<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Spektroskopi_inframerah</id>
	<title>Spektroskopi inframerah - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Spektroskopi_inframerah"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Spektroskopi_inframerah&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-16T07:39:41Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Spektroskopi_inframerah&amp;diff=16252&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Spektroskopi_inframerah&amp;diff=16252&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-08-26T23:03:34Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi&lt;/p&gt;
&lt;a href=&quot;https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Spektroskopi_inframerah&amp;amp;diff=16252&amp;amp;oldid=15853&quot;&gt;Lihat perubahan&lt;/a&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Spektroskopi_inframerah&amp;diff=15853&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28423497; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Spektroskopi_inframerah&amp;diff=15853&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-08-26T22:28:01Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28423497; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;[[Spektroskopi]] [[inframerah]]&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; merupakan suatu [[metode]] yang mengamati interaksi [[molekul]] dengan [[radiasi elektromagnetik]] yang berada pada daerah [[panjang gelombang]] 0.75 – 1.000&amp;amp;nbsp;µm atau pada [[bilangan gelombang]] 13.000 – 10&amp;amp;nbsp;cm&amp;lt;sup&amp;gt;−1&amp;lt;/sup&amp;gt;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Dasar Teori ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Source: Metode spektroskopi inframerah merupakan suatu metode yang meliputi teknik serapan (absorption), teknik emisi (emission), teknik [[fluoresensi]] (fluorescence). Komponen [[medan listrik]] yang banyak berperan dalam spektroskopi umumnya hanya komponen medan listrik seperti dalam fenomena transmisi, pemantulan, pembiasan, dan penyerapan. Penemuan infra merah ditemukan pertama kali oleh [[William Herschel]] pada tahun [[1800]]. Penelitian selanjutnya diteruskan oleh [[Young]], [[Beer]] [[Lambert]] dan [[Julius]] melakukan berbagai penelitian dengan menggunakan spektroskopi inframerah. Pada tahun [[1892]] Julius menemukan dan membuktikan adanya hubungan antara struktur molekul dengan inframerah dengan ditemukannya [[gugus metil]] dalam suatu molekul akan memberikan serapan karakteristik yang tidak dipengaruhi oleh susunan molekulnya. Penyerapan [[gelombang elektromagnetik]] dapat menyebabkan terjadinya [[eksitasi]] tingkat-tingkat [[energi dalam]] molekul. Dapat berupa [[eksitasi elektronik]], [[vibrasi]], atau [[rotasi]]. Rumus yang digunakan untuk menghitung besarnya energi yang diserap oleh ikatan pada gugus fungsi adalah:&lt;br /&gt;
* E = h.ν = h.C /λ = h.C / v&lt;br /&gt;
* E = basic damage +125&lt;br /&gt;
* h = tetapan Planck = 6,626 x 10&amp;lt;sup&amp;gt;−34&amp;lt;/sup&amp;gt; Joule.det&lt;br /&gt;
* v = frekuensi&lt;br /&gt;
* C = kecepatan cahaya = 2,998 x 10&amp;lt;sup&amp;gt;8&amp;lt;/sup&amp;gt; m/det&lt;br /&gt;
* λ = panjang gelombang&lt;br /&gt;
* ν = bilangan gelombang&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berdasarkan pembagian daerah panjang gelombang (Tabel 1), sinar inframerah dibagi atas tiga daerah yaitu:&lt;br /&gt;
* a.	Daerah infra merah dekat&lt;br /&gt;
* b.	Daerah infra merah pertengahan&lt;br /&gt;
