<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Surfaktan</id>
	<title>Surfaktan - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Surfaktan"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Surfaktan&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-15T19:05:07Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Surfaktan&amp;diff=22592&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Surfaktan&amp;diff=22592&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-08-28T14:54:15Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi&lt;/p&gt;
&lt;a href=&quot;https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Surfaktan&amp;amp;diff=22592&amp;amp;oldid=22192&quot;&gt;Lihat perubahan&lt;/a&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Surfaktan&amp;diff=22192&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29585655; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Surfaktan&amp;diff=22192&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-08-28T14:18:07Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29585655; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Surfaktan&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; adalah [[senyawa kimia]] yang dapat menurunkan [[tegangan permukaan]]. Senyawa ini juga berfungsi untuk  menurunkan tegangan antarmuka antara dua cairan, antara gas dan cairan, atau antara cairan dan zat padat. Surfaktan dapat bertindak seperti [[deterjen]], bahan [[keterbasahan|pembasah]], [[Emulsi|pengemulsi]], bahan pembusa (), dan pendispersi ().&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Etimologi dan definisi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Istilah &amp;#039;&amp;#039;surfaktan&amp;#039;&amp;#039; () adalah kependekan dari &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;surf&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;ace-&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;act&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;ive &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;a&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;ge&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;nt&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Medical Subject Headings|Medical Subject Headings (MeSH)]] dari [[Perpustakaan Kedokteran Nasional Amerika Serikat]] merujuk &amp;#039;&amp;#039;surfaktan&amp;#039;&amp;#039; sebagai &amp;quot;[[surfaktan paru]]&amp;quot; (). Untuk makna yang lebih luas, surfaktan adalah &amp;#039;&amp;#039;zat aktif permukaan&amp;#039;&amp;#039;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Komposisi dan struktur ==&lt;br /&gt;
Surfaktan biasanya berupa [[senyawa organik]] yang bersifat amfifil, yang artinya mereka memiliki baik gugus [[hidrofobik]] (&amp;#039;&amp;#039;ekor&amp;#039;&amp;#039;) dan gugus [[hidrofilik]] (&amp;#039;&amp;#039;kepala&amp;#039;&amp;#039;). Oleh karena itu, surfaktan mengandung komponen tak larut air (atau larut dalam minyak) dan komponen yang larut dalam air sekaligus. Surfaktan akan terdifusi dalam air dan [[Adsorpsi|teradosorpsi]] pada antarmuka antara udara dan air atau antarmuka antara minyak dan air, ketika air dicampur dengan minyak. Gugus hidrofobik yang tidak larut dalam air dapat menerobos keluar dari fase air, menuju fase udara atau fase minyak, sementara gugus kepala yang larut dalam air tetap berada di fase air.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Produksi surfaktan dunia diperkirakan sekitar 15 Mton/tahun, yang sekitar setengahnya adalah [[sabun]]. Surfaktan lain yang diproduksi dalam skala besar adalah alkilbenzena sulfonat (1700 kton/tahun), lignin sulfonat (600 kton/tahun), lemak alkohol etoksilat (700 kton/tahun), dan alkilfenol etoksilat (500 kton/tahun).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Struktur fase surfaktan dalam air ===&lt;br /&gt;
Dalam fase air yang besar, surfaktan membentuk agregat, semacam [[misel]], di mana ekor hidrofobik membentuk inti agregat dan kepala hidrofobik tetap kontak dengan cairan di sekelilingnya. Dapat pula terbentuk jenis agregat lainnya, seperti misel berbentuk bola atau silinder, atau [[lipida dwilapis]]. Bentuk agregat tergantung pada [[struktur kimia]] surfaktan, sebut saja keseimbangan ukuran antara kepala hidrofilik dan ekor hidrofobik. Ukuran keseimbangan ini adalah keseimbangan hidrofilik-lipofilik (KHL). Surfaktan menurunkan tegangan permukaan air dengan [[Adsorpsi|menyerap]] pada antarmuka udara-cairan. Persamaan yang menghubungkan tegangan permukaan dan kelebihan permukaan dikenal sebagai isotermal Gibbs.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Dinamika surfaktan pada antarmuka ===&lt;br /&gt;
