<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Spesiasi</id>
	<title>Spesiasi - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Spesiasi"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Spesiasi&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-15T20:35:54Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Spesiasi&amp;diff=31507&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29440395; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Spesiasi&amp;diff=31507&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-09-05T08:41:06Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29440395; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Spesiasi&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; atau &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;penspesiesan&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; merupakan sebuah proses [[evolusi]] munculnya [[spesies]] baru. Terdapat empat jenis spesiasi alami, tergantung pada sejauh mana populasi yang berspesiasi terisolasi secara geografis dari satu populasi ke yang lainnya. Empat jenis spesiasi alami tersebut adalah: [[spesiasi alopatrik]], [[spesiasi peripatrik]], [[spesiasi parapatrik]], dan [[spesiasi simpatrik]]. Spesiasi juga dapat dilakukan secara buatan, melalui [[domestikasi]] ataupun eksperimen laboratorium.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Pengemuka teori ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Alfred Russel Wallace ===&lt;br /&gt;
[[Alfred Russel Wallace]] mulai menyusun teori spesiasi ketika mengadakan penjelajahan di alam [[Indonesia]]. Ia merumuskan teorinya pada tahun 1858 berdasarkan teori [[seleksi alam]] yang dikemukakan oleh [[Charles Darwin]]. Teori spesiasi yang dibuat oleh Alfred Russel Wallace dikirimkannya kepada Charles Darwin untuk dikomentari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Cakupan ilmu ==&lt;br /&gt;
Spesiasi merupakan bagian dari makroevolusi karena [[evolusi]] terjadi dalam skala yang lebih tinggi dibandingkan spesies. Dalam makroevolsui, kedudukan spesiasi sama dengan kepunahan. Spesiasi menjadi bagian dari makroevolusi karena adanya kenyataan mengenai luasnya kisaran geografi. Kondisi demikian membuat spesies menjadi memiliki kemungkinan untuk terisolasi dalam suatu kawasan dan meningkatkan terjadinya spesiasi. Seluruh spesies dalam makroevolusi memberikan pengaruh bagi laju spesiasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Faktor pendukung ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Iklim ===&lt;br /&gt;
Laju spesiasi yang tinggi kemungkinan terjadi pada wilayah beriklim tropis. Penyebabnya adalah kondisi temperatur yang tinggi mampu mempercepat laju mutasi dengan kecepatan yang tinggi. Kondisi terbentuknya banyak spesies endemik di iklim tropis misalnya di kawasan [[Wallacea]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Batas-batas ekologi ==&lt;br /&gt;
Batas-batas ekologi memberikan peluang yang lebih tinggi untuk menyebabkan terjadinya spesiasi. Kemungkinan spesiasi akibat adanya batas-batas ekologis lebih tinggi dibandingkan dengan isolasi fisik. Pada [[ekosistem]] darat dan ekosistem laut terjadi proses spesiasi yang prosesnya mirip tetapi memiliki tingkat peluang yang berbeda. Peluang terjadinya spesiasi pada kondisi isolasi geografi lebih memungkinkan pada spesies di daratan dibandingkan dengan spesies di lautan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Imigrasi ===&lt;br /&gt;
Imigrasi menimbulkan spesiasi lokal yang lebih tinggi dibandingkan dengan proses evolusi. Jumlah spesies akan bertambah lebih cepat ketika mengadakan imigrasi ke pulau-pulau baru berukuran besar. Pulau-pulau ini biasanya terbentuk setelah terjadi aktivitas vulkanik. Garis pantai yang lebih panjang dan area yang lebih luas pada pulau besar membuat laju peningkatan jumlah spesies menjadi lebih tinggi. Populasi-populasi spesies yang lebih banya jumlahnya juga sesuai dengan pulau yang berukuran besar. Dukungan ini membuat tingkat kepunahan menjadi lebih rendah. Imigrasi ke pulau besar juga menghasilkan faktor lain seperti keanekaragaman habitat dan jarak pulau dari massa daratan yang berpengaruh terhadap jumlah spesies yang menghuninya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Dampak ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Diversitas spesies ===&lt;br /&gt;