* c.	Daerah infra merah jauh&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tabel 1. Daerah panjang gelombang&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari pembagian daerah [[spektrum elektromagnetik]] tersebut di atas, daerah panjang gelombang yang digunakan pada alat spektroskopi inframerah adalah pada daerah inframerah pertengahan, yaitu pada panjang gelombang 2,5 – 50&amp;amp;nbsp;µm atau pada bilangan gelombang 4.000 – 200&amp;amp;nbsp;cm&amp;lt;sup&amp;gt;−1&amp;lt;/sup&amp;gt; . Daerah tersebut adalah cocok untuk perubahan energi vibrasi dalam [[molekul]]. Daerah inframerah yang jauh (400–10&amp;amp;nbsp;cm&amp;lt;sup&amp;gt;−1&amp;lt;/sup&amp;gt;, berguna untuk molekul yang mengandung atom berat, seperti [[senyawa anorganik]] tetapi lebih memerlukan teknik khusus percobaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Metode Spektroskopi inframerah ini dapat digunakan untuk mengidentifikasi suatu senyawa yang belum diketahui,karena [[spektrum]] yang dihasilkan spesifik untuk senyawa tersebut. Metode ini banyak digunakan karena:&lt;br /&gt;
* a.	Cepat dan relatif murah&lt;br /&gt;
* b.	Dapat digunakan untuk mengidentifikasi [[gugus fungsional]] dalam molekul (Tabel 2)&lt;br /&gt;
* c.	Spektrum inframerah yang dihasilkan oleh suatu senyawa adalah khas dan oleh karena itu dapat menyajikan sebuah fingerprint (sidik jari) untuk senyawa tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tabel 2. Serapan Khas Beberapa Gugus fungsi&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Jenis Vibrasi Molekul ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada dua jenis vibrasi yaitu:&lt;br /&gt;
* 1. Vibrasi ulur (Stretching Vibration), yaitu vibrasi yang mengakibatkan perubahan panjang ikatan suatu ikatan&lt;br /&gt;
* 2. Vibrasi tekuk (Bending Vibrations), yaitu vibrasi yang mengakibatkan perubahan sudut ikatan antara dua ikatan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Vibrasi tekuk itu sendiri dibagi lagi menjadi empat:&lt;br /&gt;
* 1.	Scissoring&lt;br /&gt;
* 2.	Rocking&lt;br /&gt;
* 3.	Wagging&lt;br /&gt;
* 4.	Twisting&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jumlah jenis vibrasi normal, diperlukan 3 koordinat untuk menentukan satu posisi dalam ruang. Untuk N titik (atau N atom) dihasilkan 3N [[derajat kebebasan]]. Pergerakan molekul melibatkan: translasi, rotasi, dan vibrasi.&lt;br /&gt;
Vibrasi untuk Molekul tak linier adalah&lt;br /&gt;
* 1. Perlu 3 derajat kebebasan untuk translasi&lt;br /&gt;
* 2. Perlu 3 derajat kebebasan untuk rotasi&lt;br /&gt;
Jadi tersisa (3N – 6) kemungkinan jenis vibrasi&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Vibrasi untuk Molekul linier&lt;br /&gt;
* 1. Perlu 3 derajat kebebasan untuk translasi&lt;br /&gt;
* 2. Perlu 2 derajat kebebasan untuk rotasi (rotasi pada sumbu ikatan tak mungkin)&lt;br /&gt;
Jadi tersisa (3N – 5) kemungkinan jenis vibrasi&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Contoh: Tentukan vibrasi untuk molekul CO&amp;lt;sub&amp;gt;2&amp;lt;/sub&amp;gt;&lt;br /&gt;
Jawab karena CO&amp;lt;sub&amp;gt;2&amp;lt;/sub&amp;gt; termasuk molekul linier maka vibrasi molekul CO&amp;lt;sub&amp;gt;2&amp;lt;/sub&amp;gt; adalah 3 (3)- 5 = 4 jenis vibrasi&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Penggunaan dan Aplikasi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Spektroskopi inframerah biasanya digunakan untuk penelitian dan digunakan dalam industri yang sederhana dengan teknik yang sederhana dan untuk mengontrol kualitas. Alat spektroskopi inframerah cukup kecil dan mudah dibawa ke mana-mana dan kapanpun dapat digunakan. Dengan meningkatnya teknologi komputer memberikan hasil yang lebih baik. Spektroskopi inframerah mempunyai ketepatan yang tinggi pada aplikasi [[kimia organik]] dan anorganik. Spektroskopi inframerah juga sukses kegunaannya dalam [[semikonduktor]] [[mikroelektronik]]: untuk contoh, spektroskopi inframerah dapat digunakan untu semikonduktor seperti [[silikon]], [[galium arsenida]], [[galium nitrida]], [[seng selenida]], silikon amorp, [[silikon nitrida]], dan sebagainya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Efek isotop ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Isotop]] yang berbeda memberikan bilangan gelombang yang berbeda pada spektroskopi inframerah. Seperti contoh [[frekuensi]] regangan O-O memberikan nilai 832 dan 788&amp;amp;nbsp;cm &amp;lt;sup&amp;gt;−1&amp;lt;/sup&amp;gt; untuk ν(&amp;lt;sup&amp;gt;16&amp;lt;/sup&amp;gt;O-&amp;lt;sup&amp;gt;16&amp;lt;/sup&amp;gt;O) dan ν(&amp;lt;sup&amp;gt;18&amp;lt;/sup&amp;gt;O-&amp;lt;sup&amp;gt;18&amp;lt;/sup&amp;gt;O)&lt;br /&gt;