Dinamika adsorpsi surfaktan sangat penting untuk aplikasi praktis seperti dalam proses pembentukan busa/buih, pengemulsian atau pelapisan, di mana gelembung atau tetesan dihasilkan dengan cepat dan perlu untuk distabilkan. Dinamika adsorpsi tergantung pada koefisien [[difusi]] surfaktan. Ketika antarmuka terbentuk, adsorpsi dibatasi oleh difusi surfaktan ke antarmuka. Dalam beberapa kasus, ada pembentukan penghalang energi untuk adsorpsi atau desorpsi surfaktan. Jika penghalang seperti itu membatasi laju adsorpsi, dinamika dikatakan &amp;#039;terbatas secara kinetik&amp;#039;. Hambatan energi tersebut dapat disebabkan oleh tolakan sterik atau elektrostatik. Reologi permukaan lapisan surfaktan, termasuk elastisitas dan viskositas lapisan, memainkan peran penting dalam stabilitas busa/buih dan emulsi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Karakterisasi antarmuka dan lapisan surfaktan ===&lt;br /&gt;
Tegangan antarmuka dan permukaan dapat ditentukan dengan metode klasik seperti metode tetesan bandul atau tetesan berputar. Dinamika tegangan permukaan, yaitu tegangan permukaan sebagai fungsi waktu, dapat diperoleh dengan alat tekanan gelembung maksimum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Struktur lapisan surfaktan dapat diamati menggunakan [[Elipsometer|elipsometri]] atau reflektifitas Sinar-X.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Reologi permukaan dapat ditentukan dengan metode tetesan berosilasi atau reometer permukaan geser seperti reometer kerucut ganda, reometer cincin ganda atau reometer batang magnetis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Klasifikasi ==&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ekor&amp;quot; sebagian besar surfaktan cukup mirip, terdiri dari rantai [[hidrokarbon]], baik yang bercabang, linier, atau aromatik. Fluorosurfaktan memiliki rantai [[fluorokarbon]]. Surfaktan siloksan memiliki rantai siloksan. Banyak surfaktan penting termasuk rantai polieter dengan terminal berupa gugus anionik yang sangat [[Polaritas (kimia)|polar]]. Gugus polieter sering terdiri dari sekuen teretoksilasi (seperti [[Polietilena glikol|polietilena oksida]]) yang disisipkan untuk meningkatkan sifat hidrofilik surfaktan. Sebaliknya, polipropilena oksida, dapat disisipkan untuk meningkatkan sifat lipofilik suatu surfaktan. Molekul surfaktan ada yang memiliki satu atau dua ekor; mereka yang memiliki dua ekor dikatakan be&amp;#039;&amp;#039;rantai ganda&amp;#039;&amp;#039;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Secara umum, surfaktan diklasifikasikan menurut polaritas gugus kepalanya. Surfaktan non-ionik tidak memiliki gugus bermuatan di kepalanya. Kepala surfaktan ionik membawa muatan positif, atau negatif. Jika muatannya negatif, surfaktan disebut anionik; jika muatannya positif, disebut kationik. Jika surfaktan mengandung kepala dengan dua gugus muatan yang berlawanan, ia disebut [[ion zwitter]]. Berikut surfaktan yang biasa dijumpai:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Anionik: sulfat, sulfonat, dan fosfat, serta derivat karboksilat ===&lt;br /&gt;
Surfaktan [[anion]]ik mengandung [[Gugus fungsi|gugus fungsional]] anionik di kepalanya, seperti sulfat, [[sulfonat]], [[fosfat]], dan [[karboksilat]]. Alkil sulfat yang banyak dikenal meliputi amonium lauril sulfat, [[natrium lauril sulfat]] (natrium dodesil sulfat, SLS, atau SDS), dan sulfat alkil-eter sulfat yang terkait, [[natrium lauret sulfat]] (natrium lauril eter sulfat atau SLES), dan natrium murat sulfat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Surfaktan anionik lainnya meliputi:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* [[natrium dokusat|Dokusat]] (dioktil natrium sulfosuksinat)&lt;br /&gt;
* Perfluorooktanasulfonat (PFOS)&lt;br /&gt;
* Perfluorobutanasulfonat&lt;br /&gt;
* Fosfat alkil-aril eter&lt;br /&gt;
