<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Sistem_reproduksi_manusia</id>
	<title>Sistem reproduksi manusia - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Sistem_reproduksi_manusia"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Sistem_reproduksi_manusia&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-17T09:38:49Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Sistem_reproduksi_manusia&amp;diff=35732&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29583511; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Sistem_reproduksi_manusia&amp;diff=35732&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-09-07T13:20:05Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29583511; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Sistem reproduksi manusia&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; mencakup [[sistem reproduksi laki-laki]], yang berfungsi untuk memproduksi dan menyalurkan [[sperma]], dan [[sistem reproduksi perempuan]], yang berfungsi untuk memproduksi [[sel telur]] serta melindungi dan memberi nutrisi pada [[janin]] hingga [[persalinan|kelahiran]]. Manusia memiliki tingkat [[Diferensiasi seksual pada manusia|diferensiasi seksual]] yang tinggi. Selain perbedaan pada hampir setiap organ reproduksi, terdapat banyak perbedaan pada [[karakteristik seks sekunder]] yang khas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Reproduksi manusia]] biasanya melibatkan [[pembuahan internal]] melalui [[hubungan seksual]]. Dalam proses ini, [[laki-laki]] [[Ejakulasi|mengejakulasikan]] [[air mani]] dan [[sperma]] melalui [[penis manusia|penis]] yang [[ereksi]] ke dalam [[vagina]] [[perempuan]]. Sebagian kecil sperma melewati serviks menuju uterus dan kemudian ke dalam [[tuba falopi]] untuk pembuahan [[ovum]]. Hanya satu sperma yang diperlukan untuk membuahi ovum. Setelah [[pembuahan manusia|pembuahan]] berhasil, ovum yang telah dibuahi, atau [[zigot]], bergerak keluar dari tuba falopi menuju [[uterus]], tempat ia berimplantasi di dinding rahim. Hal ini menandai awal gestasi, yang lebih dikenal sebagai [[kehamilan]], yang berlangsung selama sekitar sembilan bulan seiring perkembangan janin. Ketika janin telah berkembang hingga titik tertentu, kehamilan diakhiri dengan [[persalinan]], yang melibatkan proses melahirkan. Selama proses persalinan, otot-otot rahim berkontraksi, dan [[serviks#Persalinan|serviks melebar]] biasanya selama beberapa jam, memungkinkan bayi keluar dari rahim melalui vagina. Bayi manusia sepenuhnya bergantung pada pengasuh mereka dan memerlukan [[pengasuhan orang tua]]. Bayi bergantung pada pengasuh mereka untuk kenyamanan, kebersihan, dan makanan. Makanan dapat diberikan melalui [[menyusui]] atau [[susu formula bayi|pemberian susu formula]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Struktur==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Perempuan===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sistem reproduksi perempuan adalah serangkaian organ yang sebagian besar terletak di dalam tubuh dan di sekitar wilayah [[panggul|pelvis]] dari seorang [[perempuan]] yang berkontribusi pada proses [[Reproduksi manusia|reproduksi]]. Sistem reproduksi perempuan terdiri dari tiga bagian utama: vagina, yang mengarah dari [[vulva]], lubang vagina, ke rahim; [[uterus]] (rahim), yang menampung janin yang sedang berkembang; dan [[ovarium]] (indung telur), yang menghasilkan sel telur (ovum) perempuan. [[Payudara]] terlibat selama tahap pengasuhan reproduksi, tetapi dalam sebagian besar klasifikasi tidak dianggap sebagai bagian dari sistem reproduksi perempuan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Vagina bertemu dengan bagian luar di [[vulva]], yang terdiri dari [[labia (genitalia)|labia]], [[klitoris]], dan [[vestibulum vulva|vestibulum]]; selama hubungan seksual, area ini dilumasi oleh lendir yang disekresikan oleh [[kelenjar Bartholin]]. [[Vagina]] melekat pada rahim melalui [[serviks]] (leher rahim), sedangkan rahim melekat pada ovarium melalui [[tuba falopi]]. Setiap ovarium mengandung ratusan sel telur atau ova (tunggal &amp;#039;&amp;#039;[[ovum]]&amp;#039;&amp;#039;).