<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Sultamisilin</id>
	<title>Sultamisilin - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Sultamisilin"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Sultamisilin&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-16T02:49:13Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Sultamisilin&amp;diff=29639&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28486267; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Sultamisilin&amp;diff=29639&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-09-04T09:04:07Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28486267; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Sultamisilin&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; adalah bentuk oral dari [[antibiotik]] [[penisilin]] [[obat kombinasi|kombinasi]] [[ampisilin/sulbaktam]]. Obat ini digunakan untuk mengobati infeksi bakteri pada [[saluran napas]] atas dan bawah, [[ginjal]] dan [[saluran kemih]], [[kulit]], dan [[jaringan lunak]], serta organ-organ lainnya. Obat ini mengandung [[ampisilin]] dan [[sulbaktam]] yang di[[ester (kimia)|ester]]ifikasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sultamisilin lebih baik diserap dari usus daripada ampisilin/sulbaktam, sehingga mengurangi kemungkinan [[diare]] dan [[disentri]]. Penambahan sulbaktam memperluas spektrum kerja ampisilin terhadap galur bakteri penghasil [[laktamase beta]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Obat ini dipatenkan pada tahun 1979 dan disetujui untuk penggunaan medis pada tahun 1987.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Kegunaan medis==&lt;br /&gt;
Penggunaan medis untuk sultamicillin meliputi:&lt;br /&gt;
*Infeksi kulit dan jaringan lunak - [[furunkel]], karbunkel, [[selulitis]], [[cantengan]], [[impetigo]] kontagiosa, tukak kaki diabetes dan [[bisul]] yang disebabkan oleh &amp;#039;&amp;#039;[[Staphylococcus aureus]]&amp;#039;&amp;#039; dan &amp;#039;&amp;#039;[[Streptococcus pyogenes]]&amp;#039;&amp;#039;.&lt;br /&gt;
*Infeksi saluran napas atas&lt;br /&gt;
*Infeksi saluran napas bawah - [[pneumonia]] bakteri, [[bronkitis]], [[bronkiektasis]] yang disebabkan oleh &amp;#039;&amp;#039;S. pneumoniae, H. influenzae, S. aureus&amp;#039;&amp;#039;, dan &amp;#039;&amp;#039;S. progenies&amp;#039;&amp;#039;. Eksaserbasi akut [[penyakit paru obstruktif kronis|PPOK]].&lt;br /&gt;
*[[Infeksi saluran kemih]] - [[pielonefritis akut]], sistitis yang disebabkan oleh &amp;#039;&amp;#039;[[Escherichia coli]], [[Proteus mirabilis]], [[Klebsiella]]&amp;#039;&amp;#039;, dan &amp;#039;&amp;#039;Staphylococcus aureus&amp;#039;&amp;#039;.&lt;br /&gt;
*Infeksi [[bedah]] - profilaksis dan pengobatan infeksi lokasi pembedahan, profilaksis perioperatif dalam bedah ortopedi dan kardiovaskular.&lt;br /&gt;
*Infeksi ginekologi - Disebabkan oleh galur penghasil laktamase beta dari &amp;#039;&amp;#039;E. coli&amp;#039;&amp;#039; dan &amp;#039;&amp;#039;[[Bacteroides]]&amp;#039;&amp;#039; sp. (termasuk &amp;#039;&amp;#039;B. fragilis&amp;#039;&amp;#039;).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Kontraindikasi==&lt;br /&gt;
Sultamisilin dikontraindikasikan pada orang dengan alergi penisilin dan mereka yang menderita [[demam kelenjar|mononukleosis]], karena mereka memiliki peningkatan risiko timbulnya ruam parah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Efek samping==&lt;br /&gt;
Efek samping yang paling umum, seperti banyak [[antibiotik]] lainnya, adalah [[diare]] dan tinja lunak. Dalam uji klinis Jepang, hal ini terjadi dengan frekuensi masing-masing 3,7% dan 1,1%; tetapi dalam penelitian di luar Jepang, diare jauh lebih umum pada 10% hingga lebih dari 50% pada pasien yang mengonsumsi sultamisilin. Efek samping lain yang terjadi dalam kisaran 1 hingga 10% orang termasuk [[mual]], [[muntah]], sakit perut, [[sakit kepala]], [[ruam]], dan [[kandidiasis|infeksi dengan &amp;#039;&amp;#039;Candida albicans&amp;#039;&amp;#039;]]. [[Radang usus besar]] hemoragik yang disebabkan oleh [[infeksi Clostridioides difficile|infeksi &amp;#039;&amp;#039;Clostridioides diffici&amp;#039;&amp;#039;]] merupakan komplikasi yang jarang terjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Interaksi==&lt;br /&gt;
Interaksi dengan obat lain mirip dengan penisilin lainnya: [[alopurinol]] meningkatkan risiko pasien mengalami [[ruam]]. Penisilin memperlambat eliminasi [[metotreksat]], yang berpotensi meningkatkan efek sampingnya. Sebaliknya, eliminasi konstituen aktif sultamisilin (ampisilin dan sulbaktam) dikurangi oleh [[probenesid]] dan mungkin oleh [[obat antiinflamasi nonsteroid]] (OAINS) [[aspirin]], [[indometasin]], dan [[fenilbutazon]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Farmakologi==&lt;br /&gt;
===Farmakokinetik===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah dikonsumsi secara oral, obat ini diserap dan dipecah secara [[hidrolisis|hidrolitik]] menjadi ampisilin dan sulbaktam oleh [[enzim]] di dinding usus. Kedua zat ini kemudian dilepaskan ke dalam sistem dalam rasio [[molaritas|molar]] 1:1. Perilaku [[farmakokinetika]]nya serupa (dan praktis tidak bergantung pada asupan makanan): obat ini mencapai konsentrasi puncak setelah sekitar satu jam; [[ikatan protein plasma]]nya adalah 26% (ampisilin) dan 29% (sulbaktam); dan [[waktu paruh biologis|waktu paruh eliminasi]]nya masing-masing adalah 45–80 menit dan 40–70 menit. Kedua obat tersebut sebagian besar dieliminasi melalui ginjal: dalam waktu delapan jam setelah dikonsumsi, 46 hingga 80% ampisilin dan 41 hingga 66% sulbaktam ditemukan dalam urin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Mekanisme kerja===&lt;br /&gt;
Ampisilin, antibiotik penisilin [[antibiotik spektrum luas|spektrum luas]] semi-sintetik yang aktif secara oral, memberikan aktivitas antibakteri terhadap organisme yang sensitif dengan menghambat biosintesis mukopeptida dinding sel. Sulbaktam, [[penghambat laktamase beta]], menghambat banyak laktamase beta yang terjadi pada galur bakteri yang resistan secara ireversibel.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Kimia==&lt;br /&gt;
Ampisilin dan sulbaktam dihubungkan melalui gugus metilen, membentuk dua ikatan ester (atau lebih tepatnya ikatan asilal). Sultamisilin digunakan dalam bentuk garam tosilat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Referensi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Sultamisilin&amp;amp;oldid=28486267 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28486267 (2025-11-14T09:39:35Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>