* Fosfat alkil eter&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karboksilat adalah surfaktan yang paling umum dan terdiri dari garam karboksilat (sabun), seperti natrium stearat. Spesies yang lebih khusus antara lain natrium lauroil sarkosinat dan fluorosurfaktan berbasis karboksilat seperti perfluorononanoat, dan [[Asam perfluorooktanoat|perfluorooktanoat]] (PFOA atau PFO).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Kationik ===&lt;br /&gt;
[[Amina]] primer, sekunder, atau tersier yang tergantung pH; amina primer dan sekunder menjadi bermuatan positif pada pH &amp;lt;10: oktenidina dihidroklorida.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Garam amonium kuaterner yang diberi muatan secara permanen: [[setrimonium bromida]] (CTAB), setilpiridinium klorida (CPC), [[benzalkonium klorida]] (BAC), [[benzetonium klorida]] (BZT), dimetildioktadesilamonium klorida, dan dioktadesildimetilamonium bromida (DODAB).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Surfaktan ion zwitter ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Surfaktan [[ion zwitter]] ([[Amfoterisme|amfoter]]) memiliki pusat kationik dan anionik yang melekat pada molekul yang sama. Bagian kationik didasarkan pada [[amina]] primer, sekunder, atau tersier atau kation amonium kuaterner. Bagian anionik dapat lebih bervariasi dan termasuk sulfonat, seperti pada sultaina CHAPS (3-[(3-kolamidopropil) dimetilamonio]-1-propanasulfonat) dan [[kokamidopropil hidroksisultaina]]. [[Betain]] seperti kokamidopropil betain memiliki karboksilat dengan amonium. Surfaktan ion zwitter biologis yang paling umum memiliki anion fosfat dengan amina atau amonium, seperti [[fosfolipid]] fosfatidilserin, fosfatidiletanolamina, [[Fosfatidil kolina|fosfatidilkolin]], dan spingomyelin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Non-ionik ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Surfaktan non-ionik memiliki gugus hidrofil yang berikatan kovalen pada oksigennya, dan terikat pada struktur induk hidrofobik. Kelarutan dalam air dari gugus oksigennya adalah hasil dari [[ikatan hidrogen]]. Ikatan hidrogen menurun dengan meningkatnya suhu, dan sehingga kelarutan surfaktan non-ionik dalam air menurun dengan meningkatnya suhu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Surfaktan non-ionik kurang sensitif terhadap kesadahan air dibandingkan surfaktan anionik, dan buihnya juga kurang kuat. Tidak ada perbedaan yang menyolok antara masing-masing jenis surfaktan non-ionik, dan pilihannya terutama disesuaikan dengan mempertimbangkan biaya sifat-sifat khusus (mis., efektivitas dan efisiensi, toksisitas, kompatibilitas dermatologis, [[Biodegradasi|biodegradabilitas]]) atau izin untuk digunakan dalam makanan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==== Etoksilat ====&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===== Etoksilat alkohol lemak =====&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Etoksilat rentang sempit&lt;br /&gt;
* Oktaetilena glikol monododesil eter&lt;br /&gt;
* Pentaetilena glikol monododesil eter&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===== Etoksilat alkilfenol (APE atau APEO) =====&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Nonoxinol&lt;br /&gt;
* Triton X-100&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===== Etoksilat asam lemak =====&lt;br /&gt;
Etoksilat asam lemak adalah kelas surfaktan yang sangat serbaguna. Dalam molekulnya tergabung gugus kepala anion lemah yang peka pH dan unit etilenaoksida yang bersifat menstabilkan dan peka terhadap suhu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===== Amina teretoksilasi dan/atau amida asam lemak =====&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Amina lemak terpolietoksilasi&lt;br /&gt;
* Kokamida monoetanolamina&lt;br /&gt;
* [[Kokamida dietanolamina]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===== Etoksilat terminal terblokir =====&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* [[Poloksamer]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==== Ester asam lemak dari senyawa polihidroksi ====&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===== Ester asam lemak dari gliserol =====&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Gliserol monostearat&lt;br /&gt;
* Gliserol monolaurat&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===== Ester asam lemak dari sorbitol =====&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Sorbitan monolaurat&lt;br /&gt;
