<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Siproheptadin</id>
	<title>Siproheptadin - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Siproheptadin"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Siproheptadin&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-15T22:40:18Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Siproheptadin&amp;diff=35559&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29583379; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Siproheptadin&amp;diff=35559&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-09-07T08:48:11Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29583379; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Siproheptadin&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; merupakan [[antihistamin]] generasi pertama dengan tambahan sifat [[antikolinergik]], [[antiserotonergik]], dan [[anestesi lokal]]. Obat ini dipatenkan pada tahun 1959 dan mulai digunakan secara medis pada tahun 1961.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Kegunaan dalam Medis==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Siproheptadin digunakan untuk mengobati reaksi alergi (khususnya [[rinitis alergi]]). Bukti penggunaannya untuk tujuan ini menunjukkan efektivitasnya, tetapi antihistamin generasi kedua seperti [[ketotifen]] dan [[loratadin]] menunjukkan hasil yang sama dengan efek samping yang lebih sedikit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Obat ini juga digunakan sebagai pengobatan pencegahan terhadap [[migrain]]. Dalam sebuah penelitian tahun 2013, frekuensi migrain berkurang drastis pada pasien dalam waktu 7 hingga 10 hari setelah memulai pengobatan. Frekuensi rata-rata serangan migrain pada pasien ini sebelum pemberian adalah 8,7 kali per bulan; lalu menurun menjadi 3,1 kali per bulan pada 3 bulan setelah dimulainya pengobatan. Penggunaan ini terdapat pada label di Britania Raya dan beberapa negara lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Obat ini juga digunakan di luar label dalam pengobatan [[sindrom]] muntah siklis pada bayi; satu-satunya bukti penggunaan ini berasal dari penelitian retrospektif.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Siproheptadin terkadang digunakan di luar label untuk memperbaiki akatisia pada orang yang menggunakan obat [[antipsikotik]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Obat ini digunakan di luar label untuk mengobati berbagai kondisi dermatologis, termasuk gatal psikogenik [[hiperhidrosis]] (keringat berlebihan) akibat obat, dan pencegahan pembentukan lepuh pada beberapa orang dengan epidermolisis bulosa simpleks.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Salah satu efek obat ini adalah peningkatan [[nafsu makan]] dan penambahan berat badan, yang menyebabkan penggunaannya (di luar label di Amerika Serikat) untuk tujuan ini pada anak-anak yang kurus serta penderita [[fibrosis sistik]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Obat ini juga digunakan di luar label dalam pengelolaan kasus [[sindrom serotonin]] sedang hingga berat, suatu kompleks gejala yang terkait dengan penggunaan obat serotonergik seperti SSRI (dan MAOI), dan dalam kasus tingginya kadar serotonin dalam darah akibat [[tumor]] karsinoid penghasil [[serotonin]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Siproheptadin memiliki efek [[sedatif]] dan dapat digunakan untuk mengobati [[insomnia]] sama seperti antihistamin yang bekerja secara sentral lainnya. Dosis yang dianjurkan untuk penggunaan ini adalah 4 hingga 8&amp;amp;nbsp;mg.&lt;br /&gt;
===Dalam Kedokteran Hewan===&lt;br /&gt;
Siproheptadin digunakan pada kucing sebagai stimulan nafsu makan  dan sebagai tambahan dalam pengobatan asma. Kemungkinan efek sampingnya meliputi kegembiraan dan perilaku agresif. Waktu paruh eliminasi siproheptadin pada kucing adalah 12 jam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Siproheptadin adalah pengobatan lini kedua untuk disfungsi pituitari pars intermedia pada kuda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Efek Samping==&lt;br /&gt;
[[Efek samping]]nya meliputi:&lt;br /&gt;
*Sedasi dan kantuk (seringkali bersifat sementara)&lt;br /&gt;
*Pusing&lt;br /&gt;
*Koordinasi terganggu&lt;br /&gt;
*Konfusi&lt;br /&gt;
*Resah&lt;br /&gt;
*Perangsangan&lt;br /&gt;
*Gelisah&lt;br /&gt;
*[[Tremor]]&lt;br /&gt;
*Iritabilitas&lt;br /&gt;
*Insomnia&lt;br /&gt;
*[[Parestesia]]&lt;br /&gt;
*neuritis&lt;br /&gt;
*[[Kejang]]&lt;br /&gt;
*[[Euforia]]&lt;br /&gt;
*[[Halusinasi]]&lt;br /&gt;
*Histeri&lt;br /&gt;
*[[Pingsan]]&lt;br /&gt;
*Manifestasi alergi berupa ruam dan [[Sembap|edema]]&lt;br /&gt;
*Diaforesis&lt;br /&gt;