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kira-kira [[Siklus menstruasi|setiap 28 hari]], [[kelenjar pituitari]] melepaskan [[hormon]] yang merangsang beberapa sel telur untuk berkembang dan tumbuh. Satu sel telur dilepaskan dan melewati tuba falopi menuju rahim. Hormon yang diproduksi oleh ovarium mempersiapkan rahim untuk menerima sel telur. Lapisan rahim, yang disebut [[endometrium]], dan sel telur yang tidak dibuahi luruh setiap siklus melalui proses [[menstruasi]]. Jika sel telur dibuahi oleh sperma, ia akan menempel pada endometrium dan janin pun berkembang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Laki-laki===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sistem reproduksi laki-laki adalah serangkaian organ yang terletak di luar tubuh dan di sekitar wilayah [[panggul|pelvis]] seorang [[laki-laki]] yang berkontribusi terhadap proses reproduksi. Fungsi langsung utama dari sistem reproduksi laki-laki adalah menyediakan [[sperma]] laki-laki untuk pembuahan ovum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Organ reproduksi utama laki-laki dapat dikelompokkan menjadi tiga kategori. Kategori pertama memproduksi dan menyimpan sperma ([[spermatozoa]]). Sperma diproduksi di [[testis]], yang ditempatkan di dalam [[skrotum]] yang mengatur suhu; sperma yang belum matang kemudian bergerak ke [[epididimis]] untuk pengembangan dan penyimpanan. Kategori kedua adalah kelenjar penghasil cairan ejakulasi yang meliputi [[kelenjar Cowper]] (juga disebut kelenjar bulbouretra), [[vesikula seminalis]], [[prostat]], dan [[vas deferens]]. Kategori terakhir adalah organ yang digunakan untuk [[reproduksi manusia#Kopulasi|kopulasi]] dan pengendapan sperma di dalam tubuh perempuan; ini termasuk [[penis manusia|penis]], [[Uretra#Laki-laki|uretra]], dan [[vas deferens]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karakteristik seksual sekunder utama meliputi postur tubuh yang lebih besar dan berotot, suara yang lebih dalam, [[rambut wajah]] dan [[rambut tubuh]], bahu yang lebar, dan perkembangan [[jakun]]. Hormon seksual penting pada laki-laki adalah [[androgen]], khususnya [[testosteron]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Testis melepaskan hormon yang mengontrol perkembangan sperma. Hormon ini juga bertanggung jawab atas perkembangan karakteristik fisik pada laki-laki, seperti rambut wajah dan suara yang dalam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Perkembangan==&lt;br /&gt;
[[Perkembangan sistem reproduksi]] dan [[perkembangan sistem urinaria]] berkaitan erat dengan [[perkembangan prenatal|perkembangan]] janin manusia. Meskipun ada perbedaan di antara keduanya, [[dewasa|kedewasaan]] [[laki-laki]] dan [[perempuan]] [[Diferensiasi seksual pada manusia|ditentukan]] pada awal perkembangan di minggu ke-6. Gonad dan alat kelamin luar berasal dari [[mesoderm perantara]]. Tiga prekursor janin utama dari organ reproduksi adalah [[saluran Wolff]], [[saluran Müller]], dan [[gonad]]. Hormon [[sistem endokrin|endokrin]] adalah faktor pengendali yang terkenal dan kritis dalam diferensiasi normal sistem reproduksi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saluran Wolff membentuk [[epididimis]], [[vas deferens]], [[saluran ejakulasi]], dan [[vesikula seminalis]] dalam sistem reproduksi laki-laki, tetapi pada dasarnya menghilang dalam sistem reproduksi perempuan. Kebalikannya berlaku untuk saluran Müller, karena pada dasarnya menghilang dalam sistem reproduksi laki-laki dan membentuk tuba falopi, rahim, dan vagina dalam sistem perempuan. Pada kedua jenis kelamin, gonad terus membentuk testis dan ovarium; karena berasal dari struktur yang belum berkembang yang sama, organ-organ ini dianggap [[Homologi (biologi)|homolog]]. Ada sejumlah struktur homolog lain yang dimiliki bersama antara sistem reproduksi laki-laki dan perempuan. Namun, terlepas dari kesamaan fungsi tuba falopi perempuan serta epididimis dan vas deferens laki-laki, organ-organ tersebut tidak homolog melainkan struktur [[analogi (biologi)|analog]] karena muncul dari struktur janin yang berbeda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Reproduksi==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Produksi gamet===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gamet diproduksi di dalam gonad melalui proses yang dikenal sebagai [[gametogenesis]]. Hal ini terjadi ketika jenis [[sel nutfah]] tertentu mengalami [[meiosis]] untuk membelah jumlah [[kromosom]] [[diploid]] normal (n=46) menjadi sel-sel [[haploid]] yang hanya mengandung 23 kromosom.