* Sorbitan monostearat&lt;br /&gt;
* Sorbitan tristearat&lt;br /&gt;
* Polisorbat 20&lt;br /&gt;
* Polisorbat 40&lt;br /&gt;
* Polisorbat 60&lt;br /&gt;
* Polisorbat 80&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===== Alkil poliglukosida =====&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Desil glukosida&lt;br /&gt;
* Lauril glukosida&lt;br /&gt;
* Oktil glukosida&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==== Oksida amina ====&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Laurildimetilamina oksida&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Surfaktan dalam biologi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tubuh manusia menghasilkan beragam surfaktan. [[Surfaktan paru]] () diproduksi di [[paru-paru]] untuk memfasilitasi pernapasan dengan meningkatkan kapasitas paru-paru total, TLC, dan pemenuhan paru-paru. Pada sindrom gangguan pernapasan atau terapi penggantian surfaktan RDS membantu pasien memiliki respirasi normal dengan menggunakan surfaktan dalam bentuk sediaan farmasi. Salah satu contoh surfaktan paru sediaan farmasi adalah Survanta ([[beraktant]]) atau bentuk generiknya Beraksurf yang diproduksi oleh [[Abbvie]] dan Tekzima. [[Asam empedu|Garam empedu]] memainkan peran penting dalam pencernaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Risiko keselamatan dan lingkungan ==&lt;br /&gt;
Kebanyakan surfaktan anionik dan non-ionik tidak beracun, memiliki [[LD50]] yang setara dengan [[natrium klorida]]. Toksisitas [[senyawa amonium kuaterner]], yang bersifat [[antibakteri]] dan [[antijamur]], bervariasi. Dialkildimetilamonium klorida (DDAC, DSDMAC) yang digunakan sebagai pelembut kain memiliki [[LD50]] yang rendah (5 g/kg) dan pada dasarnya tidak beracun, sedangkan [[disinfektan]] alkilbenzildimetilamonium klorida memiliki LD50 0,35 g/kg. Paparan surfaktan dalam waktu lama dapat mengiritasi dan merusak kulit karena surfaktan mengganggu [[Lipida dwilapis|membran lipid]] yang melindungi kulit dan sel-sel lain. Iritasi kulit meningkat sesuai urutan surfaktan sebagai berikut: non-ionik, amfoter, anionik, kationik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Surfaktan tersimpan secara rutin dalam berbagai cara di darat dan ke dalam sistem air, baik sebagai bagian dari proses terkait atau sebagai limbah industri dan rumah tangga. Beberapa surfaktan diketahui beracun bagi hewan, ekosistem, dan manusia, dan dapat meningkatkan difusi kontaminan lingkungan lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Surfaktan anionik dapat ditemukan di tanah sebagai hasil dari aplikasi lumpur, irigasi air limbah, dan proses remediasi. Konsentrasi surfaktan yang relatif tinggi bersama dengan multimetal dapat menunjukkan tingkat risiko lingkungan. Pada konsentrasi rendah, aplikasi surfaktan tidak mungkin memiliki efek signifikan pada mobilitas logam renik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam kasus [[kebocoran minyak Deepwater Horizon]], Corexit, dalam jumlah yang belum pernah dilakukan sebelumnya, disemprotkan langsung ke laut pada bagian yang bocor dan di permukaan air laut. Teori yang jelas adalah bahwa surfaktan mengisolasi tetesan minyak, membuatnya lebih mudah bagi mikrob pemakan minyak untuk mencerna minyak. Bahan aktif dalam Corexit adalah dioktil natrium sulfosuksinat (DOSS), [[sorbitan monooleat]] (Span 80), dan sorbitan monooleate terpolioksietilenasi (Tween-80).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Biodegradasi ===&lt;br /&gt;
Dua surfaktan utama, alkilbenzena sulfonat linier (LAS) dan alkil fenol [[Etoksilasi|etoksilat]] (APE) terurai dalam kondisi [[aerobik]] yang ditemukan pada instalasi [[pengolahan limbah]] dan di tanah menjadi nonilfenol, yang dianggap sebagai pengganggu endokrin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal yang menarik banyak perhatian adalah tidak dapat terbiodegradasinya fluorosurfaktan, mis. [[asam perfluorooktanoat]] (PFOA).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Aplikasi ==&lt;br /&gt;