melalui hubungan O-O sebagai sebuah spring, bilangan gelombang,ν dapat dihitung:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
:&amp;lt;math&amp;gt;\nu = \frac{1}{2 \pi} \sqrt{\frac{k}{\mu}}&amp;lt;/math&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
di mana &amp;#039;&amp;#039;k&amp;#039;&amp;#039; nilai konstan untuk ikatan, dan &amp;#039;&amp;#039;μ&amp;#039;&amp;#039; massa tereduksi untuk sistem A-B&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
:&amp;lt;math&amp;gt;\mu = \frac{m_A m_B}{m_A + m_B}&amp;lt;/math&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(&amp;lt;math&amp;gt;m_i&amp;lt;/math&amp;gt; massa dari atom &amp;lt;math&amp;gt;i&amp;lt;/math&amp;gt;).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Massa reduksi untuk &amp;lt;sup&amp;gt;16&amp;lt;/sup&amp;gt;O-&amp;lt;sup&amp;gt;16&amp;lt;/sup&amp;gt;O dan &amp;lt;sup&amp;gt;18&amp;lt;/sup&amp;gt;O-&amp;lt;sup&amp;gt;18&amp;lt;/sup&amp;gt;O dapat diperkirakan antara 8 dan 9. Sehingga&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
:&amp;lt;math&amp;gt;\frac{\nu_{^{16}O}}{\nu_{^{18}O}} = \sqrt{\frac{9}{8}} \approx \frac{832}{788}.&amp;lt;/math&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Daerah Identifikasi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Vibrasi yang digunakan untuk identifikasi adalah vibrasi tekuk, khususnya vibrasi rocking (goyangan), yaitu yang berada di daerah bilangan gelombang 2000 – 400&amp;amp;nbsp;cm&amp;lt;sup&amp;gt;−1&amp;lt;/sup&amp;gt;. Karena di daerah antara 4000 – 2000&amp;amp;nbsp;cm&amp;lt;sup&amp;gt;−1&amp;lt;/sup&amp;gt; merupakan daerah yang khusus yang berguna untuk identifkasi gugus fungsional. Daerah ini menunjukkan [[absorbsi]] yang disebabkan oleh vibrasi regangan. Sedangkan daerah antara 2000 – 400&amp;amp;nbsp;cm&amp;lt;sup&amp;gt;−1&amp;lt;/sup&amp;gt; sering kali sangat rumit, karena vibrasi regangan maupun bengkokan mengakibatkan absorbsi pada daerah tersebut.&lt;br /&gt;
Dalam daerah 2000 – 400&amp;amp;nbsp;cm&amp;lt;sup&amp;gt;−1&amp;lt;/sup&amp;gt; tiap senyawa organik mempunyai absorbsi yang unik, sehingga daerah tersebut sering juga disebut sebagai daerah sidik jari (fingerprint region). Meskipun pada daerah 4000 – 2000&amp;amp;nbsp;cm&amp;lt;sup&amp;gt;−1&amp;lt;/sup&amp;gt; menunjukkan absorbsi yang sama, pada daerah 2000 – 400&amp;amp;nbsp;cm&amp;lt;sup&amp;gt;−1&amp;lt;/sup&amp;gt; juga harus menunjukkan pola yang sama sehingga dapat disimpulkan bahwa dua [[senyawa]] adalah sama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Persiapan Sampel ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada berbagai teknik untuk persiapan sampel, bergantung pada bentuk fisik sampel yang akan dianalisis.&lt;br /&gt;
* A.	[[Padat]]&lt;br /&gt;
Jika zat yang akan dianalisis berbentuk padat, maka ada dua metode untuk persiapan sampel ini, yaitu melibatkan penggunaan [[Nujol]] mull atau [[pelet KBr]].&lt;br /&gt;
** 1.	Nujol Mull&lt;br /&gt;
Cara persiapan sampel dengan menggunakan Nujol Mull yaitu:&lt;br /&gt;
Sampel digerus dengan mortar dan pestle agar diperoleh bubuk yang halus. Dalam jumlah yang sedikit bubuk tersebut dicampur dengan Nujol agar terbentuk pasta, kemudian beberapa tetes pasta ini ditempatkan antara dua plat [[sodium klorida]](NaCl) (plat ini tidak mengabsorbsi inframerah pada wilayah tersebut). Kemudian plat ditempatkan dalam tempat sampel pada alat spektroskopi inframerah untuk dianalisis.&lt;br /&gt;
