<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Super_raksasa</id>
	<title>Super raksasa - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Super_raksasa"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Super_raksasa&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-15T13:17:46Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Super_raksasa&amp;diff=18554&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Super_raksasa&amp;diff=18554&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-08-27T13:57:58Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi&lt;/p&gt;
&lt;a href=&quot;https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Super_raksasa&amp;amp;diff=18554&amp;amp;oldid=18154&quot;&gt;Lihat perubahan&lt;/a&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Super_raksasa&amp;diff=18154&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29268387; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Super_raksasa&amp;diff=18154&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-08-27T13:18:30Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29268387; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Super raksasa&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; ([[Bahasa inggris|Inggris]]: &amp;#039;&amp;#039;Supergiant&amp;#039;&amp;#039;) atau &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Maharaksasa&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; adalah [[bintang]] yang sangat masif diluar sana, berkisar antara 10 hingga 70 massa [[Matahari]], dan berdiameter lebih dari 100 kali dan bisa berkisar dari 30.000 hingga ratusan ribu kali lipat radiasi [[Matahari]]. Mereka menempati wilayah teratas dari diagram [[Diagram Hertzsprung-Russell|Hertzsprung-Russel]]. Super raksasa memiliki [[Magnitudo absolut|magnitudo visual absolut]] antara -3 hingga -8. Mereka sangat bervariasi dalam hal radius, biasanya dari 30 hingga 500, atau bahkan lebih dari 1000 jari-jari [[Matahari]]. Mereka biasanya diamati dalam struktur kosmik muda seperti gugus terbuka, dengan galaksi [[Galaksi spiral|spiral]], dan [[Galaksi tak beraturan|galaksi tidak teratur]]. Juga tidak seperti [[Bintang deret utama|bintang bermassa rendah]] super raksasa cukup besar untuk [[Fusi nuklir|meleburkan unsur]] yang lebih berat dari [[helium]], dan karenanya mereka tidak membubarkan [[Atmosfer benda langit|atmosfer]] mereka sebagai [[Nebula planeter|nebula planet]], sebaliknya, mereka terus membakar elemen yang lebih berat di inti mereka runtuh. Dengan demikian, mereka tidak bisa kehilangan cukup massa untuk mencapai [[katai putih]], karena itu, mereka akan meninggalkan [[bintang neutron]] atau sisa [[lubang hitam]], biasanya setelah ledakan [[Supernova|supernova inti-runtuh]]. Mereka memiliki rentang hidup yang sangat singkat, hidup dari 30 juta hingga hanya beberapa ratus ribu tahun. Super raksasa tampaknya selalu meledak sebagai [[Supernova tipe II|Supernova Tipe II]] di akhir kehidupan mereka, dan selalu menghasilkan GRB jangka panjang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertama, adalah bintang [[super raksasa merah]]. Ini adalah bintang dengan massa [[Matahari]] berkali-berkali, dan salah satu contoh paling terkenal adalah [[Betelgeuse]], di rasi bintang [[Orion (rasi bintang)|Orion]]. [[Betelgeuse]] memiliki 20 kali massa [[Matahari]], dan mengeluarkan energi sekitar 135.000 kali lebih banyak daripada [[Matahari]]. Itu adalah salah satu dari beberapa [[bintang]] yang pernah memiliki