Produksi global surfaktan pertahun adalah 13 juta ton pada tahun 2008. Pada tahun 2014, pasar dunia surfaktan mencapai volume lebih dari 33 miliar dolar AS. Peneliti pasar mengharapkan pendapatan tahunan meningkat 2,5% per tahun menjadi sekitar 40,4 miliar dolar AS hingga 2022. Jenis surfaktan yang paling signifikan secara komersial saat ini adalah surfaktan anionik alkil benzena sulfonat (LAS), yang banyak digunakan dalam pembersih dan deterjen.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Surfaktan memainkan peran penting sebagai zat pembersih, [[Keterbasahan|pembasah]], [[Dispersi (kimia)|pendispersi]], [[pengemulsi]], pembentuk busa dan [[pengawabusa]] dalam banyak produk dan aplikasi praktis, termasuk [[Detergen|deterjen]], pelembut kain, [[emulsi]], [[sabun]], [[cat]], [[perekat]], [[tinta]], anti-kabut, lilin ski, lilin &amp;#039;&amp;#039;snowboard&amp;#039;&amp;#039;, penghilangan tinta dari kertas daur ulang, dalam flotasi, pencucian dan proses enzimatik, [[obat pencahar]]. Selain itu, formulasi agrokimia seperti (beberapa) [[herbisida]], [[insektisida]], [[biosida]] (pembersih ()), dan [[spermisida]] (nonoksinol-9). Produk perawatan pribadi seperti [[kosmetik]], [[sampo]], [[gel mandi]], [[kondisioner rambut]] (setelah shampo), [[pasta gigi]]. Surfaktan digunakan dalam [[pemadam kebakaran]] dan jaringan pipa (zat pengurang hambatan cair). Polimer surfaktan alkali digunakan untuk memobilisasi minyak dalam [[sumur minyak]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penggeseran udara dari matriks pembalut kapas dan perban sehingga larutan obat dapat diserap untuk diaplikasikan ke berbagai area tubuh; pembersihan kotoran dan debu menggunakan deterjen dalam mencuci luka; dan aplikasi lotion dan semprotan obat ke permukaan kulit dan selaput lendir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Deterjen dalam biokimia dan bioteknologi ===&lt;br /&gt;
Dalam larutan, deterjen membantu melarutkan berbagai spesies kimia dengan mendisosiasi agregat dan membuka protein. Surfaktan populer di laboratorium biokimia adalah [[natrium lauril sulfat]] (SDS) dan [[Setiltrimetilamonium bromida|setil trimetilamonium bromida]] (CTAB). Deterjen adalah pereaksi kunci untuk [[Ekstraksi cair-cair|mengekstraksi]] protein dengan cara lisis sel dan jaringan: Mereka mengacaukan lapisan ganda membran lipid (SDS, Triton X-100, X-114, CHAPS, DOC, dan NP-40), dan melarutkan protein. Deterjen yang lebih lunak seperti oktil tioglukosida, oktil glukosida atau dodesil maltosida digunakan untuk melarutkan protein membran seperti [[enzim]] dan [[Reseptor (biokimia)|reseptor]] tanpa [[Denaturasi|mendenaturasinya]]. Bahan yang tidak larut dipisahkan dengan sentrifugasi atau cara lain. Untuk [[elektroforesis]], misalnya, protein diperlakukan dengan SDS untuk mendenaturasi [[Struktur protein|struktur tersier dan kuaterner]] alami, memungkinkan pemisahan protein sesuai dengan [[Berat Molekul|berat molekulnya]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Deterjen juga telah digunakan untuk melucuti sel organ. Proses ini mempertahankan matriks protein yang mempertahankan struktur organ dan sering kali jaringan mikrovaskuler. Proses ini telah berhasil digunakan untuk mempersiapkan organ-organ seperti liver dan jantung untuk transplantasi pada tikus. [[Surfaktan paru]] juga secara alami disekresikan oleh sel-sel [[Alveolus|alveoli]] paru-paru tipe II pada [[mamalia]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Preparasi &amp;#039;&amp;#039;quantum dot&amp;#039;&amp;#039; ===&lt;br /&gt;
Surfaktan digunakan dengan &amp;#039;&amp;#039;[[quantum dot]]&amp;#039;&amp;#039; untuk memanipulasi pertumbuhan, dan perakitan titik-titik, reaksi pada permukaannya, sifat-sifat kelistrikan, dll., penting untuk memahami cara surfaktan mengatur pada permukaan &amp;#039;&amp;#039;[[quantum dot]]&amp;#039;&amp;#039;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Lihat juga ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Anti kabut&lt;br /&gt;
* Deterjen dapat terurai&lt;br /&gt;
* [[Emulsi]]&lt;br /&gt;
* Hidrotrop&lt;br /&gt;
* Pengukuran MBAS, adalah [[Asai|pengukuran]] yang mengindikasikan surfaktan [[anion]]ik dalam air dengan cara reaksi pembiruan.&lt;br /&gt;
* [[Niosom]]&lt;br /&gt;
* Pendispersi minyak&lt;br /&gt;
* Surfaktan dalam cat&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Referensi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Pranala luar ==&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Surfaktan&amp;amp;oldid=29585655 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29585655 (2026-08-16T00:30:36Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>