<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Sistem_konduksi_jantung</id>
	<title>Sistem konduksi jantung - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Sistem_konduksi_jantung"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Sistem_konduksi_jantung&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-16T08:22:53Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Sistem_konduksi_jantung&amp;diff=36236&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28389875; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Sistem_konduksi_jantung&amp;diff=36236&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-09-07T17:30:12Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28389875; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;Sistem konduksi [[jantung]] mengirimkan [[sinyal]] [[listrik]] yang umumnya dihasilkan oleh [[Node sinoatrial|nodus sinoatrial]] untuk menyebabkan kontraksi [[otot jantung]]. Sinyal [[pacemaker]] yang diinisiasi di nodus sinoatrial bergerak melalui [[Atrium (anatomi)|atrium kanan]] ke nodus atrioventrikular (AV), di sepanjang [[Berkas His]] dan berjalan melalui cabang-cabang berkas untuk menimbulkan [[kontraksi otot]] jantung. Sinyal ini pertama kali memberikan stimulus kontraksi dari atrium kanan dan kiri, dan kemudian mengalir ke [[ventrikel]] [[Ventrikel|kanan]] dan [[Ventrikel|kiri]]. Aliran listrik ini yang kemudian memungkinkan terjadinya proses pemompaan darah ke seluruh [[tubuh]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sistem konduksi jantung terbentuk dari sejumlah [[sel]]-sel [[otot jantung]], dan terletak di dalam [[otot jantung]] (miokard). Terdapat [[kerangka jaringan fibrosa]] yang mengelilingi sistem konduksi yang juga dapat terlihat pada [[Elektrokardiogram|EKG]]. Gangguan fungsi sistem konduksi ini dapat menyebabkan [[Aritmia|irama jantung yang tidak teratur]], [[Takikardia|cepat]], maupun [[Bradikardia|lambat]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Struktur ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinyal [[listrik]] dimulai di [[Node sinoatrial|nodus SA]] (terletak di [[Atrium (anatomi)|atrium]] kanan) dan merangsang atrium untuk berkontraksi. Kemudian sinyal listrik berjalan ke nodus atrioventrikular yang terletak di [[septum]] yang berada di antara [[atrium]]. Setelah beberapa saat, sinyal listrik ini terpisah dan dialirkan melalui cabang kiri dan kanan Berkas His ke [[serabut Purkinje]] masing-masing ke setiap sisi jantung, serta ke endokard di apex jantung, kemudian berjalan ke [[ventrikel]]; menyebabkan kontraksi otot ventrikel. Sinyal-sinyal ini dihasilkan secara ritmis, yang pada akhirnya menghasilkan kontraksi dan relaksasi jantung dengan ritme yang terkoordinasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== EKG ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Elektrokardiogram]] adalah gambaran grafik variasi potensial listrik yang dihasilkan oleh [[eksitasi]] otot jantung dan dideteksi di permukaan tubuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Nodus SA: gelombang P ===&lt;br /&gt;
Dalam kondisi jantung yang normal, aktivitas kelistrikan jantung secara spontan dihasilkan oleh [[Node sinoatrial|nodus SA]]. Impuls listrik ini disebarkan ke seluruh [[Atrium (anatomi)|atrium]] kanan, melalui [[berkas Bachmann]] dan dialirkan ke [[Atrium (anatomi)|atrium]] kiri, merangsang [[Otot jantung|miokardium]] dari atrium untuk berkontraksi. Konduksi impuls listrik di seluruh atrium terlihat pada [[Elektrokardiogram|EKG]] sebagai &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;gelombang P.&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aktivitas listrik ini menyebar melalui atrium, ia bergerak melalui jalur khusus, yang dikenal sebagai traktus internodal, dari nodus SA ke nodus AV.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Nodus AV dan berkas His: Interval PR ===&lt;br /&gt;
