<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Spesies_adventif</id>
	<title>Spesies adventif - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Spesies_adventif"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Spesies_adventif&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-16T06:05:16Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Spesies_adventif&amp;diff=31870&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28471367; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Spesies_adventif&amp;diff=31870&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-09-05T13:33:21Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28471367; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Spesies adventif&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; adalah spesies yang telah tiba di suatu lokasi baru, bisa jadi karena mendapat bantuan dari manusia sebagai [[spesies pendatang|spesies yang diperkenalkan]] atau bisa juga tidak mendapat bantuan dari manusia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Istilah ini sekarang digunakan oleh beberapa penulis dalam arti yang lebih terbatas daripada penggunaan awalnya. Konsep paling awal mengenai spesies adventif  dan yang paling luas diterima di kalangan ahli biologi adalah bahwa spesies yang telah tiba di wilayah geografis tertentu dari wilayah yang berbeda (tanpa peringatan lebih lanjut). Spesies adventif merupakan pelopor dari istilah &amp;quot;spesies non-asli&amp;quot;, meskipun tidak memiliki dasar yang sering digunakan dari kata &amp;quot;diperkenalkan&amp;quot;, yang dapat diartikan secara berbeda tergantung masing-masing penulis. Dalam konsep ini, [[kuntul kerbau]] (&amp;#039;&amp;#039;Bubulcus ibis&amp;#039;&amp;#039;) yang tiba di [[Amerika Utara]] dalam ekspansi jangkauan alaminya, [[tikus hitam]] (&amp;#039;&amp;#039;Rattus rattus&amp;#039;&amp;#039;) yang diyakini telah tiba dengan cara menumpang di dalam kapal laut dan anggur [[kudzu]] (Pueraria lobata) yang &amp;quot;diperkenalkan&amp;quot; secara sengaja oleh manusia, semuanya merupakan spesies yang bersifat adventif (petualang) dan telah membentuk populasi. Spesies adventif yang umum adalah serangga [[herbivora]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konsep selanjutnya dan yang lebih terbatas yaitu spesies yang telah tiba di wilayah geografis tertentu dari wilayah yang berbeda, tetapi populasinya tidak berkelanjutan. Jumlah populasi hanya meningkat melalui pengenalan ulang. Setelah beberapa waktu, spesies adventif dapat [[Naturalisasi (biologi)|dinaturalisasi]] atau beberapa populasi tidak bisa mempertahankan diri secara reproduktif, tetapi tetap ada karena berdatangan terus menerus  dari tempat lain. Populasi yang tidak berkelanjutan seperti itu atau individu yang ada di dalamnya, disebut bersifat adventif. Tanaman [[Hortikultura|budidaya]] adalah sumber utama populasi adventif. Diperkirakan 10-20% spesies adventif yang digunakan dalam program [[pengendalian hama biologis|kontrol biologis]] akhirnya [[naturalisasi (biologi)|dinaturalisasi]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kita dapat dengan mudah melihat bagaimana konsep kedua ini berlaku untuk tanaman budidaya. Tanaman yang tumbuh dalam batas-batas pembudidayaan disebut &amp;quot;adventif&amp;quot;, sedangkan yang tumbuh di luar batas itu berarti dinaturalisasi. Namun, konsep ini berantakan ketika diterapkan pada spesies hewan [[invertebrata]] dan [[mikroorganisme]] yang jauh lebih banyak, sangat sedikit dari mereka yang dibudidayakan sehingga mereka cenderung telah terbentuk (&amp;#039;[[naturalisasi (biologi)|dinaturalisasi]]&amp;#039;) pada saat mereka terdeteksi di alam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Lihat pula ==&lt;br /&gt;
*[[Naturalisasi (biologi)|Naturalisasi]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Referensi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Spesies+adventif&amp;amp;oldid=28471367 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28471367 (2025-11-14T02:42:43Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>