disk mereka dicitrakan ; para astronom memperkirakan bahwa itu 1.000 radius [[Matahari]]. Dengan ukuran itu, [[Betelgeuse]] akan menelan orbit [[Mars]] &amp;amp; [[Jupiter]] di [[Tata Surya]] kita. Para astronom menebak bahwa [[Betelgeuse]] baru berumur 8,5 juta tahun, dan mereka berharap akan meledak sebagai [[supernova]] sekitar 100.000 tahun kedepan. Ketika akhirnya meledak, ledakan [[supernova]] akan seterang [[Bulan]] di langit malam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Super raksasa biru]] jauh lebih panas daripada rekan-rekan merah mereka. Contoh bagus dari [[super raksasa biru]] adalah [[Rigel]], juga di rasi bintang [[Orion (rasi bintang)|Orion]]. [[Rigel]] memiliki 17 kali massa [[Matahari]], dan 66.000 kali luminositas [[Matahari]] - bintang yang paling terang di lingkungannya. Itu tidak sebesar [[super raksasa merah]], dengan hanya 62 kali radius matahari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Karakteristik ==&lt;br /&gt;
Bintang-bintang super raksasa bervariasi dalam massa. Mereka biasanya memiliki setidaknya 8 kali massa [[Matahari]] kita, dan luminositas mereka biasanya setidaknya 1.000 kali lebih besar dari [[Matahari]], bahkan mungkin 1 juta lebih besar. Massa hidup bintang sepenuhnya tergantung pada jumlah kehilangan massanya yang bergantung pada sifat [[logam]], dengan [[bintang]] terbesar memiliki masa hidup terpendek. Bintang super raksasa seperti [[Betelgeuse]] biasanya mengalami perubahan kecerahan ( [[Bintang variabel|variabel]] ). Bintang bintang super raksasa yang memiliki [[amplitudo]] berdenyut kecil tidak teratur biasanya adalah [[Cabang raksasa asimtotik|cabang raksasa]] asimtotik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jari-jarinya tak terkecuali. Ini juga sangat bervariasi. Bintang-bintang super raksasa memiliki radius setidaknya 30 hingga 1.000 kali lebih besar dari [[Matahari]] kita. Mereka cukup besar untuk memulai membakar helium-inti sebelum inti berdegenerasi, tanpa flash dan pengerukan kuat yang biasanya dilalui bintang bermassa rendah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para super raksasa merah terus-menerus menyalakan [[elemen]]-elemen yang lebih berat, sering kali hingga [[besi]]. Saat ini yang terjadi, radius [[bintang]] mengembang, menyebabkan suhunya menurun. Beberapa super raksasa memiliki fase perubahan, sebagai contoh dari super raksasa merah ke [[Super raksasa biru|biru]]. Di akhir hidupnya, super raksasa akan memiliki [[medan magnet]] yang biasanya berputar lambat. Karena mereka begitu masif, mereka selalu berakhir meledak sebagai supernova.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Temperatur ===&lt;br /&gt;
Semua super raksasa datang di semua [[kelas spektrum]] utama dan di seluruh jajaran suhu mulai dari [[Klasifikasi bintang|bintang kelas M]] di sekitar 3.000 sampai 3.450 [[Kelvin|K]], sampai [[Klasifikasi bintang|bintang kelas O]] yang lebih dari 40.000 [[Kelvin|K]]. Atmosfer super raksasa dingin dicirikan oleh medan kecepatan kompleks yang berasal dari proses konveksi dan berdenyut yang belum sepenuhnya dipahami.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Super raksasa sering tidak ditemukan lebih dingin daripada kelas menengah. Ini diharapkan secara teoretis karena mereka akan sangat tidak stabil, tetapi, ada pengecualian potensial di antara bintang-bintang ekstrem seperti [[VX Sagittarii]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Luminositas ===&lt;br /&gt;