Nodus AV mengambil peran sebagai penunda yang amat penting dalam sistem konduksi jantung. Tanpa adanya penundaan ini, [[Atrium (anatomi)|atrium]] dan [[ventrikel]] akan melakukan kontraksi pada saat yang bersamaan. Akibatnya, darah tidak akan mengalir secara efektif dari atrium ke ventrikel. Penundaan ini membentuk gambaran &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;segmen PR&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; pada [[Elektrokardiogram|EKG]]. Sebagian dari proses repolarisasi atrium dapat dilihat melalui segmen PR.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagian distal dari nodus AV dikenal sebagai berkas His. Berkas His terbagi menjadi dua cabang di septum interventrikular: cabang berkas kiri dan cabang berkas kanan. Cabang berkas kiri mengaktivasi [[Ventrikel|ventrikel kiri]], sedangkan cabang berkas kanan mengaktivasi [[Ventrikel|ventrikel kanan]] .&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cabang berkas kiri lebih pendek dari cabang berkas kanan, yang kemudian terbagi lagi menjadi fasikulus anterior kiri dan fasikulus posterior kiri. Fasikulus posterior kiri ini relatif lebih pendek dan besar, dan memiliki suplai darah ganda. Hal ini membuatnya sangat mudah mengalami kerusakan iskemik. Fasikulus posterior kiri mentransmisikan impuls ke otot papil jantung, yang menyebabkan menutupnya [[Katup jantung|katup mitral]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena fasikulus posterior kiri ini lebih pendek dan memiliki ukuran yang lebih besar daripada fasikulus posterior kanan, impuls dapat mencapai otot papiler sesaat sebelum depolarisasi, dan menyebabkan kontraksi dari otot ventrikel kiri jantung. Ini memungkinkan ketegangan awal dari &amp;#039;&amp;#039;chordae tendinae&amp;#039;&amp;#039;, yang kemudian meningkatkan resistensi untuk mengalirkan listrik melalui katup mitral selama berlangsungnya kontraksi ventrikel kiri. Mekanisme ini bekerja seperti situasi pra-peregangan pada sabuk pengaman mobil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Serabut Purkinje dan Otot ventrikel jantung: kompleks QRS ===&lt;br /&gt;
Aliran listrik di kedua cabang berkas jantung (cabang berkas kanan dan kiri) kemudian menepi untuk menghasilkan banyak [[Serat Purkinje|serabut Purkinje]], yang merangsang beberapa kelompok individu sel-sel miokard untuk berkontraksi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Impuls listrik menyebar melalui otot ventrikel jantung dan menghasilkan [[kompleks QRS]] yang dapat terlihat pada [[Elektrokardiogram|rekaman EKG]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Repolarisasi atrium berlangsung selama deporalisasi ventrikel sehingga tidak tampak pada gambaran EKG secara umum karena tertutupi oleh kompleks QRS.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Repolarisasi ventrikel jantung ===&lt;br /&gt;
Repolarisasi [[ventrikel]] merupakan peristiwa terakhir dari siklus ini. Repolarisasi ventrikel adalah masa pengembalian kondisi pemulihan otot jantung. Dalam gambaran EKG, repolarisasi ini meliputi munculnya titik J, gambaran segmen ST, dan gelombang T dan U.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Signifikansi klinis ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Aritmia ===&lt;br /&gt;
Aritmia didefinisikan sebagai irama atau kecepatan detak jantung yang tidak normal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==== Kecepatan ====&lt;br /&gt;
Manusia yang memiliki detak jantung yang lebih lambat dari 60 kali per menit, atau lebih cepat dari 100 kali per menit, dianggap mengalami aritmia. Detak jantung yang lebih lambat dari 60 kali per menit disebut sebagai [[bradikardia]], dan [[Detak jantung|denyut jantung]] yang lebih cepat dari 100 kali per menit disebut sebagai [[takikardia]] .&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==== Fisiologis ====&lt;br /&gt;
Pada beberapa orang, misalnya atlet terlatih, detak jantung mungkin saja lebih lambat dari 60 kali per menit. Jika nodus SA gagal menginisiasi sinyal kelistrikan, berkas AV dapat mengambil alih sebagai pacu jantung yang utama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berkas AV &amp;quot;mengelilingi&amp;quot; nodus AV (nodus AV tidak mampu menginisiasi impulsnya sendiri) dan memiliki kecepatan antara 40 hingga 60 kali per menit. Irama jungsional ini dicirikan oleh gelombang P yang hilang atau terbalik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika keduanya (nodus SA dan berkas AV) gagal memunculkan impuls listrik, ventrikel dapat menginisiasi impuls listrik itu sendiri pada kecepatan 20 hingga 40 kali per menit dan akan memiliki kompleks QRS yang melebihi 120 milidetik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Referensi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Sistem+konduksi+jantung&amp;amp;oldid=28389875 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28389875 (2025-11-09T08:45:37Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>