Spesiasi bersama dengan proses kepunahan telah menimbulkan diversitas spesies di Bumi. Prosesnya berlangsung sangat lama dan diperkirakan telah berlangsung selama 3,8 miliar tahun sejak dimulainya sejarah [[makhluk hidup]]. Proses kepunahan massal sendiri pernah terjadi sebanyak lima kali di Bumi melalui catatan sejarah. Menurut teori biogeografi pulau, keseimbangan antara laju spesiasi dan laju pengelompokan spesies terhadap laju kepunahan telah membuat kekayaan spesies tetap terpelihara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Contoh nyata ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Monumen Nasional Kelautan Papahānaumokuākea ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Monumen Nasional Kelautan Papahānaumokuākea]] menjadi contoh dari berlangsungnya proses evolusioner dan biogeografis secara terus-menerus. Perbedaan dan keragaman jenis habitat maupun kumpulan spesies disebabkan oleh ukuran kepulauan, isolasi biogeografinya serta jarak antar pulau dan atol. Ekosistem di Monumen Nasional Kelautan Papahānaumokuākea membentuk spesiasi dari spesies leluhur tunggal. Endemisme laut dan terestrial yang sangat tinggi ditemukan pada sekumpulan spesies. Seperempat dari hampir 7.000 spesies laut di Monumen Nasional Kelautan Papahānaumokuākea telah ditetapkan sebagai spesies endemik.  Seperlima  spesies ikan di Monumen Nasional Kelautan Papahānaumokuākea juga merupakan endemik yang tidak ditemukan di kepulauan lainnya. Selain itu, tingkat  endemisme  spesies  karang di Monumen Nasional Kelautan Papahānaumokuākea mencapai lebih dari 40%. Pencatatan spesies dalam suatu habitat masih bertambah untuk dipelajari lebih rinci. Kondisi terisolasi juga membuat Monumen Nasional Kelautan Papahānaumokuākea mengalami spesiasi di ekosistem terumbu karang. Pada puncak pemangsa terdapat hiu yang telah kehilangan fungsinya dari sebagian besar lingkungan pulau yang lain karena aktivitas manusia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Indonesia ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Proses spesiasi cenderung terjadi di [[Indonesia]] karena keadaan [[geografi]] yang berbentuk kepulauan. Faktor pendukung spesiasi di Indonesia ialah jarak pulau-pulaunya yang berjauhan. Spesiasi umumnya terjadi pada biota laut di beberapa lokasi laut Indonesia. Ciri-cirinya ialah adanya spesies endemik pada biota laut di Indonesia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Lihat pula ==&lt;br /&gt;
* [[Masalah spesies]]&lt;br /&gt;
* [[Heteropatri]]&lt;br /&gt;
* [[Kronospesies]]&lt;br /&gt;
* [[Plastisitas beku]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Referensi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Catatan kaki ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Daftar pustaka ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Bacaan lebih lanjut ==&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
* [[Ernst Mayr|Mayr, E.]] (1963). &amp;#039;&amp;#039;Animal Species and Evolution&amp;#039;&amp;#039;. Harvard University Press. ISBN 0-674-03750-2&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
* [http://publishing.royalsociety.org/microgenesis Dedicated issue of &amp;#039;&amp;#039;Philosophical Transactions B&amp;#039;&amp;#039; on Speciation in microorganisms is freely available.]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Pranala luar ==&lt;br /&gt;
* [http://www.talkorigins.org/faqs/faq-speciation.html &amp;#039;&amp;#039;Observed Instances of Speciation&amp;#039;&amp;#039;] from the [http://www.talkorigins.org/origins/faqs-qa.html Talk.Origins Frequently Asked Questions]&lt;br /&gt;
* [http://evolution.berkeley.edu/evolibrary/article/0_0_0/evo_40 Speciation], and&lt;br /&gt;
* [http://evolution.berkeley.edu/evolibrary/article/0_0_0/evo_45 Evidence for Speciation] from [http://evolution.berkeley.edu/evolibrary/home.php Understanding Evolution]  by the University of California Museum of Paleontology&lt;br /&gt;
* [http://johnhawks.net/weblog/topics/phylogeny/speciation.html Speciation] from [http://johnhawks.net/weblog/topics/phylogeny/ John Hawks&amp;#039; Anthropology Weblog - paleoanthropology, genetics, and evolution]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Spesiasi&amp;amp;oldid=29440395 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29440395 (2026-07-10T14:24:25Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>