Bintang-bintang super raksasa terletak di sekitar [[pita]] horizontal yang menempati seluruh bagian atas [[Diagram Hertzsprung-Russell|diagram HR]], namun ada beberapa variasi di jenis [[spektrum]] yang berbeda. Super raksasa bisa memiliki luminositas hingga ribuan kali [[luminositas]] Matahari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Variasi ini sebagian disebabkan oleh metode yang berbeda untuk menetapkan kelas [[luminositas]] di tipe [[spektrum]] yang berbeda, dan sebagian karena perbedaan fisik aktual pada bintang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semua [[raksasa merah]] lebih besar dan lebih lebih bercahaya daripada bintang [[Deret utama|urutan utama]] dari suhu yang sama. Ini berarti bahwa super raksasa panas terletak di [[pita]] yang relatif sempit diatas bintang-bintang [[deret utama]] yang cerah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Jenis-jenis ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Super raksasa datang dalam berbagai ukuran dan suhu, tetapi umumnya diklasifikasikan sebagai merah atau biru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Super raksasa merah ===&lt;br /&gt;
Super [[Super raksasa merah|raksasa merah]] memiliki massa setidaknya delapan kali [[Matahari]] kita, dan umumnya merupakan [[bintang]] tua yang pernah seukuran serupa dengan [[Matahari]]. Mereka terbentuk ketika sebuah bintang yang lebih dari 10 kali massa [[Matahari]] kita kehabisan bahan bakar [[hidrogen]] di inti, mencegah terjadinya [[Fusi nuklir|fusi]] disana. Ia kemudian mulai roboh tetapi, saat ia melakukannya, [[hidrogen]] di kulit terluarnya memulai [[Fusi nuklir|fusi]] sendiri. Di titik ini seluruh [[bintang]] mengalami [[Fusi nuklir|fusi]] dan membakar seluruh [[hidrogen]]&amp;lt;nowiki/&amp;gt;nya dengan kecepatan yang mencengangkan. Faktanya, mereka dapat membakar semua [[hidrogen]] yang tersisa hanya dalam waktu beberapa juta tahun, dibandingkan dengan beberapa miliar tahun masa hidup [[bintang]]-bintang seperti [[Matahari]] kita. Selama itu mereka akan bersinar setidaknya 100.000 kali lebih terang dari [[Matahari]]. Di akhir hidupnya, bintang super raksasa merah sering meledak sebagai [[supernova]], menghasilkan [[bintang neutron]] atau [[lubang hitam]] dalam prosesnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Super raksasa biru ===&lt;br /&gt;
Super [[Super raksasa biru|raksasa biru]] jauh lebih panas daripada [[Super raksasa merah]], tetapi umumnya jauh lebih kecil, hanya sekitar 25 kali ukuran [[Matahari]]. Seperti [[raksasa merah]], memiliki umur yang sangat singkat, hanya beberapa juta tahun. Mereka biasanya terbentuk ketika sebuah bintang dengan massa lebih dari 10 kali massa [[Matahari]] yang menuju kehancurannya sendiri memasuki fase pembakaran lambat. Sebuah tim peneliti dari [[KU Leuven]] [[Belgia]] dan [[Universitas Newcastle (NSW)|Universitas Newcastle]] di [[Inggris]] mengkonfirmasi model [[komputer]] yang menunjukkan bahwa hampir semua bintang [[super raksasa biru]] bercahaya karena [[gelombang]] di permukaannya. Namun, [[super raksasa merah]] juga bisa membiru jika laju [[Fusi nuklir|fusi]] nuklirnya sendiri melambat. Faktanya, sebuah [[bintang]] dapat terus menerus beralih antara menjadi [[super raksasa merah]] atau [[super raksasa biru]] selama hidupnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Super raksasa kuning dan putih ===&lt;br /&gt;