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 Pada laki-laki, proses ini dikenal sebagai [[spermatogenesis]] dan hanya terjadi setelah [[pubertas]] di dalam [[tubulus seminiferus]] testis. [[Spermatozoida|Spermatozoa]] atau sperma yang belum matang kemudian dikirim ke [[epididimis]], tempat mereka mendapatkan ekor yang memungkinkan [[motilitas]]. Setiap sel nutfah diploid asli atau [[spermatosit]] primer membentuk empat gamet fungsional, yang masing-masing selamanya muda. Produksi dan kelangsungan hidup sperma membutuhkan suhu di bawah suhu inti tubuh normal. Karena skrotum, tempat testis berada, terletak di luar rongga tubuh, organ ini menyediakan suhu sekitar 3&amp;amp;nbsp;°C di bawah suhu tubuh normal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada perempuan, gametogenesis dikenal sebagai [[oogenesis]]; hal ini terjadi di dalam [[folikel ovarium]] ovarium. Proses ini tidak menghasilkan ovum matang hingga masa pubertas. Berbeda dengan laki-laki, setiap sel nutfah diploid asli atau [[oosit]] primer hanya akan membentuk satu ovum matang, dan tiga [[badan kutub]] yang tidak mampu melakukan pembuahan. Telah lama dipahami bahwa pada perempuan, tidak seperti laki-laki, semua oosit primer yang ditemukan pada seorang perempuan akan tercipta sebelum kelahiran, dan tahap akhir produksi ovum tidak akan berlanjut hingga pubertas. Namun, penelitian ilmiah terkini telah menantang hipotesis tersebut. Penelitian baru ini mengindikasikan bahwa setidaknya pada beberapa spesies mamalia, oosit terus diperbarui pada perempuan jauh setelah kelahiran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada [[sel nutfah]] laki-laki dan [[spermatozoida|spermatozoa]], serta pada [[oosit]] perempuan, terdapat mekanisme [[perbaikan DNA]] khusus yang berfungsi untuk menjaga integritas [[genom]] yang akan diwariskan kepada keturunan. Jalur perbaikan DNA ini meliputi perbaikan [[rekombinasi homolog]], [[penyambungan ujung non-homolog]], [[perbaikan eksisi basa]], dan [[perbaikan ketidakcocokan DNA]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Penyakit==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti semua sistem organ yang kompleks, sistem reproduksi manusia dipengaruhi oleh banyak penyakit. Terdapat empat kategori utama penyakit reproduksi pada manusia. Kategori tersebut adalah:&lt;br /&gt;
*Kelainan genetik atau [[kelainan bawaan|bawaan]].&lt;br /&gt;
*[[Kanker]].&lt;br /&gt;
*[[Infeksi]], yang sering kali merupakan [[infeksi menular seksual]].&lt;br /&gt;
*Varikokel&lt;br /&gt;
*Masalah fungsional yang disebabkan oleh [[faktor lingkungan]], kerusakan fisik, masalah psikologis, [[gangguan autoimun]], atau penyebab lainnya. Masalah fungsional yang paling terkenal meliputi [[disfungsi seksual]] dan [[infertilitas]], yang keduanya merupakan istilah luas yang berkaitan dengan banyak gangguan dengan banyak penyebab.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penyakit reproduksi spesifik sering kali merupakan [[gejala]] dari penyakit dan [[penyakit|gangguan]] lain, atau memiliki penyebab ganda, atau tidak diketahui, sehingga sulit untuk diklasifikasikan. Contoh gangguan yang tidak dapat diklasifikasikan adalah [[penyakit peyronie]] pada laki-laki dan [[endometriosis]] pada perempuan. Banyak kondisi bawaan menyebabkan kelainan reproduksi, tetapi lebih dikenal karena gejala lainnya. Ini termasuk: [[sindrom Turner]], [[sindrom Klinefelter]], [[fibrosis kistik]], dan [[sindrom Bloom]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Referensi==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Sistem+reproduksi+manusia&amp;amp;oldid=29583511 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29583511 (2026-08-15T15:07:26Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>