloksasin]]. Pada awalnya, kedua antibiotik tersebut digunakan pada anak-anak hanya untuk perawatan paska paparan anthraks inhalasi sebelum tahun 2004.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemudian pada tahun 2004, siprofloksasin mendapat persetujuan untuk pengobatan ISK dan [[pielonefritis]] (&amp;#039;&amp;#039;pyelonephritis&amp;#039;&amp;#039;, infeksi pada pelvis ginjal) yang rumit pada anak-anak berusia 1 sampai 17 tahun. Saat ini, [[moksifloksasin]] tidak disetujui untuk penggunaan anak-anak. Seiring meningkatnya pemakaian fluorokuinolon pada anak-anak, akhirnya pun menuai kontroversi terkait keamanannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fluorokuinolon menunjukkan efek buruk pada perkembangan tulang rawan pada hewan muda melalui inflamasi dan penghancuran sendi besar. Mekanisme arthropati ini sering tidak dapat dipulihkan, dan potensi kejadiannya pada anak-anak membatasi penggunaan fluorokuinolon pada anak-anak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Referensi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Siprofloksasin&amp;amp;oldid=29496678 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29496678 (2026-07-27T00:00:54Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>