Diantara dua ekstrem itu menjadi [[super raksasa kuning]] seperti bintang utara, [[Polaris]]. Namun, bintang-bintang seperti ini umumnya menghabiskan sebagian besar waktunya sebagai [[raksasa merah]], bukan [[Super raksasa biru|biru]] atau [[Super raksasa kuning|kuning]]. [[Super raksasa kuning]] sangat jarang, fase ini hanya berlangsung sekitar 10.000-100.000 tahun sebelum berubah menjadi [[super raksasa merah]]. Sedangkan [[super raksasa putih]] adalah bintang spektrum kelas F. Ini biasanya super raksasa yang lebih tua yang berayun diantara fase [[Super raksasa biru|biru]] dan [[Super raksasa merah|merah]] saat mereka mengonsumsi elemen melalui fusi di intinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==== Super raksasa lainnya ====&lt;br /&gt;
Kelas super raksasa baru yang diusulkan adalah [[Super raksasa berdenyut cepat kuning]] (FYPSs). Bintang super raksasa yang mungkin masih menjadi hipotetis adalah [[Objek Thorne–Żytkow|Objek Thorne-Żytkow]], bintang hipotetis yang tercipta ketika sebuah [[bintang neutron]] padat ditelan oleh bintang super raksasa yang mengembang, tetapi para [[astronom]] masih belum yakin jika mereka menemukannya. Super raksasa lainnya adalah [[cabang raksasa asimtotik]] ( [[Cabang raksasa asimtotik|AGB]] ), sebuah [[bintang]] bermassa rendah dan menengah (&amp;lt;8 massa [[Matahari]] ) di akhir hidupnya. Di diagram [[Diagram Hertzsprung-Russell|Hertzprung-Russel]], bintang [[Cabang raksasa asimtotik|AGB]] biasanya didominasi oleh [[Raksasa merah|raksasa]] merah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Evolusi ==&lt;br /&gt;
Bintang yang sangat besar dan masif membakar bahan bakarnya jauh lebih cepat daripada bintang yang lebih kecil. Selain itu, ketika bintang yang lebih masif menjadi [[raksasa merah]], mereka menjadi sangat terang dan besar dan akhirnya menjadi super raksasa. Bintang [[deret utama]] masif akan berkembang lebih jauh menjadi bintang super raksasa. Super raksasa adalah bintang paling masif.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Super raksasa dan [[Bintang raksasa|raksasa]] terbentuk ketika sebuah bintang kehabisan [[hidrogen]] dan mulai membakar [[helium]]. Super raksasa mengonsumsi bahan bakar [[hidrogen]] dengan sangat cepat dan akan mengonsumsi semua bahan bakar di intinya hanya dalam beberapa juta tahun. Umur pasti sebuah bintang sangat bergantung pada ukurannya. Akan tetapi, pada akhirnya, bahan bakar [[hidrogen]] yang menggerakan [[reaksi nuklir]] didalam [[bintang]] akan mulai habis, dan mereka akan memasuki fase akhir hidupnya. Seiring waktu, [[inti]] bintang roboh dan semakin panas, panas yang dihasilkan kemudian menyebabkan lapisan luar [[bintang]] mengembang ke luar. Inti berkontraksi saat lapisan luar mengembang. Mereka juga kehilangan massa dengan sangat efektif, menghasilkan ledakan dan angin yang dramatis seiring bertambahnya usia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bintang yang lahir antara 8 dan antara 25 dan 30 massa [[Matahari]] mengembang sedemikian rupa sehingga permukaannya menjadi dingin, dan [[bintang]] menjadi [[Super raksasa merah]]. Ini akan berkembang menjadi sekitar 1.500 kali jari-jari [[Matahari]]. Baik [[Raksasa merah]] dan [[Super raksasa merah]] menurunkan suhu permukaan hingga sekitar 3.500 K. Ini karena energi yang tersebar di area permukaan yang lebih besar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lapisan terluar [[bintang]] dengan massa lebih besar dari sekitar 8 massa [[Matahari]] memiliki berat yang cukup untuk memampatkan inti karbon-oksigen sehingga menjadi cukup panas untuk memicu fusi inti karbon. Saat