** 2.	Pelet KBr&lt;br /&gt;
Sedikit sampel padat (kira-kira 1 – 2&amp;amp;nbsp;mg), kemudian ditambahkan bubuk KBr murni (kira-kira 200&amp;amp;nbsp;mg) dan diaduk hingga rata. Campuran ini kemudian ditempatkan dalam cetakan dan ditekan dengan menggunakan alat tekanan mekanik. Tekanan ini dipertahankan beberapa menit, kemudian sampel (pelet KBr yang terbentuk) diambil dan kemudian ditempatkan dalam tempat sampel pada alat spektroskopi inframerah untuk dianalisis.&lt;br /&gt;
* B.	[[Cairan]]&lt;br /&gt;
Bentuk ini adalah paling sederhana dan metode yang paling umum pada persiapan sampel. Setetes sampel ditempatkan antara dua plat KBr atau plat NaCl untuk membuat film tipis. Kemudian plat ditempatkan dalam tempat sampel alat spektroskopi inframerah untuk dianalisis.&lt;br /&gt;
* C.	[[Gas]]&lt;br /&gt;
Untuk menghasilkan sebuah spektrum inframerah pada gas, dibutuhkan sebuah sel silinder/[[tabung]] gas dengan jendela pada setiap akhir pada sebuah material yang tidak aktif inframerah seperti KBr, NaCl atau CaF&amp;lt;sub&amp;gt;2&amp;lt;/sub&amp;gt;. Sel biasanya mempunyai inlet dan outlet dengan keran untuk mengaktifkan sel agar memudahkan pengisian dengan gas yang akan dianalisis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Penafsiran Spektrum Inframerah ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk penafsiran spektrum inframerah tidak ada aturan kaku, namun syarat-syarat tertentu yang harus dipenuhi sebagai upaya untuk menafsirkan suatu spektrum adalah&lt;br /&gt;
* 1. Spektrum harus terselesaikan dan [[intensitas]] cukup memadai&lt;br /&gt;
* 2. Spektrum diperoleh dari senyawa murni&lt;br /&gt;
* 3. Spektrofotometer harus di[[kalibrasi]] sehingga pita yang teramati sesuai dengan frekuensi atau panjang gelombangnya. Kalibrasi dapat dilakukan dengan menggunakan standar yang dapat diandalkan, seperti [[polistirena]] film.&lt;br /&gt;
* 4. Metode persiapan sampel harus ditentukan. Jika dalam bentuk larutan, maka konsentrasi larutan dan ketebalan sel harus ditunjukkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== lihat juga ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* [[Spektrofotometer TYGFJJEDTU Inframerah Transformasi Fourier]]&lt;br /&gt;
* [[Spektroskopi Inframerah-Dekat]]&lt;br /&gt;
* [[Spektroskopi]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Pustaka ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Pranala luar ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* A useful gif animation of different vibrational modes: [http://www.shu.ac.uk/schools/sci/chem/tutorials/molspec/irspec1.htm here]&lt;br /&gt;
* [http://www.organicworldwide.net/infrared Infrared spectroscopy for organic chemists]&lt;br /&gt;
* [http://riodb01.ibase.aist.go.jp/sdbs/cgi-bin/cre_index.cgi?lang=eng Organic compounds spectrum database]&lt;br /&gt;
* Spektrofotometri infra merah: [http://www.chem-is-try.org/?sect=artikel&amp;amp;ext=105]&lt;br /&gt;
* Metode spektroskopik: [http://www.chem-is-try.org/index.php?sect=belajar&amp;amp;ext=pengantar13_02]&lt;br /&gt;
* Spektroskopi: [http://wapedia.mobi/id/Spektroskopi]&lt;br /&gt;
* Spektroskopi infra merah: [http://www.its.ac.id/personal/files/material/1055-suprapto-chemistry-SPEKTROSKOPI%20INFRAMERAH.pdf]&lt;br /&gt;
* Basic infrared spectroscopy: [http://www.le.ac.uk/chemistry/pdf/teachersworkshops.pdf]&lt;br /&gt;
* Infra Red: [http://www.mhhe.com/physsci/chemistry/carey/student/olc/ch13ir.html#basics]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Spektroskopi+inframerah&amp;amp;oldid=28423497 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28423497 (2025-11-12T08:00:55Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>