*[[Urtikaria]]&lt;br /&gt;
*[[Fotosensitifitas]]&lt;br /&gt;
*Labirinitis akut&lt;br /&gt;
*[[Diplopia]] (melihat ganda)&lt;br /&gt;
*[[Vertigo]]&lt;br /&gt;
*[[tinitus]]&lt;br /&gt;
*Hipotensi ([[tekanan darah rendah]])&lt;br /&gt;
*[[Palpitasi]]&lt;br /&gt;
*[[Ekstrasistol]]&lt;br /&gt;
*Syok [[anafilaksis]]&lt;br /&gt;
*[[Anemia hemolitik]]&lt;br /&gt;
*Diskrasia darah seperti [[leukopenia]], [[agranulositosis]], dan [[trombositopenia]]&lt;br /&gt;
*[[kolestasis]]&lt;br /&gt;
*Efek samping pada hati seperti: [[Hepatitis]], [[jaundis]], Gagal hati dan kelainan fungsi hati&lt;br /&gt;
*Distress [[epigastrium]]&lt;br /&gt;
*Anoreksia&lt;br /&gt;
*Mual&lt;br /&gt;
*Muntah&lt;br /&gt;
*Diare&lt;br /&gt;
*Efek samping [[antikolinergik]] seperti: Penglihatan kabur, sembelit, [[xerostomia]] (mulut kering), [[takikardia]] (denyut jantung tinggi), [[retensi urin]], kesulitan buang air kecil, hidung tersumbat, hidung atau tenggorokan kering&lt;br /&gt;
*Frekuensi urin&lt;br /&gt;
*[[Menstruasi]] awal&lt;br /&gt;
*Penebalan atau sekret bronkus&lt;br /&gt;
*Sesak dada dan [[mengi]]&lt;br /&gt;
*[[Kelelahan]]&lt;br /&gt;
*Panas dingin&lt;br /&gt;
*Sakit kepala&lt;br /&gt;
*Nafsu makan meningkat&lt;br /&gt;
*Penambahan berat badan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Overdosis==&lt;br /&gt;
Tindakan dekontaminasi lambung seperti [[Karbon aktif|arang aktif]] terkadang direkomendasikan jika terjadi overdosis. Gejalanya biasanya menunjukkan depresi SSP (atau sebaliknya stimulasi SSP pada beberapa orang) dan efek samping [[antikolinergik]] yang berlebihan. [[Median dosis letal|LD&amp;lt;sub&amp;gt;50&amp;lt;/sub&amp;gt;]] pada tikus adalah 123&amp;amp;nbsp;mg/kg, dan 295&amp;amp;nbsp;mg/kg pada tikus besar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Farmakologi==&lt;br /&gt;
===Farmakodinamik===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Siproheptadin adalah [[antihistamin]] yang sangat kuat atau agonis terbalik dari reseptor H1. Pada konsentrasi yang lebih tinggi ia juga memiliki aktivitas [[antikolinergik]], [[antiserotonergik]], dan [[antidopaminergik]]. Dari [[reseptor serotonin]], obat ini merupakan antagonis yang sangat kuat dari reseptor 5-HT2. Hal ini diperkirakan mendasari efektivitasnya dalam pengobatan [[sindrom serotonin]]. Namun, ada kemungkinan bahwa blokade reseptor 5-HT1 juga berkontribusi terhadap efektivitasnya pada sindrom serotonin. Siproheptadin telah dilaporkan memblokir 85% reseptor 5-HT2 di otak manusia dengan dosis 4&amp;amp;nbsp;mg tiga kali sehari (total 12&amp;amp;nbsp;mg/hari) dan memblokir 95% reseptor 5-HT2 di otak manusia di a dosis 6&amp;amp;nbsp;mg tiga kali sehari (total 18&amp;amp;nbsp;mg/hari) yang diukur dengan [[tomografi emisi positron]] (PET). Dosis siproheptadin yang direkomendasikan untuk memastikan blokade reseptor 5-HT2 untuk sindrom serotonin adalah 20 hingga 30&amp;amp;nbsp;mg. Selain aktivitasnya pada target [[neurotransmiter]], siproheptadin telah dilaporkan memiliki aktivitas [[antiandrogen]]ik yang lemah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Farmakokinetik===&lt;br /&gt;
Siproheptadin terserap dengan baik setelah konsumsi oral, dengan kadar plasma puncak terjadi setelah 1 hingga 3 jam. Waktu paruh terminal bila diminum secara oral adalah sekitar 8 jam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Kimia==&lt;br /&gt;
Siproheptadin adalah benzosikloheptena trisiklik dan berkaitan erat dengan pizotifen dan ketotifen serta [[antidepresan]] trisiklik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Penelitian==&lt;br /&gt;
Siproheptadin dipelajari dalam satu percobaan kecil sebagai tambahan pada pengidap [[skizofrenia]] yang kondisinya stabil dan sedang menjalani pengobatan lain; Meskipun perhatian dan kefasihan verbal tampak meningkat, penelitian ini terlalu kecil untuk dapat digeneralisasikan. Obat ini juga telah dipelajari sebagai bahan pembantu dalam dua uji coba lain pada penderita skizofrenia, secara keseluruhan berjumlah sekitar lima puluh orang, dan tampaknya tidak memberikan efek.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada beberapa percobaan untuk melihat apakah siproheptadin dapat mengurangi disfungsi seksual yang disebabkan oleh SSRI dan obat antipsikotik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Siproheptadin telah dipelajari untuk pengobatan [[gangguan stres pascatrauma]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Referensi==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Siproheptadin&amp;amp;oldid=29583379 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29583379 (2026-08-15T14:30:45Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>