helium habis di inti, ia sampai tekanan luar fusi [[Karbon]] bisa menahan gaya [[gravitasi]] kedalam. Karbon dan oksigen melebur menjadi [[magnesium]], neon, dan elemen berat lainnya dan tekanan radiasi ekstra ini menyebabkan bintang-bintang ini berkembang lebih jauh, menjadi [[super raksasa merah]] atau biru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Super [[Super raksasa merah|raksasa merah]] terkadang bisa berkontraksi karena elemen yang berbeda bisa melebur di inti dengan kecepatan berbeda. Ketika berkontraksi, mereka menjadi lebih panas dan karena itu lebih [[Raksasa biru|biru]], dan mereka kemudian dikenal sebagai [[super raksasa biru]]. Bintang-bintang paling masif berevolusi langsung menjadi [[super raksasa biru]] tetapi banyak [[bintang]] berosilasi diantara dua fase tersebut. Sementara itu, [[super raksasa kuning]] berada dalam fase &amp;#039;&amp;#039;YSG&amp;#039;&amp;#039; ( &amp;#039;&amp;#039;Yellow Supergiant&amp;#039;&amp;#039; ; [[Super raksasa kuning]] ), setelah fase ini ia bisa menjadi [[Super raksasa merah|super raksasa]] merah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah fusi [[karbon]], inti [[bintang]] semakin runtuh karena elemen yang lebih berat menyatu. Lebih banyak energi ( disediakan oleh gaya [[gravitasi]] di inti ) dibutuhkan untuk membakar elemen yang lebih berat hingga [[Besi]] tercapai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di [[super raksasa merah]] [[Fusi nuklir|fusi]] tidak berhenti. [[Atom]] yang lebih ringan melebur menjadi [[atom]] yang lebih berat, akhirnya [[atom]] besi terbentuk. [[Besi]], bagaimanapun, adalah titik akhir dari proses ini. Di titik ini, tidak ada cukup energi untuk meleburkan [[Besi]]. Fusi [[atom]] besi menghasilkan produk yang lebih masif daripada inti yang difusi dan oleh karena itu proses tersebut menghasilkan energi, sebagai lawan dari pelepasan [[energi]], yang telah dilakukan oleh semua reaksi fusi hingga saat ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika intinya roboh, memicu gelombang [[neutrino]] yang meluncurkan [[supernova]] raksasa. Ketika bintang super raksasa mati, mereka menjadi [[supernova]]. Energi luar biasa yang dilepaskan menggabungkan [[atom]]-atom berat. Unsur-unsur yang lebih berat dari besi terbentuk dalam [[supernova]], termasuk [[emas]], [[perak]], dan [[uranium]]. Supernova bisa secerah seluruh [[galaksi]], tetapi hanya untuk waktu yang singkat. Setelah debu hilang, satu-satunya yang tersisa adalah [[bintang]] sangat padat yang dikenal sebagai [[bintang neutron]], seringkali bisa berputar cepat dan dikenal sebagai [[pulsar]]. Jika bintang sangat besar, ia bahkan bisa membentuk [[lubang hitam]]. Di [[super raksasa biru]], biasanya meledak sebagai [[supernova runtuh-inti]], dimana ledakan [[supernova]] energik yang dihasilkan dapat menyebabkan berbagai macam [[kurva cahaya]], dari tipe II, hingga kejadian super-bercahaya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Kelimpahan bahan kimia ==&lt;br /&gt;
Kelimpahan berbagai [[elemen]] di permukaan super raksasa berbeda dengan bintang yang kurang bercahaya. Super raksasa adalah [[bintang]] berevolusi dan banyak yang telah mengalami konveksi produk [[Fusi nuklir|fusi]] ke permukaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Super raksasa dingin tampaknya telah meningkatkan [[helium]] dan [[nitrogen]] ke permukaannya  karena konveksi produk fusi ini ke permukaan selama urutan utama bintang yang sangat masif.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Helium terbentuk dalam inti dan kadar [[oksigen]] berkurang. Super raksasa merah dapat dibedakan dari bercahaya, tetapi [[Cabang raksasa asimtotik|bintang AGB]] kurang masif dengan bahan kimia yang tidak biasa di permukaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Super raksasa yang lebih ganas umumnya memiliki tingkat pengayaan [[nitrogen]] yang berbeda. Ini mungkin karena tingkat pencampuran yang berbeda di urutan utama karena rotasi atau fase lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bintang super raksasa pasca-merah memiliki tingkat nitrogen yang relatif lebih tinggi terhadap [[karbon]] karena konveksi bahan yang diproses CNO ke permukaan dan hilangnya lapisan terluar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Super raksasa yang terkenal ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bintang super raksasa adalah salah satu [[bintang]] terbesar di alam semesta (setelah [[Hiper raksasa|bintang hiper raksasa]] ). Mereka biasanya memiliki ukuran hingga lebih 1000x [[Matahari]]. Super raksasa adalah bintang yang kehabisan hidrogen dan mulai membakar helium.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Super raksasa merah ===&lt;br /&gt;
Super raksasa merah biasanya diklasifikasikan K-M dan kelas luminositas I:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* [[Betelgeuse]] (Alpha Orionis), terletak di rasi bintang [[Orion]]. Memiliki lebar 900 kali lipat Matahari dan luminositas 100.000 kali lipat.&lt;br /&gt;
* [[Antares]] (Alpha Scorpii), terletak di rasi bintang [[Scorpio]]. Memiliki diameter 700 kali lipat Matahari, dan luminositas 2,754 kali lebih terang.&lt;br /&gt;
* [[UY Scuti]], terletak di rasi bintang [[Scutum]]. Memiliki jari-jari 755 kali lipat Matahari (sebelumnya 1708 jari-jari Matahari).&lt;br /&gt;
* [[Mu Cephei]]&lt;br /&gt;
* [[6 Geminorum]]&lt;br /&gt;
* [[AH Scorpii]]&lt;br /&gt;
* [[BC Cygni]]&lt;br /&gt;
* [[BI Cygni]]&lt;br /&gt;
* [[BO Carinae]]&lt;br /&gt;
* [[CK Carinae]]&lt;br /&gt;
* [[DU Crucis]]&lt;br /&gt;
* [[EV Carinae]]&lt;br /&gt;
* [[HD 143183]]&lt;br /&gt;
* [[HR Carinae B]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Super raksasa biru ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dikenal secara ilmiah sebagai super raksasa OB, dan umumnya memiliki klasifikasi luminositas I, dan klasifikasi spektrum B9 atau sebelumnya:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* [[Rigel]] (Beta Orionis), terletak di rasi bintang [[Orion]]. Memiliki radius 78,9 ± 7,4 kali lipat Matahari, dan luminositas 47.000 kali Matahari.&lt;br /&gt;
* [[4U 1700-37]]&lt;br /&gt;
* [[15 Sagittarii]]&lt;br /&gt;
* [[19 Cephei]]&lt;br /&gt;
* [[ABV]]&lt;br /&gt;
* [[Alnitak]]&lt;br /&gt;
* [[Alpha Camelopardalis]]&lt;br /&gt;
* [[BD+43° 3654]]&lt;br /&gt;
* [[Cygnus OB2-8A]]&lt;br /&gt;
* [[Cygnis X-1]]&lt;br /&gt;
* [[HD 5980]]&lt;br /&gt;
* [[HD 93129]]&lt;br /&gt;
* [[HD 97950]]&lt;br /&gt;
* [[GCIRS 8*]]&lt;br /&gt;
* [[Lambda Cephei]]&lt;br /&gt;
* [[LSS 4067]]&lt;br /&gt;
* [[Melnick 42]]&lt;br /&gt;
* [[Mu Normae]]&lt;br /&gt;
* [[Pismis 24-1]]&lt;br /&gt;
* [[Bintang Plaskett]]&lt;br /&gt;
* [[QZ Carinae]]&lt;br /&gt;
* [[Theta Muscae]]&lt;br /&gt;
* [[UW Canis Majoris]]&lt;br /&gt;
* [[WR 25 B]]&lt;br /&gt;
* [[WR 42e]]&lt;br /&gt;
* [[Naos]]&lt;br /&gt;
Super raksasa biru di galaksi [[IC 3418]]:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* [[SDSS J122952.66+112227.8|SDSSJ122952.66+112227.8]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Super raksasa kuning ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Biasanya diklasifikasikan tipe spektrum F atau G, kelas luminositas e.g. Ia atau Ib:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* [[Polaris]] (α Ursae Minoris), terletak di rasi bintang [[Ursa Mayor]] dan merupakan sistem tiga bintang yang terdiri dari Polaris Aa, Polaris Ab, dan Polaris B. Polaris berdiameter 44 juta mil/ 70 juta.&lt;br /&gt;
* [[HD 50975]]&lt;br /&gt;
* [[HD 101947]], terletak di [[gugus terbuka]] [[Stock 14]].&lt;br /&gt;
* [[V810 Centauri]], terletak di rasi bintang [[Sentaurus (rasi bintang)|Sentaurus]]. Memiliki diameter 81,93 kkali lebih besar dari Matahari.&lt;br /&gt;
* [[9 Pegasi]]&lt;br /&gt;
* [[14 Persei]]&lt;br /&gt;
* [[Alpha Aquarii]]&lt;br /&gt;
* [[Alpha Capricorni]]&lt;br /&gt;
* [[Beta Aquarii]]&lt;br /&gt;
* [[Beta Camelopardalias]]&lt;br /&gt;
* [[Chi Aquilae]]&lt;br /&gt;
* [[Delta Cephei]]&lt;br /&gt;
* [[Epsilon Geminorum]]&lt;br /&gt;
* [[F Hydrae]]&lt;br /&gt;
* [[FU Orionis]]&lt;br /&gt;
* [[HD 59890]]&lt;br /&gt;
* [[HD 84810]]&lt;br /&gt;
* [[HD 85622]]&lt;br /&gt;
* [[HD 95109]]&lt;br /&gt;
* [[HD 101570]]&lt;br /&gt;
* [[HD 102839]]&lt;br /&gt;
* [[HD 156768]]&lt;br /&gt;
* [[HD 185108]]&lt;br /&gt;
* [[HR 1884]]&lt;br /&gt;
* [[IRAS 23304+6147]]&lt;br /&gt;
* [[Kappa Pavonis]]&lt;br /&gt;
* [[Kappa Trianguli Australis]]&lt;br /&gt;
* [[RT Trianguli Australis]]&lt;br /&gt;
* [[Mu Persei]]&lt;br /&gt;
* [[Psi Andromedae]]&lt;br /&gt;
* [[P Coronae Borealis]]&lt;br /&gt;
* [[R Sagittae]]&lt;br /&gt;
* [[S Sagittae]]&lt;br /&gt;
* [[R Scuti]]&lt;br /&gt;
* [[RS Puppis]]&lt;br /&gt;
* [[Xi Puppis]]&lt;br /&gt;
* [[RT Aurigae]]&lt;br /&gt;
* [[RV Tauri]]&lt;br /&gt;
* [[S Vulpecuale]]&lt;br /&gt;
* [[SV Vulpecuale]]&lt;br /&gt;
* [[U Vulpecuale]]&lt;br /&gt;
* [[TT Aquilae]]&lt;br /&gt;
* [[U Monocerotis]]&lt;br /&gt;
* [[Zeta Monocerotis]]&lt;br /&gt;
* [[V378 Normae]]&lt;br /&gt;
* [[V1057 Cygni]]&lt;br /&gt;
* [[W Sagittarii]]&lt;br /&gt;
* [[X Crucis]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Super raksasa putih ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Biasanya memiliki tipe spektrum F:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* [[Deneb]]&lt;br /&gt;
* [[6 Cassiopeiae]]&lt;br /&gt;
* [[HD 21389]]&lt;br /&gt;
* [[HD 268835]]&lt;br /&gt;
* [[HD 321588]]&lt;br /&gt;
* [[HD 37974]]&lt;br /&gt;
* [[HP Lyrae]]&lt;br /&gt;
* [[Iota Carinae]]&lt;br /&gt;
* [[Iota Scorpii]]&lt;br /&gt;
* [[Upsilon Sagittarii]]&lt;br /&gt;
* [[V4381 Sagittarii]]&lt;br /&gt;
* [[V533 Carinae]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Objek Thorne-Zytkow ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beberapa [[Objek Thorne–Zytkow|objek Thorne-Zytkow]] adalah super raksasa:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* [[HV 2112]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Referensi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Lihat Juga ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* [[Raksasa merah]]&lt;br /&gt;
* [[Super raksasa merah]]&lt;br /&gt;
* [[Super raksasa biru]]&lt;br /&gt;
* [[Super raksasa kuning]]&lt;br /&gt;
* [[Super raksasa putih]]&lt;br /&gt;
* [[Hyper Raksasa]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Super+raksasa&amp;amp;oldid=29268387 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29268387 (2026-05-24T21:56:49Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>